Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 295


__ADS_3

Bian langsung tersenyum bahagia saat mendapatkan ternyata istrinya itu sudah beristirahat dan dalam keadaan yang baik-baik saja


"Syukurlah suamiku,Bian baik-baik saja, aku sangat bersyukur sekali dengan apa yang terjadi saat ini, karena akhirnya aku merasa berhasil membuat ia pulang pergi dengan selamat" Bian membiarkan Arika berisitirahat didalam kamarnya, karena tak mau menganggu nya


"Aku sebaiknya mencari kegiatan dulu, sebelum dia bangun, agar bisa fit malam nanti" ucap Bian langsung tersenyum manis


baru saja ia turun dua orang perempuan yang sedang berada dibawah itupun langsung menarik tangannya


"Bian ayo kemari"


Bian langsung kaget tak tahu harus berbicara apa


"Sekarang katakan padaku,apa yang kau inginkan"


ucap Siska pada Ana


"Kita tidak tahu apa yang dikatakan Dokter itu benar atau tidak, yang penting saat ini adalah bagaimana caranya kau jangan sampai membunuh binatang apapun"


Bian langsung bingung dengan apa yang diucapkan oleh kedua mamanya itu

__ADS_1


"Ma, apa lagi ini Ma?" tanya Bian


"Pokoknya kau ikuti saja apa ucapan Mama, karena mama dan mama Siska tau apa yang terjadi" Sepertinya insting mereka berdua benar-benar melewati medis


"Aku semakin tak mengerti saja apa yang terjadi"ucap Bian hendak pergi


tapi baru saja ia berdiri, Aditya langsung muncul


"Hei apa yang sedang kalian lakukan ha?" ia heran melihat putranya yang sedang bersama dua orang wanita itu


"Papa tak perlu tau, ini urusan perempuan"


Bian langsung tertawa geli


"Iya Pa, maklumlah Mama ingin mengajari Bian lebih banyak lagi hal-hal yang sangat berguna" ucapnya sambil tersenyum -senyum sendiri


"Aku justru melihat kalian seperti orang-orang aneh yang sedang melakukan ritual gila" Aditya langsung masuk kedalam kamarnya


"Aku tak mengerti terkadang apa yang sedang dipikirkan oleh wanita seperti mereka,apa mereka bertanya apa yang terjadi pada Bian dan Arika ya?" Aditya langsung

__ADS_1


Aditya langsung balik ke belakang kembalinya, khawatir kita istrinya akan melakukan dan bertanya hal yang tidak-tidak pada anaknya seperti tidak pernah Mudah Saja titik itulah yang ada dipikiran Aditya, apalagi sepertinya yang sangat bersemangat sekali tentang cucu adalah Siska dan anak Oma yang selalu bertanya-tanya lebih cerita Kapan mereka pulang apa saja yang mereka lakukan ber 2, itulah yang selalu dibicarakan oleh Aditya dan Arya saat mereka berjumpa di rumah.


"Aku akan mengamati apa saja yang akan mereka tanyakan, jika nanti Bian terpojok aku pasti akan membantunya " Aditya langsung turun kebawah dan benar saja apa yang ia takutkan terjadi Ana dan Siska sedang membicarakan bulan madu mereka


"Lalu apa saja yang sudah kalian lakukan ha?" ucapnya


"Mama tentu saja aku tidak melakukan apapun "


"kau yakin?" Ana benar-benar terlihat sangat agresif sekali


Aditya pun langsung menghampirinya


"Anastasia Debora,aku rasa kau harus menghentikan pertanyaan mu pada anakku ini, apa kau lupa kau itu pernah muda dan ini sungguh sangat menganggu sekali" Ucapnya sambil berkacak pinggang


Siska langsung berdiri karena tak mau jika ia melihat Aditya memarahi Ana


"Astaga aku lupa,aku harus pulang nanti Alea mau makan" Siska langsung buru-buru keluar


"Siska kau mau kemana, hei tunggu dulu!"

__ADS_1


__ADS_2