
Disisi lain ditengah kota saat itu para warga yang mana telah selamat tersebut ramai-ramai berusaha untuk kembali kerumah mereka, namun ada beberapa dari mereka yang tetap duduk diam karena masi syok dengan apa yang telah terjadi, pasukan pemerintah lalu datang demi membantu para warga yang terluka dan juga mencari beberapa korban yang selamat tersebut. Sementara itu para tentara dan pasukan dari pemerintah merasa aneh dengan para ksatria matahari yang dikatakan adalah orang-orang yang menyelamatkan kota tersebut, dan itu semua telah diceritakan oleh para warga disekitar tersebut dan membuat pimpinan pasukan pemerintah merasa bingung harus menanggapi seperti apa cerita dari para warga tersebut.
“Lapor komandan ada seseorang yang terlihat memakai pakaian armor besi terlihat disekitar pelabuhan kota” kata salah satu prajurit yang ada disana.
“Hmm… segera siapkan pasukan kita, pastika untuk sesegera mungkin menangkap dan mengintrogasi mereka semua” kata komandan pasukan pemerintah tersebut.
“Trraaksst… Trraaksst… Trraaksst…” para pasukan pemerintah yang mana berjumlah ratusan tersebut mulai bergerak dengan sangat cepat, mereka membawa senjata api milik mereka dan ketika mereka melihat para ksatria matahari yang mana sedang merawat rekan-rekan mereka yang terluka tersebut, “Crraakk… Trraak…” dengan cepat mereka menodongkan senjata api mereka kearah para ksatria matahari tersebut.
“JANGAN BERGERAK DAN JATUHKAN SENJATA KALIAN” kata salah satu prajurit pemerintah yang ada disana.
“Dasar orang-orang menyebalkan, kalian beruntung kami tidak diijinkan untuk membunuh mereka yang tidak bersalah” kata pimpinan para ksatria tersebut, “Ziinggss…” dia lalu menggunakan berkat dari dewa Surya untuk memancarkan hawa panas disetiap senjata api yang ditodongkan pada dirinya.
“Ssshhh….” Dengan cepat semua senjata api tersebut langsung memanas dan membakar tangan para pasukan pemerintah tersebut.
“Awww-Awww… Aduh… panasss….” Kata para pasukan pemerintah tersebut yang dengan reflek mereka menjatuhkan semua senjata api milik mereka.
“T-tunggu sebentar, kalian ini siapa..??” kata komandan para pasukan pemerintah tersebut.
“Jika kau ingin tahu kami siapa, maka tanyakan saja pada atasanmu” kata pimpinan para ksatria matahari tersebut, “Srraasshh…” dengan jubahnya yang mana adalah alat sihir dia menciptakan asap kabut yang menutupi keberadaan dirinya dan juga para ksatria yang lainnya.
Setelah kabut asap tersebut menghilang para ksatria matahari yang mana tadi ada disana telah lenyap bersama dengan seluruh barang-barang milik mereka, melihat hal itu para pasukan pemerintahan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Seperti sesosok hantu yang mana muncul secara tiba-tiba mereka juga lenyap tampa jejak dengan cepat, sementara itu Dion dan grupnya melihat dari jauh para ksatria tersebut, mereka berencana membantu para ksatria tersebut jika ada masalah dengan para pasukan pemerintahan tersebut.
__ADS_1
“Komandan apa yang seharusnya kita lakukan sekarang…???” tanya salah satu prajurit pemerintahan pada komandannya tersebut.
“KAU PIKIR AKU TAHU KITA HARUS APA HAAAH…., APA KAU TIDAK LIHAT MEREKA SUDAH MENGHILANG SEKARANG” teriak komandan tersebut yang mana sedang memarahi bawahannya tersebut.
“Hahha…. Kalau begitu aku akan suruh yang lainnya untuk istirahat dulu disini” kata prajurit tersebut.
Dan Dion yang mana melihat dari jarak yang sangat jauh langsung bergerak mundur dari tempat itu, dikarenakan mereka tidak dibutuhkan lagi Dion langsung membawa grupnya kembali ke markas mereka. Sementara itu Aji yang mana sedang mencari Rio mengikuti Dion pergi kemarkas mereka yang mana sangat tersembunyi.
Rio yang mana sedang istirahat tidak menyadari kalau telah terjadi bentrokan antara dua kubuh pelindung manusia tersebut, “Pip-pip… Pip-pip…” lalu Rio mendapatkan pesan chat dari Aji yang mana sedang ikut bersama Dion.
“Aku ikut bersama Dion untuk sementara, katanya dia mau melatihku sebentar sebelum kembali ke klompok kalian dulu” tulis Aji dalam pesannya.
“Hmm… tampaknya dia telah menyadari betapa pentingnya bertahan hidup itu, dan sekarang aku mulai penasaran sekuat apa dirinya nanti” pikir Rio yang mana melihat pesan dari Aji tersebut.
“Hmm… kak Luna gak jadi ngantar makanannya” kata Lita, dia diam-diam menggunakan hantu Pagebluk untuk membuang makanan yang dibuat Luna untuk dirinya.
“Oohh… aku rasa dia tidak membutuhkannya sekarang, jadi aku akan simpan ini dalam kulkas dulu dan hangatkan lagi disaat dia mau makan” kata Luna dengan wajah yang berseri-seri.
“Aku gak yakin abang Rio bakalan mau makan makanan kayak gitu” pikir Lita yang melihat bentuk aneh makanan buatan dari Luna.
“Ping-ping… ping-ping…” Lita yang mana sedang bosan lalu langsung menggunakan perkamen perjanjian miliknya dan dengan cepat membuat kontrak dengan mahluk gaib yang baru, dibalik asap tersebut hanya Lita yang dapat melihatnya dia adalah sesosok mahluk yang mana sangat menjulang tinggi dengan tubuhnya yang sangat besar tersebut dapat membuat dirinya menutupi langit.
__ADS_1
“Waaaah….. keren banget” kata Lita yang mana melihat mahluk besar tersebut dengan mata berbinar-binar.
“Heheheh….. adik manis kau adalah manusia pertama yang tidak ketakutan setelah melihatku” kata mahluk tersebut.
“Eeeh…. Buat apa takut, justru Lita pikir kamu ini keren bangetloh” kata Lita.
“Hehehehe… aku mengerti kau benar-benar anak yang sangat polos dan lucu, jadi ada apa kau memanggilku anak manis…??” tanya mahluk tersebut.
“Lita mau jadi lebih kuat lagi, karena itu Lita butuh teman keren kayak kamu jadi mau bikin kontrak gak” kata Lita dengan polosnya.
“Gahahahahaha….. bagus-bagus sekali, sudah cukup lama semenjak aku tertawa seperti ini, tapi kau yakin karena memanggilku membutuhkan energy sihir yang amat besar” kata mahluk tersebut.
“Heheheh… tenang aja, lihat Lita punya gelang ini yang bisa buat untuk menggantikan energy sihir yang hilang, selain itu energy sihir Lita itu lumayan melimpah” kata Lita dengan wajah sombongnya yang imut.
“Hmm…. Memang benar, saat aku lihat lagi kau memang memiliki energy sihir yang mana sangat besar, dan itu setara dengan para orang tua yang melatih dirinya selama ratusan tahun, kau memanglah anak yang menarik dan juga unik” Kata mahluk tersebut.
“Jadi kek mana mau buat kontrak dengan Lita gak, mau dong plisss…” kata Lita yang berusaha memohon dengan tatapanya yang imut tersebut.
“Baiklah anak manusia tidak, baiklah Lita aku akan menyutujui membuat kontrak dengan dirimu, tetapi kau harus ingat karena tubuhku yang besar kau harus bisa melihat area sekitar jika kau ingin memanggilku, karena aku bisa saja tidak sengaja menimpa dan menghancurkan tubuhmu kecil milikmu itu” kata mahluk tersebut.
“Yaaaay… aku dapat teman keren lagi, Horeee…” kata Lita yang melompat-lompat kegirangan karena senang tersebut.
__ADS_1
Bersambung…..