Bed Friend

Bed Friend
Masa Lalu


__ADS_3

Nathan hanya bisa mendengus kesal melihat orang tuanya yang meninggalkan dirinya begitu saja.


'Kenapa Papa dan Mama bersikap seperti itu padaku? Biasanya mereka selalu menuruti apa yang aku inginkan, kenapa tiba-tiba mereka jadi aneh seperti ini, apalagi setelah mendengar nama Kenzo Mahendrata, mereka tiba-tiba menjadi salah tingkah,' gumam Nathan sambil melihat Leo dan Calista yang kini sedang berjalan masuk ke dalam kamarnya.


'Aku harus berfikir dengan kepala dingin, lebih baik aku beristirahat dan menenangkan pikiranku terlebih dulu untuk memikirkan rencana selanjutnya, aku harus memikirkan semuanya dengan matang agar bisa mendapatkan Cleo kembali, melawan seorang Kenzo ternyata memang tidak mudah,' gumam Nathan kemudian berjalan ke arah kamarnya. Namun saat akan menaiki tangga tiba-tiba terdengar suara seseorang yang memanggilnya.


"Nathaaaaannnn!!"


Nathan lalu melihat ke arah taman dan melihat Nala yang sedang duduk di atas ayunan sedang tersenyum ke arahnya.


"Nathan!" panggil Nala sambil melambaikan tangannya. Nathan kemudian mendekat ke arah Nala lalu duduk di sampingnya.


"Ada apa?"


"Hai, kau sudah lama sekali meninggalkan rumah. Apa kau tidak merindukanku?"


Nathan lalu tersenyum kecut. "Bagaimana restoran yang kau bangun di Paris? Dua bulan lagi setelah aku dan Alvin menikah, kami akan langsung pindah ke Paris, jadi aku akan mengelola restoran itu, kau akan menetap di sini kan? Lalu menikah dengan pacarmu itu?"


"Tolong jangan tanyakan itu dulu padaku, moodku sedang sangat berantakan."


"Kau kenapa Nathan? Pantas saja perasanku tidak enak, jadi itu karenamu."


"Apa hubungannya denganmu?"


"Tentu saja ada hubungannya karena kau saudara kembarku!"


"Apa itu berpengaruh?"


"Tentu saja karena kita memiliki ikatan yang kuat sejak dalam kandungan! Begitu saja tak mengerti!" gerutu Nala sambil menggigit apel yang ada di tangannya.


"Aku mau masuk ke kamar dulu."


"Hei katakan padaku, apa yang sebenarnya telah terjadi? Bagaimana sebenarnya hubunganmu dengan pacarmu itu?"


"Aku tidak memiliki seorang pacar!"


"Bukankah kau mengejar wanita itu selama dua tahun di Paris?"


"Dia tidak mencintaiku, dan akan menikah dengan laki-laki lain!"

__ADS_1


"Cari saja wanita lain, bunga tidak cuma satu, Nathan. Masih banyak bunga lain di taman, untuk apa kau mencintai wanita yang tidak mencintaimu? Itu hal yang sangat melelahkan dan sia-sia."


"Sifatmu memang sama seperti Papa!"


"Karena Papa tidak bodoh sepertimu, apa kau tidak tahu dulu Papa memiliki banyak pacar sebelum menikah dengan Mama? Sungguh sangat berbeda denganmu yang hanya bisa menyukai seorang wanita saja!"


"Itu bukan urusanmu, Nala! Kau tidak berhak mengatur perasanku!"


"Aku hanya memberi nasehat padamu, Nathan. Jangan sampai kau bertindak bodoh dan menyia-nyiakan hidupmu hanya untuk seorang wanita yang tidak mencintaimu! Kau tampan dan kaya, untuk apa mengejar cinta seorang wanita yang tidak mencintaimu sedangkan di luar sana pasti banyak wanita yang tergila-gila padamu."


"Tidak semudah itu," ucap Nathan sambil tersenyum kecut.


"Karena kau belum pernah mencoba untuk melakukannya. Memangnya siapa laki-laki yang akan menikah dengan Cleo?"


"Untuk apa kau menanyakan itu?"


"Untuk membandingkan dengan dirimu, hahahaha."


"Kau ada-ada saja, tentu saja aku jauh lebih baik dibandingkan dengan dirinya."


"Kenapa kau tidak meminta bantuan Papa dan Mama?"


"Mereka tidak mau membantuku setelah mendengar nama laki-laki itu."


"Kurasa kita memiliki strata yang sama, kekayaan yang dimilikinya tidak jauh berbeda dengan yang kita miliki."


"Tapi kenapa Mama dan Papa tidak mau membantumu? Memangnya siapa sebenarnya laki-laki itu?"


"Namanya Kenzo, Kenzo Mahendrata," jawab Nathan dengan sedikit kesal.


"Astaga!" teriak Nala kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Kenapa kau terkejut, Nala? Apa kau juga mengenal laki-laki itu?"


"Nathan, apa kau sudah lupa dengan Kenzo?"


"Kenzo? Kenzo siapa?"


"Sebenarnya aku tidak terlalu mengingatnya karena saat itu kita masih kecil tapi beberapa kali Kenzo dan kedua orang tuanya pernah datang ke rumah ini saat dia masih duduk di sekolah menengah atas, saat itu kau sudah mulai kuliah di London jadi kau tidak pernah bertemu dengannya."

__ADS_1


"Memangnya siapa Kenzo itu? Apa orang tua Kenzo teman dekat Papa dan Mama?"


"Lebih dari sekedar itu, Kenzo adalah anak angkat Papa dan Mama, aku sebenarnya tidak boleh mengatakan ini pada siapapun termasuk pada Kenzo mengenai masa lalunya. Saat dia masih bayi, dia dibuang oleh ayah kandungnya lalu dia diselamatkan oleh anak buah Papa dan menjadi anak angkat Papa dan Mama sampai dia berumur delapan bulan setelah ibunya Amanda Mahendrata sembuh dari komanya."


"Apa Kenzo tahu dia pernah tinggal di rumah kita?"


"Sepertinya tidak, yang dia tahu Papa dan Mama hanyalah orang tua angkatnya saja. Dia tidak tahu tentang masa lalunya karena Tante Amanda menutup rapat-rapat rahasia masa lalunya itu."


"Lalu dimana ayah kandung dari Kenzo Mahendrata?"


"Dia dulu ditahan karena semua kejahatan yang dia lakukan pada keluarga Tante Amanda, tapi kemungkinan sekarang dia sudah bebas, dan yang Kenzo tahu dia anak kandung dari Om Rayhan, suami Tante Amanda yang sekarang."


Mendengar penjelasan Nala, Nathan pun mengerutkan keningnya. 'Pantas saja Papa dan Mama tidak mau menyakiti Kenzo karena Kenzo ternyata adalah anak angkat mereka berdua. Keberuntungan memang sedang berpihak padaku, akan kujadikan ini sebagai senjata untuk merebut kembali Cleo dari tangan Kenzo sialan itu,' gumam Nathan sambil tersenyum menyeringai.


"Terimakasih Nala, tidak sia-sia aku memiliki saudara kembar yang comel sepertimu, aku sekarang seperti mendapatkan angin segar."


"Apa maksudmu, Nathan? Tolong jangan berbuat yang tidak-tidak, kau harus ingat Kenzo pernah menjadi adik kita, dia tinggal bersama dengan kita selama hampir satu tahun lamanya, kau jangan menyakitinya, Nathan."


"Kau tenang saja, Nala. Aku tidak akan pernah menyakiti Kenzo, dia adik kita kan?" tanya Nathan sambil tersenyum menyeringai lalu berjalan meninggalkan Nala yang kini masih duduk sambil termenung.


"Astaga, aku benar-benar melakukan kesalahan. Seharusnya aku tidak menceritakan kebenaran tentang Kenzo pada Nathan, kenapa aku tidak berfikir panjang terlebih dulu saat menceritakan tentang masa lalu Kenzo pada Nathan? Bagaimana jika Nathan berbuat sesuatu yang tidak-tidak pada Kenzo setelah mengetahui tentang masa lalunya?" gerutu Nala sambil mengigit bibirnya.


"Nathan orang yang sangat nekad, dia bisa saja melakukan apapun untuk mencapai keinginannya, apalagi ini ada hubungannya dengan Cleo, dia pasti akan menjadikan kebenaran ini sebagai senjata untuk membuat Kenzo terpuruk, apakah sebaiknya aku harus membicarakan ini dengan Papa dan Mama? Tapi aku takut mereka marah padaku karena sudah bertindak ceroboh," gerutu Nala sambil memijit keningnya.


NOTE:


بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم,


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.


Maaf jika selama ini othor punya banyak kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak, othor hanya manusia biasa yang jauh dari kata sempurna dengan karyanya yang hanya remahan rengginang, terimakasih pada semua readers setia othor, love you all 🥰🤗❤️


*"تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ."*


Taqoballahu minna wa minkum taqabal ya karim


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H,


Semoga Allah Swt menerima dan menyempurnakan Amalan / Puasa kita semua, serta menjadikan kita pd golongan orang orang yg kembali Fitrah... آمِيّنْ آمِيّنْ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن🤲🤲🤲

__ADS_1


"Mohon Maaf Lahir dan Bathin..."


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


__ADS_2