
Arjuna langsung masuk kedalam rumah sedangkan Siska langsung memakai selimut ,
Arjuna langsung melepaskan semua pakaiannya dan berendam di dalam kamar mandi
Byur...
"Huhuhu segar sekali memang air adalah sumber kehidupan ,wahh segar "
Sekitar sepuluh menit Arjuna berendam sampai-sampai sang jagoan yang tadi berukuran besar langsung berubah menjadi mini sekali
Ia pun langsung berjalan masuk kedalam kamar
cletak
pintu terkunci ,nampak Siska sedang berbaring dengan posisi tubuh nya tenggelam dalam selimut
"Siska kau kenapa "
Arjuna memegang tangan Siska ,tapi tak ada tanda-tanda jika Siska sedang sakit
"Aku tidak tau tiba-tiba tubuh ku terasa begitu dingin sekali "
Namun belum sempat ia memeriksa tubuh Siska lagi , perasaan gerah di tubuhnya kembali meningkat malahan lebih gerah dari yang tadi
"Astagaaaaa kenapa ini dengan tubuh ku ha ? , kenapa sekarang aku merasakan seluruh tubuh ku kembali panas "
Arjuna langsung menggelepar di lantai dengan membuka handuknya
"Arjuna ? kau kenapa ?"
Siska duduk dan melihat suaminya itu sedang berguling-guling di lantai Dengan melepaskan handuknya
nampak jelas warna kulit nya
"Siska tolong aku ,aku sungguh tak bisa lagi menahan nya "
Suara Arjuna Terdengar berat sekali ,ia seperti sedang menahan Sesuatu
Siska pun langsung panik melihat kondisi Arjuna yang seperti orang hilang kendali itu
"Arjuna ,kau kenapa !"
Pikiran nya mengenai akhirat kembali lagi
Ya Tuhan apa jangan -jangan ia sedang merenggang nyawa ,aku sering melihat di film-film
Siska pun langsung berdiri meski ia sedang kedinginan sekali
"Aku harus menolongnya "
Siska turun dan memberikan selimut pada Arjuna yang tak bergerak itu
tapi apa yang terjadi membuat Siska kaget
"Jangan mendekat Siska ,kalau tidak aku akan menerkam mu , aku sedang menahannya ,aku sudah tidak sanggup lagi "
Urat di wajah Arjuna terlihat dengan jelas sekali
mukanya memerah dengan mata yang sudah tak karuan
"Apa yang harus aku lakukan sekarang ,jika di biar kan kau akan mat*"
"Aku tak mau kau membenciku lagi ,jika aku melakukan hal ini padamu , biarkan aku menahannya , ini sudah menjadi nasib ku
argghhhhhhhh"
__ADS_1
Terdengar suara Arjuna mengerang ,
namun nurani Siska kembali berbisik
Jika aku tak menyelamatkan nya dengan sebuah pelukan maka ia tak akan mungkin bertahan sampai pagi , namun jika aku memberikan semuanya maka aku sudah tak memiliki sesuatu yang berharga lagi untuk aku pertahanakan
tapi bagaimana jika aku duluan yang di panggil sang pencipta, lalu bagaimana tanggung jawab ku sebagai seorang istri , sementara itu aku sama sekali tak memberikan hak nya
mungkin ini adalah satu-satunya jalan dan kesempatan untuk nya ,
tak mengapa tak ada cinta tapi aku adalah manusia yang akan di minta pertanggungjawaban di hari akhir nanti
Siska langsung melepaskan semua pakaiannya
"Berdiri lah ,dan ini lah saatnya"
Jagoan milik Arjuna sudah memberontak
"Siska apa yang kau lakukan ?"
otak nya masih waras namun anggota tubuhnya mulai memberontak
Siska memejamkan matanya
"Ambil hak mu lakukanlah "
Tubuh Siska menggigil karena kedinginan
Siska langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur ,ia berpikir jika ia harus meninggalkan dunia ini malam ini maka ia telah melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri
"Sial "
Arjuna pun langsung berdiri , awalnya Siska menutup matanya namun saat Arjuna berdiri di hadapannya ia merasa syok melihat benda yang sebesar lengan nya itu
"Astaga apa itu "
"Siska maafkan aku tapi kau yang memintanya "
Mata Siska terbelalak "Apa itu bisa masuk ?"
Siska mulai khawatir
"Aku tidak tau karena tidak pernah mencoba nya , kau yang pertama dan aku harap kau mengerti karena ini adalah hal.pertama bagi kita "
Nafasnya terdengar tersengal-sengal belum lagi air liur menetes dari bibir nya seperti seekor singa yang sedang kelaparan
Meski nampak jelas wajah Siska ketakutan tapi memang salahnya sendiri yang menyerah kan dirinya
Arjuna langsung mendelapy tubuh Siska
tapi Siska menahannya
"Jangan sakiti aku "
"Baik"
ucap Arjuna
1
2
3
Terdengar jelas suara teriakan hingga kamar Arya , sebuah rudal memaksa masuk hingga membuat mulut Siska mengeluarkan suara yang sangat besar
__ADS_1
Akhirnya semua pertahanan selesai malam ini
dua anak manusia yang sudah sah secara agama dan hukum sekarang telah bersatu ,malam ini tak ada hal yang membahagiakan selain keinginan orangtua mereka terkabul juga
Mungkin ini adalah awal bagi mereka tapi mungkin juga akhir ,hanya kita tak pernah tau bagaimana rencana Tuhan kedepan nya
Mencintai adalah Hak
namun memiliki adalah takdir , kita boleh memilih untuk jatuh cinta pada siapapun tapi kita tak tau kemana takdir membawa kita ,
menyakitkan Memang menikah tanpa cinta tapi jika kita terus memaksa tanpa mencoba , bagaimana kita tahu apa yang terbaik untuk kita
Tuhan tak pernah salah menakdirkan sesuatu meski ada yang sakit di awal dan ada yang bahagia di akhir , malam ini Siska menjadi milik Arjuna seutuhnya , dinding menjadi saksi betapa kerasnya pertempuran pertama bagi mereka malam ini ,
"Terimakasih banyak untuk malam ini "
Arjuna mengecup kening Siska yang sudah tertidur karena kelelahan ,ia tersenyum bahagia menjadi yang pertama dalam hidup Siska
"Tubuh ku kembali baik-baik saja dan normal"
Arjuna pun langsung mandi untuk membersihkan diri ia tak sabar ingin bersyukur menghadap Tuhannya atas segala nikmat yang telah ia dapat kan
....
Arya yang mendengar suara Siska Berteriak langsung keluar dari rumahnya
rasa khawatir yang masih tersimpan memaksa ia mengetuk pintu rumah Arjuna ia takut jika sesuatu yang buruk menimpa Siska
"Kak Arya mau kemana?"
ucap Alena yang mulai tersadar
"Bukan urusan mu !"
Arya langsung mengetuk pintu
Tok
tok
tok
Arjuna baru saja membuka pintu kamar mandi
dan Mendengar suara ketukan pintu berkali-kali
"Siapa mengetuk pintu malam-malam begini"
Ia langsung saja membuka pintu
"Kau ?"
Arya langsung paham saat melihat Arjuna yang memakai handuk tengah malam begini
"Ada apa ?"
Arjuna menjawab ramah ,meski ia tau Siska mencintai laki-laki yang berada di hadapannya saat ini ,tapi ia sadar jika ia telah memisahkan cinta mereka ,namun hal.yang wajar saja karena ia bukanlah merebut istri orang lain
Arya berdiri dengan kaku sekali ia pikir sesuatu terjadi pada Siska tapi kenyataannya memang benar , sesuatu yang wajib telah terjadi malam ini
"Oh tidak aku hanya ingin bertanya apa kau melihat seekor kucing tadi kemari ? kucing ku hilang aku pikir ia masuk kedalam rumah kalian , tapi aku rasa salah maafkan aku telah menganggu istirahat kalian "
Arya langsung membalikkan tubuhnya
hancur ? sakit ? pasti
__ADS_1
Arjuna langsung memanggil nya
"Tunggu .."