
Setelah membantai para pengikut iblis yang ada didalam gedung tersebut, ledakan dan juga kekacauan yang diciptakan oleh Rio terdengar sampai jauh dan para polisi yang berada dikota itu langsung pergi kegedung itu, melihat gedung yang terbakar tersebut banyak pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api pada gedung itu. Rio yag mana melihat banyak keramaian langsung menggunakan alat sihirnya untuk masuk kedalam bayangan, disana dia langsung menyamar menjadi kumpulan warga yang tertarik akan kejadian tersebut.
Akan tetapi disaat Rio akan pergi dari tempat itu dia melihat ada sosok iblis yang mana telah mengambil alih tubuh seorang manusia, dan iblis itu memiliki aura raja iblis Satans ditubuhnya, dia terlihat seperti seorang pengawas yang mana bertugas untuk melihat apa yang telah terjadi. Setelah iblis itu pergi Rio langsung mengikuti dirinya, dan benar saja iblis itu langsung bertemu dengan kawan-kawannya yang mana juga adalah pengikut raja iblis Satans.
“Bagaimana..?? apa kau menemukan sesuatu” kata salah satu iblis yang ada disana.
“Tidak ada sama sekali, para pegawai manusia yang ada disana hanya melihat sesosok orang yang muncul secara tiba-tiba, dan lagi para pengikut iblis raja Satans telah terbunuh bahkan kita tidak mengetahui keberadaan pimpinan tempat itu” kata iblis yang mana mengawasi tadi.
“Kalau kalian ingin tahu maka akan kuberitahu jawabannya” kata Rio, dia muncul dari dalam bayangan dan langsung menunjukkan dirinya pada mereka.
Para iblis yang mana mengambil alih tubuh manusia itu langsung dapat merasakan energy sihir yang sangat besar dari tubuh Rio, dia juga memanggil Orang Bati untuk membantunya. Melihat sosok mahluk gaib yang bertengger dilehernya tersebut para iblis itu langsung mengetahui kalau Rio adalah pengguna aplikasi DS Game.
“Dasar manusia sombong, hanya karena kau adalah pengguna aplikasi DS Game jangan kira kau bisa mengalahkan kami semua” kata salah satu iblis yang ada disana.
“Crrastkk… Krrassk…” melihat identitas mereka telah diketahui para iblis itu langsung menunjukkan wujud asli mereka, dan juga mengeluarkan pedang sihir untuk melawan Rio. Melihat hal tersebut Rio hanya berdiri dengan tenang disana, sedangkan Orang Bati terlihat sedikit panik karena melihat ada banyak lawan yang menuju kearah dirinya.
“MATILAH KAU MANUSIA” kata salah satu iblis tersebut yang mana langsung bergerak maju kearah Rio.
“Orang Bati kurung dia dengan pelindungmu, yang lain biarkan aku urus saja merek” kata Rio.
__ADS_1
“Buuskk.. Taask…” dengan kecepatan tangan dan kakinya Rio memberikan pukulan telak pada iblis tersebut, dan iblis itu langsung pingsan karena serangan dari Rio. Melihat rekannya dengan mudah dikalahkan para iblis yang tersisa langsung ragu untuk menyerang Rio, akan tetapi setelah Orang Bati mengurung iblis yang mana dikalahkan Rio barusan “Trringgs…” dengan senyuman diwajahnya Rio langsung menggunakan sihir api miliknya. “Buurrn…” api yang sangat kuat tersebut langsung membuat bentuk sebuah bola api ungu kehitaman, dan dengan satu bola api kecil “Wuushh…” sebuah ledakan yang besar terjadi dan tempat dimana para iblis itu berkumpul langsung meledak “BOOMSHH…” orang-orang yang ada disekitar sana langsung terkejut dengan ledakan itu dan berkumpul untuk memfoto tempat kejadian itu.
“Bagus sekarang aku sudah bisa mengendalikan batas ledakannya” kata Rio, dia berusaha untuk mengendalikan apinya dengan menurunkan daya ledakan dari bola api tersebut.
“Kiik-kiiK… Kiikkk…” Orang Bati yang mana berada dileher Rio langsung berbicara.
“Ooh… kerja yang bagus sudah melindungi iblis yang satu ini, aku memang membutuhkan dirinya hidup-hidup” kata Rio.
“Trranggs…” Orang Bati lalu membuka pelindung yang dia buat disekitar iblis tersebut, lalu dengan kaki Rio “Buuskk…” dia menendang wajah iblis itu dan membuat dirinya terbangun.
“Guuuhkk… manusia sialan…” kata iblis itu yang mana hidung berdarah karena tendangan dari Rio.
Setelah selesai berbicara dengna iblis tersebut Rio langsung pergi melompat keluar dari bangunan yang terbakar itu, dia langsung terbang menggunakan sayap naga yang baru dia dapatkan. Walaupun Rio agak kesulitan terbang diatas langit akan tetapi dia tetap bisa melayang cukup tinggi diatas langit, dan karena sayapnya tersebut Rio langsung dapat menghindari mata warga biasa.
“Kau sudah selesai tuanku” kata Garuda.
“Yaah… aku sudah selasai disini, aku juga telah mengirim pesan untuk paman tercintaku dan juga tuannya itu” kata Rio.
Dia dan Garuda langsung pergi kedimensi yang dia kuasai “Trranggs…” dengan sebuah portal mereka langsung pergi tampa jejak, sementara itu iblis tadi yang mana telah Rio lepaskan, dia langsung kembali kekerajaan Satans dan didalam kastil raja iblis Satans iblis itu langsung menghadap pada dirinya. Dengan kakinya yang patah dan juga lengannya yang putus karena terbakar, iblis itu langsung menghadap kearah raja iblis Satans yang mana sedang duduk diatas singgasana miliknya.
__ADS_1
“Begitulah tuanku, orang bernama Rio itu langsung datang dan menghancurkan salah satu kuil pemujaanmu, dan para pemuja iblis yang ada disana telah terbunuh seluruhnya, bahkan para iblis pengintai juga tidak diampuni” kata iblis tersebut.
“Jadi maksudmu adalah kau diampuni karena dia ingin menyampaikan sebuah pesan padaku bukan” kata Satans, dia hanya duduk disinggasana miliknya akan tetapi dari tubuhnya aura iblis yang sangat mendominasi keluar dengan kuatnya.
“Dia berkata kalau dirinya akan membalas semua perbuatan yang anda lakukan, dan sekarang ini dia akan menjadi orang yang akan merebut semuanya dari anda” kata iblis itu, dia dengan takut menyampaikan pesan yang Rio berikan pada dirinya.
“Hahaha… manusia itu berani juga dia mengancamku, menarik sangat menarik, ternyata keponakanmu itu jauh lebih gila dari dirimu Gilang” kata Satans.
Dia melihat kearah Gilang yang mana sedang berdiri disamping dirinya, mendengarkan nama dari Gilang iblis itu langsung melihat kearahnya dan mulai mengingat pesan satu lagi yang Rio titipkan pada dirinya, merasakan tatapan dari iblis itu Gilang langsung dengan cepat menghampirinya, “Buushh…” dengan sekejap mata Gilang telah berdiri didepan iblis tersebut.
“Kenapa kau melihatku seperti itu, apakah dia menitipkan pesan padaku” kata Gilang, tatapan matanya yang dingin dan gelap tersebut memberikan perasaan horror pada iblis itu dan membuatnya hampir tidak dapat menggerakan tubuhnya.
“Di-dia berkata kalau aku bertemu dengan pamanya yang bernama Gilang maka aku harus menyampaikan satu pesan lagi, da-dan itu adalah agar anda untuk mencuci leher anda karena dia akan mengambil kepala anda sebagai balasan untuk semua yang telah terjadi” kata iblis tersebut.
“Hmm…” Gilang yang mendengarkan perkataan iblis tersebut langsung melihat kearah perut iblis itu.
“Trringgs…” sebuah cahaya muncul dan dari cahaya itu sebuah api ungu kehitaman langsung keluar, dengan cepat menggunakan tendangannya “Buuskk…” Gilang langsung menendang iblis itu menjauh dari dirinya.”Boomssh…” iblis itu lalu langsung meledak diatas udara, dan dari ledakannya tersebut Gilang dapat merasakan energy sihir milik Rio.
“Heheh… kau memberikanku hadiah yang cukup menarik Rio, lain kali aku akan membalas pemberianmu itu” kata Gilang dengan tatapan wajah yang menakutkan.
__ADS_1
Bersambung……