
Satu minggu setelah pelelangan berlangsung Rio terlihat sedang melatih para anggota serikat yang mana baru bergabung, dia melatih mereka cara untuk bertarung jarak dekat ketika lawan berhasil mendekati mereka, “Buskk… Buskk…” akan tetapi cara latihan Rio sangatlah keras dan kasar. Dia menghajar mereka sampai pingsan, dan bahkan setelah mereka sadar Rio tetap memukul mereka sampai mereka pingsan kembali.
“Kalian cukup bagus, akan tetap jika ini medan perang maka kalian sudah dipastikan akan mati ditempat” kata Rio.
“Kau terlalu kasar kau tahu itu” kata Dion.
“Benarkah…?? Aku merasa sudah menahan kekuatanku tadi” kata Rio.
Dia tidak sadar akan kekuatannya yang mana sudah sangat kuat tersebut, dan bahkan satu pukulan saja dia dapat meremukkan tulang orang biasa dan membunuh iblis dengan satu serangan, dan sekarang ini Rio juga belajar mengendalikan kekuatannya sambil melatih para anggota baru miliknya. Dan setelah satu jam berlatih Rio memberikan mereka istirahat, para anggota baru tersebut akhirnya bisa istirahat setelah dihajar berkali-kali oleh Rio.
“Ping-ping…” Rio lalu menerima notifikasi pesan dari DS Game, dan didalam notifikasi tersebut Alex mengirimkan sebuah pesan kepadanya, dipesan itu tertulis kalau Alex ingin bertemu dengan Rio beberapa hari lagi didalam dunia manusia.
“Ada apa lagi anak ini, aku sedang tidak ingin keluar akan tetapi aku juga tidak yakin apa yang ingin dia bahas” kata Rio.
Beberapa hari kemudian Rio lalu langsung datang ketempat yang mana ditunjukkan oleh Alex, disana adalah sebuah kota yang dibangun setelah penggabungan dunia terjadi, tempat itu mulai membangun ulang bangunan-bangunan yang rusak dan juga memulai perekonomian. Disana dipimpin oleh salah satu pengguna aplikasi yang mana telah lulus ujian pertamanya dan sekarang ini telah tergabung didalam sebuah serikat, dia adalah pengguna aplikasi yang terbilang cukup kuat karena telah membuat kontrak dengan dua mahluk gaib.
“Disini cukup tenang juga” kata Rio yang mana melihat suasana dikota tersebut.
Dia lalu mulai berjalan-jalan dikota tersebut dan dengan langkah kakinya yang mana masuk sedikit kedalam bayangan, Rio dapat berjalan tampa dapat diketahui oleh orang-orang dan bahkan orang-orang disekitarnya sama sekali tidak dapat merasakan ataupun melihat dirinya. Setelah beberapa menit berkeliling Rio melihat sosok yang sangat familiar disebuah toko makanan, dan itu adalah Alex yang mana terlihat sedang menikmati makanan yang disajikan dalam toko tersebut, “Wuush…” Rio dengan cepat dan juga tenang langsung menghampiri Alex.
“Kau terlihat sangat santai” kata Rio yang mana sudah duduk didepan Alex.
__ADS_1
“Hmm… Nyamm… Gllups… kau sudah sampai, kenapa tidak makan dulu aku yang traktir” kata Alex.
“Tidak usah aku sedang tidak lapar” kata Rio.
Melihat Alex yang memakan makanannya dengan sangat rakus tersebut membuatnya kehilangan selera makannya, setelah beberapa menit berlalu Alex pada akhirnya selesai memakan semua makanannya. Setelah itu Alex langsung mengeluarkan sesuatu dari saku kanannya, dan itu terlihat seperti sebuah surat dengan segel yang tidak pernah dilihat oleh Rio.
“Hmm…. Ini surat apa…??” tanya Rio.
“Itu adalah surat undangan, kau diundang untuk datang kedalam pembentukan aliansi, dan disana ada banyak dewa dan juga para raja iblis yang hadir, dan penyelenggara dari pembentukan aliansi ini adalah Mammon sang raja iblis keserakahan” kata Alex.
“Aku tidak tahu kalau Teppes memiliki hubungan dengan raja iblis Mammon” kata Rio.
“Jadi dia mencari orang-orang yang mau membuat perjanjian dengannya, dan dia mengincar para pengguna aplikasi baru yang mana telah membuat nama besar” kata Rio.
“Benar sekali, dan kau adalah salah satu dari sedikit orang yang dia incar” kata Alex.
“Menarik… katakan padaku, kapan dia dan dimana dia akan menyelenggarakan acara ini…??” tanya Rio.
“Hahahah… aku sudah tahu kau akan tertarik, akan tetapi untuk masalah kapannya bisa kita bicarakan nanti, karena ada banyak telinga dan mata yang tidak sopan disini” kata Alex.
“Hooo… kau menyadarinya, aku tidak terlalu menganggapnya karena aura mereka teralalu lemah, tetapi kau benar mereka sangat tidak sopan” kata Rio.
__ADS_1
“Krrrr….” Beberapa orang yang ada disana langsung mengeluarkan hawa keberadaan yang mana sangat menakutkan, dan Rio dapat melihat kalau mereka mengeluarkan hawa mahluk buas dari tubuh mereka. “Srraakk.. Crraskk…” orang-orang yang ada disana langsung menampilkan wujud asli mereka yang mana adalah sesosok siluman berusia ribuan tahun, mereka menggunakan kulit dari manusia untuk menyamar dan masuk kedalam kota.
“Kalian para siluman apa tidak tahu kalau kota ini adalah milik dari seorang pengguna aplikasi yang membuat perjanjian dengan raja iblis Teppes” kata Alex.
“Memangnya kenapa, dia hanya manusia dan bukan raja iblis itu sendiri, walaupun raja iblis Teppes datang dia tidak akan bisa mengalahkan tuan kami” kata salah satu siluman itu, dia terlihat seperti siluman kuda dengan tubuh manusia dan kepala kuda yang khas.
“Alex tidak ada gunanya kau berbicara pada hewan-hewan tampa otak ini, yang harus kau lakukan hanyalah membantai mereka dan jadikan contoh untuk yang lainnya” kata Rio.
“Srringgs… Trranggs…” Rio langsung mengeluarkan golok dan perisai miliknya, merasakan hawa dari kedua senjata artefak yang dimiliki oleh Rio tersebut para siluman itu langsung merasakan kalau mereka terancam dan insting mereka mengatakan untuk melarikan diri. Namun saat mereka sedang ragu-ragu untuk menyerang “Buushkk…” dengan satu hentakan kaki Rio langsung melesat maju untuk menyerang para siluman itu, “Srraasskk…” dengan satu tebasan siluman kuda yang berbicara pada mereka langsung terbelah menjadi dua bagian.
“Rooaarr… manusia sialan, akan aku bunuh kau” kata salah satu siluman tersebut.
“Crringgs…” dengan cakarnya dia melesat untuk menyerang Rio, akan tetapi Rio dengan santainya menerima serangan tersebut, “Trringgs…” energy dari perisai artefak miliknya melindungi seluruh tubuhnya dan bahkan membuat serangan siluman tersebut sama sekali tidak dapat menggores tubuhnya. “Srraahkk….” Lalu dengan sendirinya energy kematian dari artefak perisai milik Rio langsung merasuki tubuh siluman itu, dan dengan cepat aura kematia tersebut langsung menutupi tubuh siluman itu dan menguras energy kehidupannya dengan cepat bahkan sebelum dia bisa berteriak kesakitan.
“Trrukks…” mayatnya langsung berubah menjadi mumi hitam yang mana tergeletak tak berdaya, dan melihat hal itu para siluman yang tersisa langsung ketakutan dan berencana untuk melarikan diri dari hadapan Rio. “Wusshhkk… Wusshhkk… Wusshhkk…” lalu dengan cepat mereka menyebar keberbagai arah untuk melarikan diri, mereka berharap dengan menyebar mereka dapat menghindari kejaran dari Rio.
“Setelah mencoba untuk menyerangku kalian pikir kalian bisa lari, jangan harap” kata Rio.
“Srrringg… Crringgs…” Rio lalu mengeluarkan artefak ketiganya dan bersiap untuk menangkap ketiga siluman itu.
Bersambung…..
__ADS_1