Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 100 Bentuk ulang Serikat pencari kebenaran


__ADS_3

Pada waktu itu takdir mempertemukan mereka, seorang pria tua yang tenggelam kedalam penelitiannya dan seorang bocah yang menjadi kelinci percobaan, pertemuan keduanya berlangsung singkat karena keduanya sama sekali tidak saling mengenal. “Trranggsskk…” keduanya saling serang satu sama lainnya karena tidak mengenal, “Boomssh… Boomssh… Boomssh…” ledakan-ledakan dari serangan sihir dan tebasan-tebasan yang dilancarkan dari sebuah pedang membalut pertemuan mereka berdua.


Pada saat itu Lion dikejutkan dengan kemampuan dari anak usia 11 tahun yang dapat mengimbangi dirinya, sementara itu Adam bergerak dengan sangat cepat dan cekatan lalu dengan sigap menyerang setiap titik kelemahan milik Lion. Menggunakan Jerongkang miliknya dia menciptakan berbagai senjata dari tulang-tulang mereka dan berusaha keras untuk mengimbangi Lion yang menggunakan sihir tiga element.


“Anak ini bukan anak biasa, setiap luka yang ada tadi dapat sembuh dalam waktu sekejab mata, ini menarik” pikir Lion, dia lalu menggunakan kekuatan sihir miliknya untuk mengikat pergerakan dari Adam “Srraanggss… Trraanggss…” dia menggunakan sihir element kayu untuk mengunci tubuh dari Adam sehingga dia tidak bisa bergerak lagi.


“Gaaahhkk… Rrooaarr…” Adam yang mana kesulitan tersebut mulai mengamuk dan ingin kabur dari hadapan Lion.


“Hahahhaha… anak kecil berani juga kau menyerangku” kata Lion, “Taasskk…” dia lalu menyentil kepala Adam dengan kerasnya.


“Aduh dasar sialan beraninya kau sama anak kecil, awas saja kau jika aku sudah lepas maka akan kubuatkan memohon ampun padaku” kata Adam yang masih kecil tersebut.


“Haaah… mau membuatku memohon padamu, anak kecil kau terlalu cepat seratus tahun untuk bisa membuatku tunduk” kata Lion.


Setelah itu mereka kemudian menjalani ujian DS Game bersama-sama dan menjadi rekan satu sama lainnya, keduanya lalu terjalin sebuah hubungan yang mirib dengan ayah dan anak. Adam yang mana sama sekali tidak mendapatkan kasih sayang orang tua menganggap Lion sebagai ayahnya, sampai pada suatu hari Lion memakai jubah serikat pencari kebenaran miliknya disaat itulah seluruh memori milik ibu Adam masuk kedalam kepala Adam secara serentak.


Mengetahui siapa orang yang menciptakan dirinya dan juga apa yang dialami oleh ibunya membuat Adam murka, dia lalu menyamar menggunakan nama lain agar bisa masuk kedalam aliansi tersebut. Setelah puluhan tahun akhirnya Adam berhasil menjadi salah satu tetua dalam aliansi itu, semuanya menganggap dirinya adalah tetua yang berbakat mengingat umurnya yang masilah muda.


Diwaktu itu hanya Lion yang mengenali Adam dalam sekali pandang, dengan cepat dia langsung bertanya pada Adam tentang apa yang dia lakukan dan kenapa dia bisa menjadi seorang tetua, menjawab pertanyaa Lion itu Adam menceritakan semuanya dari tentang dirinya yang mendapatkan ingatan ibunya sehingga rencananya untuk balas dendam. Mendengar hal itu Lion tidak punya pilihan lain selain membantu rencana Adam mengingat dia sudah menyayangi Adam seperti anaknya sendiri dia lalu membantu Adam dan memberikan segala informasi yang dia ketahui.


Sampai suatu ketika Rio dan rekan-rekannya menyerang salah satu markas cabang milik serikat pencari kebenaran\, disaat itu Adam mulai menyelidiki semua tentang Rio dan mendapatkan informasi yang mengejutkan dirinya. Sesosok anak muda yang membantai seluruh orang-orang berdosa yang berada di kota ***\, bukan hanya menantang sosok raja iblis Rio juga memenangkan setiap ujian yang dia jalani dengan ranking tingkat tinggi.

__ADS_1


Mengetahui hal itu Adam mulai menyusun rencana miliknya dan saat dia menyusu sebuah rencana kesempatan emas mulai muncul, ketua serikat membuat perjanjian dengan raja iblis Bahamut dan akan memanipulasi ujian DS Game demi membunuh Rio. Pada saat itu Adam mencari cara untuk melindungi Rio dengan meminjam koneksi miliknya pada salah satu raja iblis yang berlawanan dengan Bahamut, sampai dia menemukan kakek Joko bersama para anak buahnya, Adam lalu menyerahkan prajurit wayang tingkat bawah pada kakek Joko dengan syarat dia harus melindungi Rio saat ujian berlangsung.


Dan sekarang ini rencana mereka telah berhasil dijalankan untuk dapat menyingkirkan ketua serikat lalu membenarkan kembali serikant pencari kebenaran itu.


“OOoohh…. Jadi begitu ceritanya” kata Rio yang sedari tadi mendengarkan cerita Lion sambil makan cemilan dengan santainya.


Rio dan Adam yang menyusul ketua serikat tersebut dengan masuk kedalam bayangan melihat Lion sudah menghentikan dirinya dan memutuskan untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya, “Srriiinggggs…” Adam yang melihat ketua serikat pencari kebenaran itu lalu mengeluarkan belati miliknya.


“Lion kau adalah orang yang paling berjasa dalam rencana kali ini, jadi aku serahkan sisanya padamu” kata Adam yang menyerahkan belati miliknya kepada Lion.


“Terimakasih akan kutuntaskan segalanya disini sekarang juga” kata Lion, “Taak-taak…” dia lalu berjalan perlahan-lahan mendekati ketua serikat yang tidak beradaya itu.


“Gaahh-gaaahh…” ketua serikat itu lalu berusah untuk melarikan diri walaupun tubuhnya sudah hampir tidak bisa digerakkan lagi.


“Sekarang dia sudah mati jadi apa yang kalian akan lakukan sekarang” kata Rio yang mana dengan sangat cepat mengambil smartphone milik ketua serikata tersebut, dia diam-diam mengambil beberapa alat-alat sihir dari tempat penyimpanan ketua serikat tersebut.


“Oi… jangan ambil semuanya” kata Adam yang melihat tindakan dari Rio tersebut.


“Hahahha…. jangan terlalu pelit, bagaimanapun dia juga adalah orang yang membantu kita” kata Lion.


“Benar itu apa yang dia katakan” kata Rio tangannya tidak berhenti-henti mengambil alat-alat sihir yang berharga dari penyimpanan DS Game milik ketua serikat itu.

__ADS_1


“Haaah… sudahlah aku benar-benar tidak mengerti dengan sifat anak ini, jadi kau bertanya tentang apa yang akan kami lakukan bukan” kata Adam.


“?????” Rio lalu mendengarkan dengan penuh penasaran.


“Simpelnya aku akan merombak ulang serikat kami dan juga menjadikan serikat pencari kebenaran kembali kejalan pengetahuan yang asli, dan juga Rio aku ingin mengundang kalian masuk kedalam serikatku” kata Adam, dia secara terang-terangan mengundang Rio masuk kedalam serikat miliknya.


Satu bulan kemudian setelah kematian ketua serikat pencari kebenaran, beberapa fraksi tiba-tiba datang menyerang namun serikat pencari kebenaran dapat menahan serangan para fraksi tersebut dengan bantuan dari beberapa kelompok orang misterius, fraksi pencari kebenaran lalu mengangkat ketua yang baru dan itu adalah Adam tetua ke 4 dengan wakilnya yang dulunya tetua ke 2 Lion dia merombak sistem dari serikat pencari kebenaran tersebut, banyak anggota fraksi yang keluar karena hal itu namun bayak juga anggota-anggota baru yang bergabung.


Sementara itu didalam kantor ketua serikat pencari kebenaran yang baru, Adam sedang disibukan dengan pekerjaan yang menggunung dimeja kerjanya.


“Raaaaahhh…. Sialan aku tidak bisa seperti ini terus” kata Adam yang stres dalam pekerjaannya.


“Oi kau gak apa-apa” kata Rio yang mana bersantai diruangan Adam sambil bermain game.


“Diam kau apa kau tidak tahu aku telah bekerja nonstop selama satu minggu penuh, haaaaaaah…. Ini gila kenapa pula aku yang jadi ketua serikatnya” kata Adam.


“Yah… mau bagaimana lagikan, orang yang bernama Lion menolak dan membuat anggota yang lainnya memilihmu jadi terima saja” kata Rio.


“Uggkk… terserah kalau begitu, tapi bagaimana denganmu apa kau yakin tidak mau masuk kedalam serikat kami” kata Adam.


“Hahahah… aku berterimakasih dengan gedung yang kau berikan tetapi aku lebih suka bertindak atas kemauanku sendiri” kata Rio, dia lalu langsung keluar dari ruangan Adam lewat jendela.

__ADS_1


“Haaaah… aku harap kau juga bisa membalaskan dendammu” kata Adam yang mana melihat sebuah berkas yang berisikan profil dari paman Rio.


Bersambung……


__ADS_2