Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
SEASON DUA


__ADS_3

Rintik hujan pagi itu membasahi bunga-bunga yang bermekaran di taman ,sudah lama sekali Siska tak menginjakkan kaki di kota ini ,kota kelahirannya tempat ia dibesarkan dan menyimpan banyak kisah


setiap sudut kota ini masih sama masih seperti dulu ,hanya ada beberapa bangunan yang masih terlihat berdiri dengan sangat kokoh sekali


Yah sudah delapan belas tahun lamanya ia tak kembali ,namun ia akhirnya kembali lagi usianya sudah menginjak empat puluh satu tahun ,namun wajahnya masih sangat cantik sekali bahkan tak terlihat ada kerutan diwajahnya


ia membentangkan kedua tangannya seolah ia masih berusia sama seperti dulu


"Mama...."


Seorang gadis muda nan cantik jelita memeluknya dari belakang


"Anak mama , dari mana saja mengagetkan mama saja !"


"Maaf sudah menunggu mama lama sekali , Tadi Arika main dulu sama teman-teman "


Gadis manis yang duduk di semester pertama itu sangat lembut sekali tutur katanya apa lagi ia dibesarkan dilingkungan bangsawan yang Sangat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan juga sopan santun


Tak lama sebuah mobil mewah lewat didepan mereka dan memercikkan air kearah mereka


"Astaga ,tidak sopan sekali !"


Rupanya seorang laki-laki keluar dari dalam mobil mewah itu ,Siska sayup-sayup Melihat plat mobil yang berada dibelakangnya B 1 AN


"Bian ? apa dia anak Ana dan Aditya ya , Astaga aku bahkan sama sekali tak pernah bertemu dengan mereka lagi selama ini ,lagi pula Ana selalu sibuk dan juga selalu jalan-jalan keliling dunia ,ini saja aku melihat media sosialnya ia sedang berlibur kedubai , tapi kenapa ia tak pernah memasukkan wajah Bian ya ...hmm ntahlah "


Tak lama dari kejauhan seorang teman datang dan langsung berteriak memanggilnya seorang teman perempuan yang juga sebaya dengannya wajahnya nampak tak asing bagi Siska ia sangat manis sekali dan juga ramah dan ceria cocok sekali berteman dengan Arika yang juga ramah hanya saja teman Arika ini sedikit tomboy


"Hei Arika "


ia langsung berlari kearah Arika dan langsung kaget saat melihat Siska berada di samping Arika


"Arika siapa wanita cantik disampingmu ini apa dia kakakmu ?"


Siska langsung tersenyum itu hal yang biasa terjadi padanya dan Arika selalu dikatakan Kakak beradik saat berjalan dengannya


"Hemm ini mamaku tau "


Sahur Arika dengan sangat ramah dan juga tertawa geli


"Ya ampun serius ! kau punya mama secantik ini Astaga sumpah cantik sekali !"


ia sampai ternganga


"Kau juga cantik Nak Lihatlah rambutmu panjang dan senyumanmu sangat manis sekali "

__ADS_1


Ia langsung mengambil tangan Siska dan menciuminya "Salam kenal Tante namaku Alea aku adalah teman baik Arika saat pertama kali menginjakkan kaki di kampus ini "


Arika tertawa geli "Iya Ma Alea ini adalah ? bodyguard di kampus tak ada satupun yang berani melawannya "


Tit..


tit..


Terdengar klakson mobil berbunyi besar sekali


Alea langsung menoleh kearah mobil tersebut


"Itu pasti Papa ! ia sudah datang menjemputku ,Tante Alika aku pulang duluan ya dagh ..."


Alea langsung berlari menuju mobil papanya


"Papa..."


Seperti biasa ia akan memeluk papanya dan mencium pipi papanya


"Bidadari papa ayo kita segera meluncur "


"Let's go papa"


"Alika apa temanmu itu memang seperti itu ya ?"


Siska Melihatnya ia seperti sifat laki-laki dan terkesan tomboy padahal ia cantik dan manis Nak.."


"Hmm Kata teman-teman Ma ,Papanya Alea itu galak tapi Alika nggak pernah melihat wajah papanya ,Alea itu sama sekali tak boleh main lama-lama ia akan selalu ditelpon papanya "


"Oh ya ? memang Mamanya kemana Nak?"


"Mamanya sudah meninggal Ma ,sejak ia dilahirkan ke dunia ini ia hanya tinggal bersama Papa dan neneknya , Alika tak enak jika bertanya terlalu jauh padanya karena itu kan urusan pribadinya Papa ".


"Hmm baiklah Nah jika begitu yang terpenting Alika jaga pergaulan jangan berteman yang bisa menjerumuskan kita kepada hal-hal yang tidak berguna dan tidak baik , karena akan membuat banyak hal negatif yang terjadi pada kita , mengerti kan Nak ?"


Alika mengangguk paham dan memeluk Siska


"Mama cantikku "


.....


Didalam mobil


"Papa tau nggak tadi aku bertemu dengan mamanya temanku Pa ,dia cantikkkkk tik..tik.. sekali Pa ,aku pikir ia adalah kakak nya rupanya itu mamanya Pa "

__ADS_1


"Hmm benarkah papa rasa lebih cantik anak Papa dari padanya "


Jawab papa Alea datar


"Papa!!! ini selalu saja begitu , tak pernah mau mendengarkan aku , apa papa tidak ingin menikah lagi dan memberikan aku seorang mama yang cantik seperti mamanya teman aku tadi "


"Hmm jika ada yang seperti nenekmu baru papa mau menikah lagi "


mereka berdua pun tertawa


"Heh kalau begitu lebih baik papa tidak usah menikah lagi bikin malu saja ngapain punya ibu sambung tapi nenek -nenek ,masih mending juga nenek , walaupun cuma nenek-nenek ia masih lincah "


Alea ingin sekali merasakan memiliki seorang ibu sama seperti teman-temannya pergi ke mall bersama ibunya ,kalau ia selalu jalan-jalan kalau nggak ke mall dengan Papanya pasti ke mall dengan neneknya


dan besoknya teman-teman disekolahannya heboh memuji ketampanan papanya bahkan ada salah satu temannya yang menawarkan diri untuk menjadi calon mama tirinya


"Hah aku rasa mereka semua sudah gila !"


Menggelengkan kepalanya kekiri dan kekanan


Sesampainya dirumah seperti biasa Alea langsung berteriak mengagetkan neneknya apa lagi neneknya yang sudah tua itu sudah mulai pikun ,kadang ia sering lupa sudah makan atau belum dan kadang lebih parahnya ia suka lupa menaruh dimana gigi palsunya ,pernah saat itu ia kehilangan gigi palsu dan pada saat kamu semua hendak makan malam ,kami menemukan gigi palsu nenek berada didalam magic com sudah masak bersama nasi , untungnya yang makan duluan papa


"Nek ini ada gigi nenek disini rupanya "


Papanya langsung melotot tapi apa yang hendak dikata nasi diatas piringnya sudah habis tak tersisa


Alea pun langsung datang meledeknya


"Cie papa makan vitamin gigi nenek "


Dan keributan pun terjadi aksi kejar-kejaran antara Alea dan papanya pun tak terhindari untungnya Semua tetangga sudah memahami mereka sejak lama, karena memang Alea itu sangat usil sekali ,bahkan neneknya pun juga menjadi korban keusilannya


Waktu ada acara arisan di komplek neneknya nggak mau pergi tapi Alea ingin sekali pergi karena katanya nanti ada bingkisan yang akan dibawa pulang , tapi neneknya tetap bersikukuh tidak ada baju ,Al hasil Alea langsung membongkar lemari yang berisi pakaian mamanya dan menyuruh neneknya mengenakannya


dan hari itu adalah hari yang tak akan terlupakan untuk neneknya dan juga warga sekomplek


seorang perempuan tua yang mengenakan semua pakaian serba merah muda


...


Ha...ha...ha...


lanjottt nggakkk??


Vote dong. sayang....

__ADS_1


__ADS_2