Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 380 Perjanjian dengan dua dewa raja bagian 3


__ADS_3

Draupnir adalah sebuah artefak cincin milik Odin yang mana dikatakan dapat memiliki kekuatan untuk menggandakan dirinya, artefak tersebut membelah dirinya ketika mendapatkan asupan energy yang cukup dan menjadi lambang kemakmuran dan kekayaan bagi Asgard. Dan karena hal itulah Friggal menjadi sedikit ragu-ragu untuk menyetujui permintaan dari Rio, itu bukan karena kekuatan dari artefak tersebut melainkan karena ingin melindungi harga diri serikat dewa Asgard.


“Hmm... sudah aku duga kalau dia akan ragu, tetapi ini memang sudah aku pikirkan, hanya memberikan dia sedikit dorongan lagi maka aku bisa mendapatkan Draupnir” pikir Rio.


“Kalau memang mengingankan cincin tua itu maka akan aku berikan” tiba-tiba saja sebuah suara langsung menggema kearah pikiran Rio dan juga yang lainnya yang ada didalam ruangan tersebut.


Suara itu tidak lain lagi adalah suara dari penguasa tertinggi para dewa Asgardian, suara dari Odin yang mana saat ini sedang tergeletak lemas ditempat tidurnya, dia sama sekali tidak memiliki tenaga untuk bergerak, akan tetapi energy sihir miliknya sangatlah kuat dan juga dapat dia kendalikan dengan sesuka hatinya.


“Seperti yang diharapkan dari salah satu dewa dengan predikat raja, walaupun dia tergeletak karena lukanya, aku masih bisa merasakan aura intimidasinya dari dalam ruangan ini” pikir Rio.


Disaat itu juga Friggal merasa sedikit senang karena suaminya dapat bertahan dan juga berbicara menggunakan energy sihirnya, dia kemudian melihat kearah Rio dan juga para rekannya, dapat terlihat dengan sangat jelas kalau Merlin yang ada disana kelihatan sulit bernafaas karena aura intimidasi dari Odi. Mengetahui hal itu “Roaaarr....” Rio dengan sengaja mengeluarkan aura naga miliknya, aura tersebut kemudian langsung menyelimuti seluruh alam Asgard dan membuat beberapa penduduk yang tidak dapat menahan tekanan dari aura naga milik Rio langsung pingsan ditempat.


“Aku ucapkan terimakasih banyak atas pengertian anda dewa Odin, akan tetapi tolong jangan macam-macam pada bawahanku, karena aku orang yang sangat pendendam” kata Rio.


Friggal yang mana ada disana langsung ketakutan, dia dapat melihat aura dari dewa dan juga iblis saling menyatu dan berbentrokan dengan sangat kacau didalam tubuh Rio, aura itu manyatu dan berbenturan membentuk sosok naga yang mana sangat menyeramkan.


“A-apa itu...??” pikir Friggal yang mana melihat sosok aura didalam tubuh Rio.


“Friggal bawa mereka masuk kedalam kamarku” kata Odin yang mana menghubungi Friggal lewat telepati miliknya.

__ADS_1


Disaat itu Rio yang mana telah tahu balasan dari Odin hanya tersenyum dihadapan Friggal, mereka kemudian langsung dibawa kedalam kamar Odin dan disana dapat terlihat jelas Odin yang mana telah terluka parah akibat tebasan monster mata satu dengan pedang sebegai bagian tubuhnya tersebut. Disana Rio dapat dengan jelas melihat aura megah dari tubuh Odin, dan disaat yang bersamaan juga Rio langsung tahu kalau ada aura dari monster alam bawah didalam tubuh Odin.


“Sudah aku duga, ini adalah serangan parasit” kata Rio.


“Parasite katamu...??” kata Friggal.


“Yah monster alam bawah itu tahu kalau dewa dan raja iblis memiliki kekuatan tubuh yang sangat kuat, jadi mereka menciptakan monster alam bawah kecil sekecil sel darah disetiap serangan mereka” kata Rio.


“Kau tampaknya sangat mengenal tentang monster alam bawah ini yah” kata Friggal yang mana sedikit curiga dengan Rio.


“Jaga mulutmu wanita, apa kau bermaksud menuduh tuanku bekerja sama dengan para mahluk gila itu” kata Azzazel yang mana marah mendengar nada bicara dari Friggal.


“Kau...” Azzazel yang mana marah besar hampir menyerang Friggal menggunakan kekuatan sihir ruang miliknya.


Akan tetapi disaat itu juga “Srringg...” Gungnir artefak milik Odin langsung terbang kearah Azzazel dan menghentikan pergerakan dari Azzazel, melihat kalau suaminya telah melindungi dirinya saat itu Friggal kemudian langsung tersenyum namun saat itu “Srraahkkk...” energy sihir yang luar biasa kuatnya langsung membatasi tubuh dari Friggal.


“Friggal kau sudah terlalu keterlaluan, kita adalah orang yang meminta bantuan dari mereka jadi kau tidak berhak berkata seperti itu” kata Odin.


“Uggghk... Maafkan aku atas perkataan kasarku” kata Friggal yang mana langsung meminta maaf dan menundukkan kepalannya pada Rio.

__ADS_1


“Tidak apa-apa, lagi pula bawahanku salah ditempat ini, dan untuk masalah para monster alam bawah itu aku juga diserang dan mengalahkan salah satu dari mereka, setelah itu aku membawa mayat mereka kedalam serikat pencari kebenaran dan disanalah aku mengetahui seluruh seluk beluk tentang tubuh dari monster alam bawah tersebut” kata Rio.


“Hahahah... jadi seperti itu, nampaknya jaman sudah kembali seperti yang sebelumnya, dimana para pahlawan manusia muncul untuk menolong kami lagi” kat Odin yang mana mengingat kembali pertarungan dulu, pada saat itu dia belum membentuk serikat dengan para dewa dan membuat kerajaan dewa Asgard.


“Kalau begitu maka aku akan langsung saja” kata Rio.


Dia kemudian menggunakan api dari Phoenix dan “Burrn...” mulai membakar luka yang ada ditubuh Odin, api tersebut berbeda dari kekuatan iblis yang lainnya itu karena api itu sangatlah murni, dan bahkan kekuatan api itu lebih murni dari kekuatan dewa yang ada didalam tubuh Odin. Pada saat yang bersamaan juga “Srrahhkk...” parasite monster alam bawah yang mana ada didalam tubuh Odin kemudian langsung terpancing, dan disaat itu juga Rio langsung menggunakan kekuatan dari Marbas untuk memindahkan darah tercemar didalam tubuh Odin.


“Glluuppst... Glluuppst...” darah milik Odin kemudian terbang keluar dari dalam tubuhnya, dan disaat itu juga Friggal dan juga Odin dapat melihat parasiter monster alam bawah yang mana berukuran sekecil sel darah tersebut. “Srraahkk...” Rio kemudian langsung menggunakan kekuatan dewa dan juga iblis didalam dirinya, dan “Burrn...” api putih kemudian langsung muncul dan membakar darah tersebut sehingga berubah menjadi sebuah kehampaan.


“Api itu... aku dapat merasakan kekacauan yang sangat kuat ada didalamnya, dewa atapun iblis yang terkena serangan api itu akan hancur dan bahkan jiwanya juga akan hancur karena kinerja energy yang kacau yang ada didalam api itu” pikir Odin yang mana meliha api putih milik Rio.


“Hmm... tampaknya aku berhasil menghancurkan para parasite yang menyebalkan itu, sekarang mari kita tutup luka dari tubuh Odin sekarang” pada saat itu ketika Rio ingin menggunakan kekuatannya untuk menutup luka ditubuh Odin, “Srrahhkk...” luka ditubuhnya telah tertutup dengan sendirinya.


“Hmm... aku bisa merasakan kekuatanku sudah kembali pulih seperti sedia kala, kau memiliki rasa terimakasihku raja manusia Rio” kata Odin, auda dewa dari dalam tubuhnya keluar dengan megahnya dan aura tersebut bertambah besar setiap menitnya seolah-olah menunjukkan kalau kekuatan Odin semakin pulih dengan sangat cepat.


“Seperti yang diharapkan dari sosok raja dewa, aku tidak akan mengira kalau kau akan sembuh dengan secepat ini, akan tetapi bukankah kau memiliki sesuatu yang harus kau berikan selain rasa terimakasih” kata Rio yang mengingatkan Odin tentang janjinya untuk memberikan cincin Draupnir kepada dirinya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2