
Melihat Batara Surya yang mana telah bangkit kembali sebagai dewa iblis “Buushhkk…” Rio langsung tampa sengaja mengeluarkan aura ditubuhnya, “Crringgs… Srringgs…” melihat kedua kekuatan tersebut rantai kekangan neraka lalu beraksi dengan kekuatan keduanya dan berusaha mengikat mereka berdua, “Srrang… Krraanggs…” para iblis solomon yang mana melihat hal tersebut memfokuskan kekuatan mereka untuk menahan kekuatan dari Batara Surya.
“Hahahah… kalian kira rantai kecil ini bisa menahan kekuatanku lagi” kata Batara Surya.
“Burrnn…” dia mulai membakar rantai kekangan neraka milik para iblis solomon, dan dengan kekuatan chimera yang dia dapatkan dari jantung raja iblis yang dibuat oleh Viktor dia mengubah tubuhnya sendiri, “Glupps…” dia mengubah tubuhnya menjadi bentuk manusia dengan kekuatan dewa yang sangat besar, “Buusmmh…” dan dengan kekuatan miliknya Batara Surya “Crrasskk…” mematahkan rantai kekangan neraka yang dipasang ditubuhnya.
“Gaahkk…” terkena efek balik dari rusaknyaa rantai kekangan neraka milik mereka, 10 iblis solomon itu langsung terluka dan hal itu membuat rantai yang mengekang Rio juga terlepas dari tubuhnya.
“Yaah… dengan begini aku tidak perlu menguras kekuatanku” kata Rio.
“Crranggs…” dia mengambil golok naga waktu yang dia pinjamkan pada Angga, dan dengan artefak perisai dan juga golok ditangannya Rio telah bersiap untuk menghadapi Batara Surya. “Buusmh…” Garuda yang mana melihat Rio akan bertarung melawan Batara Surya “Srranggk…” langsung menyiapkan senjata miliknya, melihat hal itu Rio hanya tersenyum dan membiarkan Garuda ikut bertarung bersama dengan dirinya.
“Ooi… Batara Surya atau harus aku panggil kau dewa iblis, atau mungkin dewa penipu” kata Rio.
“Berbicaralah sesukamu manusia, tetapi aku tidak perduli dengan semua perkataanmu itu, lagi pula memangnya kenapa kalau aku menipun seseorang itu semua demi kekuatan besar yang telah aku dapatkan ini” kata Batara Surya.
“Hmm… setelah kalah dari Batara Kala kau jadi kehilangan akal sehatmu, yah aku tahu kalau kau depresi ketika dikalahkan akan tetapi kau tidak perlu sampai menjadi menyedihkan sampai begini” kata Rio.
“Untuk seorang manusia kata-katamu itu benar-benar sangat tajam, keberatan kalau aku cabut lidahmu itu” kata Batara Surya.
Batara Surya yang mana telah terpancing amarahnya oleh kata-kata dari Rio bersiap untuk bertarung, “Crrasstt…” dia menusuk tubuhnya sendiri dan “Krrasst…” dari dalam tubuhnya sebuah pedang tulang tercipta dan dia aliri kekuatan matahari yang panas pada bilah pedangnya. “Wuussh…” dengan cepat Batara Surya langsung melesat kearah Rio, dia menggunakan daya ledakan ditelapak kakinya untuk bisa mencapai Rio dengan cepat, “Trranggs…” namun Rio dengan cepat menahan serangan Batara Surya menggunakan perisai ditangan kirinya.
“Ugghkk… hanya dalam satu kali serangan dan dia sudah membuat tulang tangan kiriku retak” pikir Rio.
__ADS_1
“Srrhhaakk….” Lalu artefak perisai milik Rio mulai mengeluarkan kekuatannya, energy gelap yang mana merusak mulai mengali kesenjata dan juga kedekat Batara Surya, mengetahui hal itu Batara Surya “Buushh…” langsung melompat keatas Rio dan berniat ingin menebas kepala Rio “Tasskk…” namun dengan cepa Garuda menangkap tubuh Batara Surya. “Boomsh…” dengan tangannya dia melemparkan tubuh Batara Surya ketanah, “Buushkk… Buushkk… Buushkk…” dan dengan kakinya dia menginjak-injak tubuh dari Batara Surya.
“Taasskk…” lalu dengan tangan kanannya Batara Surya memegang kaki Garuda yang menginjak dirinya.
“Kau benar-benar tidak sopan burung kecil” kata Batara Surya.
“Fusshkk…” dengan kekuatan fisiknya Batara Surya lalu menghempaskan tubuh Garuda keangkasa, “Wrruuskk…” dengan kedua sayapnya Garuda langsung membuat dirinya berhenti terlempar, “Busshkk…” namun dengan cepat Batara Surya langsung berdiri dibelakang wajah Garuda. Ketika Garuda berbalik dan berusaha untuk menyerang Batara Surya menggunakan tombak miliknya, “Busskk…” dengan kakinya Batara Surya langsung menendang wajah dari Garuda sampai dia terlempar ketanah “Buushkk…” dan saat Garuda terlempar “Taassk…” Batara Surya langsung menangkap tombak miliknya yang dia jatuhkan.
“Ambil kembali benda ini” kata Batara Surya.
“Fusshkk…” dengan cepat Batara Surya melemparkan tombak milik Garuda kearahnya, dan melihat hal itu Garuda tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya masih tidak bisa dia gerakan “Trrassngg…” namun dengan cepat Rio langsung menahan serangan tombak tersebut menggunakan perisai miliknya, ketika Rio melihat kearah Batara Surya. Rio dikejutkan karena Batara Surya telah menghilang dari tempatnya, “Fusshkk…” dan dengan cepat Batara Surya langsung menyerang menggunakan pedang miliknya untuk menyerang Rio.
“Trranggs…” namun Rio dengan cepat menangkis serangannya menggunakan perisai miliknya, lalu dia menggunakan aura naga dari darah dan juga golok naga waktu untuk membuat tubuh Batara Surya tidak dapat bergerak. “Trasskk…” namun aura naga milikya dapat dilepaskan Batara Surya dengan mudahnya, dan karena aura naga miliknya dipatahkan secara tidak sadar Rio bergerak mundur dan membuat pertahanannya terbuka.
“Kena kau sekarang…” kata Batara Surya.
“Terimakasih Garuda, sekarang kembalilah” kata Rio yang mana melihat kondisi Garuda.
“Maafkan aku tuanku, aku akan kembali sekarang” kata Garuda.
Tubuh Garuda telah dipenuhi oleh luka-luka dan membuat dirinya hampir tidak bisa bergerak, dan karena hal itulah Rio menyuruh dia untuk kembali kealamnya “Trringgs…” lalu dengan smartphone miliknya Rio langsung memanggil Nymph untuk datang membantu dirinya, “Srrashtt… Glups… Glups…” mengetahui apa yang terjadi Nymph langsung dengan cepat menyebarkan tubuhnya disekitar kaki Rio.
“Nymph bantu sembuhkan tubuhku, dan juga bantu pergerakanku” kata Rio.
__ADS_1
“Dimengerti tuan…” kata Nymph.
“Srrasskktt…” Nymph langsung menyelimuti tubuh Rio dengan air dari bawah kakinya, dan setelah setengah tubuh Rio telah ditutupi oleh air dari tubuh Nymph “Trrastskk…” dengan menggunakan kekuatan sihirnya Nymph langsung mengobati luka-luka ditubuh Rio. Melihat hal itu Batara Surya langsung melesat kearah Rio “Wusshtt…” dan menggunakan ujung pedangnya dia menyerang dengan serangan tusukan, “Srrusskk…” namun Rio yang mana telah diselimuti oleh Nymph langsung bisa melompat keatas tubuh Batara Surya dengan bantuan dari Nymph.
“Burrnn….” Melihat Rio yang mana ada diatasnya Batara Surya langsung mengeluarkan bola api merah darah ditangan kirinya, dia berniat untuk membakar tubuh Rio menggunakan sihir api miliknya “Trrassk… Trrassk…” namun Nymph dengan cepat dari bawah mengikat tangan dan tubuh Batara Surya, menggunakan air miliknya dia mengikat tubuh dari Batara Surya. “Trrssshh….” Akan tetapi ikatan air tersebut langsung menguap dengan sangat cepat, namun Rio yang melihat kesempatan beberapa detik tersebut langsung menyerang menggunakan golok naga waktu miliknya “Trranggs…” dengan pedangnya Batara Surya langsung menahan serangan tebasan dari Rio.
Melihat kalau Batara Surya akan melakukan sesuatu saat menahan serangan Rio “Buurrsshtt…” Nymph langsung menembakkan bola air besar ketubuh Batara Surya, “Wuushh…” dan karena serangan Nymph itu Batara Surya langsung terhempas.
“Nymph dorong aku” kata Rio.
“Brrusshkk…” menggunakan air miliknya Nymph langsung melemparkan Rio dan dengan cepat Rio langsung melesat mendekati Batar Surya, “Trranggs… Trranggs… Srrastt…” dengan serangan yang cepat Rio pada akhirnya berhasil menyerang tubuh dari Batara Sruya dan membuatnya berdarah, karena serangan Rio tersebut Batara Surya langsung marah besar pada dirinya. “Boomshh….” Menggunakan kekuatan api miliknya Batara Surya langsung menghempaskan tubuh Rio, “Wussh…” dan karena serangan dari Batara Surya tersebut Rio langsung terhempas menjauh dari Batara Surya.
“Cih… walaupun dengan perlindungan dari Banaspati aku masih terkena luka bakar dari serangannya, api miliknya sudah bukan lagi api penyucian akan tetapi itu adalah api yang menyucikan sekaligus mencemari korbannya, dengan kata lain api itu meniadakan segalanya menjadi abu, akan sangat gawat jika terkena serangan seperti itu beberapa kali lagi” pikir Rio.
“Manusia kecil kau cukup hebat, ditengah-tengah peperangan seperti ini tidak akan ada yang bisa masuk karena semuanya telah menandatangani perjanjian itu, dan karena hal itulah para dewa dan raja iblis itu tidak akan bisa mengganggu pertarungan kita kali ini” kata Batara Surya.
“Hahahha… tampaknya kau sangat dendam padaku” kata Rio.
“Benar aku agak dendam pada dirimu, akan tetapi bukan hanya itu saja, yang aku maksud adalah darah naga yang ada didalam dirimu itu akan sangat bagus jika aku mendapatkannya, dan dengan darah naga itu aku bisa meningkatkan kekuatanku paling tidak dua kali lipat dari ini, jadi karena itulah kau seharusnya berterimakasih karena telah menjadi bagian dari diriku” kata Batara Surya.
“Maaf saja aku menolak hal itu, karena masih ada hal yang harus aku lakukan” kata Rio.
“Kau tidak memiliki hak untuk menolak hal itu” kata Batara Surya, “Taask..” dengan satu jentikan jarinya dia memciptakan sebuah matahari kecil.
__ADS_1
“Trrassk… Krraskk…” dan karena kekuatan kuat dari Batara Surya tersebut dimensi tempat Rio berperang sekarang sudah hampir rusak, dan melihat hal itu Rio terlihat seakan-akan dia tidak panik dan sedang menunggu serangan dari Batara Surya tersebut.
Bersambung……