
"Ah biarkan saja aku sama sekali tak perduli, mau dia menyelam di lautan dalam , mau terbang tinggi keawan atau mendaki gunung sekali pun aku sama sekali tak perduli "
Siska langsung pergi dan meninggalkan Arya seorang diri
namun salah satu hal di luar dugaan terjadi saat pesawat yang akan di naiki Siska lepas landas terjadi kerusakan mesin ,hingga harus berputar balik lagi
"Astaga ini kenapa ,ya ampun jangan ..aku belum mau mati sekarang Ya Tuhan ,dosaku masih sangat banyak sekali ,aku mohon jangan sekarang !"
Seorang ibu-ibu berada di samping Siska langsung mengatakan
"Mungkin ini teguran untuk istri yang menyakiti hati istri "
"Tapi ,Bu bagaimana jika suami yang memulai nya duluan "
"Tuhan tidak tidur apapun yang di lakukan akan di balas sesuai perbuatan masalah nya kita di tuntut untuk patuh kepada suami"
Pesawat kembali lagi ke bandara ,semau penumpang turun , Siska langsung terduduk lemas "Seperti nya aku haus "
ia berjalan keluar untuk membeli air mineral, namun langkah nya seketika berhenti saat melihat lelaki yang berdiri di depan nya
"Syukurlah kau tak apa-apa ,aku sungguh sangat cemas sekali "
Arjuna langsung memeluk Siska dengan erat sekali
Sisak terdiam ada perasaan berbeda saat Arjuna memeluk nya
namun ia segera melepaskan pelukannya
"Cepat lepas kan ,aku akan segera pulang sebentar lagi "
"Baiklah aku ikut pulang , untuk mengantarkan mu "
"Tidak usah aku bisa sendiri !"
"Kau tanggung jawab ku , jika sesuatu terjadi padamu aku tak akan pernah memaafkan diriku "
"Tak usah merayuku , aku tak perduli ,tak usah terlalu berharap banyak lagi ,aku sudah lelah "
Setelah membeli minuman ia kembali masuk dan akan segera berangkat dengan pesawat yang satunya lagi
rasa kesal yang mendalam pada Arjuna membuat nya sama sekali tak memperdulikan apa yang akan terjadi pada pernikahan nya kedepan
Namun pada saat duduk di pesawat ia di kagetkan dengan Arjuna yang sudah duduk di samping nya
"Kau apa yang kau lakukan ha ?"
"Tentu saja aku akan pulang bersama mu "
__ADS_1
"Dasar anak durhaka , kenapa kau memilih meninggalkan mama dan pergi menyusul ku "
Arjuna tersenyum "Mama adalah manusia sempurna yang tak pernah membebani anak-anak nya dengan keberadaan nya , ia yang menyuruh ku untuk menemani mu , mama tau jika aku bukanlah hak nya , istri ku adalah pilihan ku sedangkan menjadi anak dari mama papa adalah Takdir yang harus aku jalani, mama sangat menyayangi mu , begitu juga Silvi , aku salah aku sengaja melakukan ini hanya ingin merebut hati mu "
Mendengar ucapan yang keluar dari mulut Arjuna Siska mendadak mual
ia langsung muntah di baju Arjuna ,
Siska nampak lemah dan tidak karuan kepalanya langsung pusing , Arjuna langsung membuka jasnya dan menaruhnya di samping
"Kepalaku pusing,aku sungguh tak tau kenapa aku merasa pusing sekali, padahal aku tidak pernah mabuk di pesawat "
Arjuna langsung menaruh kepala Siska didadanya
"Sudah kau tak perlu khawatir aku ada di sini "
Selama perjalanan Siska tertidur di dada Arjuna
....
Yuhuu sudah kangen Arya kan ?
Setelah mereka menikah , Alena kembali menghadapi ujian hidup ,ibunya pergi untuk selama-lamanya ,
"Sungguh bertubi-tubi ujian yang diberikan Tuhan untuk ku ,aku sampai bingung bagaimana harus menjalani hidup ini"
Alena menangis tersedu-sedu di dalam kamar nya ,belum lagi perlakuan Arya pada nya yang selalu bermuram durja saat ia pulang kerja
Nak jangan pernah kau tunjukkan wajah mu yang cemberut dan tidak bersyukur setiap suami mu pulang, berdandan lah yang rapi dan gunakan wewangian untuk menyambutnya
"Kak Arya sudah pulang "
Alena berusaha menangkap tangan suaminya tersebut
"Alah minggir sana, jangan sentuh tangan ku ,jijik tau !"
Sementara itu semenjak ibunya tau bagaimana perasaan Arya yang sebenarnya pada Siska ia benar-benar merasa iba dengan Alena
ibunya pernah bertanya pada Alena apa yang membuat ia jatuh cinta pada putranya yang playboy dan juga tak berharta itu
"Nak jika ibu boleh bertanya ,apa yang membuat kau jatuh cinta dengan Arya "
Alena hanya tersenyum saja "Ibu apa kah cinta itu perlu alasan, saat hati ku mengatakan aku menyukai sesuatu apa aku perlu alasan untuk itu , apa karena aku lapar itu tandanya aku menyukai nasi , aku rasa cinta itu tak perlu alasan , karena hati telah memilih nya "
Ibu Arya tau jika Alena tidak berbohong soal perasaannya
"Tapi apa kau tau jika Arya juga mencintai mu kah ?"
__ADS_1
Alena kembali tersenyum "Aku tak perlu menjawab nya ibu,aku rasa , seluruh rasa cinta ku pada Kak Arya sudah cukup untuk ku, aku bahagia menjalani nya semua ibu "
Alena menundukkan wajahnya
Ibu Arya langsung memeluk perempuan itu , di sisi lain ibunya tau jika cinta tak bisa di paksa
namun ia terlanjur jatuh hati dengan Alena yang. menurut nya hanya perempuan seperti Alena yang sanggup menghadapi Arya ,meski ia tau Siska jauh lebih menarik pada Alena
sekali lagi setiap manusia memiliki sisi kelebihan dan kekurangan masing-masing
Kembali kepada Arya ia duduk termenung memikirkan rencana untuk membalas Alena
"Besok aku akan mengajak nya untuk makan malam berdua bersama dan lihat saja aku akan mempermalukan nya di tengah keramaian ,! heh bukankah ia sangat menyukai yang , setelah itu aku akan memberikan nya uang , matrealistis , dia mendekati ku hanya karena uang Dimas , menyedihkan sekali !"
"Cepat ganti baju mu aku akan mengajak mu makan di luar"
Alena langsung bahagia ia bertanya berkali-kali
"Benarkah kak Arya kau mengajakku untuk makan malam berdua ?"
sampai tiga kali ia bertanya namun Arya hanya diam saja
"Kau ini budeg ya ? kau dengar baik-baik aku hanya mengucapkan perkataan itu sekali saja , dan tak akan mengulangi nya tugas mu dengar kan semua ucapan ku dan jika salah tak ada kesempatan kedua ,kau dengar !"
Alena langsung mengerti
dia langsung membuka lemari dan membuka pakaiannya di depan Arya
"Hei ,hei.. apa yang kau lakukan ?!'
"Aku mau mengganti pakaian "
keheranan
"Aduh kau ini Tolo* atau goblo* kau tak lihat aku masih ada di sini !"
"Ya tak apa-apa kak ,kan kakak adalah suamiku , jadi bukan masalah untukku "
"Bukan masalah untukmu tapi masalah besar untuk ku , aku tak suka melihat mu tanpa busana kau malah seperti ikan teri tanpa kepala ,paham !"
Arya membanting pintu kamar nya
"Dalam lima menit kau tak selesai , maka makan malam batal , ingat kesempatan tak datang dua kali , jika kau tak suka silahkan saja beranjak pergi dari sini...
....
Huh.... mau tambahan bab lagi ?
__ADS_1
kasih hadiah dan vote yang kencan ya ....
reader setia ku ๐ค