Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Ada sesuatu


__ADS_3

Terdengar suara seseorang mengetuk pintu


Siska masih memakai handuk


"Siapa yang mengetuk pintu


Siska langsung membukakan pintu tapi ia sengaja mengeluarkan kepalanya


"Iya ada apa mas?"


"Maaf menganggu Nona ,saya hanya ingin mengantarkan pesanan Tuan Arjuna "


"Oke baiklah , cepat berikan kepada ku "


Siska langsung menutup kembali


dan melihat apa yang ada di dalam kantung tersebut


"Apa ini "


Mengeluarkan isinya , ternyata beberapa lembar dalam ,


Arjuna pun keluar dari kamar mandi, tak munafik Arjuna Memang tampan apa lagi ,alisnya yang hitam ,di padukan dengan hidung yang mancung membuat sempurna semua nya ,ia tak kalah tampan dengan Arya


Tampan sih ,tapi aku tak menyukai nya


"Apa itu "


"Lihat saja "


Arjuna langsung melepaskan handuk nya di hadapan Siska


"Hei kau mau apa ha ? apa yang kau lakukan"


"Sudahlah bukankah kau sudah melihat nya ,ya tak apa lah, hitung-hitung aku mendapatkan pahala karena kau melihat nya "


Arjuna sengaja menggoda Siska ,


"Stress" langsung berlari masuk kedalam kamar mandi ,


Arjuna tersenyum licik "Awal yang manis ,aku harap kau benar-benar merasa nyaman bersama ku "


Di dalam kamar mandi Siska tersipu malu karena ulah Arjuna , wajah nya sudah memerah


"Dasar gila , apa -apaan dia ,tapi tunggu dulu jika malam tadi ia memang tak menyentuh ku ,lalu siapa yang mengganti pakaian ku tadi malam ?"


Siska yang tak bisa memendam perasaan nya. langsung saja spontan , mengeluarkan kepalanya dari balik pintu


"Heh Arjuna malam tadi siapa yang mmembuka pakaian ku "


"Security "


Jawab Arjuna dengan enteng


"Apa ! keterlaluan sekali "


Siska keluar dari dalam kamar mandi


"maksudnya ?"


"Kenapa kau biarkan orang lain membukakan pakaian ku ha ,di mana otak mu ,apa Seperti itu cara mu melindungi istrimu ?"


Arjuna langsung mengangkat kepalanya ,kata pertama yang di ucapkan oleh Siska ,benarkah itu adalah sebuah pengakuan dari hatinya,jika ia menyebutkan kata 'Istri ' untuk dirinya


"Maksudnya istri ? "


Siska langsung gelagapan itulah salah satu kekurangan Siska ia selalu saja berbicara tanpa di kontrol namun sebuah kebahagiaan untuk Arjuna


Astaga apa yang kau katakan barusan Siska , kenapa kau mengatakan hal itu ,aduh bisa besar kepala dia nanti


Arjuna langsung berdehem untuk menghilangkan rasa bahagia nya

__ADS_1


"Oh ya Istri , maksudnya kau hanya lah status saja sebagai istri ku ya kan "


Siska yang otaknya tak terlalu pintar dan terkesan bodoh itu pun langsung menjawab


"Jadi kalau aku ini hanya status saja sebagai istri mu apa kau akan membiarkan tubuh ku di lihat oleh orang-orang ha !"


Arjuna mendekati Siska dan menatap nya dengan tajam


"Jadi kalau aku yang membuka pakaian mu malam tadi apa itu tak masalah bagimu ?"


berbicara lambat dan menundukkan kepalanya saat menatap wajah Siska


Astagaaaaa tatapan matanya dalam sekali ...


"Jadi bagaimana ?"


Siska langsung menggeser tubuhnya dan bersikap seperti biasanya


"Ya kalau kau yang membukakan pakaian ku


itu hal yang wajar karena kau dan aku adalah suami istri "


Siska tak tau jika malam tadi Arjuna lah yang melucuti semua pakaian di tubuhnya


"Oke baiklah kalau begitu lain kali aku akan melakukan kewajiban ku sebagai suami karena itu adalah hakku ,atau kau mau sekarang mumpung kau masih memakai handuk"


Arjuna tertawa keras membuat Siska ketakutan


" Ya sudah aku mau mandi , minggir"


"Siska ... "


"Ya apa "


"Aku sangat suka dengan tahi lalat yang ada di dada sebelah kiri mu "


"Apa ? "


Siska terlihat syok


Siska berkaca di toilet tersebut dan benar saja tahu lalat nya terletak di sebelah kiri


"Kurang ajar berani sekali dia mempermainkan aku !"


.....


Setelah insiden pagi tadi mereka pun langsung sarapan pagi di restoran , Arjuna dan Silvi tampak begitu mesra , sesekali Silvi menyuapi Arjuna dan tak memperdulikan kehadiran Siska di hadapannya


Hah tidak tahu malu ,aku pikir kau istimewa ,tapi ternyata kau sama saja dengan laki-laki pada umumnya , tak bisa menghargai status pernikahan ,ya setidaknya di depan orang lain


Semua orang di hotel itu tau jika Silvi adalah adik kandung Arjuna yang bernama Kirana ,apa lagi Arjuna Sangat memanjakan Silvi ,


pemandangan tersebut adalah hal yang biasa bagi mereka


"Mas besok kan kita sudah pulang ,kita berjalan-jalan kepinggir pantai yuk "


rengek Silvi manja


Manja sekali dia ,apa Seperti itu seorang perempuan berbicara dengan suami orang lain , menjijikkan !


"Tapi luka mas masih perih ini "


Siska yang emosi melihat kedua nya pun menjawab ketus


"Alah muka memar sedikit aja cengeng , potong aja ,noh kasih buaya makannya"


"Lah kalau di Potong kasihan dong mbak Siska nya "


Mereka berdua pun tertawa


"Sama sekali bukan lelucon "

__ADS_1


tersenyum sampai menampakkan giginya


"Ayo mas.. ayo"


Rengek Silvi


"iya ayo "


Siska pun mengikuti mereka berdua dari belakang dengan wajah bertekuk


ia tak mau kejadian malam tadi terulang lagi meski Siska belum menyadari apa yang terjadi itu akibat membantah ucapan suami


ada beberapa pemuda yang bersiul-siul kearahnya saat berjalan di pantai yang sepi


"Neng yang di belakang sendirian aja ,sini dari pada jadi obat nyamuk sama Abang aja biar di temenin "


Mendengar ucapan dari pemuda itu Arjuna langsung berhenti dan melepaskan tangan Silvi yang berada di lengan nya


"Mas mau apa ?"


Siska hanya tersenyum mengejek saja


"Apa yang akan ia lakukan ha "


"Arjuna kau mau kemana , badan pria itu besar kau tak lihat otot dan tatonya ,sudah biarkan saja "


Silvi langsung memegang tangan Siska karena ketakutan


"Mbak siska , aku takut"


Siska langsung membentak Silvi , kebetulan itu adalah kesempatan untuk ia memarahinya karena terlalu jijik melihat sikap manja nya yang terlalu berlebihan itu


"Ah cengeng sekali sih kamu , lagian Arjuna sok melawan ,hah "


"Mas hati-hati"


Ah palingan juga nanti , aku yang bakal turun tangan


Meremehkan Arjuna


"Hei brow ada apa ?"


pemuda itu berdiri


Satu hantaman keras mendarat di hidung nya


"Astagaaaaa Arjuna "


Siska menutup wajahnya


Dengan sombong nya Arjuna pun langsung membalikkan tubuhnya ,


dan berjalan mendekati mereka dari belakang


"Tidak akan aku biarkan seorangpun berani melecehkan istri ku "


Tapi sayang nya pemuda tadi langsung mengambil kayu dan hendak menghantam Arjuna dari belakang


Siska langsung berlari dan melompat hingga membuat pria itu tersungkur


"Arjuna awas!"


Sontak pemuda itu berdiri dan lari tunggang langgang


"Awas kalau bertemu lagi aku patahkan hidung mu "


Arjuna langsung menoleh kearah Siska


"Kenapa kau menyelamatkan aku ? bukankah kau sangat membenciku, seharusnya kau biarkan saja dia memukul ku , agar kau bisa bahagia hidup dengan laki-laki yang kau cintai "


Silvi langsung merasa tak enak dia langsung mengambil langkah untuk meninggalkan mereka berdua di tempat itu

__ADS_1


tempat yang memang sudah di pilihkan untuk mereka sebelum sampai kemari


"Mas ,mbak , ponselku ketinggalan aku balik kekamar dulu ya..kalian tunggu saja di sini !"


__ADS_2