
Rio yang mana saat itu sedang terbang tinggi bersama dengan Garuda, melihat banyak siluman sedang menyamar dan memperhatikan kota tempat kekuasaan dari bawahan Teppes tersebut, melihat hal itu Rio langsung turun bersama dengan Garuda. “Wuushh…” dengan cepat keduanya turun kedua tempat yang berbeda, disana Rio turun didepan sebuah pabrik lama, sementar itu Garuda turun tepat disebuah bangunan tua yang telah rusak parah, Rio dan Garuda yang ada disana langsung memancing amarah dari para siluman yang ada disana.
“Roaarr… Roaarr… Roaarr…” puluhan siluman berusia ribuan tahun muncul di kedua tempat itu.
“Kalian para binatang kotor berani sekali mangaum didepanku” kata Rio.
“Buushkk…” dengan aura naga miliknya dan juga golok naga waktu dia membuat para siluman itu langsung berlutut dihadapannya, “Srringgs…” dan menggunakan goloknya Rio menghabisi para siluman itu “Srrasstt… Srrasstt… Srrasstt…” satu persatu mereka mulai terbunuh dengan mudahnya. “Fuusshlkk…” sementara itu Garuda menggunakan sayap besar miliknya untuk membuat sebuah perisai angin, dan saat para siluman itu mencoba untuk menyerang dirinya “Buush…” dengan tubuhnya yang tertutupi oleh perisai angin “Crrastt… Krrast…” tubuh para siluman itu hancur dengan mudah dibuatnya.
“Menyerahlah mahluk-mahluk kotor, dan biarkan aku mengakhiri hidup kalian yang rendah itu” kata Garuda.
Beberapa menit kemudian keduanya dengan mudah membantai para siluman yang ada disekitar daerah tempat itu, akan tetapi Rio dikejutkan dengan para siluman yang mana berjumlah banyak tersebut mau mengincar sebuah tempat kecil seperti kota itu.
“Ada yang aneh, sebaiknya aku kirimkan beberapa orang untuk mematai kota itu” pikir Rio.
“Trranggss…” dia lalu mengembalikan Garuda kedalam alamnya setelah itu dia langsung pergi keserikat pencari kebenaran, dia berniat memberikan para siluman yang dia tangkap sebelumnya kepada mereka untuk dijadikan bahan percobaan sekaligus mengorek informasi dari mereka. Dan ketika Rio sampai didalam dimensi kekuasaan dari serikat pencari kebenaran “Boomsh…” sebuah ledakan besar terlihat dari bangunan serikat tersebut, melihat hal itu Rio tahu kalau itu adalah ulah dari peneliti gila yang mana saat ini sedang melakukan percobaan disana.
Setelah itu Rio berjalan dengan santai kearah bangunan serikat pencari kebenaran tersebut, disana para penjaga yang telah mengenali dirinya langsung membiarkan dia masuk dengan mudahnya, lalu disana dia juga melihat sesosok mahluk yang mirib dengan chimera. Mahluk itu memiliki kepala kambing dan juga dengan tubuh manusia lalu bagian bawahnya adalah tubuh singa yang dijahit menjadi satu, melihat hal itu Rio langsung menggunakan artefak rantai kekangan neraka miliknya.
“Srringgs…” rantai kekangan neraka lalu dengan cepat bergerak dan mengikat tubuh chimera tersebut, “Crringss…” dan kemudian saat Rio telah berhasil mengikatnya dia dikejutkan “Burrnn…” karena melihat kalau chimera itu mengeluarkan api dari tubuhnya untuk melepaskan rantai milik Rio.
“Menarik…” kata Rio.
“Crringgs…” Rio lalu menguatkan kekangan dari rantai kekangan neraka tersebut dan membuat rantai itu mengekang kekuatan sihir ditubuh chimera itu, “Trrukk…” chimera tersebut langsung jatuh karena kehilangan tenaga untuk bisa bergerak.
__ADS_1
“SEMUANYA SEKARANG KESEMPATAN KITA UNTUK MEMBAWANYA” teriak Adams yang mana memerintahkan para anggotanya untuk membawa kembali chimera tersebut kedalam ruangan penelitiannya.
“Seperti biasa tempat ini memang dipenuhi orang-orang gila” kata Rio.
“Hahahah… mau bagaimana lagi, cuman ini satu-satunya cara kami untuk bertahan hidup didunia yang memang sudah gila ini” kata Adams.
“Tapi aku tidak menyangka kalau kalian akan membuat chimera, bahkan menggunakna manusia sebagai bahannya” kata Rio.
“Tidak itu bukanlah buatan kami, dan lagi aku membenci penelitian terhadap manusia tidak bersalah, chimera itu adalah pemberian dari sebuah serikat kepada kami untuk diteliti” kata Adams.
“Hmm… untuk apa mereka memintamu melakukan hal itu…??” tanya Rio.
“Aku tidak tahu rinciannya, akan tetapi katanya mereka diserang oleh para chimera itu dan yang lebih mengejutkan lagi para chimera itu mengeluarkan energy ilahi para dewa dan mengalahkan para mahluk gaib yang mereka panggil dari alam iblis” kata Adams.
“Yah… dan nampaknya ada dewa gila yang menerima chimera ini sebagai pengikutnya dan memberikan mereka berkah kekuatan mereka” kata Adams.
“Kau punya pekerjaan yang cukup sulit juga rupanya, akan aku kirimkan Luna kesini nanti” kata Rio.
“Hmm… kenapa harus dia..??” tanya Adams.
“Nampaknya dia punya masalah dengan orang-orang yang menciptakan chimera dimasa lalunya, mungkin penelitian ini bisa membantunya sekaligus membantu dirimu” kata Rio.
“Ok terimakasih, oooh iya kau sedang apa kemari, jangan bilang kalau kau cuman ingin menyapaku” kata Adams.
__ADS_1
“Aku ingin meminta sesuatu padamu” kata Rio.
“Srraahhkktt…” para siluman yang mana gerakannya dikekang tersebut langsung keluar dari bayangan Rio, melihat hal itu Adams dan para peneliti lain langsung tertarik untuk melihat siluman berusia ribuan tahun tersebut dari jarak dekat.
“Aku melihat mereka sedang berkumpul dikota manusia kecil yang mana baru dibangun setelah penyatuan dunia, akan tetapi mereka bersikeras untuk tidak memberitahukan apapun padaku, jadi aku putuskan untuk meninggalkan mereka disini” kata Rio.
“Ha… Hahah… hahahahahaha…. Bagus-bagus dengan tubuh yang mirib atau lebih kuat dari manusia ini aku bisa melakukan banyak percobaan pada mereka, aku janji akan mengutak-atik tubuh mereka sebisaku, Eeh… bukan maksudku membuat mereka berbicara dan mengeluarkan informasi yang kau inginkan” kata Adams.
“Ok… aku serahkan mereka padamu sekarang, dan untuk kalian semoga hari-hari kalian menyenangkan disini” kata Rio sambil memberikan senyuman jahat pada para siluman tersebut.
Para siluman itu langsung ketakutan disaat para peneliti itu berusaha untuk mendekati mereka, akan tetapi mereka bukanlah tandingan dari para peneliti itu karena energy sihir mereka telah dikekang oleh Rio, dan disaat Adams datang dan mendekati mereka dia tersenyum dengan senyuman biasa dan memberikan aura yang menakutkan.
“Hehehe… selamat datang dirumah baru kalian” kata Adam yang mana melihat para siluman itu dengan mata yang sangat menakutkan.
Sementara itu Rio kembali kedalam serikatnya dia lalu langsung bersiap untuk acara yang akan dihadirinya besok malam, dan besoknya Rio telah bersiap untuk datang keacara tersebut. Rio datang menggunakan jas hitam baju hitam dan dasi hitam, pakaian dan aura yang dikeluarkannya membuat orang biasa yang mana ada didekatnya ketakutan karena auranya.
Lalu disaat dirinya sampai dialam yang mana baru terlahir, sebuah gedung telah didirikan disana untuk menyambut para tamu yang telah diundang oleh Mammon, dan saat Rio telah tiba disana dia melihat kalau para pelayan disana telah menyambut dirinya dan membukakan pintu untuknya. Disana ada banyak wajah yang tidak dikenali Rio dan juga ada banyak aura yang tercampur menjadi satu didalam ruangan tersebut, Rio yang mana merasakan aura itu dapat mengetahui kalau para dewa dan iblis disana sedang menggunakan aura mereka untuk saling mengintimidasi satu samalainnya.
“Menarik… mereka bersaing menggunakan aura mereka, dan siapapun yang terlihat tidak kuat atau tidak sanggup menahan aura mereka dianggap lemah dan akan diremehkan” pikir Rio.
“Taaaskk…” dan saat dia menginjakkan kaki didalam ruangan itu, para dewa dan raja iblis yang ada disana langsung memunculkan aura mereka untuk mengintimidasi Rio, akan tetapi Rio bersikap biasa saja sambil tersenyum kepada mereka semua “Buushk…” dia lalu langsung menyerang balik para dewa dan raja iblis tersebut “Rooaarr…” dengan aura naga miliknya bebera dewa dan raja iblis langsung dia buat ketakutan padanya.
Bersambung…..
__ADS_1