
Setelah para Vampire tersebut terbiasa dengan peraturan yang ada didalam dimensi Rio, mereka mulai hidup berdamingan dengan para manusia, iblis, dan juga para bidadari/bidadara yang ada disana. Tempat itu saat ini sangat makmur dan juga aman, dan karena hal tersebut banyak pedagang asing berdatangan untuk membuat perjanjian dengan Rio agar mereka bisa membuat koneksi dengan dirinya, akan tetapi saat itu juga Rio sedang fokus untuk meningkatkan kekuatan tubuhnya.
“Srrahkk…” dia saat itu juga sedang fokus untuk menyerap kristal darah emas yang mana diberikan dari Teppes pada dirinya, kristal itu tidak seperti tetesan darah dari dewa iblis Lycan, Rio sama sekali tidak kesakitan ataupun kesulitan saat menyerap kristal darah emas tersebut. Pecahan roh milik Teppes yang ada didalam kristal darah emas tersebut membimbing Rio, dia membuat Rio dapat dengan mudah menyerap darah tersebut kedalam tubuhnya, setiap pembulu darah dan juga organ tubuh Rio langsung dibersihkan dan juga diselimuti oleh darah tersebut.
“Haaah… jadi begini rasanya, seperti tidak ada yang berbeda akan tetapi disaat yang sama aku merasakan kekuatanku meningkat sangat pesat” pikir Rio.
“Trranggs…” disaat itu juga sebuah gerbang dibuka dengan paksa didalam dimensi miliknya, dan sosok dengan banyak mata dengan tubuh yang seperti cacing raksasa muncul dari balik retakan dimensi tersebut, “Wusshkk…” dengan cepat para pasukan penjaga yang ada disana langsung bergerak. “Wusshk…” mereka langsung terbang kearah monster alam bawah tersebut, dan “Bomsh… Bomsh… Bomsh…” menggunakan sihir mereka, para pasukan penjaga itu mulai menyerang monster alam bawah tersebut.
“Segera panggil bantuan… katakan pada mereka kita membutuhkan kekuatan lebih untuk mengalahkan mahluk ini” kata salah seorang pasukan penjaga yang mana adalah seorang bidadara.
Disaat itu juga para pasukan dari difisi iblis datang, “Burrnn…” mereka mulai menggunakan sihir api mereka untuk menyerang monster alam bawah tersebut, “Bomshhkk… Bomshhkk…” dan dengan daya serangan yang sangat besar tersebut “Kiieekk…” monster alam bawah itu langsung menjerit kesakitan karena serangan sihir dari para pasukan iblis tersebut.
“Hahahha… itulah kekuatan sihir dari para pasukan difisi iblis… mahluk kotor sepertimu jangan pernah berani menyentuh wilayah kami” kata seorang iblis yang mana bersikap sombong.
“Wrruushkk…” salah satu prajurit dari ras bidadara tersebut langsung turun untuk bertemu dengan para pasukan dari difisi iblis tersebut.
“Kita membutuhkan bantuan para pengguna aplikasi… jika dibiarkan seperti ini terus maka dia akan memanggil rekan-rekannya” kata prajurit bidadara tersebut.
“Kau tenang saja… mereka sudah ada disini” kata prajurit iblis tersebut.
__ADS_1
Lima orang pengguna aplikasi yang mana adalah bagian dari serikat ksatria bayangan langsung muncul disana, “Trranggs…” mereka lalu menggunakan sebuah gulungan sihir khusus “Trranggs… Krranggs…” dan dengan gulungan sihir tersebut “Kiiiikk…” monster alam bawah itu kemudian dipaksa untuk keluar dari dimensi kekuasaan milik Rio. “Boomshhkk… Bumshkk…” tidak hanya dengan itu saja, para bidadara dan juga para iblis langsung menyerang menggunakan sihir mereka untuk membantu para pengguna aplikasi dan mendorong monster alam bawah tersebut keluar dari dimensi mereka.
“Tampaknya aku tidak perlu untuk bergerak, para pasukanku telah berkembang sebaik ini, jadi seharusnya aku juga harus mulai menjadi lebih kuat lagi” kata Rio.
“Heei… kau gak mau bantu mereka” kata Angga yang mana terlihat terbang didepan kamar Rio.
“Hmmm… untuk apa…?? Kau bisa lihat kalau latihan mereka telah membuahkan hasil, dari pada kau mengajak aku berbicara disini lebih baik kau saja yang pergi, bukankah ini waktunya untukmu berburu mangsa” kata Rio.
“Cih…. kau benar-benar tahu cara membujuk orang” kata Angga.
“Wusshkk…” dengan kekuatan angin miliknya Angga langsung terbang keatas langit, lalu “Trranggs…” Angga langsung menembus batas dimensi dan disana dia melihat ada beberapa monster alam bawah yang mana mencoba untuk mendekati dimensi kekuasaan milik Rio.
“Wrrushkk…” dengan kekuatan sihirnya dia membuat sebuah sabit dari angin dan dengan sabit tersebut, “Srrast… Crrastt… Krrastt…” Angga membelah para monster alam bawah tersebut dengan mudahnya.
“Akan aku habisi kalian jika menyentuh wilayah kami” kata Angga.
Sementara itu Rio yang mana menggunakan mata naga miliknya, dapat melihat kalau Angga sedang berada diatas angin dan dapat memenangkan perang melawan monster alam bawah tersebut dengan mudahnya, saat itulah dia langsung pergi ketempat yang lainnya. Rio langsung bergerak untuk pergi kedimensi kekuasaan iblis solomon, dia menyadari adanya hal yang aneh dan juga langsung pergi kesana seorang diri.
“Trranggs…” dan disaat Rio memasuki dimensi itu, dia dapat melihat para monster alam bawah yang mana sedang dipimpin oleh Gusion yang mana adalah salah satu dari penghianat iblis solomon, Gusion yang mana terlihat seperti manusia dengan topeng serigala terlihat sangat menyeramkan. Gusion juga terlihat memimpin 50 monster alam bawah untuk masuk menyerang menara iblis solomon, dari apa yang dia lakukan dia terlihat jelas mengincar Lemegeton yang mana disimpan dilantai tertinggi menara iblis solomon tersebut.
__ADS_1
“Trringgs…” dengan cepat Rio langsung memanggil Garuda dan juga Orang Bati untuk datang membantu dirinya, dengan satu gerakan tanganya Rio langsung memerintahkan Garuda untuk maju dan menghabisi para monster alam bawah tersebut. “Wrrussk…” dengan sayapnya yang agung dan besar “Wusshkk…” Garuda kemudian langsung dengan cepat menyerang para monster alam bawah tersebut, “Crrast… Crrast…” dengan hantaman tubuhnya dia menghancurkan mereka semua dengan mudahnya.
“Kalian para mahluk alam bawah, dengarkan peringatanku dan pergilah dari sini, jika tidak maka temui ajal kalian” kata Garuda.
“Garuda… aku tidak menyangka sesosok mahluk agung seperti dirimu mau menjadi bawahan dari seorang manusia, apa kau tidak memiliki rasa malu sama sekali” kata Gusion.
“Memangnya kenapa, bukankah kalian saat ini sama saja, jangan kira aku tidak menyadari keanehan yang ada pada jantungmu, dan keanehan itu mirib dengan sosok manusia bernama Gilang, walaupun lebih lemah dari miliknya” kata Garuda.
“Hahahahaha… kau memang benar, kami menghianati rekan kami karena tidak ingin menjadi bawahan dari para manusia, akan tetapi tidak aku sangka bisa berakhir menjadi seperti ini, karena itulah menyinggirlah dari hadapanku atau aku bunuh kau” kata Gusion.
“Majulah iblis gila” kata Garuda.
Sementara itu Rio sendiri yang mana terlihat sedang berjalan kearah kedalam menara iblis solomon, “Trranggs…. Krranggs… Srranggs…” disana terdengar sebuah suara pertarungan, dan disana juga nampak jelas kalau Zeppar sedang melawan Andras, Leviatan, Phoenix, Halpas dan Sabnack. Mereka semua terlihat tidak bisa mengalahkan Zeppar yang mana sudah menjadi lebih kuat dari sebelumnya, kekuatan energy iblis yang ada didalam tubuhnya sudah meningkat dua kali lipat, dan dari dalam jantungnya Rio dapat merasakan perasaan yang mirib dengan Gilang.
“Hmm… manusia, pada akhirnya kau datang juga manusia, apa kau siap menghadapi kemarahan pedangku kali ini” kata Zeppar.
“Jangan sombong iblis kecil, akan aku perlihatkan padamu kekuatan sebenarnya dari umat manusia” kata Rio.
Bersambung….
__ADS_1