
Sesampainya di rumah Ana dan Aditya , mereka langsung turun
Arya kembali melangkah dan melihat bagaimana ia sering sekali berjumpa dengan Siska di rumah itu
Ia kaget saat melihat rumah Aditya seperti akan mengadakan acara besar
"Acara apa mereka , tumben tidak menelpon kuh "
Tak lama terdengar Ana turun dengan menggendong Bian
"Nah ini dia om Arya dan nenek dan itu Tante Alena "
Aditya langsung tertawa bahagia
"Surprise ini hadiah untuk kalian pesta pernikahan yang akan mengundang banyak kerabat datang besok pagi"
"Pesta pernikahan ? maksudnya siapa ?"
Ana langsung mendekat "Hmm tak usah banyak bertanya ,malam ini pokoknya kalian semua harus menginap di sini ,ayo masuk "
Ana memegang tangan ibu Arya dan juga Alena
"Jangan sungkan anggap rumah sendiri "
Rumah mewah dan besar ini merupakan rumah yang lama di tempati oleh Arya sebelum ia pindah dan tinggal dengan ibunya
Arya tak mengetahui perihal acara syukuran pernikahan mereka , hingga seorang designer datang
Mamanya Amanda adalah desaigner Keluarga mereka ,
"Halo Tante "
"Sayang ...mana pengantin nya "
"Itu dia Tante "
Nampak Arya menggunakan celana pendek sambil rebahan di kursi , sementara itu ibunya dan Alena tampak duduk sambil menonton televisi
"Oke baiklah ,mari kita keruangan untuk mencoba pakaian dulu"
"Pakaian apa Tante ? pakaian renang !"
ucap Arya sambil bercanda
"Kau ini ayo..."
Saat masuk kedalam kamar mereka mencoba pakaian pengantin , barulah Arya dan Alena sadar ternyata mereka datang untuk menghadiri resepsi pernikahan mereka sendiri
"Pakaian mu ini bagus sekali ,oh ya jadi ini istri mu Arya ?"
tersenyum manis pada Alena
"Iya Tante "
Ucap Alena ramah
"Tante pikir kau akan menikah dengan Siska ,Arya ternyata dengan gadis ini, kenapa apa masalah nya apa Dimas tak setuju padamu?"
Mendengar pernyataan mama Rima tersebut Arya langsung mengalihkan pembicaraan nya ia tak mau jika ibunya sampai tau jika perempuan yang bertetangga dengan mereka adalah cinta Arya
"Maksudnya Siska siapa ?"
__ADS_1
Tanya ibunya keheranan
"Oh iya Tante kak Arya lebih menyukai ku dari pada Siska , oh ya mana pakaian untuk ku "
Alena berusaha menutupi identitas Siska di depan ibu mertua nya itu ,ia mengerti perasaan Arya
"Oh yang ini saja "
Seperti nya Arya sama sekali tak setuju dengan hadiah yang di berikan Aditya dan Ana ini
"Heh kenapa mereka tak memberikan aku uang saja sih "
Dari sekian banyak pakaian Arya memilih model pakaian yang paling aneh dan terkesan sangat tak mungkin di pakai ,oleh orang lain untuk acara besok pagi , karena ia tak mau tampil sempurna
"Nah begini Tante aku kan ingin konsep yang berbeda dari yang lain jika ada aku ingin mengenakan pakaian suku aborigin saja untuk besok pagi "
Arya Tersenyum lalu meninggalkan kamar
Mama Amanda heran " Kau yakin Arya ?"
"Tentu saja Tante ?"
"Bagaimana dengan mu nak ,apa kau setuju"
"Aku terserah suami ku saja Tante "
Mama Rima nampak kebingungan "Oke baiklah kalau begitu, aku akan merancang nya sebentar lagi dan menyuruh para karyawan ku untuk menyelesaikan nya malam ini juga , aku rasa bahan yang di gunakan tak terlalu banyak "
...
Keesokan harinya
Siska sudah bersiap-siap menggunakan pakaian untuk kepesta yang di adakan oleh keluarga sahabat nya itu , ia juga yakin pasti Arya dan Alena juga berada di sana
"Kau yakin ingin mengajak ku "
Arjuna berdiri dengan rapi
"Ya tapi jika kau tak mau aku bisa sendiri"
Siska langsung keluar rumah
"Eh tunggu dulu aku kan hanya bertanya "
menarik tangan Siska
"Ayo kita pergi "
Mobil pun melaju dengan cepat hingga akhirnya mereka sampai di kediaman Aditya , Undangan begitu ramai sekali
"Wah ramai sekali , sebenarnya mereka mengadakan acara apa sih ,Ana biasanya menelpon ku "
Siska dan Arjuna berjalan masuk kedalam ,namun hati nya langsung kacau saat melihat sepasang anak manusia berdiri dengan memakai pakaian suku aborigin
Alena terlihat manis dan Arjuna pun terlihat aneh , tatapan mata mereka beradu , lalu Arya nampak pergi kebelakang meninggalkan Alena di sana
Siska yang melihat langsung segera menyusul ia bermaksud ingin mengembalikan jaket milik Arya yang sempat ia berikan saat berlibur di desa bersama-sama
Untunglah Arjuna bertemu dengan salah satu kerabat nya merek pun mengobrol serius
"Aku ke toilet sebentar"
__ADS_1
Siska bergegas mempercepat langkahnya
dan menyusul Arjuna , rumah milik Aditya yang luas dan besar membuat mereka bertemu di taman belakang
Arya mengusap wajahnya "Kak Arya tunggu '
"Eh kau ada apa Siska ?"
Bersikap sok tegar
"Hmm tidak aku hanya kaget saja ternyata ini adalah acara resepsi kau dan istrimu, aku turut bahagia dengan pernikahan mu , aku berharap kalian bisa hidup rukun bahagia selamanya "
"Terimakasih Siska untuk doa nya , aku sangat senang sekali, oh ya mana suamimu ?"
Berpura-pura bertanya padahal ia berharap Arjuna tak pergi bersama nya
"Ada di depan Kak .."
Oh aku pikir suami mu sudah di telan bumi
Siska langsung mengeluarkan jaket dari dalam tasnya
"Kak aku hanya ingin mengembalikan ini padamu "
"Mm apa itu ?"
"Jaket milik mu,aku lupa mengembalikan nya "
Di saat bersamaan ibunda Arya ingin pergi ke toilet dan ia tak sengaja melihat Siska dan Arya Saling berbicara
"Arya dan itu Siska ?"
Ibunya langsung mengingat apa yang di ucapkan desaigner saat mereka mencoba pakaian kemarin
Tatapan mata Siska dan Arya begitu berat sekali
ibunya langsung melihat ada sesuatu di antara putranya dan perempuan itu
"Apa yang sebenarnya terjadi yang tidak aku ketahui "
Siska mencoba tersenyum dan menundukkan kepalanya
"Terima kasih untuk jaketnya ,aku sungguh sangat berterima kasih karena jaket itu pernah menghangatkan tubuh ku "
"Oh iya ,sama -sama "
Siska membalikkan tubuhnya untuk meninggalkan Arya
namun Arya berjalan dan mencegat Siska di depan nya ,Arya Memang tak pernah mau menyentuh Siska sedikit pun ,karena seseorang yang tulus tidak akan mau merusak atau menyentuh sesuatu yang menurut nya berharga
"Simpan saja jaket ini untukmu , jika suatu saat kau merasa kedinginan aku harap jaket ini masih bisa kau pakai ,agar kau tau jika kehangatan pada jaket ini akan tetap ada,terasa sampai kapan pun untuk mu "
Siska terdiam
Lalu Arya membalut tangannya dan menarik tangan Siska
"Ini simpan baik-baik untuk mu ,ia akan selalu menghangatkan mu , Karena ini adalah jaket kulit yang mahal , aku membelinya saat aku masih jaya ,dulu waktu di Rusia "
Arya langsung pergi meninggalkan Siska
dan ibunya langsung meneteskan air mata
__ADS_1
ia tau sekarang siapa perempuan yang telah mencuri hati putra nya itu ,yaitu Siska