Bed Friend

Bed Friend
Tentang Clarissa


__ADS_3

"Clarissa? Apakah Clarissa adalah adik dari Kenzo?" ucap Nathan sambil mengerutkan keningnya. Di saat itulah deru suara mobil pun terdengar.


"Itu mungkin Kenzo?" ujar Nathan. Dia kemudian duduk di atas sofa kembali. Seorang pembantu rumah tangga lalu menyuguhkan secangkir teh pada Nathan.


"Permisi, bolehkah saya bertanya sesuatu?" tanya Nathan pada pembantu tersebut.


"Iya Tuan, ada apa?"


"Bibi, siapa wanita yang berdiri di samping Kenzo? Yang ada di foto keluarga itu?" tanya Kenzo sambil menunjuk sebuah foto keluarga yang ada di dinding rumah tersebut.


"Oh dia Nona Clarissa, putri bungsu di keluarga ini," jawab pembantu tersebut. Nathan pun hanya bisa tersenyum kecut menahan perasaan yang kini begitu berkecamuk. 'Jadi, ini permainanmu Kenzo. Kau ingin membalasku dengan permainan yang sama? Kau membuatku sibuk dengan Clarissa agar aku tidak bisa menggangu rencana pernikahan kalian berdua?'


"Kak Nathan!" panggil Kenzo yang membuyarkan lamunan Nathan. Nathan kemudian mengalihkan pandangannya ke asal suara yang berasal dari pintu masuk rumah tersebut. Dia kemudian tersenyum pada tiga orang yang kini tampak berdiri di ambang pintu.


"Selamat siang semuanya, maaf jika kedatanganku menggangu kalian semua," ucap Nathan sambil menahan perasaan yang begitu berkecamuk. Emosi kembali merasuk ke dalam hatinya saat mengetahui kenyataan mengenai sebuah permainan yang sedang dia lakoni.


'Haruskah aku marah atas permainan mereka? Tapi bukankah aku jauh lebih kejam? Aku telah mempermainkan mereka selama dua tahun lamanya, mereka yang seharusnya lebih berhak marah padaku, aku tidak boleh egois karena aku juga pernah melakukan hal yang sama, bahkan lebih penuh intrik dan tipu daya, sedangkan yang mereka lakukan bukan bukan apa-apanya dibandingkan dengan apa yang pernah kulakukan,' gumam Nathan lagi. Dia kemudian tersenyum kembali saat mereka bertiga sudah ada di depannya. Mereka kemudian duduk di atas sofa, di dekat Nathan duduk saat ini.


"Nathan, kau sama sekali tidak menggangu kami," jawab Amanda. Nathan kini terlihat salah tingkah di depan mereka bertiga, apalagi kini Cleo menatapnya dengan tatapan penuh curiga.


"Ada apa Kak? Apa ada sesuatu yang ingin kakak bicarakan?" tanya Kenzo.

__ADS_1


"Kenzo, Cleo, Tante Amanda, aku datang ke sini untuk meminta maaf pada kalian semua. Maafkan aku, lebih dari dua tahun lamanya aku melakukan tipu daya pada hubungan kalian hingga membuat kalian terpisah, terutama pada kau Cleo. Maaf jika selama dua tahun terakhir ini aku membuatmu terlihat bodoh mengikuti semua skenario yang telah kurancang untuk memenuhi ambisiku saja. Dan untuk kau Kenzo, maafkan aku jika aku sudah membuatmu terpisah dari Cleo, seharusnya aku sadar sejak pertama kali mengenal kalian aku sudah tidak memiliki tempat untuk menjadi bagian dalam hidup Cleo. Sayangnya aku selalu menurut egoku untuk memenuhi semua ambisiku."


"Sudahlah Nathan, semua sudah berlalu, kau tidak usah terlalu memikirkan hal itu lagi. Yang terpenting kau bisa memperbaiki hubunganmu dengan Kenzo, kalian kakak beradik, kalian dibesarkan bersama sejak kecil. Sayangilah Kenzo sebagai adikmu, sama seperti dulu. Dulu kau sangatlah menyayangi Kenzo, saat aku membawa Kenzo pulang, kau bahkan terus menangis dan merajuk agar aku tidak membawa Kenzo pergi," ujar Amanda. Nathan pun hanya bisa tersenyum dengan sedikit canggung.


"Tentu saja, mulai saat ini aku akan menyayangi Kenzo sama seperti dulu. Kenzo, Tante Amanda, ada satu hal lagi. Aku ingin meminta maaf mengenai kejadian kemarin, aku sangat jahat sudah menghinamu dan menjatuhkan mentalmul. Tidak hanya itu saja, aku bahkan telah membuka rahasia yang telah kalian semua tutupi, aku sudah menghancurkan hubunganmu dengan ayah kandungmu, padahal sebentar lagi kau akan menikah tapi aku malah berbuat seperti ini, aku tahu pasti saat ini kau sedang tidak baik-baik saja. Aku juga tahu saat ini kau pasti sangat marah pada Om Abimana, itu karena ulahku. Sekali lagi maafkan aku Kenzo. Maafkan aku Tante Amanda, kalian pasti sangat terluka dengan apa yang telah kulakukan," tambah Nathan.


Nathan kini terlihat menundukkan kepalanya disertai raut wajah penuh rasa bersalah, apalagi saat ini Amanda terlihat mulai meneteskan air matanya. Cleo pun mendekap tubuh Amanda sambil menghapus air matanya dan mencoba menenangkannya. Kenzo lalu bangkit dari tempat duduknya mendekat ke arah Nathan.


"Kak Nathan, aku justru sangat berterima kasih padamu, aku sangat berterima kasih karena kau lah aku jadi tahu siapa diriku yang sebenarnya, semua orang menutupi masa laluku. Aku tahu mereka melakukan itu untuk kebaikan hubunganku dengan Abimana tapi untuk apa sebuah hubungan baik yang dilandasi dengan sebuah kebohongan? Lebih baik aku mengetahui kebenaran yang sesungguhnya meskipun membuatku sakit, setidaknya hubunganku dan Abimana tidak dibangun di atas kepura-puraan. Aku sangat berterima kasih padamu, Kak Nathan."


"Terimakasih banyak, Kenzo. Aku harap kau juga mau menerima Om Abimana sebagai ayah kandungmu, aku yakin dia telah berubah. Aku juga yakin saat itu pasti dia sedang khilaf karena ambisinya, sama sepertiku yang terlalu berambisi mendapatkan sesuatu yang aku inginkan tanpa memikirkan perasaan orang lain. Jika kau bisa memberikan maafmu padaku, kau pasti juga bisa memberikan maafmu pada Om Abimana, iya kan Kenzo?"


Mendengar pertanyaan dari Nathan, Kenzo pun tersenyum. "Nanti akan kupikirkan, Kak."


"Iya Kak, terimakasih banyak atas nasehatmu."


"Tante Amanda, sekali lagi maafkan aku," ujar Nathan kembali yang melihat Amanda kini terlihat jauh lebih tenang.


"Tidak apa-apa, Nathan. Seharusnya memang aku tidak menutupi semua itu dari Kenzo, dia berhak tahu apa yang terjadi di masa lalunya tapi karena keegoisanku, aku sampai mengorbankan perasaan putraku," isak Amanda.


"Mama, aku tahu Mama melakukan semua itu karena Mama sangat menyayangi Kenzo, bukan karena keegoisan Mama," ucap Cleo sambil menenangkan Amanda kembali.

__ADS_1


"Cleo, sebaiknya bawa Mama ke kamar, dan temani Mama beristirahat," perintah Kenzo.


Cleo lalu menganggukan kepalanya. "Nathan, Tante dan Cleo ke dalam dulu. Kau jangan merasa bersalah pada kami, bagi Tante kau tidak pernah melakukan kesalahan saat membuka rahasia tentang masa lalu Kenzo. Tante bahkan sangat berterima kasih padamu, sekarang Tante sudah lega karena tidak lagi dihantui ketakutan menyembunyikan masa lalu Kenzo."


"Iya Tante, terimakasih banyak. Cleo sekali lagi maafkan aku, aku telah memisahkanmu dan membuat skenario yang jahat padamu dan putramu, tapi aku lupa, aku hanyalah manusia biasa yang tidak bisa mengubah takdir dari Tuhan, dan kau bukanlah takdirku."


"Iya tidak apa-apa, Nathan. Terimakasih karena sudah memahami kami. Aku dan Mama Amanda masuk ke dalam dulu."


Nathan pun menganggukkan kepalanya, dia kemudian menatap Kenzo. "Kenzo, bolehkah kutanyakan sesuatu padamu?"


"Ya, ada apa Kak Nathan?"


"Ini tentang Clarissa."


NOTE :


Dear readers kesayangan aku jangan lupa mampir juga ke karya bestie aku ya, novelnya Kak Uma_Bhie ya judulnya DENDAM DAN CINTA SANG BODYGUARD, dijamin ceritanya keren abis, nyesel loh kalo ngga mampir 🥰😍



Blurb:

__ADS_1


Hati siapa yang tidak hancur, saat sebuah hari istimewa yang diharapkan akan berbuah kebahagiaan. Tapi apa yang di dapatkan oleh Amber Wilson sang wanita tangguh ini, sebuah kesedihan dan perasaan kecewa, ketika sang kekasih tak kunjung datang tepat dihari pernikahan mereka. Sang kekasih yang begitu ia cintai mendadak menghilang dan tanpa jejak.


Hari-hari Amber ia habiskan hanya untuk menunggu sang kekasih, ia masih sangat berharap kekasih hatinya itu datang dan kembali padanya, tapi lagi-lagi ia harus menelan kekecewaan.


__ADS_2