Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 235 Sang kemalasan


__ADS_3

Ditahun pada saat perang dunia pertama telah terjadi orang-orang menderita kelaparan dan juga penyakit, lalu hal itu membuat banyak mayat berjatuhan dan karena kelaparan panjang kanibalisme kemudian terjadi. Orang-orang yang pertama kali merasakan daging manusia terpaksa untuk memakannya, namun ada sebagian orang yang menyukai rasanya dan terus melanjutkan kanibalisme tersebut walaupun mereka sudah tidak lagi kesusahan.


Melihat para manusia yang memakan sesama mereka sesosok iblis kecil lalu berusaha untuk mengambil keuntungan dari hal itu, dia merasuki salah satu mayat yang akan mereka santap dan bertindak bagaikan seorang utusan dewa. Iblis kecil itu lalu mencemari pikiran orang-orang, dan orang-orang yang percaya padanya memberikan anak-anak dibawah umur untuk dijadikan tumbalnya, iblis kecil itu terus menerima tumbal dari para manusia selama lebih dari ratusan tahun sehingga dia menjadi sangat kuat.


Dan padaa akhirnya dia dikenali sebagai raja iblis Mormo sang pangeran ghoul pelahap mayat, dia menjadi momok bagi para manusia dan sering mempermaikan mereka demi memuaskan nafsunya akan daging manusia. Akan tetapi sekarang ini sang pangeran ghoul telah mendapatkan balasanya, karena sekarang ada sosok manusia yang mana tengah membakar tubuhnya dengan sebuah api yang sangat panas.


“Gaaahkk…” Mormo yang mana terbakar oleh api yang dikendalikan oleh Banaspati tersebut langsung melompat keluar dan menggulingkan tubuhnya.


“Srraskktt…” dia menggunakan genang darah tersebut sebagai media untuk memadamkan api ditubuhnya, melihat hal itu Rio hanya tertawa kecil sambil berjalan di tengah api yang terbakar itu. Dengan berkah dari Banaspati tubuh Rio telah dilindungi dari panas api apapun, dan membuatnya tidak merasakan panas sihir api itu.


“Seorang raja iblis berguling-guling ditanah, ini baru menarik” kata Rio.


“Manusiaaaa… AKAN KUBUNUH KAU” teriak Mormo yang mana termakan oleh amarahnya.


Disaat Mormo akan menyerang Rio dengan cepat Garuda langsung melemparkan tombak miliknya kearah raja iblis Mormo, “Wuuush…” tombak itu turun dengan sangat cepat, mengetahui hal itu Rio langsung menggunakan golok miliknya untuk menangkis serangan dari raja iblis Mormo “Trrakks…” dan dengan cepat dia membalasnya dengan sebuah tendangan “Buuskk…” karena tendangan tersebut Mormo terhempas sampai jatuh. Disaat dirinya terjatuh dia menyadari kalau tombak milik Garuda sudah melaju kearah dirinya, akan tetapi dia terlambat untuk menghindarinya karena tombak itu sudah sangat dekat dengannya.


“Buummmsshkk…” serangan dari lemparan tombak Garuda sangatlah kuat sehingga menghancurkan area disekitar sana, sementarai itu Rio yang juga ada disana “Wuukks…” melindungi dirinya dengan sayap naga miliknya. Melihat kalau tuanya tidak apa-apa Garuda langsung turun dari langit “Fuushkk…” dia lalu melihat kearah tombaknya untuk memastikan kematian dari Mormo, “Wuusshkk…” lalu saat kabut asap telah menghilang mereka bisa melihat tubuh Mormo yang terbelah karena serangan dari Garuda.


“Tampaknya dia telah mati” kata Garuda, dia lalu memegang tombaknya dan berencana untuk mengambilnya lagi.


“Trranggskk…” dan disaat Garuda menarik tombaknya Rio merasakan ada yang aneh pada mayat Mormo.


“GARUDA LEMPAR TOMBAK MU…” teriak Rio.

__ADS_1


Dengan sigap Garuda langsung membuang tombaknya kesebelah dirinya, “Srrrasskktt...” dan benar saja bertengger didekat tombak artefak miliknya sebuah gel merah darah sedang mencoba untuk menyentuh Garuda. Dan dari gel merah tersebut wujud raja iblis Mormo lalu terbentuk, wujudnya berubah menjadi sesosok anak kecil yang terlihat berumur 10 tahun dengan wajah pucat mayat.


“Bagaimana kau bisa mengetahuinya” kata raja iblis Mormo.


“Cukup mudah, mayat itu terpotong dengan sangat rapih dan tidak mungkin serangan sebesar itu memotong serapih itu, dan lagi aku sama sekali tidak merasakan adanya sisa aura iblis dari mayat itu” kata Rio.


“Benar-benar sangat luar biasa, kau adalah manusia pertama yang berhasil melihat wujud asliku” kata raja iblis Mormo.


“Hahahha… bagus kalau begitu, tetapi kenapa pula kau tidak mengeluarkan wujudmu ini, apakah kau malu dilihat sebagai anak-anak” kata Rio.


“Yaah… bisa dibilang seperti itu, tetapi juga tidak” kata raja iblis Mormo.


“Apa maksudmu itu…??” tanya Rio.


Rio lalu teringat akan asap hitam yang mana adalah perwujutan dari kerakusannya.


“Tampaknya kau sedikit mengerti, wujud dewasa itu adalah inkarnasi dari kekuatanku atau bisa dibilang diriku yang terbentuk dari ratusan mayat yang aku kumpulkan” kata Mormo.


“Dengan kata lain dia adalah mahluk hidup yang kau ciptakan” kata Rio.


“Benar sekali, dia tercipta dengan sendirinya seperti sebuah api dan karena aku tidak terlalu sudah dengan urusan seperti memimpin kerajaan maka aku membiarkan dirinya menjalankan tugasku sebagai raja, sementara aku tertidur didalam tubuhnya sambil menikmati makananku” kata raja iblis Mormo.


“Hahhaha… jadi begitu, kau memang sangatlah pemalas” kata Rio.

__ADS_1


“Itulah diriku, salah satu dari 7 raja iblis terkuat Mormo sikemalasan” kata raja iblis Mormo yang mengaku dirinya sebagai raja iblis kemalasan.


“Tidak kusangka akan jadi seperti ini, nampaknya aku harus serius jika ingin melawannya” pikir Rio.


“Trinngs…” dia lalu memanggil Orang Bati untuk datang menggunakan aplikasi DS game, dan sekarang ini Rio telah memanggil tiga mahluk gaib berbeda yang membuat kontrak dengan dirinya. Melihat hal itu Mormo hanya menggerakan satu jarinya “Srraskk…” lalu genangan darah yang ada dibawah kakinya langsung melebar, genangan darah tersebut seperti hidup dan berencana untuk melahap Rio.


“Garuda bawa aku terbang, Banaspati bakar seluruh area ini” kata Rio.


“Busshh…” Rio langsung melompat kearah tangan Garuda, sementara itu atas perintah dari Rio “Buurrn…” Banaspati langsung menambahkan panas api ditubuhnya, “Wuuushkk…” dan dengan cepat Banaspati bergerak kearah genangan darah tersebut. “BOOMMSSH…” dengan api miliknya Banaspati membakar seluruh area genangan darah itu, akan tetapi Mormo sama sekali tidak terluka “Srrastk…” itu karena genangan darah tersebut membentuk kepompong dan melindungi dirinya.


“Disini agak panas, bukan tempat yang cocok untuk aku tertidur” kata Mormo.


“Buuussshk…” dia lalu menambahkan energy sihir kedalam genangan darah tersebut, dan dengan sendirinya sesosok raksasa yang terbentuk dari darah dan daging para mayat langsung muncul, raksasa tersebut langsung bergerak mengincar Garuda. Aka tetapi melihat hal itu Garuda langsung menggunakan sayap miliknya, “Wuuushkk…” dengan satu kebasan sayapnya puluhan bulu emas miliknya langsung jatuh, “Fuusshkk…” dan saat bulu-bulu tersebut terjatuh “Boomshh… Boomshh… Boomshh…” bulu-bulu itu meledak dan menghancurkan tubuh raksasa itu.


“Gaaakkrrhh…” raksasa yang terbuat dari darah dan daging para mayat tersebut langsung marah, teriakannya seperti teriakan ratusan orang yang disiksa.


“Jadi begitu, dia membuat genangan darah itu dari darah para korbannya dan menyimpan jiwa mereka disana, dia menggunakan darah itu sebagai boneka dengan menggerakan jiwa-jiwa mereka, dia benar-benar sangat kejam” pikir Rio yang mana melihat hal tersebut.


“Buuurrnn… Wuuushh….” Lalu secara tiba-tiba dari kumpulan api disekitar Mormo, Banaspati langsung muncul dan mencoba untuk menyerangnya.


“Terbakarlah kau iblis kecil….” Kata Banaspati yang mana akan menyerang Mormo dengan tinju apinya.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2