Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 313


__ADS_3

"Aku ingin menjadi menantu anda papa Arya,dan tolong dengan sangat, segera terima aku menjadi menantu anda" Raja sedikit memaksa, tapi dia memang sangat yakin sekali apa yang diucapkannya siap di pertanggung jawabkan


"Aku sama sekali tak tertarik denganmu" ucap Arya didalam hatinya, tapi karena aroma yang sangat menyengat membuat mantan playboy tersebut langsung emosional.


Ibunda Arya hanya memperhatikan dari dalam saja, karena urusan lelaki dan juga masalah internal seorang ayah yang lebih tau, apa yang diperlukan oleh putrinya tentunya.


"Aku akan segera menjadi menantu anda" Raja langsung mengambil tangan Arya, dengan memaksa lalu menciuminya berkali-kali


"Tidak ada pilihan lain Papa Arya, aku akan tetap menjadi menantu anda"


melihat tingkah Raja


Neneknya Alea langsung tertawa geli dengan menutupi mulutnya


"Sebenernya aku melihat kelakuan pemuda itu tak jauh beda dengan mu Arya, tapi pemuda ini lebih agresif dan pantang menyerah, berbeda denganmu yang hanya bisa pasrah menunggu keadaan"


setelah berbicara dengan Arya, Raja pun langsung memeluk Arya, dan berpamitan pergi


"Aku akan memberikan waktu untuk anda Papa Arya, selama dua hari ini anda harus memikirkan baik-baik, menikahkan aku dengan putrimu,atau aku akan menikahinya"


pilihan yang sama sekali tidak ada solusi

__ADS_1


tentu saja membuat Arya bingung, tapi karena dia terlalu panik maka tak bisa berkata apapun lagi


Brumm....


Raja menyalakan motornya dan dengan cepat ia meninggalkan rumah Arya.


"Apa yang ia lakukan padaku?" Arya masih kaget, karena menurutnya Raja sungguh sangat gila sekali.


"Bagaimana mungkin dia akan menjadi suami putriku, dia terlihat begitu ambisius untuk mendapatkan sesuatu, dan tak memiliki kesabaran sedikitpun, itu bukanlah sebuah cinta tapi obsesi"


Arya lama bersandar di dinding,


"Ibu!" langsung mengurut dadanya


begitu juga dengan ibunya


"Ambil air ini dan usapkan kewajahmu, dari tadi diam saja"


"Ibu, andai saja ibu melihat apa yang terjadi padaku barusan, aku yakin ibu juga akan sangat kaget sekali karena pemuda gila itu memaksaku untuk menikahkan ia dan putriku Alea, apa dia sudah gila!" memegang kepalanya


"Ya dia memang sudah gila karena jatuh cinta dengan Alea, lalu dimana salahnya, kau lupa jika Alea juga memiliki perasaan yang sama dengannya,tapi ibu rasa pemuda itu bisa menjadi suami yang baik untuk Alea"

__ADS_1


perempuan tua itu mendukung Raja


"Tidak bisa Bu, dia itu terlalu keras, justru akan membuatku semakin khawatir kalau nanti mereka menikah akan membuat putriku menderita, apa lagi Alea itu manja sekali, aku tidak setuju apapun yang terjadi!" Arya langsung masuk kedalam rumah meninggalkan ibunya.


Selang beberapa menit Arya masuk kedalam rumah, Siska dan Alea pulang bersamaan


mobil mereka pun masuk beriringan


"Untunglah mereka segera pulang,aku tak sanggup menghadapi anak itu sendirian"


Alea turun dari mobilnya dan langsung berteriak memanggil neneknya


"Nenek ku sayang"


Alea sangat dekat dengan neneknya, apa lagi hanya neneknya saja yang di takuti oleh ayahnya, jadi itulah yang membuat Alea semakin yakin jika ia berada di tangan yang tepat, karena Siska tidak bisa menolongnya terlalu banyak.


"Itu mamamu,ayo sambut dia"


ucap neneknya


"Nenek, aku mau curhat tau, kenapa harus panggil Mama Siska sih"

__ADS_1


__ADS_2