Bed Friend

Bed Friend
Cucu Kandung


__ADS_3

Kenzo memarkirkan mobilnya lalu dia dan Cleo keluar dari mobil itu. Namun saat akan melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah, tiba-tiba Kenzo mencekal lengan Cleo.


"Tunggu sebentar Cleo," ujar Kenzo.


"Ada apa Kenzo, bukankah tadi kau mengatakan jika kau sudah ingin bertemu dengan Shane?"


"Ya, aku memang ingin bertemu dengan Shane tapi lihat itu ada tamu yang masuk ke dalam rumahmu," ucap Kenzo sambil menunjuk tiga orang yang sedang berjalan memasuki rumah itu dari arah pintu gerbang.


Tiga orang laki-laki itu kemudian berjalan menghampiri mereka. Satu orang membawa sebuket bunga mawar merah ukuran jumbo, satu orang membawa paper bag, dan satu orang lagi membawa sebuah boneka berukuran sangat besar.


"Permisi, apakah anda Nona Cleo?" tanya salah seorang pria tersebut.


"Ya, saya Cleo," jawab Cleo sambil mengerutkan keningnya.


"Ini ada hadiah untuk anda," kata orang tersebut sambil memberikan sebuket bunga mawar berukuran jumbo pada Cleo.


"Ini juga untuk anda, Nona Cleo," ujar salah seorang pria yang lain sambil memberikan sebuah paper bag yang berisi sebuah kotak karton di dalamnya. Cleo lalu membuka kotak karton tersebut, sebuah kue strawberry cheese cake bertuliskan I LOVE YOU CLEO di dalam kotak karton itu pun membuatnya tersenyum.


"Kue kesukaanmu, strawberry cheese cake," ucap Kenzo sambil tersenyum.


"Ini juga untuk anda Nona Cleo," sahut pria terakhir sambil memberikan sebuah boneka Teddy Bear berukuran jumbo yang diikat pita warna merah muda. Cleo yang kesulitan membawa barang-barang pemberian ketiga orang laki-laki itu lalu menaruhnya di atas meja di dekat pintu rumahnya.


"Permisi, kami pulang dulu," kata pria tersebut setelah memberikan hadiahnya pada Cleo. Cleo yang tampak kebingungan lalu menatap ke arah Kenzo yang kini sedang tersenyum.


"Kau yang memberikan semua ini padaku, Kenzo?"


"Menurutmu siapa?" jawab Kenzo sambil tersenyum.


"HAHAHAHA, TERIMAKASIH KENZOOOO!!" teriak Cleo lalu memeluk Kenzo.


"Aku cinta padamu," ucap Cleo saat ada di pelukan Kenzo.


"Aku sangat mencintaimu," balas Kenzo sambil membelai rambut Cleo.

__ADS_1


"Saat kita berpacaran dulu, aku tidak pernah memberikan apapun padamu dan aku baru menyadari itu saat aku kehilanganmu, maafkan aku Cleo, maaf jika aku belum bisa menjadi laki-laki yang baik bagimu, maaf selama ini aku belum bisa membahagiakanmu, tapi aku selalu berusaha untuk membuatmu bahagia, aku akan memperbaiki semua kesalahan yang pernah kulakukan padamu karena aku tidak mau kehilanganmu untuk yang kedua kalinya."


"Tolong jangan berkata seperti itu lagi, semua rasa cinta yang kau tunjukkan padaku itu lebih dari cukup," ucap Cleo kemudian melepaskan pelukannya. Dia kemudian menatap Kenzo sambil tersenyum. Cleo lalu mendekatkan wajahnya pada Kenzo.


"Sebentar Cleo."


"Apa?"


"Coba kau lihat langit itu."


"Kau menyuruhku melihat bintang?"


"Bukan, tunggu saja sebentar lagi."


Beberapa saat kemudian, tampak kembang api mulai menghiasi langit malam.


"Kembang api?" ucap Cleo sambil memperhatikan kembang api tersebut, beberapa saat kemudian nyala kembang api tersebut lalu mulai berubah menjadi sebuah tulisan "CLEO I LOVE YOU", lalu muncul sebuah tulisan lagi "I LOVE YOU FOREVER, CLEO AGATHA"


Cleo yang melihat nyala kembang api tersebut lalu menatap Kenzo sambil menangis."Kenzoooo," rengek Cleo sambil meneteskan air matanya.


"Kau menyukainya?"


Cleo lalu menganggukan kepalanya dengan begitu cepat. "Aku sangat menyukainya, ini sangat manis Kenzo, aku sangat bahagia, sangat sulit kuungkapkan dengan kata-kata rasanya aku ingin pingsan," jawab Cleo sambil meneteskan air matanya. Kenzo lalu menghapus air mata di wajah Cleo sambil membelai wajahnya.


"Yang kau lihat itu belum seberapa, rasa cintaku di dalam hatiku lebih besar daripada yang kau pikirkan selama ini."


"Kenzooooo!!" rengek Cleo dengan begitu manja, dia kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah Kenzo lalu mulai mencium bibir Kenzo. Kenzo lalu membalas ciuman tersebut hingga mereka kini berciuman di bawah nyala kembang api yang masih bertuliskan kata-kata cinta untuk Cleo. Namun saat mereka sedang asyik bercu*bu tiba-tiba sebuah suara mengagetkan mereka berdua.


"KENZZOOOOOOO!!! CLEEEEOOOO!!"


Kenzo dan Cleo yang mendengar teriakkan Vallen kemudian melepaskan ciuman mereka.


"Mama."

__ADS_1


"Tante Vallen," jawab Cleo dan Kenzo dengan begitu salah tingkah.


"Kenapa kalian berciuman di depan rumah? Bagaimana kalau ada tetangga ataupun satpam komplek yang melihat kalian sedang berciuman seperti ini! Apa kalian mau dikira sedang berzina!"


"Bukankah kami memang pernah melakukannya, ma."


"Cleo, kenapa kau berkata seperti itu? Kalian seharusnya bertaubat! Tapi benar juga yang kau katakan, Cleo! Sudahlah kalau sekedar berciuman jangan di depan rumah, nanti kalian sedang dikira berbuat hal yang tidak-tidak jika ada yang melihat kalian, apa kalian mau dinikahkan paksa oleh satpam komplek dan Pak RT."


"Bukankah itu bagus Tante Vallen, aku jadi tidak perlu menunggu sepuluh hari lagi untuk menikahi Cleo?" jawab Kenzo sambil meledek.


"Kau benar juga, Kenzo. Ya sudah kalau begitu kalian bermesraan saja sekarang biar ada satpam komplek yang melihat lalu menikahkan kalian!"


"MAMAAAA!" teriak Cleo, Kenzo dan Vallen pun terkekeh.


"Memalukan sekali wanita secantik diriku harus menikah di pos satpam," gerutu Cleo yang membuat Kenzo tertawa terbahak-bahak. Di saat itulah dua buah mobil memasuki halaman rumah Vallen. Amanda dan Rayhan lalu keluar dari sebuah mobil yang terlebih dulu masuk, lalu di belakangnya tampak Inara dan Abimana serta Sharen yang keluar dari mobil lalu berjalan ke arah mereka.


"Papa, Mama, Tante Inara, Om Abimana, Kak Sharen, kalian datang bersama?" tanya Kenzo sambil mengerutkan keningnya.


"Iya Kenzo, emh sebenarnya ada suatu hal penting yang ingin kami bicarakan dengan kalian berdua, terutama kau Kenzo."


"Apa ini ada hubungannya dengan pernikahan kami?" tanya Kenzo.


Amanda pun menganggukkan kepalanya. "Iya ini ada hubungannya dengan pernikahan kalian, tapi kau tenang saja, ini bukan suatu hal yang buruk, kami hanya ingin kau tahu suatu hal yang kami rahasiakan sejak dulu."


"Amanda, kenapa kalian hanya berdiri di depan? Lebih baik kita masuk dulu ke dalam rumah," sahut Vallen. Amanda kemudian mengangguk. Vallen lalu mempersilahkan semua orang yang kini ada di halaman rumahnya untuk masuk ke dalam rumah miliknya. Mereka semua kemudian mengikuti Vallen memasuki rumah itu lalu duduk di sofa yang ada di dalam ruang keluarga. Di ruangan itu, tampak seorang baby sitter sedang menyuapi seorang balita yang kira-kira berusia satu tahun sedang duduk di atas sofa. Abimana kemudian mendekat ke arah bayi tersebut.


"Apa dia Shane?" tanya Abimana pada Kenzo.


"Iya, dia Shane, putraku dengan Cleo," jawab Kenzo dengan sedikit canggung dan salah tingkah. Abimana kemudian mengangkat Shane lalu menggendongnya. Inara kemudian mendekat ke arah Abimana sambil membelai wajah dan rambut Shane.


"Dia lucu sekali Abimana, dia bayi yang sangat tampan," ucap Inara sambil tersenyum.


"Tentu saja, dia cucu kandungku Inara," jawab Abimana yang membuat Kenzo dan Cleo terkejut.

__ADS_1


"Cucu kandung Om?" tanya Kenzo sambil mengerutkan keningnya.


__ADS_2