
Kesepuluh siluman serigala yang mana berusia puluhan tahun tersebut dikendalikan oleh Jelangkung menggunakan tehnik sihirnya, mata mereka berubah menghitam dan rasa takut dan bingung mereka berubah menjadi amarah untuk musuh para Jelangkung tersebut, melihat hal itu Noe hanya diam saja dan tidak telah bersiap untuk bertarung.
“Hahahah… kau lihat ini, ini adalah kekuatanku yang sebenarnya, cepat segera berikan semua artefak itu atau kau akan berubah menjadi makanan para siluman ini” kata pimpinan kelompok tersebut.
“Tolong jangan banyak bicara tuan, kata-kata busukmu itu benar-benar sama sekali tidak enak untuk didengar” kata Noe.
“Cih… Jelangkung bunuh dia” kata pimpinan kelompok tersebut.
“Kikikikii…” Jelangkung langsung mulai menggerkan ke 10 siluman serigala tersebut, “Wuushhkk… Wuushhkk…” para siluman serigala itu langsung bergerak dan berniat untuk menyerang Noe. Para siluman serigala itu telah mengepung Noe dari berbagai arah dan dengan tarin mereka, “Grrr… “ para siluman serigala itu secara bersamaan langsung melompat untuk menyerang Noe “Buush…” lompatan para serigala siluman itu sangatlah cepat dan menggunakan taring mereka untuk menyerang Noe.
Melihat hal itu Noe tetap tenang dan menggunakan sebuah tendangan berputar untuk mengalahkan seluruh serigala tersebut “Duuskk…” tendangan berputar itu langsung menjatuhkan 10 siluman serigala itu, dan “Wusshh…” dengan cepat Noe langsung melesat kearah Jelangkung, lalu menggunakan tinjunya Noe “Buuskkk…” memukul Jelangkung. Dengan satu pukulan Jelangkung itu dipaksa untuk kembali kealamnya, melihat hal itu para pengguna aplikasi dari kelompok tersebut langsung memanggil para mahluk gaib milik mereka, “Roaar…” para jin dan iblis tersebut langsung beramai-ramai menyerang Noe namun “Buuskk… Dusskk… Bommsh…” dengan hanya menggunakan tehnik pukulan, tendangan dan sihir sederhana Noe dapat dengan mudah mengalahkan para mahluk gaib tersebut.
Melihat kalau para mahluk gaib yang mereka jalin kontrak kalah, membuat para anggota yang mana bukan pengguna aplikasi menjadi ketakutan dan mereka langsung berlari meninggalkan para pengguna aplikasi bersama dengan ketua merea. Melihat para anggotanya melarikan diri “Taask…” dengan satu jentikan jari “Bummsh… Bummsh… Bummsh…” para anggota yang mana melarikan diri tersebut langsung meledak dan hancur berkeping-keping. Melihat hal itu Noe langsung berubah bahkan aura ditubuhnya terlihat sangat berbeda.
“Para anak buah tidak berguna itu beraninya mereka, tetapi pada akhirnya mereka memiliki kegunaan juga” kata pimpinan dari kelompok tersebut.
“Srrhhkk…” dia menggunakan sebuah gulungan yang mana terlihat mengandung kekuatan sihir kegelapan, dan gulungan itu langsung menyerap darah dari para anggota yang meledak barusan, “Srrahkkks…” dengan sendirinya ratusan tetes darah tersebut langsung terserap kedalam gulungan sihir itu.
“Sekarang pelayan bodoh, matilah dan rasakan kemarahanku” kata pimpinan dari kelompok penyerang itu.
__ADS_1
“Srringgs…” sebuah cahaya merah yang cepat bagaikan jarum lalu keluar dari dalam gulungan tersebut, cahaya merah itu mengandung kekuatan sihir yang sangat luar biasa kuatnya dan dengan cepat melesat kearah Noe. Akan tetapi Noe hanya diam dan menggunakan sihir pertahanan dari tangan kanannya tersebut, “Boomsh…” dan saat serangan cahaya merah itu mengenai Noe sebuah ledakan yang besar lalu muncul, dan ditutupi oleh asap dari ledakan itu pimpinan dari kelompok tersebut mengira kalau dia telah mengalahkan Noe.
“Haaah… bajuku jadi rusak” kata Noe yang mana hampir tidak terluka karena serangan barusan.
Lengan bajunya rusak karena serangan dari pimpinan kelompok penyerang tersebut, akan tetapi dia hampir sama sekali tidak terluka karena serangan yang kuat itu, melihat hal itu para tamu yang menonton mulai tabjuk dengan kekuatan sihir pertahana milik Noe, sementara itu pimpinan kelompok tersebut dan para anggotanya yang mana adalah pengguna aplikasi DS Game melihat Noe dengan tatapan ketakutan.
“Hiihh…” mereka langsung terjatuh karena Noe mendekati mereka dengan tatapan yang sangat menyeramkan, lalu “Krrrr…” para siluman serigala yang dikalahkan oleh Noe tiba-tiba saja bangun dan ingin menyerang kedalam bangunan tempat lelang tersebut dilakukan. Melihat hal itu Rio memiliki sebuah ide untuk membantu Noe, “Buurrshh…” dan dari dalam bangunana lelang itu Noe dan para siluman serigala itu dapat melihat mata yang dipenuhi oleh terror dan juga intimidasi yang kuat.
“Kinggs…” para siluman serigala itu langsung tahu kalau mereka bukanlah tandingan dari tatapan mata tersebut, mereka langsung berbalik dan berjalan pergi secara perlahan-laha dari dekat bangunan tersebut, akan tetapi ketika para siluman serigala itu melihat kelompok yang mana telah mengurung mereka “Grrr…” amarah mereka lagnsung memuncak. Namun mereka berhenti dan melihat kebelakang kearah bangunan lelang tersebut, akan tetapi tatapan itu langsung menghilang dan membuat para siluman serigala itu tenang, mengetahui hal itu Noe langsung “Wuush…” dengan cepat pergi menjauh dari kelompok tersebut.
“Grrrr… Rooaarr…” dengan tatapan penuh amarah dan benci para siluman serigala tersebut menatap para anggota kelompok penyerang itu dan juga ketua mereka.
“Tiiunggs… Trranggs…” dengan sebuah serangan sihir Noe dengan sengaja menghancurkan tangan kanan dari ketua kelompok itu, dan membuat smartphone miliknya terlepas dari genggaman ketua kelompok penyerang tersebut. Melihat mereka tidak dapat menggunakan aplikasi itu lagi para siluman serigala itu langsung lega dan “Crrastt… Krrastt… Trrrastt… Crrasstt…” dengan kejam mereka menggigit dan juga memakan para anggota kelompok itu hidup-hidup. Berusaha untuk melarikan diri, ketua kelompok penyerang itu langsung merangkak dan berusaha untuk kabur “Crrrast…” akan tetapi salah satu siluman serigala itu langsung menyadarinya dan menggigit kakinya.
“T-tidak… jangan-jangan…. GAHHHKK…” dan pada akhirnya hanya teriakan miliknya yang terdengar sampai nafas terakhirnya menghilang.
“Pertunjukkan yang lumayan” pikir Rio yang mana menikmati saat-saat terakhir dari kelompok penyerang tersebut.
“Kau semakin kejam yah tuan Rio” kata seseorang yang mana tiba-tiba datang menyapa dirinya.
__ADS_1
“Kau juga sama, kau dan tuanmu itu selalu membuat rencana yang menyebalkan bukan begitu Alex” kata Rio.
“Hahaha…. Aku tidak mengerti dengan apa yang kau katakan” kata Alex.
“Jangan berpura-pura tidak tahu, aku tahu kau yang memberikan gulungan sihir itu kepada kelompok itu, aku bisa dengan jelas merasakan energy vampire didalam gulungan sihir itu, dan lagi sihir darah adalah ciri khas dari keluarga vampire” kata Rio.
“Haaah… kau bisa menebaknya, kalau begitu maka aku tidak akan berbohong lagi” kata Alex.
“Apa yang sebenarnya kau dan tuanmu pikirkan, sampai-sampai menyuruh sekelompok sampah untuk menyerang tempat ini, aku benar-benar tidak mengerti…??” tanya Rio.
“Tuanku raja iblis darah Teppes sangat tertarik pada orang yang ada dibalik pelelangan ini, jadi dia membuat sampah-sampah itu untuk menyerang tempat ini agar dia bisa melihat kekuatan dari penyelenggara lelang ini” kata Alex.
“Hmm… jadi begitu, kalau begitu apa kau sudah mendapatkan informasi yang kau inginkan” kata Rio.
“Kau mengetahui hal itu juga, sesuai yang diharapkan dari anda, memang aku sedikit mencari informasi disekitar sini saat perhatian sedang teralihkan, akan tetapi aku tidak bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang sosok dibalik lelang ini” kata Alex.
“Dan karena kau hampir ketahuan makanya kau mendatangiku, agar kau memiliki alasan untuk tidak ditanyai oleh mereka bukan” kata Alex.
“Maafkan aku karena telah menjadikanmu perisaiku, aku bersumpah akan membalasmu nantinya” kata Alex.
__ADS_1
Bersambung….