
Pukulan dari perisai milik Rio tidak terlalu kuat karena perisainya itu memang dibuat bukan untuk menyerang, akan tetapi energy hitam gelap yang ada didalam perisai tersebut dapat menyentuh roh dan para hantu, oleh karena itulah jantung yang mana telah ditelan oleh Batara Surya sekarang ini tengah mengamuk. Jantung tersebut dibuat dengan cara mengorbankan ratusan ribu mahluk demi membuat jantung tersebut, dendam dan penyesalan mereka masih tertinggal didalam jantung tersebut, oleh karena itulah Batara Surya menggunakan kekuatan dewanya untuk memurnikan jantung tersebut saat masih ada didalam tubuh Viktor.
“Groaahhk…” para hantu yang mana tubuhnya menjadi bagian dari jantung tersebut mulai mengamuk, mereka mendapatkan kekuatan dari energy gelap perisai milik Rio, energy gelap tersebut membuat mereka menjadi semakin buas dan juga semakin ganas. Batara Surya yang mana berusaha menahan mereka merasa sangat kesakitan, dia merasa seperti ada beberapa mahluk yang sedang menggerogoti jantungnya, dan melihat kesempatan itu Rio “Wuushhk…” langsung melesat “Srringgs…” lalu menyerang menggunakan golok naga waktu miliknya.
Menyadari hal itu “Burrn…” Batara Surya lalu memunculkan bola api ditangannya “Fuusshhkk…” lalu dia melemparkan bola api tersebut kearah Rio, melihat hal itu Nymph langsung berinisiatif “Srraahkk…” dia menciptakan sebuah ular air kecil yang memiliki banyak energy sihir didalam tubuhnya. “Srrahhk… Crrasshhtt…” ular air tersebut langsung berubah menjadi uap asap ketika menyentuh bola api tersebut, dan membuat bola api itu menghilang dari hadapan Rio, “Taak…” Batara Surya lalu mencoba berdiri dan meletakkan tangannya ditanah.
“Trranggsstt…” lalu disekitarnya muncul lingkaran sihir berwarna merah darah, “Burrnn… Wrruushkk…” lalu api yang sangat panas muncul dan melindungi Batara Surya.
“Cih… dari bentuk warna dan juga auranya, aku bisa tahu kalau api ini bukanlah api biasa, kalau aku mencoba masuk bahkan dengan perlindungan dari Banaspati maka tubuhku pasti akan hancur” pikir Rio.
“Tuanku haruskah aku mengorbankan diriku untuk membuka jalan untukmu” kata Nymph yang mana tiba-tiba muncul dibelakang Rio.
“Tidak… walaupun kau menggunakan tubuh airmu itu sepenuhnya, aku juga tidak terlalu yakin dapat mengalahkannya dengan sekali serangan, kita memerlukan rencana yang lain” kata Rio.
Rio lalu teringat akan beberapa hal yang mana menyangkut dengan kelemahan Batara Surya, dan karena hal itulah dia memiliki sebuah rencana gila yang mana sangat berbahaya. Disaat itu ketika Batara Surya telah membakar habis efek penghenti waktu yang ada ditangan kanannya, “Crastt… Srraskk…” dia dapat menumbuhkan kembali tangan kanannya tersebut dan bahkan jantung miliknya kembali normal setelah dia membakar energy negatif dari perisai milik Rio.
“Aku harus berhati-hati sekarang ini, serangannya tadi itu benar-benar sangat mengerikan, kalau aku diserang saat keadaan lemah seperti tadi maka aku akan kalah” pikir Batara Surya.
__ADS_1
“Krrassk… Srrasstt…” Batara Surya lalu mengeluarkan sebuah tombak yang mana terbuat dari tulang daging dan darah miliknya, dan setelah api disekelilingnya telah mengilang dia melihat kalau Rio telah menyiapkan rantai kekangan neraka disekitar dirinya. “Srranggs… Crranggs…” rantai kekangan neraka itu lalu berusaha untu mengikat Batara Surya “Busmshk…” namun dengan menggunakan kekuatan api miliknya, Batara Surya langsung menghindari ikatan dari rantai-rantai tersebut, dan disaat dia melihat Rio.
“Busshkk…” Batara Surya langsung melesat menggunakan ledakan sihir matahari miliknya, dia dengan cepat mengarahkan serangan tombak miliknya kearah Rio, namun saat dia sudah sangat dekat dengan Rio dia menyadari ada yang aneh dengan Rio “Crrakk…” dan disaat dia mendaratkan serangannya kearah Rio, dia mendengarkan suara retakan dari tubuh Rio. “Trranggskk…” dan tubuh Rio hancur bagaikan sebuah cermin yang pecah, mengetahui hal itu Batara Surya menyadari kalau dirinya telah masuk kedalam jebakan Rio “Srrastt…” tetapi dia terlambat, Rio dengan cepat menebas belakang badannya dan memberikan dia luka yang cukup dalam.
“Grrr… Manusia menyebalkan” kata Batara Surya.
Dia langsung berbalik dan menggunakan tombak miliknya untuk menyerang kearah Rio, “Trranggs…” namu Rio telah menunggu hal tersebut dan menahan serangannya menggunakan perisai miliknya, energy gelap dari persai milik Rio lalu langsung mengalir dengan sangat cepat kesenjata tombak milik Batara Surya dan melaju kearah tubuh Batara Surya. Melihat hal itu Batara Surya langsung mundur dan menarik kembali tombak miliknya, “Srrasttkk… Trrassk…” namun Nymph menggunakan tubuh airnya untuk mengikat kakinya agar tidak dapat bergerak, walaupun “Thhssttt…” karena hal itu Nymph langsung menghilang kembali karena sebagian besar tubuhnya telah menguap, Rio tidak melewatkan kesempatan itu dan menggunakan perisai miliknya untuk meninju “Busskk…” tepat kearah jantungnya.
“Gaaahkkk….” Batara Surya yang mana dapat merasakan energy gelap yang mana memasuki jantungnya merasa kesakitan, dia bahkan hampir tidak bisa mengendalikan tubuhnya karena mencoba untuk menahan rasa sakit dari serangan Rio tersebut.
“Hahaha… maaf saja yah aku tidak bisa ikut denganmu, aku punya perempuan yang cemburuan bersamaku” kata Rio.
“Srrranggs… Crranggs…” Rio langsung menggunakan rantai kekangan neraka untuk menahan tangan, kaki dan tubuh dari Batara Surya “Srraahkk…” lalu dari belakang Batara Surya, Luna keluar dengan cepat dari bayangan miliknya “Srringgs…” dan dengan belati artefak yang diberikan oleh Rio “Crrastt…” dia melancarkan serangan tepat kepunggung Batara Surya yang mana langsung mengarah kejantungnya.
“GAAAHHKKK….” Merasakan kepedihan dari rasa sakit tersebut, Batara Surya berteriak sekuatnya.
Mengetahui kalau hal yang buruk sedang terjadi pada tubuh Batara Surya “Wuushkk…” dengan cepat Rio langsung pergi menjauh dari tempat tersebut bersama dengan Luna, sementara itu Batara Surya yang mana sedang merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa dijantungnya itu “Burrn…” berusaha untuk menggunakan api miliknya untuk menahan kekuatan dari energy gelap dan para roh yang ada dijantungnya tersebut.
__ADS_1
“Grrr…. Sialan manusia Viktor itu, berapa banyak kau membuat kejahatan sampai membuat para roh gentayangan ini menjadi menggila seperti ini” pikir Batara Surya.
“Bummsh…” tiba-tiba saja tubuhnya meledak dan membuat tangan kanan dan juga kaki kanannya menghilang, melihat hal itu Batara Surya mencoba untuk menyembuhkan keduanya “Crraskk… Krrasstt…” akan tetapi wajah dari orang-orang yang dikorbankan untuk membuat jantung chimera tersebut muncul dari potongan kaki dan tangan Batara Surya, “Grraahhkk…” mereka terlihat marah pada Batara Surya dan “Crrastt… Krrastt…” menggigit dirinya. Melihat pemandangan itu Rio hanya bisa melihat dan diam saja, karena dia tahu kalau dia tidak bisa terlalu ikut campur dalam balas dendam orang lain.
“Crrastt… Crrastt… Krrastt…” beberapa menit kemudian karena kesalahan terjadi didalam jantung chimera tersebut, tubuh dari Batara Surya langsung berubah menjadi sebuah gumpalan daging, sekarang ini Rio yang melihat hal itu hanya bisa merasa kasihan dengannya.
“Kau tenang saja, penderitaanmu dan semua orang-orang itu telah berakhir sampai disini” kata Rio.
“Srrastt….” Dia menggunakan golok naga waktu untuk menusuk Batara Surya kearah jantungnya, dan menggunakan racun yang terbuat dari darah dan air mata miliknya untuk membunuh dirinya.
“Akhirnya semua telah selesai” kata Rio yang mana sudah tidak dapat merasakan hawa kehidupan dari Batara Surya.
“Fusshrkk…” lalu cahaya emas keluar dari tubuh Batara Surya dan “Wusshrrkk…” masuk kedalam tubuh Rio, cahaya emas tersebut mengeluarkan energy yang aneh dan membuat Rio merasa sedikit lebih baik setelah bertarung.
“Apa itu tadi…??” pikir Rio yang merasa penasaran.
Bersambung…..
__ADS_1