Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 267


__ADS_3

"Aku rasa tidak ada yang lucu dari ucapanku ini"


Arika menatap Bian dengan wajah yang tidak senang


"Kau benar tidak ada yang lucu!"


langsung berbaring disampingnya Bian


"Hei, kenapa kau malah berbaring disampingku?"


Bian langsung berdiri dari tempat tidurnya


"Aku ngantuk dan capek, aku harap kau mengerti jika ini akan menjadi kamarku juga"


"Ya terserah padamu saja, aku tak terlalu perduli dengan ucapanmu yang aku tahu satu hal aku sedang ingin beristirahat, minggir"


Arika langsung berbaring disampingnya Bian


"Hei ini kamarku kau tidur saja dibawah sana, jangan dekat-dekat denganku, atau kau sengaja memancing ku ya ..."


Bian dan Arika berbaring disatu tempat yang sama dan mereka saling berpandangan dalam jarak yang begitu dekat


"Aku duluan yang tidur disini jadi ini adalah kamarku apa kau paham!"ucap Bian tak mau kalah


"Enak saja, kau itu laki-laki seharusnya kau yang mengalah dan tidur saja di bawah sana. aku ini perempuan, cepat sana minggir!"


Arika mendorong Bian hingga jatuh terguling

__ADS_1


"Awwww, astaga sungguh keterlaluan sekali"


Bian memegang pinggang nya


"Ternyata kau main kasar ya,oke baiklah kalau begitu aku tidak bisa diam saja"Berdiri


"Hei, kau Arika. tunggu pembalasanku"


Bian dengan menarik nafasnya dalam-dalam


Arika setelah mendorong Bian hingga terjatuh ia langsung membentangkan kedua tangan dan kakinya agar Bian tak bisa tidur di tempat itu


"Minggir aku mau tidur!"


"Kau tak lihat jika tempat ini tidak muat"


"Kau berani sekali, baiklah jika itu yang kau mau,maka jangan salahkan aku!"


Bian langsung menjatuhkan tubuhnya tanpa aba-aba lagi tepat diatas tubuhnya Arika


"Hei apa yang sedang kau lakukan ha? cepatlah menyingkir awas"Arika benar-benar sangat panik sekali karena posisinya Bian tepat berada diatas tubuhnya saat ini"


"Bian apa yang kau lakukan ingat jangan macam-macam!"


"Lah memangnya kenapa kalau macam-macam ha, aku tak akan merugikan mu bukan, kita sudah halal kan dimata hukum dan agama, jangan khawatir Arika aku hanya minta satu macam saja, jangan takut ini tak akan sesakit yang kau bayangkan"


Bian terlihat sungguh sangat serius sekali

__ADS_1


Arika mulai tak nyaman terlebih ia merasakan sesuatu yang keras berada tepat diatas tubuhnya


"Bian, kau jangan gila!"


"Kau yang membuat aku menjadi tergila-gila!"


Bian menjatuhkan kepalanya tepat didada Arika


"Bian minggir cepat! kau telah keterlaluan sekali, aku akan menghajarmu!"


"Coba saja kalau bisa, karena posisimu sudah terkunci!"


"Brengs*k kau Bian, bisa-bisanya kau melakukan ini padaku"


Bian masih menenggelamkan wajahnya diantara dua buah dada Arika


Ya Tuhan keterlaluan sekali dia , ini namanya pemaksaan, minggir cepat!"


Arika langsung berteriak "Oke baiklah aku mengalah dan menyerah kau menang aku yang akan tidur dibawah!"


"Tapi aku tak bisa bergerak kemana-mana bagaimana ini, seperti ada magnet yang menarik tubuhku, bagaimana ini sayang".ucap Bian nakal


"Ya Tuhan sungguh kau ini laki-laki mesum, apa kau selalu melakukan hal yang sama seperti ini pada setiap wanita ha?"


Arika berteriak-teriak memaki Bian


"Hei aku ini jejaka Ting Ting jangan kau tanyakan bagaimana pengalamanku.aku hanya ingin belajar bersama denganmu , bagaimana apa kau mau kita sama-sama belajar?"

__ADS_1


__ADS_2