Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 182


__ADS_3

Arya yang panik takut kena marah putrinya pun langsung berdoa sebanyak-banyaknya sepanjang perjalanan


"Ya Tuhan maafkan aku , aku tidak bermaksud melupakan putriku ,aku benar-benar lupa , Astaga bisa marah besar dia , ditelpon dari tadi Tidak aktif apa sekarang dia lagi menangis dan marah besar ya , Astaga Alea papa sangat menyayangi mu melebihi apapun didunia ini tolonglah nak jangan begitu "


Sialnya karena pikiran Arya yang kemana-mana ia malah tak sengaja menabrak sebuah motor yang sedang parkir dipinggir jalan tersebut


"Aduh Astagaaaaa "


Arya langsung keluar dari dalam mobilnya


"Ya Tuhan lihat lah Raja motor milikmu tertabrak , motor Kawasaki ninja H2 karbon yang pertama kali dibeli oleh Raja saat menginjakkan kakinya keindonesia


"Astaga maafkan aku siapa pemiliknya ?"


Arya sangat cemas karena ia tahu harga motor tersebut hampir mencapai satu milyar


"Astaga lampu belakangnya pecah "


Raja langsung keluar dan kaget saat motornya sudah pecah lampu belakangnya dengan kaca spion yang juga pecah


"Ya Tuhan apa yang terjadi dengan motorku ini siapa yang menabraknya ?"


Arya langsung menundukkan kepalanya dan meminta maaf "Maafkan saya Tuan saya tidak sengaja , tapi jangan khawatir saya pasti akan menggantinya


"Kau akan menggantikannya pakai apa ha ? ini semua ory sedangkan mobil milikmu saja hanya satu persen harganya dari motor ini"


Raja yang kesal dan emosional langsung membentak dan memaki Arya


Arya langsung menahan emosinya dan melihat wajah korban yang tak sengaja ia tabrak itu


"Maafkan saya Tuan tapi saya akan berusaha untuk menggantikannya "


dan saat ia melihat wajah Raja ia langsung kembali tersulut emosinya


"Aastaga rupanya kau ?!'


Raja pun langsung teringat jika yang menabraknya adalah orang yang sama saat ia tak sengaja melemparkan bola kewajah nya


"Kau lagi..kau lagi apa anda ini memang sengaja menabrakkan mobil anda kemotor saya karena anda sakit hati ya !"


Arya mengurut Dadanya ia berusaha untuk bersikap sabar karena posisinya Memang ia yang bersalah


Sabar.. Arya sabar.. aku merasa hidupku amat sangat sial sekali , sudah seperti bertemu dengan kesialan saja saat melihat wajah anak muda yang tak punya sopan santun ini


Raja yang emosi sekali karena itu ada motor kesayangannya langsung menunjuk wajah Arya


"Lain kali kalau bawa mobil itu pake mata jangan pake dengkul , sebaiknya kau cepat pergi dari hadapanku sebelum aku panggilkan polisi "


"Tapi apa tidak sebaiknya saya ganti saja mana yang rusak Tuan "


"Sudah. lah tidak usah kau tak akan mungkin bisa menggantinya harga mobilmu saja tidak akan cukup untuk menggantikannya "


Raja masih sangat syok sambil memegang motornya ia meringis sedih


"Huhu motor ku,sabar ya motor ku ,aku akan segera memperbaiki mu nanti ya sabar"


Salah seorang teman raja langsung membujuk Arya untuk segera pergi dari tempat itu


"Pak maafkan saya sebaiknya bapak ikuti saja Permintaannya untuk segera pergi dari tempat ini ,saya tidak bermaksud mengusir bapak tapi saya mohon bapak cepat pulang karena jika sudah berurusan dengan orang kaya ,nanti bapak juga yang akan repot "


Merasa harga dirinya sedang terinjak-injak ,Arya malah menolak usul pemuda tersebut


"Terimakasih untuk sikapmu yang sudah berlaku sopan kepadaku tapi maafkan aku anak muda jangan menilai kantong ku dari apa yang aku pakai"


Arya langsung masuk kedalam mobilnya dan mengambil sebuah cek ,ia menulis kan jumlah uang yang seharga motor milik Raja tersebut


"Berikan ini padanya aku rasa ini bisa membuat ia membeli motor baru "


Arya langsung pergi meninggalkan tempat itu ia berhasil membuat teman Raja itu terpana


"Astaga siapa dia ? Raja.. raja .. Lihatlah laki-laki tersebut memberikan cek satu milyar ini padamu "


Raja langsung mengambilnya "Waww ternyata ia banyak uang juga , baiklah kalian ambil uang ini dibank kita akan bersenang-senang lalu sisanya kalian bagi-bagikan pada seluruh fakir miskin di kota ini "


"Siap Raja "


Sesuai namanya ia benar-benar menjadi raja bagi teman-temannya cuma itu tadi Raja terkadang suka bersikap tidak sopan kepada orang lain terutama orang yang tidak ia kenal


namanya juga manusia tak ada yang sempurna termasuk dirinya


Raja langsung menghapal wajah Arya


"Aku tak menyangka laki-laki tersebut memiliki uang yang banyak tapi ya sudahlah jika seseorang memberikan rezeki kepada kita kenapa harus kita tolak bukan"Raja langsung tersenyum bahagia


"Ini namanya rezeki nomplok ,kita pesta sampai pagi"


Raja Mengangkat tangannya

__ADS_1


Didalam mobil Arya kembali langsung mengutuk Raja


"Anak muda yang paking tidak sopan yang pernah aku temui ,suka merendahkan orang lain hanya karena sebuah penampilan saja ,aku berharap jangan sampai putriku menikahi lelaki seperti itu yang jauh dari agama,dan tata Krama lihat saja penampilannya apa itu badannya ada tato "


Arya yang masih memegang prinsip jadul dahulu kala pun masih awam dengan seseorang yang menato tubuhnya apa lagi Arya melukis gambar tatto nya didekat telapak tangannya


"Emosi sekali aku dengannya ,hah !"


Sementara itu suasana berbeda dirasakan oleh Alea sepanjang perjalanan didalam mobil ia terus tertawa dan bahagia sekali,Alea benar-benar merasa sangat nyaman sekali berada ditengah-tengah Dimas dan Rima


Ya ampun keluarga Raja benar-benar asik sekali bayangkan saja jika aku menikah dengan Raja ,dan setiap hari kami akan tertawa bersenda gurau bersama sepanjang hari seperti ini aku sangat yakin jika aku menjadi menantu Keluarga ini pasti aku akan merasa sangat bahagia sekali


"Jadi ngomong-ngomong Alea kenal Arika sudah lama ya ?"


"Baru dikampus ini saja Tante tapi kita langsung nyambung ngobrolnya kemana-mana karena memang Arika asik orang nya "


Rima tertawa geli "hah untunglah dia mewarisi sikap papanya jika saja ia mewarisi sikap mamanya waktu muda ,hah Tante tak yakin jika Bian bisa langsung jatuh cinta padanya ,apa lagi kata mamanya Bian itu sangat pemilih soal perempuan , Dulu Bian juga sempat mau dikenalkan dengan sepupunya Aditya dari Turki tapi karena perempuan itu terlalu apa sih kata Ana cerita ya ,ia langsung menolaknya mentah-mentah ,nah tapi waktu Bian pertama kali bertemu Siska ia langsung setuju dijodohkan dengan Arika "


Alea langsung diam "Oh ya Tante itu berarti pesona Arika benar-benar luar biasa ya Tante"


padahal apa yang keluar dari mulut Alea tak sama dengan hatinya


Ya ampun Tante asal Tante tau saja jika Bian itu adalah makhluk yang sangat menyebalkan dimuka bumi ini, Tante bayangkan saja bagaimana sok nya Bian dikampus , dan ia juga telah membuat Raja ku menjadi malu karena ulahnya hii...tapi ntah mengapa Semua orang memuja Bian


"Sayang apa rumahmu masih jauh ya ?"


"Nah itu Tante nanti sebelum kampus belok kiri


masuk kedalam kompleks Mutiara putih itu "


"Jadi kalian Hanya tinggal bertiga saja ya Nak?"


"iya Tante ,Alea sangat bahagia sekali tinggal bersama papa dan nenek mereka tidak pernah marah "


"Memangnya kenapa mereka harus marah dengan anak cantik dan baik seperti kamu ini Nak ,kasih Tante alasan ayo kenapa?"


Alea kembali tersipu "Nah itu dia Tante komplek perumahan Alea rumah nomor tujuh dari kanan "


"Baiklah jadi jika ada acara dirumah Tante nanti kan gampang biar Raja tinggal datang kemari menjemput Alea "


Ya ampun aku akan dijemput oleh Raja,ya ampun kok jadi deg-degan begini sih ,


aku sudah seperti menjadi permaisuri saja pake acara dijemput segala


Nampak ibunya Arya sedang duduk didepan sepertinya ia sedang menunggu azan magrib sengaja duduk diluar


Dimas mengangguk "Iya itu ibunya Arya "


"Masih sehat ya ternyata "


"Tentu saja Tante ,nenek selalu sehat apa lagi nenek tak pernah diam ada saja yang dikerjakannya ,sama seperti sekarang nenek lagi mengerjakan sesuatu "


"Oh ya , perasaan Tante nenekmu sedang duduk saja"


"Heeh Tante tidak tau kan itu hanya raganya saja yang duduk tapi jiwanya sedang melayang kemana-mana "


Alea tertawa


"Aastaga Alea kau lucu sekali "


Sesampainya didepan rumah Arya , Alea pun langsung turun, tidak lupa ia juga menawarkan Dimas dan Rima untuk mampir juga


"Tante ,om terimakasih ya, apa Tante dan om tidak mau mampir dulu "


"Sebaiknya lain kali saja sayang ,tidak enak juga sebentar lagi magrib"


"Kalau begitu terimakasih banyak om Tante"


Alea mencium tangan Rima dan Dimas


Ibu Arya yang sedang duduk didepan kembali bergerutu


"Kenapa mobil ini berhenti dihadapan ku , apa dia ingin menculikku ? lihat saja jika mereka ingin menculikku maka aku akan memukulnya dengan sapu lidi disampingku ini"


melirik kearah sapu lidi yang ada disampingnya


"Sapu jangan kemana-mana kau , karena aku akan membutuhkanmu sebentar lagi "


pintu mobil Rima pun terbuka dan Alea pun langsung keluar dari dalam mobil nya


"Dagh Tante hati-hati ya Om Tante"


Kaca mobil pun diturunkan oleh Rima


"Permisi ibu "


Tit...

__ADS_1


klakson pun dibunyikan


Neneknya Alea langsung berdiri


"Alea kau rupanya , nenek pikir ada orang yang sedang mengincar nenek untuk diculik "


Alea langsung tertawa "Hah nenek bisa saja , memang apa yang diharapkan penculik dari nenek ha ?"


"Ya bisa saja penculik ingin mencuri hati nenek ya kan "


Alea langsung menjulurkan lidahnya


"Huhu Nenek aku rasa , penculik yang ingin menculik nenek harus pikir-pikir dulu sebelum menculik , menimbang dan memikirkan untung ruginya "


"Pasti beruntung lah ,nenek kan masih kuat dan bertenaga"


"Ya cocok sekali nenek membajak sawah , ya kan"


menampakkan giginya


"Alea kau ini "


tertatih-tatih berjalan dibelakang Alea


"Nenek ayo masuk sebentar lagi azan magrib ,apa nenek mau berada diluar saja "


"Alea mana Papamu kenapa kau pulang dengan mereka ,dan mereka itu siapa memangnya , tidak sopan sekali menyapa nenek dari dalam mobil saja kenapa tidak turun "


Alea langsung membalikkan tubuhnya


"Nenek papa yang meninggalkan Alea tadi dan karena itu kedua orangtua baik hati itu mengantarkan Alea,kedua nenek tak boleh menyalahkan Tante Rima ,ini sudah magrib Nek dia juga mau sholat "


"Rima mana ?"


"Tante Rima istrinya om Dimas sahabat papa,dan anaknya akan menjadi cucu menantu nenek"


"Astaga Alea apa kau akan segera menikah ?"


Alea langsung mengangguk "bisa jadi begitu nenek karena aku ingin menikah juga dan menjadi seorang ratu"


Neneknya sampai syok "Aastaga aku rasa aku harus cepat-cepat sholat menghadap sang pencipta untuk mengadukan bagaimana kelakuan cucuku saat sedang jatuh hati ini "


menggelengkan kepalanya


Didalam mobil Rima langsung bertanya pada Dimas "Kak Dimas kenapa aku melihat warna rambut ibu Kak Arya tersebut agak sedikit aneh ya ?"


"Maksudnya kau ingin mengatakan jika rambut ibunya kenapa berwarna biru kan ?"


Dimas tertawa


"Iya bukan seperti itu juga sih kak ,aku hanya heran saja apa karena aku tak dapat melihat begitu jelas , Karena Faktor usia aku melihat rambut ibunya kak Arya berwarna biru tua "


"Sudahlah aku sampai sakit perut karena tertawa ,aku yakin ada hubungannya dengan Alea , setahuku dia mewarisi keusilan papanya "


"Wah bagus sekali berarti ya kan kak,aku sudah tak sabar ingin melihat dia mengusili Raja yang selalu tak bisa dinasehati ,aku sampai pusing melihat kelakuannya"


Rima menggelengkan kepalanya


Didalam perjalanan tidak sengaja mereka bertemu dengan mobil Arya,Dimas pun memberikan kode dengan menghidupkan lampu pada nya,namun sepertinya Arya tak nampak ia terlihat begitu kencang sekali membawa mobil nya


"Siapa Kak?"


"Sepertinya itu mobil Arya ?"


"Ya aku melihat juga itu sepertinya mobil kak Arya ,tapi kenapa ngebut sekali dia membawa mobil?"


"Ini kan sudah magrib,kata Aditya ia sangat taat sekali beribadah, semenjak cobaan bertubi-tubi menghampirinya"


"Syukurlah kalau begitu Raja akan mendapatkan calon mertua yang bisa membimbingnya "


"Tapi apa kau yakin Arya mau menerima putra kita menjadi menantunya, kelakuan raja tidak jauh berbeda dengan Arya masih muda "


"Aku yakin sekali kak ,justru karena ia tau bagaimana ia muda dulu dan akan melihat bagaimana seorang laki-laki yang mudanya bandel bisa berubah menjadi lebih baik sekali "


"Ya semoga saja , Karena Aditya mengatakan Arya itu menjaga putrinya dengan sepenuh jiwa raganya ,bahkan ia sama sekali tak pernah memperkenalkan putrinya pada khalayak ramai, bahkan anaknya itu sengaja disekolahkan di sekolah khusus putri ,tak ada laki-lakinya sama sekali "


"Ya ampun Arya Begitu sekali ya Kak "


"Ya begitulah seharusnya seorang laki-laki yang bergelar ayah , Karena tanggung jawab ia mengurus anak perempuan hingga ia menikah ,jika ia berhasil mendidik dan menjaga anak perempuannya dengan baik maka Tuhan sudah menjanjikan syurga untuk nya , bayangkan saja bagaimana pahala Arya mengalir ,dan juga almarhumah Alena beruntung memiliki suami yang setia menjaga putrinya dengan sangat baik "


"Jarang ya Kak seorang laki-laki playboy bisa setia setelah peninggalan istrinya , padahal aku tau jika Arya sama sekali tak mencintai Alena ,tapi ia tak menikah sampai saat ini "


"Itulah namanya takdir aku yakin Tuhan memiliki rencana indah untuk orang-orang yang bertobat dan bersabar, segala sesuatu yang diujikan Tuhan pada makhluknya pasti ada maksud dan tujuan yang baik ,kita manusia hanya bisa menilai dari luar saja ,namun kembali lagi kepada sang pencipta ,ada makna yang tersembunyi dibalik setiap ujian yang diberi "


.........*********


Jangan lupa ,vote,komen,dan like ya sayang kuh....

__ADS_1


berikan hadiah juga jangan lupa biar author semnagattttttttttt crazy up nya ya ๐Ÿ‘-


__ADS_2