
Arika langsung membuka pintu
"Terimakasih"
"Sama-sama" ucap Arika ramah
Bian langsung bernafas lega, karena apa.yang ia harapkan di lakukan oleh istrinya itu
"Es krimnya enak" Arika langsung duduk dengan tak memperdulikan suaminya itu
"Ya aku memang tadi meminta mereka untuk memberikan es krim terlezat untuk mu, aku harap kau menyukainya ya" kata-kata manis yang diucapkan oleh Bian itu benar-benar membuat Arika menahan tawanya, karena jelas-jelas tadi ia tahu maksud Bian apa
"Kalau kau mau ini aku berikan untuk kau mencicipi nya"
__ADS_1
"Tidak usah aku tak suka, dengan es krim, karena itu terlalu manis dan dingin" Bian berkilah padahal ia sangat menyukai es krim
"Ya sudahlah kalau tidak mau,aku habiskan saja" ucap Arika tak perduli. pada Bian
..
di tempat berbeda ada dua orang sahabat yang nampak nya sangat bahagia sekali dengan apa yang terjadi pada anak-anak mereka
"Aku sudah tak sabar lagi ingin segera menimang cucu" ucap Ana
"Aku setuju dengan mu Siska, aku harap kita akan mendapatkan banyak cucu, kau bayangkan saja nanti di depan,di belakang dan seluruh ruangan rumah ini di penuhi dengan cucu cucu kita, aku sudah sangat berharap sekali"
"Aku rasa mereka saat ini sedang bekerja keras untuk membahagiakan kita,apa lagi kau tau kan, kita bisa merawat cucu kita bersama -sama, jadi kita dapat membagi waktu, satu hari di rumah mu, satu hari di rumah ku"
__ADS_1
"Ya aku setuju sekali, ya ampun... ternyata Kita benar -benar tak salah menjodohkan mereka dari awal, tinggal menunggu Alea dan Raja lagi, apa mereka juga akan segera menikah ya?"
"Kalau itu aku tak bisa ikut campur, kau tau lah Kak Arya, sangat sulit ditebak, meksipun Alea itu bukan anak kandung ku, tapi aku memperlakukan ia sama seperti Arika, tapi bagaimana lagi ayahnya berbeda, nanti jika aku memaksa mereka, justru aku yang akan dimarahi nya, kalau kak Dimas dan Rima aku sangat paham jika mereka memang sangat ingin memiliki cucu"
"Ah, aku harap kau bisa merayu kak Arya, biar kita tinggal mengurus cucu-cucu kita saja, karena tak ada lagi yang perlu di kejar bukan, karena memang untuk menjadi manusia yang bahagia aku rasa apa yang kita dapatkan ini sudah sangat cukup, karena aku hanya ingin melihat anak-anak tumbuh bahagia, tak ada lagi keinginan lain"
"Ya aku sangat setuju,sekali apa lagi kau tau lah kan banyak sekali keinginan yang belum sempat aku lakukan bersama kak Arya " ucap Siska. mengedipkan matanya
"Hmmm aku harap kau bisa bahagia ya sahabatkuh,kau terbaik kau sungguh istimewa,dan kau pantas untuk bahagia,hanya karena sebuah rintangan yang lama Tuhan menguji cinta kalian, MMM sekarang tugas kita adalah menjadi calon nenek yang bahagia dan happy selama nya, hanya mengurusi cucu dan menjadi orang bahagia" Siska langsung memeluk ana
"Kita akan bahagia selalu, aaamiinn "
....
__ADS_1
hai...Hai.... reader tercinta terimakasih ya, kalian sudah menunggu lama, maafkan author belum bisa balas satu-satu
author sayang kalian semua π₯°π