
Pada saat itu para dewa, raja iblis, dan para eksitensi kuat lainnya dapat merasakan sebuah guncangan dimensi yang cukup besar, dan asal dari guncangan itu berasal dari alam bawah.
“Hmm... mungkin aku harus memeriksanya” pikir Rio, dia menggunakan Lemegeton untuk memanggil beberapa iblis solomon.
Sementara itu para dewa dan raja iblis lainnya langsung mengutus pasukan pengintai untuk melihat apa yang terjadi dialam bawah, disisi lain didalam alam bawah Banaspati yang mana menjadi penyebab guncangan tersebut terlihat kelelahan, dia seperti api lilin kecil yang mana bisa dengan mudah di padamkan pakan saja.
“Gaaahkk... aku menggunakan seluruh kekuatan apiku tadi, sekarang aku yakin dia pasti telah hancur tidak bersisa” pikir Banaspati, tubuhnya saat ini begitu lemah sehingga dia bahkan tidak dapat mengeluarkan suara untuk berbicara.
Akan tetapi “Srraahkk...” Banaspati merasakan kalau energy sihir kacau dari alam bawah disekitarnya mulai berkumpul didalam satu tempat, dan energy itu berkumpul dan tersedot oleh sebuah linkaran hitam yang mana mengandung kekuatan iblis yang cukup besar. “Crrast... Trraskk...” lingkaran hitam tersebut langsung membelah diri menjadi sembilang lingkaran, dan dengan cepatnya kesembilan lingkaran tersebut menghisap sangat banyak energy sihir dari alam bawah.
“Trranggs...” kesembilan lingkaran tersebut langsung berubah menjadi sebuah bola hitam kecil, “Trrik... Trrik... Trrik...” kesembilan bola hitam kemudian mulai menyatu menjadi sebuah bola hitam besar raksasa, “Srrahkk...” dari bola hitam raksasa tersebut Banaspati dapat merasakan kekuatan eksitensi yang mana lebih besar dari dirinya dan bahkan membuat dia takut dengan apa yang ada didalam bola hitam tersebut. “Crrassk...” kemudian dari dalam bola hitam itu sebuah tangan menjeblos keluar, dan tubuh sosok manusia berukuran 4 meter muncul dari sana, dia adalah Gilang dengan tubuhnya yang baru, dengan enam lengan didirinya dan juga dua pasang mata dikanan dan juga kirinya dan satu mata ditengah keningnya.
“Apa itu...?? mahluk apa itu sebenarnya...??” kata Banaspati, dia sama sekali tidak percaya dengan apa yang dia lihat, itu karena dia sama sekali tidak mengerti mahluk macam apa Gilang saat ini.
“Gaaahkk... Hahahaha.... lamayan juga seperti rencanaku, aku bisa mendapatkan setengah dari kekuatan alam bawah ini” kata Gilang, dia terdengar seperti sudah merencanakan semuanya.
“Kau jangan bilang kau sengaja membuatku menggunakan seluruh kekuatanku” kata Banaspati, dia menggunakan telepati untuk bisa berkomunikasi dengan Gilang.
__ADS_1
“Ghahahaa... akhirnya kau menyadarinya, memang benar itulah rencanaku sebenarnya, dengan membuatmu menghancurkan kurang lebih setengah alam bawah aku jadi bisa mendapatkan energy dari alam bawah yang hancur tersebut, dan bisa kau lihat dari tubuhku sekarang ini aku telah hampir menyatu dengan alam bawah dan sebentar lagi dimensi alam bawah akan menjadi satu kesatuan dengan diriku” kata Gilang.
“Mahluk gila apa yang sebenarnya kau rencanakan...??” kata Banaspati.
“Semuanya menjadi satu denganku, dan aku menjadi satu-satunya mahluk absolut didunia dengan posisi tertinggi dialam semesta ini” kata Gilang.
“Dia gila, dia ingin kekuatan yang lebih besar dari kekuatannya saat ini, itu artinya dia akan melahap ratusan atau bahkan ribuan dimensi untuk melakukan hal itu, kalau itu terjadi maka tidak akan ada tempat lagi dimana aku bisa bermain” pikir Banaspati.
“Burrnn... Frushhkk...” api miliknya kembali menyala sekali lagi, dan kali ini tujuannya bukan untuk melahap Gilang akan tetapi untuk menghabisi Gilang dan menghentikan ambisi gila miliknya, “Frrushkk... Wrrushkk...” Banaspati yang mana telah mengetahui batasan kekuatannya langsung merubah tubuh api miliknya menjadi sebuah pedang, dia berubah menjadi pedang api yang mana melayang dan “Srringgs...” telah bersiap untuk menusuk Gilang dengan ujung pedangnya.
“Kau masih ingin menari rupanya, kalau begitu majulah aku akan pastikan kau akan menjadi satu dengan diriku secara sepunuhnya” Kata Gilang, “Crrakk.. Krrassk...” dari dadanya muncul sebuah mulut besar yang mana terlihat seperti ada lubang hitam didalamnya. “Funggs...” Banaspati yang mana melihat mulut tersebut langsung mengganti arah terbangnya, “Fushhkk...” dia langsung terbang keatar tubuh Gilang dan disana dia mengeluarkan aura api yang begitu kuat, aura api tersebut langsung membuat tanah disekitarnya langsung mengering dan dengan aura itu dia berusaha untuk menginkis tubuh Gilang sedikit demi sedikit.
“Crrasttkk...” dia membuka mulut didadanya lebar-lebar dan “Srraaahkk...” dari dalam mulut tersebut berkeluaran puluhan tangan hitam yang mana langsung melesat mengincar Banaspati, disaat melihat tangan-tangan hitam tersebut “Frusshkk...” menggunakan api miliknya Banaspati berusaha untuk membakar tangan-tangan hitam tersebut, akan tetapi “Srrahhkk...” tangan-tangan hitam itu pulih kembali dan bahkan menyerap api yang dikeluarkan oleh Banaspati.
“Frusssst....” dengan cepat Banaspati langsung terbang menjauh untuk menghindari tangkapan dari tangan-tangan hitam tersebut, namun disaat itu juga Banaspati tidak menyadari kalau Gilang telah ada didepan dirinya, Gilang dengan senga menggiring Banaspati ketempat yang dia tentukan dan dengan begitu “Crraak...” dia dapat dengan mudah melahap Banaspati.
“Kemarilah dan masuklah kedalam mulutku” kata Gilang.
__ADS_1
Pada saat itu “Bushhkk... Bushhkk...” Banaspati langsung melancarkan serangan dua bola api kearah Gilang, “Bomshk... Bomshk...” akan tetapi kedua bola api tersebut sama sekali tidak melukai tubuh Gilang, dan bahkan “Taask...” tubuh api milik Banaspati berhasil dia dapatkan. Dengan mulut yang ada didadanya tersebut “Crrast... Craausst...” Gilang kemudian mulai melahap tubuh api milik Banaspati, disaat yang bersamaan juga “Trringgs... Trringgs... Trringgs...” para pengguna aplikasi DS Game mendapatkan notifikasi.
“Hmm... apa-apaan ini” kata Rio yang mana merasakan kalau hawa keberadaan dari Banaspati telah menghilang didalam Lemegeton.
Disaat itu juga Rio melihat kalau Banaspati telah menghilang didalam aplikasi DS Game, dan hal tersebut membuat kekacauan bagi para pengguna aplikasi DS Game, dikarenakan Banaspati adalah salah satu mahluk awal yang mana dapat membuat kontrak dengan mereka, dan Banaspati juga dapat menjadi lebih kuat jika digabungkan dengan Banaspati yang lainnya.
“Gahahahaha... aku dapat merasakannya, kekuatan ini mengalir kedalam tubuhku” kata Gilang.
“Srraanggs...” kemudian api muncul dikeenam telapak tangannya, “Trranggs...” dan dari api tersebut enam senjata yang mana adalah artefak tingkat tinggi tercipta, keenam senjata itu adalah : Pedang, kapak, tombak, busur, pisau, dan lonceng.
Dari keenam artefak tersebut Gilang memulai aksinya, dia menyelimuti seluruh alam bawah dengan energy iblis yang tercipta dari sembilan jantung iblis miliknya, dan menggunakan keenam senjata artefak miliknya dia mengendalikan energy iblis tersebut dengan sempurna. “Gaahhkk... Roaaar...” para monster alam bawah yang mana ada disana mulai terlahap oleh energy iblis tersebut, baik itu mereka yang baru tercipta ataupun yang telah lahir selama lebih dari ribuan tahun, semuanya terlahap habis oleh kegelapan dari energy iblis tersebut.
“Apa-apaan itu, kenapa energy iblis sekuat dan semurni itu ada dialam bawah, dan lagi bagaimana bisa alam bawah ditekan oleh kekuatan iblis” kata para pengintai yang mana melihat kejadian tersebut, mereka langsung menghubungi majikan mereka untuk memberitahukan apa yang telah terjadi.
Sementara itu Azzazel dan juga Asmodeus yang mana datang sebagai pengintai Rio langsung memberitahukan apa yang mereka lihat pada Rio.
“Jadi begitu, nampaknya aku terlalu lama menunda peperangan ini, kalau kau ingin memulai perang maka mari kita segera bertemu Gilang” kata Rio, disaat itu juga dia langsung berdiri dari singgasana miliknya dan memerintahkan seluruh tetua serikat miliknya untuk bersiap maju kemedan perang.
__ADS_1
Bersambung......