Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 302 Pertemuan kembali kedua saudara bagian 3


__ADS_3

Setelah Naga Besuki ditekan oleh lingkaran sihir yang mana telah disiapkan oleh Roy Black, Rio lalu mengeluarkan perintah yang mana dia sampaikan keseluruh anggota serikatnnya, dan para anggota serikatnya tersebut langsung meminta bantuan dari para vampire yang ada didekat mereka, “Srraahhk…” mereka mengeluarkan sebuah tong merah yang banyak dari bayangan mereka. Kemudian dengan ratusan tong merah tersebut mereka mempersiapkan sesuatu dan sedang menunggu aba-aba dari Rio, sementara itu Roy Black dan juga Naga Besuki yang mana mendengarkan perkataan dari Rio langsung merasa heran.


“Hmm… apa aku tidak salah dengar ini, bukankah kalian berdua itu dari pihak yang sama” kata Roy Black yang mana kebingungan.


“Jangan mengatakan yang seperti itu, aku sama sekali tidak memiliki hubungan dengan kadal ema terbang ini, dan lagi dia datang kemari karena kontrak perjanjian dari bawahanku jadi dia sama sekali bukanlan tanggung jawabku” kata Rio.


“Begitu rupanya, kalau begitu maka aku bisa melanjutkan mengesktrak kekuatannya selagi dia masi ada disini” kata Roy Black tersebut.


Beberapa dari Roy Black itu lalu melihat kearah Rio untuk berjaga-jaga jika misalnya Rio mencoba untuk menyerang mereka saat mereka lengah, namun beberapa dari Roy Black yang lain tetap melanjutkan untuk menyerap energy sihir milik Naga Besuki tersebut. Dan “Roaarr…” saat proses penyerapan telah berakhir, tubuh dari Naga Besuki itu mulai menghilang “Trringgs…” dan mulai menjadi cahaya abu keemasan.


“Kau akan menyesali ini semua manusia, kau tidak akan bisa mengalahkan mahluk ini tampa bantuanku” kata Naga Besuki yang mana menghilang kembali kealamnya.


Saat Naga Besuki itu menghilang “Tringgst…” cahaya hijau yang mana adalah energy kehidupan dari Dion langsung melayang dan kembali kedirinya, “Sringgs…” energy kehidupan itu bukan hanya mengembalikan usianya namun juga memperkuat tubuh dan energy sihir yang mana diapunya.


“Ini… apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kau membiarkan dia kalah..??” tanya Dion pada Rio yang mana terbang diatasnya.


“Tenangkan dirimu, ingatlah yang aku katakan kalau aku memiliki rencana, jadi lain kali kalau kau mau mengorbakan dirimu maka minta ijin dulu padaku” kata Rio yang menatap Dion dengan pandangan yang mengancam.


“Jadi begitu rupanya, kau tidak membantu kadal emas itu karena ingin menyelamatkan bawahanmu, aku terkesan dengan apa yang kau lakukan, sebagai gantinya aku akan menghabisimu tampa rasa sakit” kata Roy Black tersebut.


“Heei… apa kau tuli atau apa, kan aku sudah bilang padamu lawanmu bukanlah aku akan tetapi dia yang akan datang sekarang ini” kata Rio.

__ADS_1


“Fusshkk…” dengan aba-aba dari tangan kanannya, “Trrassk…” para vampire dan juga anggota serikat Rio langsung menghancurkan tong-tong merah tersebut, “Srrraahhk…” lalu dari tong-tong merah itu kumpulan darah merah yang mana berasal dari manusia, iblis dan juga para siluman langsung keluar. Melihat hal itu para Roy Black yang ada disana langsung kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh Rio, akan tetapi mereka semua merasakan satu hal yang sama “Trringgs…” yaitu sebuah perasaan yang tidak enak ketika melihat darah-darah tersebut bergerak dengan sendirinya mendekati mereka semua.


“Trraskk… Trraskk… Trraskk…” dan dengan bola energy hitam ditangan para Roy Black tersebut, “Fussht… Fussht… Fussht…” mereka menembak genangan darah yang mana bergerak kearah mereka. “Bomsshkk… Bomsshkk… Bomsshkk…” genangan darah tersebut langsung meledak, dan terciprat kearah salah satu Roy Black yang mana ada diatas udara tersebut.


“Gaahkkk… Aahkk.. Kaagghhk…” lalu Roy Black itu langsung tidak bisa bernafas dan merasa kesakitan, Roy Black yang mana terciprat darah tersebut langsung jatuh kearah genangan darah tersebut.


“Crrunggs…” dan ketika tubuhnya terjatuh.


“Dapat satu…” mereka semua dapat mendengarkan suara yang mana sangat mereka kenali, dan saat mendengarkan suara tersebut para Roy Black tersebut langsung marah dan geram.


“Suara menjijikan itu, aku mengenalinya tidak kami mengenalinya” kata Roy Black yang ada disana.


“Srrashkk…” lalu menggunakan tubuh dari Roy Black yang dia tangkap, gumpalan darah tersebut merasuki tubuh itu dan “Crrassttkk… Krrasstt….” Mengubah struktur tubuh dari Roy Black yang dia tangkap tersebut, tubuhnya sedikit demi sedikit diubah menggunakan gumpalan darah tersebut setelah beberapa detik sesosok pria dengan wajah pucat dan juga rambut silver yang khas lalu muncul dihadapan ratusan Roy Black tersebut.


“Teppes beraninya kau menunjukkan dirimu dihadapanku setelah apa yang kau lakukan pada tuan kita” kata Roy Black.


“Hentikan itu, kau seharusnya sudah tahu kalau dia bukanlah tuan kita lagi setelah dia mendapatkan kekuatan dewa iblis itu, dia hanyalah boneka seseorang yang mana bergerak sesuai keinginan mereka, aku hanya melakukan apa yang aku anggap benar dengan mengakhiri penderitaannya” kata Teppes.


“DIAM KAU… Kami tidak akan menerima penjelasan dari penghianat sepertimu” kata Roy Black.


“Kalau begitu maka majulah” kata Teppes.

__ADS_1


“Wusshkk… Wusshkk… Wusshkk…” dengan cepat ratusan Roy Black itu lalu langsung terbang dengan cepat kearah Teppes, melihat hal itu Teppes dengan santainya menggunakan setetes darah diujung jarinya untuk menyerang, “Funggstt…” dengan cepat setetes darah tersebut melesat kearah para Roy Black itu, “Crrastt… Crrastt… Crrastt…” dengan sekali ayunan tangannya dia melubangi puluhan Roy Black yang mana mencoba untuk menyerangnya dari dekat. “Trrasstkk…” disisi lain beberapa Roy Black mengambil kesempatan itu dan mengambil posisi untuk menyerang dari belakang, “Buskk…” menggunakan kekuatan energy gelap miliknya Roy Black langsung melancarkan serangan pukulan dari belakang Teppes.


“Percuma saja” kata Teppes.


“Trranggsskk….” Dia menggunakan darahnya yang mana menguap di udara lalu menciptakan pelindung instan yang mana melindungi seluruh tubuhnya, melihat hal itu para Roy Black yang lainnya juga mempersiapkan serangan mereka dan “Srriinggs...” menggunakan energy hitam yang mana telah diubah menjadi wujud pedang. Dengan pedang hitam ditangan mereka, para Roy Black tersebut langsung menyerang Teppes dari belakang, “Srranggs… Srranggs… Srranggs…” mereka bermaksud untuk menghancurkan pelindung yang dia buat menggunakan darahnya itu, akan tetapi pelindung darah milik Teppes lebih kuat dari berlian dan tidak dapat ditembus oleh Roy Black.


“Ghhkk… sialan pelindungnya terlalu keras” kata Roy Black yang mana menyerang dari belakang tersebut.


“Sudah selesai, sekarang giliranku” kata Teppes.


“Bummshkk…” dengan satu gelombang energy dari kekuatan darahnya Teppes langsung menghempaskan para Roy Black tersebut, melihat hal itu Rio tahu kalau Teppes masih belum mengeluarkan seluruh kekuatannya dan juga tidak berniat untuk menghabisi para Roy Black tersebut.


“Aku kira kenapa kau bisa menghilang, ternyata ini yang kau lakukan, membelah tubuhmu sendiri dan membuat mereka membangkitkan ego mereka masing-masing, apa kau bermaksud untuk membuat pasukanmu sendiri untuk menyerang para dewa, jangan membuat aku tertawa” kata Teppes.


“Diam kau… aku tidak mau mendengarkan kata-kata dari penghianat sepertimu” kata Roy Black.


“Taassk…” lalu secara tiba-tiba salah satu Roy Black yang mana tidak mati setelah jantungnya tertusuk oleh tetesan dari Teppes langsung menangkap Teppes, dia memeluk Teppes dengan erat dan “Trringgsstt…” mengalirkan energy hitam yang sangat besar kejantungnya.


“Apa yang kau lakukan, lepaskan aku…” kata Teppes.


“Hahah… mari kita mati sama-sama saudaraku” kata Roy Black yang mana memegang Teppes tersebut.

__ADS_1


Kemudian menggunakan energy sihirnya “BOMMSSHTT…” Roy Black yang mana memeluk Teppes tersebut meledakkan dirinya, ledakannya cukup besar sampai-sampai Rio harus melindungi Dion dengan artefak perisai miliknya.


Bersambung…..


__ADS_2