Bed Friend

Bed Friend
Inisial A


__ADS_3

Aleta lalu mengamati Kenzo yang kini sedang menaiki mobilnya, setelah mengamati mobil milik Kenzo akhirnya dia bergegas keluar dari apartemen lalu menaiki taksi yang ada di depan komplek apartemen mengikuti kemana arah Kenzo pergi.


Beberapa saat kemudian, mobil Kenzo pun berhenti di sebuah toko perhiasan. "Kenzo membeli perhiasan? Jangan-jangan dia membeli cincin itu untuk Cleo," ucap Aleta. Dia kemudian keluar dari taksi lalu menghampiri Kenzo yang kini sedang sibuk memilih beberapa buah cincin.


"Hai Kenzo," sapa Aleta.


Kenzo yang terkejut dengan kedatangan Aleta pun hanya bisa mengerutkan keningnya. "Aleta, kau ada di sini?"


"Ya tadi aku sedang berjalan-jalan lalu secara tidak sengaja melihatmu masuk ke toko perhiasan ini jadi aku mengikutimu masuk ke dalam."


"Oh."


"Kau sedang memilih cincin, Kenzo?"


"Aku sebenarnya sudah memesan cincin, aku hanya sedang melihat-lihat saja, aku ingin membelikan satu lagi untuk mama," jawab Kenzo. Lalu seorang pelayan toko perhiasan itu pun mendekat ke arah Kenzo dan memberikan sepasang cincin berlian yang begitu indah dan terukir sebuah inisial di masing-masing cincin tersebut, inisial nama A dan K.


Aleta pun begitu terkejut saat melihat inisial nama tersebut. 'Bukankah calon istri Kenzo itu Cleo, seharusnya inisial cincin itu adalah C bukan A? Ah jangan-jangan selama ini Kenzo sebenarnya menyukaiku dan hanya berpura-pura menyukai Cleo. Bukankah selama ini Kenzo juga begitu perhatian padaku? Mungkin sebenarnya dia tidak pernah menyukai Cleo dan hanya berpura-pura saja di hadapan orang tua mereka? Ah Kenzo kau romantis sekali, ternyata diam-diam kau memiliki perasaan yang sama denganku. Aku yakin dia pasti sedang menyiapkan kejutan untukku.' gumam Aleta sambil tersenyum menyeringai.


Sementara Kenzo yang melihat cincin pesanannya kini pun tersenyum. 'A adalah Agatha, sebuah nama yang selalu menggetarkan hatiku, hanya aku yang memanggilmu dengan nama itu dulu. Agatha yang polos dan periang yang selalu menangis saat aku meledeknya. Aku sangat mencintaimu, Cleo Agatha.' gumam Kenzo sambil tersenyum. Dia kemudian memberikan cincin tersebut pada pelayan toko untuk menaruhnya kembali ke kotaknya. Setelah cincin itu terbungkus rapi, pelayanan itu lalu memberikannya kembali pada Kenzo.

__ADS_1


Kenzo yang melihat Aleta masih berdiri tak jauh darinya lalu memanggilnya. "Aleta, maaf aku harus pulang sekarang."


"Oh kebetulan aku juga mau pulang, Kenzo. Bisakah kita pulang bersama?"


Kenzo pun tersenyum. "Maaf, aku tidak bisa Aleta. Saat ini aku sudah bersama Cleo, aku hanya ingin menjaga perasaan Cleo. Aku tidak mau Cleo berpikiran macam-macam saat kita berada dalam satu mobil."


Aleta pun begitu terkejut mendengar perkataan Kenzo. 'Kenapa Kenzo menolakku? Bukankah seharusnya dia bahagia bisa dekat denganku? Oh mungkin saja dia malu.'


"Aleta, permisi aku harus pulang sekarang," ucap Kenzo kemudian berjalan meninggalkan Aleta. Namun saat baru beberapa langkah Aleta sudah mencegatnya sambil memegang lengan Kenzo. Melihat lengannya yang dicengkeram oleh Aleta, Kenzo pun menatap Aleta sambil mengerutkan keningnya.


"Ada apa Aleta?"


"Kenzo, aku ingin berbicara berdua denganmu. Bisakah kita bicara empat mata?"


"Emmhhh begini Kenzo, sebenarnya ini ada kaitannya dengan hutang budiku di masa lalu."


"Sudah jangan kau pikirkan, maaf aku sedang sibuk. Aku permisi pulang dulu, Aleta," ucap Kenzo sambil menghempaskan tangan Aleta yang masih menempel di tangannya. Dia kemutan keluar dari toko perhiasan tersebut lalu berjalan ke arah mobilnya. Namun saat Kenzo akan masuk ke dalam mobil itu tiba-tiba sebuah pelukan pun mendekap tubuhnya. Aleta lalu dengan sigap memfoto pelukan itu dengan ponselnya.


"Apa-apaan ini Aleta! Kenapa kau tiba-tiba memelukku begitu saja!!" teriak Kenzo dengan begitu marah sambil melepaskan pelukan Aleta dari tubuhnya. Nafasnya kini begitu tersengal-sengal dan wajahnya pun memerah.

__ADS_1


"Kenzo, kau tidak perlu malu mengakuinya, kau menyukaiku kan? Aku juga memiliki perasaan yang sama denganmu, aku sudah jatuh cinta padamu sejak dulu, Kenzo."


"Apa kau sudah gila, Aleta? Bagaimana bisa kau mengatakan seperti itu? Bukankah kau tahu aku sangat mencintai Cleo!"


"Kau hanya berpura-pura mencintai Cleo karena telah dijodohkan oleh orang tua kalian kan? Aku tahu kau sebenarnya mencintai kan, Kenzo?"


"Kau benar-benar tidak waras Aleta, dengarkan aku baik-baik Aleta, sepanjang hidupku, aku cuma jatuh cinta dengan seorang wanita, yaitu Cleo. Aku tidak pernah mencintai wanita lain selain Cleo! Apa kau mengerti?"


"Ta.. Tapi bukankah tadi kau memesan cincin dengan inisial A dan K? Bukankah inisial A itu berarti Aleta? Itu aku kan Kenzo?"


Kenzo lalu mengusahakan wajahnya dengan kasar. "Kenapa kau langsung menarik kesimpulan seperti itu tanpa bertanya dulu padaku? A dalam cincin itu artinya adalah Agatha. Cleopatra Firlen Agatha, itu adalah nama panjang Cleo, dan Agatha adalah nama panggilanku untuknya saat kami kecil dulu. Nama itu sangat berkesan bagiku karena hanya aku yang memanggil Cleo dengan nama Agatha, itulah sebabnya aku memesan cincin dengan inisial A yang artinya Agatha, Agatha adalah satu-satunya milikku! Apa kau mengerti?" teriak Kenzo di depan wajah Aleta yang kini mulai menangis.


"Aleta, aku pulang dulu," ucap Kenzo. Namun sebelum Kenzo membalikkan tubuhnya tiba-tiba Aleta mendekat ke arahnya lalu berusaha mencium bibir Kenzo, seketika Kenzo pun menghindar.


"ALETA!!!"


PLAK PLAK


NOTE:

__ADS_1


Mampir juga ke karya bestie aku yuk, Kak Warnyi judulnya Penakluk Sang Casanova, dijamin ceritanya keren abis 😍🥰❤️



__ADS_2