Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 314


__ADS_3

Alea langsung memeluk Siska, tapi kemudian kembali menarik tangan neneknya


"Nek, tolong saat ini juga nenek harus mengerti bagaimana aku yang harus bisa mendapatkan restu dari Papa, asal nenek tahu saja, laki-laki yang aku sukai itu, saat ini..." ucapan nya langsung di potong oleh Neneknya


"Tak usah kau ceritakan apapun padaku Alea, nenek sudah tau apa yang ingin kau katakan, tadi dia sudah datang kemari dan mengatakan cinta nya dihadapan Papamu"


reaksi Alea benar -benar sangat kaget sekali, tak percaya dengan apa yang dia dengar


matanya tak berkedip mendapatkan ucapan yang sangat mengejutkan sekali baginya tersebut


"Nenek jangan bercanda, aku merasakan ini bukanlah hal yang sangat lucu, katakan padaku nenek, sebenarnya apa yang kau katakan ini!" Alea berusaha untuk meyakinkan apa yang dia dengar jika semuanya ini tidak benar, dan neneknya hanya salah bicara

__ADS_1


"Kau pikir nenek sudah tua dan pikun, laki-laki yang kau maksud, anak Dimas tersebut sudah datang dan mengatakan jika dia sangat mencintai mu"


Alexa langsung ternganga dengan mulut yang terbuka "Sungguh aku tak percaya Nenek, jika dia sangat nekad sekali,dan aku semakin yakin jika dia adalah laki-laki yang dikirimkan Tuhan untukku" ucap Alea yang langsung memeluk neneknya bahagia


"Aku senang sekali Nenek"


Ibunda Arya langsung kaget, tak menyangka jika reaksi cucunya tersebut sangat tak masuk akal, kenapa justru dia malah menjadi bahagia seperti itu


melepaskan pelukan Alea dari tubuhnya


"Nenek, apa yang harus aku takutkan, lagipula tidak ada yang salah soal cinta, dan aku rasa Papa harus menerima apa yang terjadi, dari pada aku nekad melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik Papa, nikahkan saja aku dan Raja, lagi pula, Papa kan juga sudah bahagia menikah dengan mama Siska, apa lagi yang harus aku lakukan lagi ya kan Nek"

__ADS_1


nenek nya langsung memegang dadanya, dia juga tampak sangat syok dengan apa yang baru saja dia dengar


"Astaga, apa yang terjadi pada cucuku, kenapa dia begitu nekad sekali, apa dia sudah buta karena penyakit satu itu 'cinta', aku sungguh sangat pusing sekali" langsung menutup wajahnya karena tak sanggup lagi dengan apa yang dia dengar.


"Dah Nenek, aku mau istirahat dulu" Alea langsung menutup pintu kamarnya dan merasa sangat berharga, karena di perjuangkan oleh seorang Raja, laki-laki yang sangat gentle sekali seperti nya, bahkan dia sama sekali tak percaya


"Aku yakin setelah ini Papa akan percaya jika raja adalah laki-laki yang tepat untuk ku"


Alea langsung berbaring dengan mendekap bantal di atas dadanya


"Ya Tuhan, jika dia memang jodoh ku, maka permudahkanlah segalanya, tapi jika dia bukan jodohku, maka jangan jodoh kan dia dengan siapapun juga, sampai dia jadi milikku, pokoknya aku tidak mau yang mana lain, hanya mau Raja saja titik" ucap Alea memaksa

__ADS_1


"Ibu apa yang dikatakannya!" Arya langsung menarik tangan ibunya, ternyata dia dari tadi berdiri menguping pembicaraan ibunya dan Alea, tapi tidak terlalu jelas, karena Siska dari tadi menatap nya dengan kesal, namun Siska tak bisa melarang apa yang ingin dikatakan oleh Arya, dia tak mau malah membuat keruh hubungan ayah dan anak itu nantinya


__ADS_2