
Dimas hanya diam saja ia tak berani membantah apa yang diucapkan oleh Rima
"Kenapa setelah menikah ia terlihat begitu mengerikan sekali ya ?"
"Jangan banyak cerita sekarang lebih baik masuk kedalam kamar, duduk manis jangan macam-macam kalau tidak akan aku berikan satu macam ! "
"Aku mau satu macam itu "
Dimas tersipu-sipu
"Jangan berpikiran yang tidak-tidak karena tak semudah itu ferguso!"
Rima langsung meninggalkan Dimas yang kelihatan pasrah sekali
sementara itu Siska yang mendengar ucapan Arya yang mengatakan teman-temannya adalah suami-suami takut istri langsung mendapatkan teguran dari Siska
"Memangnya ada yang salah kak dengan aturan suami-suami takut istri ya ?"
Ehem ....
__ADS_1
Arya langsung menyadari sesuatu
Astaga bisa salah bicara begini ,nanti apa pula yang dipikirkan istri ku
Arya terdiam "Ya Ela istri ? istri woyy...Siska milikku istri Arya dan Arya istriku "
Arya senyum-senyum sendiri seakan tak percaya , tiba-tiba sebuah mobil mewah datang menjemput mereka
"Selamat sore Tuan dan Nyonya Arya kami dari pihak hotel mustika hot disuruh oleh Tuan Aditya untuk segera menjemput kalian berdua untuk menghabiskan waktu malam ini dikamar khusus yang sudah dipesan "
Wajah Arya langsung berubah
"Kamar yang sudah dipesan ?"
Siska hendak masuk untuk mengambil pakaian
Namun pihak hotel tersebut justru melarangnya untuk mengambil pakaian untuk nya
"Sebaiknya tidak usah mengambil pakaian ganti Nyonya karena pakaian ganti pun sudah disiapkan untuk kalian "
__ADS_1
Alea yang kebetulan sedang bermain-main dengan handponenya langsung berdehem
"Ehemmm ya sudah Papa,mama pergi saja sana , malam ini aku dan Arika akan tidur disini dulu , setelah itu baru kalian akan pulang dan tinggal dengan keluarga kalian masing-masing kan ?"
Siska tersenyum "Nanti mama dan papa akan memberikan kejutan untuk kita semua akan tinggal dimana ya sayang!"
"Ya tapi itu tidak usah mama dan papa pikirkan karena malam ini nenek dan Alea akan menghabiskan malam dirumah ini , malam dan papa selamat bersenang-senang ya , sudah sana ya kan Nek"
Mami Siska dan ibunya Arya langsung mendekati mereka "Selamat berbahagia anak mami berdua kalian bersenang-senanglah malam ini ya "
"Iya anak ibu berdua Arya dan Siska , pesan ibu hanya satu jadilah pelengkap satu sama lainnya jadilah penutup kekurangan satu dan lainnya , ibu yakin Siska sangat paham dan mengerti karena ia bukanlah perempuan sembarangan dalam melakukan segalanya , ibu ingatkan juga pada Arya ,ibu percaya kau tak akan mungkin menyia-nyiakan Siska,ibu tau bagaimana perjuanganmu untuk mendapatkan ia kembali kan , meski kau tak pernah menyebutkan isi hatimu tapi seorang ibu tau apa yang terjadi didalam hati anaknya , jagalah sesuatu yang sudah susah payah kau dapatkan itu sampai kapanpun "
Mata Arya langsung berkaca-kaca tak disangka Arya langsung menangis tersedu-sedu
dan memeluk ibunya
"Ibu ..ibu ..ibu.. aku sangat menyanyi ibu ,ini semua berkat doa ibu karena ibu tak mau melihat Arya sedih,doa ibu adalah senjata ampuh untuk kedepannya ibu aku sungguh sangat bahagia karena lahir dari rahim ibu "
Alea langsung menghela nafas panjang
__ADS_1
"Hah Papa, sudahlah hentikan tangisan papa itu ,papa sudah tua , malu dong sama Tante Siska !"
menggelengkan kepalanya