Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 48 Game pertahanan kastil bagian 4


__ADS_3

Para partisipan yang berada didalam kelompok Rio merasa sangat senang karena telah mendapatkan beberapa Gold point yang mana sangat banyak, Gold point yang masing-masing mereka dapatkan setara dengan beberapa juta rupiah. Karena hal itu membuat sebagian dari mereka yang tadinya merasa kecewa pada Rio tidak lagi cemburu karena banyaknya Gold point yang didapatkan, sementara itu Aji yang tadi memerhatikan Rio dan Lita bertarung memilih mengamankan senjata sihir berbentuk tombak yang ada dihadapannya dan mengabil sedikit Gold point.


Melihat hal itu Rio langsung tersenyum sedikit karena dia merasa kalau Aji sangat berpotensi dan akan menjadi salah satu yang bertahan hidup didalam ujian kali ini, sementara yang lainnya fokus mengambil Gold point yang ada didalam ruanga cuman Lita, Rio dan Ajilah yang memilih untuk mengambil alat sihir yang ada disana. Lalu setelah beberapa menit mengambil barang mereka telah selesai mengosongkan ruangan tersebut, dan dengan wajah yang puas mereka jadi sedikit lebih tenang mengikuti Rio dan mulai sedikit patuh pada perintah Rio, namun ada saja dari mereka yang masilah serakah dan menginginkan lebih banyak keuntungan.


“Hmmm… sudah diberikan uang sebanyak itu dia masih tidak puas, dasar serakah kita lihat apa rencanamu” pikir Rio yang mana melihat seoarang pria paruh baya berumur 50 tahunan, dia menatap Rio dengan pandangan menghina seperti tidak menghormatinya dan membenci Rio.


“Abang haruskah aku bunuh kakek tua itu, pandangannya sedikit menyebalkan” kata Lita yang mana menggunakan grub chat untuk berhubungan dengan Rio.


“Janga dulu aku masih ingin melihat apa yang direncanakan tikus kecil ini” kata Rio yang membalas chat dari Lita.


“Hehhee… aku jadi agak kasihan sama dia, karena sudah menjadi mainan abang Rio” kata Lita yang membalas chat dari Rio.


Beberapa menit kemudian mereka mulai kembali keaula tempat pertama kali mereka berkumpul, dan disana nampak jelas kalau beberapa dari mereka terluka karena serangan dari para roh gentayangan, sementara itu kelompok Luna dan Dion sama sekali tidak ada yang terluka parah itu semua disebabkan karena kepemimpinan mereka dan pengalaman mereka dalam menggunakan aplikasi DS Game. Dion yang mana melihat Rio langsung mendatanginya dan ingin memberikan informasi yang telah dia dapatkan.


“Hmmm…. Jadi katamu kita bisa meningkatkan beberapa hal dikastil ini” kata Rio yang sedikit terkejut dengan informasi dari Dion.

__ADS_1


“Iya aku juga terkejut ketika menemukan sebuah ruangan besar dan ternyata itu adalah tahta raja, ditengah ruangan itu ada sebuah kristal besar dan kristal itu dapat diisi dengan Gold point untuk bisa meningkatkan kekuatan dari kastil ini” kata Dion.


“Wow aku tidak mengira kalau ini akan menjadi lebih mirib seperti game betulan” kata Rio.


“Aku juga menemukan beberapa boneka ksatria digudang senjata, disana kau harus memasukan beberapa Gold point untuk bisa membuat boneka ksatria yang ada bisa bergerak, dan tergantung dari berapa banyak Gold point yang dimasukkan akan menentukan kekuatan dari ksatria boneka tersebut” kata Luna, dia dan kelompoknya memeriksa bagian bawah tanah kastil tersebut.


“Dan kalian bagaimanaa dengan tempat kalian, apa kalian menemukan beberapa bahaya sampai bisa terluka parah seperti ini” kata Rio yang mana bertanya pada kelompok yang mengalami banyak luka parah ditempat itu.


“Haaah… kami menemukan penjara bawah tanah, dan disana ada banyak roh gentayangan yang menyerang kami dari yang bisa aku kira ada lebih dari ratusan roh disana, untuk beberapa dari kami telah mempelajari sihir penangkal roh dan membuat kami berhasil melarikan diri” kata seorang partisipan pria yang terluka parah disana, dia dan beberapa temannya terlihat mengalami luka-luka yang membuat mereka kesulitan untuk berjalan.


Lalu ditengah pembicaraan mereka itu “Trroonnggss…” sebuah terompet dituipkan dan “Awwwuuuu…” lolongan serigala yang mana sangat banyaknya mulai menggema disekitar mereka, dengan cepat Rio dan yang lainnya bergerak kearah jendela untuk melihat keadaan sekitar mereka. Dan benar saja ada ratusan serigala besar yang dipimpin oleh sesosok serigala raksasa berwarna putih, serigala itu sangatlah besar dengan aura putih kebiruan dan tubuhnya yang besarnya sama seperti seekor beruang dia memancarkan aura mengintimidasi yang sangat kuat.


“Aku bisa dengan mudah menciptakan ratusan Crosbow dan menembakka ribuan anak panah, jadi kau tenang saja urus saja tempat lain” kata Dion yang percaya diri dengan kemampuannya.


“Bagus kalau begitu, Luna bawa beberapa orang untuk mengamankan pintu depan kastil, gunakan beberapa boneka ksatria untuk bisa mengimbangi jumlah mereka” kata Rio, “Ping-ping…” dia lalu mengirimkan beberapa Gold point yang diapunya pada Luna untuk digunakan.

__ADS_1


“Aku mengerti kau tenang saja, Adeli dan juga kau lalu kau ikut denganku kita akan bangkitkan beberapa boneka ksatria yang ada” kata Luna yang dengna cepat berlari bersama dengan beberapa orang bersamanya.


“SISANYA IKUTI AKU KITA AKAN MENAHAN MEREKA DARI DEPAN MENGGUNAKAN MAHLUK PANGGILAN KITA” teriak Rio dengan lantamnya.


Para sisa partisipan ujian yang lainnya lalu mengikuti Rio kelantai tiga disebuah tempa yang terlihat seperti halaman besar, disana mereka dapat melihat kumpulan serigala tersebut sedang beramai-ramai berlari menuju kearah mereka. Dari mata mereka yang menyala merah seperti darah para serigala tersebut memancarkan aura pemusuhan yang sangat kuat, “Awwuuu…” serigala-serigala tersebut lalu mulai mengeluarkan lolongan mereka dan membuat beberapa partisipan yang lainnya ketakutan dibuatnya.


“Serigala macam apa yang sebesar itu, aku sama sekali tidak pernah mendengar ada serigala sebesar itu” kata Rio yang mana melihat besarnya tubuh serigala tersebut.


“Mereka adalah siluman yang mana ditangkap dan dikembang biakan secara khusus oleh menejemen DS Game, dan dari tubuh mereka sepertinya para serigala siluman tersebut terlihat sangat kelaparan” kata Batara Kala yang berbicara lewat smartphone milik Rio.


“Jadi dengan kata lain mereka ingin menyerang kita karena menganggap kalau kami ini adalah makanankah, Hahahaha….. manajemen DS Game ini memang sangatlah gila” kata Rio, “Trriinggss…” dia lalu memanggil Garuda untuk datang kesebelahnya.


Melihat Rio yang telah memanggil mahluk panggilannya para partsipan yang lainnya juga ikut memanggil mahluk panggilan mereka “Trriiinnggss… Trriiinnggss… Trriiinnggss…” bermacam-macam mahluk telah dipanggil ketempat itu dan telah bersiap untuk bertarung, “Brrukk… Brrukk… Brrukk…” dan goncangan karena kedatangan segerombolan serigala tersebut lalu akhirnya dapat dirasakan sampai kekastil tersebut. Dion yang mana melihat kalau para serigala siluman tersebut sudah mencapai jangkauan panahnya “Trraanggss… Trraanggss… Trraanggss… Trraanggss…” dengan cepat dia menembakkan ratusan anak panah secara bersamaan “Crrasstt… Crrasstt… Crrasstt… Crrasstt…” dan para anak panah yang mana terbuat dari emas itu langsung dengan mudahnya menembus tubuh para serigala tersebut.


“Selama aku masih ada disini jangan harap kalian bisa menang” kata Dion, “Trraanggss… Krraanggss…” dia lalu menciptkan sebuah Balista dengan menggunakan kekuatan Naga besuki dan mengarahkannya kearah pimpinan kelompok siluman serigala tersebut.

__ADS_1


Penjelasan : siluman adalah mahluk yang mana telah menyatu dengan roh gentayangan dan mendapatkan kekuatan mistik untuk bisa berpindah tempat dari dunia manisu kedunia gaib, setelah ratusan tahun siluman akan mendapatkan kepintaran yang sama dengan manusia dan dapat mengendalikan siluman yang lebih lemah darinya, lalu setelah ribuan tahun siluman dapat merubah wujudnya menjadi wujud yang mirib dengan manusia dan dengan cara ini mereka bisa dengan mudah membunuh dan memburu para manusia.


Bersambung…..


__ADS_2