
Setelah mendengarkan cerita dari Lili semua yang ada disana langsung mengadakan rapat, dan mereka semua lalu setuju kalau mereka akan meneriman Lili untuk masuk kedalam serikat mereka. Dan sekarang ini Lili membuat sebuah senjata untuk para anggota serikat Rio, dan senjata tersebut adalah peluru yang mana telah dilapisi oleh energy sihir dan dapat menembus kulit iblis.
Walaupun peluru tersebut tidak sekuat pedang sihir akan tetapi kegunaannya cukup untuk membuat para ksatria iblis kewalahan menghadapi Lili saat itu, dia juga membuatkan senjata api yang mana dapat disimpan oleh sistem DS Game. Dengan senjata api buata Lili para anggota serikat dari Rio mulai melakukan banyak misi, kebanyakan dari mereka pergi kealam lain untuk mencari informasi sekitar dan juga ada beberapa diantara mereka kembali kealam manusia untuk mencari-cari keberadaan dari pemuja iblis yang mana akan mereka tangkap dan bunuh.
“Sekarang para anggotaku telah menyebar keberbagai macam area, ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat diriku” kata Rio, dia lalu membuka aplikasi DS Game miliknya.
“Ping…ping…” dia lalu mencari sebuah forum misi didalam aplikasi tersebut, dan didalam forum misi itu tertuliskan sebuah misi penaklukan siluman berusia 10.000 tahun yang mana sangat langkah. Disana tertulis kalau para partisipan misi akan mendapatkan ratusan gold point dan juga satu senjata tingkat tinggi, akan tetapi Rio sama sekali tidak tertarik dengan hal tersebut, itu karena dia mengincar hal yang lain dari siluman itu.
“Trranggs…” setelah itu Rio bersama dengan Dion dan juga Luna, memasuki sebuah dimensi yang mana adalah milik sebuah serikat manusia, dia adalah orang yang bergaris darah campuran indo dan luar. Dengan sihir petir miliknya dia memimpin anggota serikatnya dan menjadi salah satu dari beberapa pengguna aplikasi terkuat, seseorang yang membuat perjanjian dengan dewa Indra sang dewa petir.
“Aaah… kau pasti Rio bukan, aku Rezza pimpinan dari serikat ksatria petir” kata Rezza yang mana memasang misi tersebut didalam forum DS Game.
“Aku Rio pimpinan dari serikat prajurit bayangan” kata Rio yang mana menyalami Rezza.
Setelah itu berbagai macam orang kemudian berkumpul disana, baik itu yang memiliki serikat maupun mereka yang bekerja sendiri semua berkumpul setelah mendengar hadiah yang akan mereka dapatkan. Diantara mereka terdapat beberapa mahluk lain yang berasal dari ras jin dan iblis, mereka semua saling melihat satu sama lain karena tidak percaya dengan satu sama lainnya.
“Taakkss…” Rezza lalu memberikan sebuah tepuk tangan yang besar untuk membuat orang melihat kearah dirinya.
“Kelihatannya semua orang telah datang, jadi bisakah kita mulai misinya” kata Rezza.
Dia lalu menjelaskan apa yang terjadi terhadap dimensi kekuasaannya tersebut, dan berapa banyak jumlah dari pengikut siluman berusia 10.000 tahun itu.
“Tidak bisa kepercaya ternyata siluman itu tertidur dibawah tanah selama ratusan tahun untuk memulai evolusinya, dan ketika dia bangun kami tidak dapat menandingi kekuatan miliknya” kata Rezza.
__ADS_1
“Kalau boleh tahu siluman jenis apa dia…??” tanya Luna.
“Dia adalah siluman tikus tanah, dan juga dia kami perkirakan memiliki ratusan siluman sebagai pengikutnya” kata Rezza.
“Bagaimana bisa dia memiliki pengkikut yang sangat banyak, sementara dia baru saja terbangun…???” tanya salah satu iblis yang ada disana.
“Itu karena kekuatannya, dia membuka retakan dimensi secara paksa dengan kekuatannya dan membuat para siluman berusia puluhan tahun untuk menjadi pengikutnya” kata Rezza.
Sementara itu disisi lain Lili yang mana sedang berada didalam markas serikat Rio, terlihat sedang bersantai bersama dengan ke 3 siluman singa dan juga Lita, dia juga ditemani Angga yang mana ditugaskan Rio untuk menjaga markas selagi mereka pergi.
“Haah… kenapa aku harus tinggal sementara mereka sedang bersenang-senang disana” pikir Angga yang ingin ikut bertarung melawan siluman berusia 10.000 tahun.
“Kau kelihatan mengerikan” kata Gio yang mana telah kembali dari latihan rutinnya.
Sementara itu Lili yang melihat Angga keluar dapat merasakan sebuah aura yang mana sangat tidak menyenangkan muncul didekatnya, “Wuussh…” disisi lain Angga yang sedang keluar terbang mengitari wilayah dimensi tersebut, dia terbang sambil mencari-cari para roh gentayangan atau siluman untuk dia hadapi.
“Hmm… apa itu…??” kata Angga yang mana melihat sebuah retakan didekat hutan.
“Wuussk…” dengan cepat dirinya langsung menuju kearah retakan tersebut, dan disana dia melihat ada 5 sosok yang mana menggunakan jubah dan juga sihir penyembunyi untuk menyembunyikan aura mereka.
“Hei... kalian tahu tidak kalau ini adalah dimensi kekuasaan serikat kami, jadi kalau boleh bisa jelaskan kenapa kalian bisa ada disini” kata Angga, dia menggunakan aura miliknya untuk mengancam orang-orang tersebut.
“Bunuh…” kata salah satu dari kelima orang tersebut.
__ADS_1
“Srringgs…” mereka mengeluarkan sebuah belati dengan cairan ungu kehitaman, “Buussh…” dan dengan cepat kelima orang tersebut langsung menyerang kearah Angga dengan ganasnya.
“Mereka cepat, tampaknya mereka spesialis dalam pembunuhan” kata Angga, “Trringgs…” dia lalu memanggil mahluk panggilannya.
“Trraanggss…” dengan kekuatan yang sangat besar Pastur kepala puntung menahan serangan belati dari kelima orang tersebut, “Grrr….” Lalu dari balik bayangan Pastur kepala puntung terdengar suara geraman hewan buas.
“Suara apa itu…??” kata salah satu dari kelima orang tersebut.
“Kau terlambat menyadarinya” kata Angga, dia terlihat telah menaruh tangannya ditanah dan mengalirkan energy sihir miliknya kedalam bayangan Pastur kepala puntung.
“Woof… Woof… Woof…” lalu dari banyangan Pastur kepala puntung puluhan kepala anjing hitam langsung keluar, “Wuusskk…” kepala-kepala anjing hitam tersebut menggeliat seperti ular dan dengan cepat “Crrastt… Crrastt… Crrastt…” mengigit kelima orang tersebut.
“Gaahkk….” Mereka semua tergigit oleh anjing hitam tersebut, dan karena gigitan dari anjing hitam tersebut para penyusup itu langsung mengalami pendarahan ditubuh mereka.
“Hmm… darah hitam dan energy negatif ini, tampaknya mereka semua adalah iblis” pikir Angga yang mana melihat darah dari para penyusup tersebut.
“Wussshh…” Angga yang penasaran dengan identitas dari kelima orang tersebut berencana untuk menangkap mereka, dia lalu mengumpulkan energy angin ditangan kanannya dan dengan angin tersebut Angga menyerang mereka semua. “Buushhkk… Fuusshh…” kekuatan angin itu membuat jubah milik kelima orang tersebut terhempas, dan ketika jubah mereka telah terbuka Angga langsung melihat kalau mereka semua adalah iblis dan mereka semua memiliki tato lambang raja iblis Beelzebub ditubuh mereka.
“Hahahah… nampaknya menjaga rumah bukanlah misi yang buruk juga” kata Angga yang mana mulai sedikit bersenang-senang bertarung melawan para iblis bawahan Beelzebub.
Sementara itu Rio dan yang lainnya bertemu dengan orang asing yang mana menghalanginya menghadapi siluman berusia 10.000 tahun tersebut, dia adalah sesosok perempuan dengan menggunakan topeng rubah untuk menutupi wajahnya.
“Kau siapa…??” kata Rio yang mana merasa tidak mengenali perempuan tersebut.
__ADS_1
Bersambung…..