
Ditempat lain disebuah area hutan yang mana dipenuhi oleh puluhan ekor siluman singa betina, disana sedang duduk dengan santai diatas singga sana batu sesosok siluman berusia ribuan tahun yang mana adalah seekor manusia singa jantan. Siluman manusia singa jantan tersebut dengan santainya duduk sambil memakan siluman burung gagak yang dia buru sore tadi disaat dia mengejar Rio, sambil melahap mangsanya siluman manusia singa itu masilah memikirkan tentang Rio yang berhasil lolos dari gengamannya.
“Rajaku apakah anda masi memikirkan tentang manusia yang kabur tersebut” kata sesosok siluman singa betina yang mana terlihat sudah berusia ratusan tahun dan sudah memiliki kecerdasan seorang manusia dewasa.
“Hmm…. Sudah cukup lama tidak ada manusia yang datang kemari, dan sekali aku melihatnya aku tidak percaya tidak dapat menangkap dirinya” kata siluman manusia singa manusia jantan tersebut.
“Rajaku jangan khawatir, kami telah menemukan beberapa manusia lainnya untuk anda santap” kata siluman singa betina tersebut, dia menyuruh para siluman yang lainnya untuk membawa beberapa mayat para partisipan ujian yang mati mereka bunuh untuk dijadikan santapan raja mereka.
“Srraaahh… Trraasskkkh…” lalu dari dekat hutan tersebut muncul beberapa hawa kuat sedang menghampiri dirinya, dengan cepat hawa kuat itu langsung datang dengan cara menghancurkan hutan yang ada didepannya. “Buussrrkkk…” lalu munculah mereka sekelompok siluman berusia ribuan tahun yang mana merupakan sekelompok prajurit bayaran, mereka dengan santainya masuk kedalam wilayah kekuasaan sang siluman manusia singa jantan tersebut.
“Grrrr….. ROOOAARRR….” Siluman manusia singa jantan itu lalu merasa marah kerena melihat ada yang berani masuk kearea kekuasaan miliknya, dengan auman yang diapunya membuat kelompok siluman berusia ribuan tahun tersebut merasakan hawa membunuh yang sangat kuat.
“Kekekekek…. Lihat itu kucing besar itu kelihatannya sedang marah pada kita” kata siluman manusia bunglon tersebut, dia telah bersiap untuk menyerang siluman manusia singa itu dengan kekuatan yang telah dia kumpulkan dilidahnya.
“Waduh lihat itu, ada banyak daging manusia dan siluman gagak yang terlihat enak, aku jadi sedikit lapar” kata siluman manusia gajah tersebut, dia melihat makanan para siluman singa tersebut dengan perut yang keroncongan “Grroowwkk…” perutnya berbunyi sangat kuat sampai-sampai semua yang ada disana dapat mendengar suara perutnya tersebut.
“Berani-beraninya kalian memasuki wilayahku, apa kalian ingin berperang melawanku” kata siluman manusia singa jantan tersebut, mendengar perkataan raja mereka para siluman singa betina yang lainnya lalu bersiap untuk bertarung melawan para siluman ribuan tahun yang mana puluhan kali lebih kuat dari mereka.
__ADS_1
“Hahahaha…. tenanglah raja siluman manusia singa, kami kemari sama sekali tidak ingin bertarung melawan dirimu, tetapi kami memiliki sebuah tawaran yang menguntungkan untukmu” kata siluman serigala putih tersebut.
Kedua siluman pejantan itu lalu mulai termakan insting mereka dan hampir bertarung satu sama lainnya, namun disaat mereka merasakan kekuatan dari energy sihir yang sangat besar mereka langsung panik lalu tidak ingin bertarung.
“Hmm…. Katakan apa yang kau tawarkan padaku” kata siluman singa jantan tersebut, dia merasakan tanda bahaya disaat dia merasakan energy sihir tersebut.
Sementara itu beberapa jam sebelum kedua kelompok siluman tersebut bertemu didalam desa tempat para partisipan ujian yang lainnya sedang berkumpul, terjadi sebuah kegemparan disaat salah seorang ketua kelompok disana menggunakan sihir penyembuhan yang sangat langkah, bahkan sihir penyembuhan hampir tidak bisa ditemukan didalam toko DS Game dan hanya akan ada dibagian lelang. Melihat itu Rio langsung merasa kalau kelompok yang bersikap baik pada seluruh partisipan DS Game itu menyimpan niat yang tidak baik, “Taaak…” lalu dari belakang Rio pundaknya dipegang oleh seseorang yang mana dari auranya sangat kuat.
“Jika kau tidak inging tanganmu putus maka lepaskan” kata Rio yang mengetahui siapa orang yang memegang pundaknya tersebut.
“Heheheh… dari reaksimu tampaknya kau sangat mengenali auraku” kata Angga, dia yang mana sudah berkeliling hutan tidak sengaja melihat Rio didalam desa dan iseng untuk menghampiri dirinya.
“Haaah… tampaknya aku harus banyak berlatih untuk mengendalikan auraku” kata Angga.
“Jadi ada apa orang seperti dirimu ini menghampiriku, apa kau mau berebut mangsa lagi denganku” kata Rio, dia dengan seksama meliha gera-gerik dari Angga karena dia tidak tahu apa yang dipikirkan orang seperti Angga ini.
“Tidak ada aku hanya penasaran saja, kenapa kau yang biasanya bergerak perkelompok kali ini sendirian sekarang ini” kata Angga.
__ADS_1
“Aku juga tidak mau sendirian seperti ini, tapi coba kau lihat ini” kata Rio, dia menunjukkan layar smartphone miliknya yang mana menunujukkan kalau Rio sama sekali tidak dapat menghubungi rekan-rekannya.
“Ini aneh biasanya tidak akan jadi seperti ini, yah aku tidak menyadarinya karena tidak banyak rekanku yang berguna dalam ujian-ujian seperti ini” kata Angga yang baru menyadari kalau dirinya sekarang ini tidak dapat menghubungi ataupun meminta bantuan seperti biasanya.
“Terimakasih-terimakasih banyak….” Tiba-tiba saja orang yang kehilangan tangannya pada saat penjelajahan dihutan tersebut berhasil disembuhkan, dan bahkan tangannya tumbuh kembali seperti semula.
“Hihihihih…. Tidak perlu berterimakasih karena semua ini adalah berkah dari sang dewa, dan jika kalian percaya pada dewa kami maka keselamatan akan selalu datang pada semua yang percaya padanya” kata pria tua tersebut, dia memakai jubah putih dengan perhiasan gelang silver ditangan kirinya dan dengan wajah tuanya dia terlihat seperti pria tua biasa.
“Hmm…. Kelihatannya dia adalah seseorang dari kultus sesat” kata Angga, dia melihat secercah aura iblis disekitar pria tua tersebut dan langsung menyadari kalau mereka adalah pengikut dari raja iblis.
“Sudah kuduga tampaknya mereka berniat untuk menambah kekuatan dengan menambah pengikut mereka” kata Rio, dia lalu langsung pergi dari sana untuk mencari tempat sepi didesa tersebut.
“Wooii… kau sama sekali tidak akan melakukan apapun, mereka ini pengikut raja iblis loh kau tidak mau berbuat apa-apa” kata Angga.
“Aku tidak punya masalah dengan mereka, dan lagi pula ujian kali ini lebih berbahaya dari sebelum-sebelumnya akan sangat beresiko jika menambah musuh sekarang ini” kata Rio, dia dengan cepat langsung pergi dari sana.
Namun Rio tidak menyadari kalau pria tua tersebut telah menyadari dirinya dan tersenyum melihat Rio yang pergi menjauh dari dirinya, bersamaan dengan itu pria tua tersebut mengeluarkan sebuah bola kristal dan dari bola kristal tersebut “Zrriinggs…” muncul energy sihir dari raja iblis, energy itu lalu mewujudkan sesosok cahaya berbentu seorang pria yang mana wajahnya tidak dapat dilihat dan ketika orang-orang melihat sosok itu beberapa dari mereka langsung berlutut dan menyembahnya. Namun energy sihir yang besar tersebut memancing para siluman yang mana ada dihutan itu, dan bahkan membuat mereka semakin ganas karena merasa diri mereka terancam.
__ADS_1
Bersambung……