Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 170


__ADS_3

Setelah semua peralatan dipersiapkan ,Pak Cokro pun langsung menyuruh mereka untuk memanggil Alea


"Bisa tolong panggilkan mana orangnya?"


"Baik saya akan memanggilnya , tunggu sebentar "


Arya langsung mendekati ibunya dari belakang


"Bu apa ibu yakin ini akan berhasil ?"


"Sudah jangan banyak cerita , biarkan saja semuanya berjalan seperti mestinya jangan banyak protes dan cerewet "


Mereka telah berada didepan pintu kamar Alea


"Ayo sekarang cepat kau panggilkan putrimu "


Arya langsung bersembunyi dibelakang punggung ibunya "Ah sebaiknya ibu saja ,dia kan cucu ibu "


"Dia memang cucuku tapi kau adalah ayahnya , cepat panggilkan dia "


Melihat mereka berdua yang masih mengobrol pak Cokro pun langsung mendekat


"Bu dia kemari "


"Kau sudah ibu katakan jangan banyak ulah ,jadi tak enak dengan pak Cokro kan "


"Permisi ada yang bisa saya bantu ?"


Arya menaikkan alisnya


Pertanyaan tolol ,tentu saja ia harus membantu kami disini ,jika tidak untuk apa memanggilnya kemari tidak ada gunanya


"Baiklah Pak silahkan saja untuk membantu,ini pak "Ibu Arya bergeser kesamping untuk memberikan jalan agar pak Cokro bisa memanggil Alea


"Tenang saja saya sudah sering menghadapi anak-anak yang memang susah untuk di panggil "


Perasaan Arya mulai tak enak


"Bu apa ibu yakin dia benar-benar orang pintar ?"


tanya Arya dengan berbisik


"Sudah jangan cerewet dia memang orang yang sangat pintar ,satu kompleks ini juga tau siapa dia "


"Apa yang akan ia keluarkan untuk memanggil Alea keluar dari dalam kamar ya Bu "


"Itu pasti sudah di jampi-jampi nya ,sudahlah jangan berpikir yang tidak-tidak "


Arya menurut saja , apa lagi setelah ia melihat pak Cokro mengeluarkan benda tersebut


"Baiklah saya akan memulai ya , saya akan membuka pintunya sedikit saja dulu , dan lihatlah bagaimana dahsyatnya saja ramuan racikan yang saya buat ini "


"Baik Pak lakukan apa saja yang terbaik untuk cucu saya itu "


Pak Cokro pun langsung membuka pintunya sedikit "Lihat ya Pak,Bu , saya akan segera menaruh benda ini , sekarang juga ,lihat ya "


"Aduh lama sekali prosesnya tinggal keluarkan dan taruh saja, kenapa sih !"


Ibunya melotot kearah Arya


"Jangan banyak bicara !

__ADS_1


"Baik ibu peri "


ucap Arya tidak enak hati karena ibunya terlihat sangat marah sekali padanya


Dengan memejamkan mata ia langsung mengeluarkan benda dari dalam sakunya


"Aroma nya sungguh menggoda ucapnya "


ia membuka pintu kamar Alea dan langsung menaruhnya didekat pintu kamar Alea yang sengaja ia buka sedikit itu


baru saja benda itu dikeluarkan Arya dan ibunya langsung muntah-muntah


"Uwekkkssss ... uwekkkssss"


"Astaga ibu benda apa yang ia taruh disana itu benar-benar bau sekali ,seperti bau kotoran kucing !"


Arya dan ibunya pun terlihat menutup hidungnya "Benar-benar bau sekali , uwekkkssss "


"Arya ibu mau pingsan "


"Kita lihat dalam hitungan ketiga anak itu akan segera keluar dari dalam kamarnya "


Benar saja dari dalam kamar Alea yang sedang tersenyum-senyum sendiri langsung tak fokus mencium aroma tersebut


"Hii bau apa ini ,huwekkkssss bau sekali !, seperti bau kotoran kucing "


Di luar pak Cokro langsung berhitung mundur


"Tiga ,dua ,satu "


Gubrakkkk..... Pak Cokro yang berdiri didepan pintu langsung terpelanting saat Alea membuka pintu kamarnya ,karena ia berdiri tepat dibelakang pintu tersebut


Awwwww... sialnya ,kaki Alea terpijak dengan benda yang dibungkus kantung berwarna hitam tersebut dan hasilnya benda yang berada didalam itu mengenai wajah Arya dan ibunya dan juga pak Cokro


teriak Alea


Plukkkkk...


Wajah Arya dan ibunya langsung terkena cipratan tersebut


"Ibu ?"


"Arya ?"


Mereka berdua saling berpandangan dan langsung Berteriak


"Aaaaaaaa... kotoran kucing , uwekkkssss"


Mereka langsung berlari masuk kedalam kamar mandi ,dan mengguyur wajah mereka dengan air


"Astagaaaa ibu ini benar-benar kotoran kucing ,apa ibu yakin dengan dia "


Arya bahkan Sampai memasukkan kepalanya kedalam bak mandi


"Arya berhentilah berbicara ibu ingin pingsan rasanya bau sekali kotoran ini "


Alea kaget dan berlari Melihat papa dan neneknya yang berlari masuk kedalam kamar mandi tersebut


"Papa ,nenek kalian kenapa ? apa semuanya baik-baik saja ?"


Alea terlihat sangat heran

__ADS_1


"Arya apa yang ibu katakan ,kau dengar Alea sudah mengenali kita Nak , dia benar-benar orang pintar sekali ,hanya dengan benda yang berbau itu Alea langsung sadar "


Arya menarik nafasnya dalam-dalam


"Hah ibu jangankan setan , sekelas iblis juga kabur kalau wajahnya terkena kotoran kucing Seperti ini !"


Arya langsung keluar dari dalam kamarnya


dan melihat pak Cokro yang sedang tersenyum-senyum sambil duduk dikursi


"Bagaimana Pak ,Bu apa yang saya katakan "


Arya tak menjawabnya ia mulai


meragukan pak Cokro ,tapi ibunya tetap bersikukuh "Tentu saja Pak anda memang luar biasa , cucu saya sudah kembali normal ?"


"Sekarang cepat katakan pak apa setan yang berada didalam tubuh putri saya sudah pergi ?"


Alea kaget " Setan dalam tubuhku ? maksudnya apa ini ?"


Pak Cokro juga kebingungan menjawabnya


"Setan ? maksudnya apa ini Pak ? ibu ?"


Arya mengusap wajahnya "Sudah aku duga pasti ada yang tidak beres ini "


Arya langsung masuk kedalam kamarnya


"Ini urusan ibu , sebaiknya ibu cepat selesaikan saja !"


menggelengkan kepalanya


"Nenek ada apa ini ?"


"Mm jadi begini Pak Cokro , cucu saya ini tadi tersenyum-senyum sendiri waktu magrib ,jadi kita memutuskan untuk memanggil orang pintar kebetulan saya bertemu Bu RT dan dia mengatakan jika pak Cokro adalah orang pintar yang baru pindah ke kompleks ini "


Pak Cokro langsung tertawa dengan keras sekali


"Buahahahahaahhaahaha "


sampai seluruh bulu hidungnya rontok dan berjatuhan dilantai


Arya yang mendengar suara pak Cokro langsung melompat dari atas tempat tidurnya dan berlari keluar dari dalam kamarnya


"Astagaaaa ,apa sekarang setannya pindah kedalam tubuh laki-laki itu "


"Pak Cokro ..pak...."panggil ibu Arya


Sedangkan Alea yang kesal karena ulah neneknya dan juga Papanya itu , ia pun langsung mengambilkan bekas benda yang disebut penemuan terhebat pak Cokro tersebut lalu mencoleknya di hidung lelaki pintar tersebut


"Nah ini pak bagaimana baunya ?"


Pak Cokro langsung terdiam dan wajahnya berubah memerah , tak lama ia langsung berlari keluar rumah dan berteriak histeris


"Baunya busuk sekali ....."


Terdengar suara ia menabrak mobil yang sedang terparkir , suaranya yang keras membuat para warga komplek langsung keluar dari dalam rumahnya ,dan sekarang giliran Alea yang sedang berkacak pinggang siap memarahi Arya dan neneknya


"Nenek, papa! sekarang cepat katakan apa yang kalian lakukan barusan padaku, Kenapa bisa-bisanya ada orang aneh itu berada didepan kamarku , cepat katakan ! siapa yang punya ide aneh seperti ini , papa? atau nenek ? cepat katakan !!"


Arya dan ibunya saling berpandangan satu sama lainnya

__ADS_1


.....


Tolong vote sebanyak-banyaknya dan juga like dan komen ya... biar author crazy up lagi 😌


__ADS_2