Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 111 Naga dan Raksasa


__ADS_3

Beberapa hari sebelum Rio, Lita, dan Aji pergi keujian mereka, disuatu tempat yang mana adalah dimensi pribadi dari raja iblis Bahamut, disana Bahamut sedang duduk disinggasana miliknya dengan perasaan yang gusar. Itu semua disebabkan oleh perang yang dilancarkan raja iblis darah Teppes pada dirinya dan karena para bawahannya kalah satu persatu oleh Alex, dan lagi tindakan Rio yang menyerang beberapa wilayah pemujanya membuat kekuatan yang dia punya semakin melemah.


“Grrr…. Sekarang aku harus apa, tampaknya tidak ada cara lain selain menggunakan para iblis untuk memburu bocah itu” pikir Bahamut yang mana sedang merencakan untuk membuat iblis bawahannya memburu Rio.


Para iblis yang mana terlihat seperti manusia setengah kadal mulai berdatangan ketempat Bahamut, mereka memiliki sisik merah keemasan dengan suhu badan yang sangat tinggi. “Trrukkss…” lalu ketika mereka melihat Bahamut didepannya para manusia kadal itu langsung berlutut dihadapannya.


“Kalian sudah datang prajurit iblis dari klan Salamander” kata Bahamut, melihat para bawahannya iblisnya itu dengan tatapan yang sangat mengancam dan aura yang sangat mendominasi.


“Rajaku apakah anda memiliki tugas untuk kami…??” kata salah seorang iblis jenis Salamander yang ada disana.


“Kalian pergilah kedunia manusia dan rasuki para pengikut manusiaku disana, lalu bunuhlah bocah ini untukku” kata Bahamut yang mana memberikan gambaran dari Rio lewat sihir miliknya.


Para iblis dari klan Salamander tersebut mulai melihat rupa dari Rio didalam pikiran mereka, dan bukan hanya itu saja wajah dari Luna, Lita, Aji dan Angga juga diperlihatkan dalam sihir milik Bahamut. Mereka juga diperlihatkan kemampuan dan taktik bertarung dari Rio dan rekan-rekannya itu, sebuah memori pertarungan yang mana didapatkan dari roh Killa dan Akilla yang kini berubah menjadi mainan Bahamut digunakan untuk mendapatkan informasi tentang Reno dan rekan-rekannya.


“Krrrr…. Mohon maaf bertanya rajaku, tetapi apakah manusia yang bernama Rio ini memiliki kontrak dengan sesosok dewa..??” tanya salah satu dari iblis Salamander itu.


“Kalau dilihat dari pertarungannya tidak salah lagi dia memiliki kontrak dengan seorang dewa, tetapi kita masih belum cukup informasi tentang siapa dewa yang ada dibelakangnya” kata Bahamut.


Mengetahui hal itu para iblis dari klan Salamander tersebut mulai merasa ragu-ragu untuk menjalankan misi dari raja mereka, melihat keraguan dari para bawahannya itu Bahamut mulai mengeluarkan aura sihirnya “Buusshh…” aura sihir dari tubuh Bahamut itu langsung menyebar keseluruh tempat itu. “Trrraakkss… Trrraakkss… Trrraakkss…” para iblis dari klan Salamander tersebut lalu dibuat berlutut oleh aura milik Bahamut, kepala mereka dipaksa untuk menunduk kebawah dan dibuat hampir hancur karena aura miliknya.

__ADS_1


“Kaaaaaggkk… Ra-rajaku… mohon tenangkan dirimu” kata salah satu dari iblis klan Salamander tersebut.


“Sepertinya klan Salamander tidak bisa mendidik pertarung mereka dengan sangat baik, haruskah aku bantai saja para iblis dari klan Salamander, karena kau tahu aku sama sekali tidak membutuhkan prajurit penakut didalam pasukanku” kata Bahamut, kata-katanya memberikan aura yang sangat mendominasi dan bahkan beberapa iblis Salamander tersebut hampir tidak bisa bernafas karena aura miliknya.


“Mo-mohon ampun… ka-kami berjanji akan membunuh mereka semua… walaupun itu artinya harus mengorbankan nyawa kami” kata salah satu iblis dari klan salamander itu, mereka berbicara seperti itu demi melindungi klan mereka dari pembantai yang akan dilakukan oleh Bahamut.


“Baiklah akan kupegang kata-kata kalian itu, tetapi jika bocah manusia ini tidak mati dalam beberapa hari maka klan iblis Salamander akan hanya jadi nama” kata Bahamut.


Lalu Bahamut langsung membuka sebuah portal kedunia manusia, portal tersebut mengarah langsung kesebuah bangunan tua dengan beberapa orang-orang didalamnya, mereka semua adalah para pemuja Bahamut dan sedang melakukan pengorbanan untuk mendapatkan berkah dan kekuatan dari Bahamut. Melihat beberapa tubuh yang cocok dengan mereka para iblis dari klan Salamander itu langsung berusaha untuk melompat keluar dari portal yang di buat oleh Bahamut, tetapi sebelum mereka bis masuk kedunia manusi “Crraasstt… Crraasstt… Crraasstt… Crraasstt… Crraasstt…” beberapa bola-bola hitam langsung menghancurkan kepala menelan semua dan juga menghancurkan jiwa mereka.


“Buuussskkk….” Bahamut yang merasakan aura dari entitas yang kuat mulai berdiri dari singgasana miliknya, “Srrraanggss…” dia lalu mengeluarkan golok yang diapunya dan bersiap untuk bertarung.


“Siapa…. SIAPA YANG BERANI MASUK KEDALAM DUNIAKU” teriak Bahamut yang mana mengeluarkan aura intimidasi yang kuat.


“Bahamut…..” teriak Batara Kala yang datang secara paksa kedalam dimensi milik Bahamut.


“Batara Kala….. Grrr…. Beraninya kau masuk kemari secara paksa” kata Bahamur yang marah melihat Batara Kala ada ditempatnya.


“Hahahahah….. memangnya kenapa, aku melakukan semua ini demi melindungi Avatarku, kau sendiri yang mencari masalah dengan berusaha membuat iblis untuk datang dan memburunya” kata Batara Kala yang mana sudah berniat untuk beradu kekuatan dengan Bahamut.

__ADS_1


“Jadi ternyata bocah manusia itu adalah Avatarmu, pantas saja dia memiliki kekuatan dewa yang cukup kuat, kau memberikan kekuatan untuk mengendalikan waktu” kata Bahamut, dia telah melapisi goloknya dengan energy sihir yang luar biasa kuatnya, energy sihir milik Bahamut terlihat seperti api yang menyala dan merah seperti sebuah darah.


“Gahahaha…. Memangnya kenapa kalau aku memberikan dia kekuatanku, kau juga sama memberikan beberapa pengikutmu sedikit darah dan dagingmu bukan, karena itu mereka menjadi lebih kuat dari pada manusia normal pada umumnya” kata Batara Kala.


“Kelihatannya kau kemari memang untuk mencari masalah” kata Bahamut.


“Memang seperti itu” kata Batara Kala yang telah menyiapkan tinjunya untuk bertarung melawan Bahamut.


“Buussshh….” Dengan cepat Bahamut langsung melesat kearah Batara Kala dengan golok miliknya, “Srraanggss…” lalu Batara Kala mulai menangkis golok dari Bahmut menggunakan tangan kosongnya. Batara Kala lalu tersenyum kearah Bahamut seakan-akan seperti sedang mengejeknya, melihat itu Bahamut mulai terpancing amarahnya dan energy sihir miliknya mulai meluap dengan sangat tajam.


“Buurrnn…” lalu dari mulut Bahamut muncul sebuah bola api berwarna ungu kehitaman “Boomssh…” Bahamut lalu menembakkan bola api tersebut kearah wajah Batara Kala, “Wuussh….” Lalu keduanya saling mundur untuk mengambil jarak.


“Hahaha… kau ini raja iblis macam apa, mulutmu itu bau sekali” kata Batara Kala, tubuhnya sama sekali tidak terluka oleh api yang keluar dari mulut Bahamut.


“Grrrr….. kau yang memintanya dasar raksasa jelek, disini sekarang juga akan aku bunuh kau” kata Bahamut, “Trriinggss…” dia lalu menusukan golok miliknya kelantai “Crraassttkk…” lalu dari belakang punggungnya munculah sepasang sayap kelelawar yang mana sangat besar dengan beberapa sisik-sisik naga yang menutupinya.


“Wuusshhkkk….” Bahamut lalu menutupi dirinya dengan sayap naga yang dia punya, “Grrrrr…” lalu didalam sayap tersebut Bahamut merubah tubuhnya menjadi sesosok naga raksasa yang mana berukuran 30 meter tingginya, dengan cakar-cakarn yang tajam dan sebuah ekor yang sangat kuat seperti cambuk Bahamut melihat Batara Kala seperti sebuah santapan.


“GAHAHAHAHA…. Bagus-bagus sekali, ini jadi semakin menarik” kata Batara Kala, “Krrrrssstt…. Rrrrssshhh….” Tubuh dari Batara Kala lalu membesar kekuatan sihir yang diapunya dan sekarang tingginya setinggi 25 meter dengan tubuhnya yang merah seperti darah dan mata dengan iris hitam kekuningan.

__ADS_1


Keduanya adalah dewa dan raja iblis, keduanya memiliki kekuatan untuk menghancurkan sebuah dunia dan sekarang ini keduanya sedang berhadapan satu sama lain, karena hal itu membuat dimensi yang ada disana mulai runtuh karena aura mereka berdua.


Bersambung…..


__ADS_2