Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 34 Sang pemburu bagian 3


__ADS_3

Ditengah hutan belantara yang mana saat itu masih siang dan panas terik, Rio terus berlari kesana kemari untuk menghindari serangan-serangan dari Hunter yang mana mengincar dirinya tersebut “Cuuinnggss…” panah yang kuat berasal dari pinggir kanan Rio tiba-tiba saja ditembakkan, namun dengan cepat Rio menghentikan waktu untuk beberapa detik demi bisa melihat dan menghindari tembakan panahan itu dengan mudah “Ttraaakkss…” dia tidak menghentika waktu dan menghilang karena hal tersebut dapat membuat Hunter sadar akan kekuatannya untuk menghentikan waktu.


“Hmm… panah itu kelihatannya dari Crosbow, aku dapat mendengar suara mekanisme dari panahnya” Rio langsung berbalik dan mengarahkan telapak tangannya kearah sampingnya “Buurrnn…” dia lalu menciptkan bola api dan melemparkannya “Boomsshh…” bola api itu kemudian meledak dan menciptakan kebakaran hutan yang sangat besar.


“Hahaha… menarik dia sama sekali tidak takut akan terjebak oleh api didalam hutan ini, mari kita lihat sampai berapa lama kau akan bertahan, Hmmm…??” lalu saat Hunter melihat lagi kearah Rio, dia telah menghilang.


Rio yang mana menggunakan alat sihir jubah miliknya dapat masuk kedalam bayangan yang diciptakan oleh api besar tersebut, dan dengan cepat dirinya langsung pergi jauh dari area yang terbakar tersebut, dia juga menyiapkan beberapa alat sihir untuk dijadikan jebakan-jebakan untuk menjebak Hunter.


“Dia menghilang apakah itu alat sihir untuk bepergian, Hmmm… ini mungkin akan menjadi perburuan yang panjang, haruskah aku paggil dia tidak kau harus menyimpannya sebagai kartu As ku” pikir Hunter tersebut, dia lalu mengeluarkan sebuah alat sihir berbentuk sarung tangan dan memakainya.


“Triiinggss….” Dan menggunakan benda itu dia langsung mendapatkan lokasi dari Rio, saarung tangan tersebut bekerja layaknya radar yang memeriksa 10 km dari jarak jauhnya. Dan Rio yang mana telah memiliki indra sihir yang kuat dapat merasakan kalau Hunter telah mengetahui keberadaannya, dengan cepat Rio langsung memanggil Banaspati dan memerintahkan dirinya untuk membakar semua tempat yang ada dibelakangnya.


“Dengan ini aku harap dia dapat tertahan oleh api dari Banaspati, aku harus cepat memasang seluruh perangkap yang ada” kata Rio yang mana menggerakan tangannya dengan cepat, dia memasang berbagai macam perangkap dari alat sihir sampai perkamen mantra sihir sekali pakai juga ikut dia gunakan.


“Hahhaha… bagus-bagus kelihatannya dia sudah mulai serius, kalau begitu bagaimana dengan ini” kata Hunter ketika dia melihat Banaspati ada didepannya.


“Cuuiinggss… Cuuiinggss… Cuuiinggss…” dengan cepat menggunakan Crosbow miliknya dia menembakka lima buah anak panah, namun “Trrakkss… Trrakkss… Trrakkss…” semua itu menembus tubuh Banaspati karena dirinya adalah api yang tidak memilik wujud fisik.

__ADS_1


“Manusia bodoh, kau kira bisa mengalahkanku dengan mainan-mainan kecil seperti itu” kata Banaspati, menggunakan api yang sangat besar dia langsung berencana untuk membakar habis Hunter.


“Hei… sebaiknya kau lihat dibelakangmu” kata Hunter tersebut.


Dan ketika Banaspati melihat kearah belakang dirinya dia terkejut karena menyadari kalau anak-anak panah yang ditembakkan oleh Hunter terpasang sesuatu dijungnya, dan itu adalah sebuah kertas yang mengandung energy sihir yang sangat kuat.


“Sialan… manusia ini pintar” pikir Banaspati.


“Boomsshh… Boomsshh… Boomsshh…” ledakan yang mana membuat beku seluruh hutan yang terbakar muncul dari kertas-kertas yang terpasang dari anak panah tersebut, dan membuat Banaspati melemah karena element api miliknya dipadamkan oleh kekuatan ledakan bom kertas tersebut.


“Heheheh… kalau mau menghadapi mahluk yang tercipta dari element seperti dirimu labih bijak menggunakan sihir dari pada serangan fisik” kata Hunter itu.


Rune kertas adalah alat sihir sekali pakai yang mana dapat mengeluarkan sihir-sihir element yang berbeda-beda tergantung dari rune yang digambarkan, rune ini dapat diaktifkan dari jarak jauh maupun dekat dengan cara meneteskan darah keatas rune maka pengguna dapat memakai rune tersebut sesuka hati mereka.


“Ledakan itu dan juga hawa dingin ini, apakah Banaspati kalah” pikir Rio yang mana melihat kearah belakang dirinya, “Ping-ping… Ping-ping…” lalu notifikasi dari DS Game mulai muncul yang mengatakan “Mahluk panggilan anda Banaspati telah kalah dalam pertempuran, jadi dia akan dikirim kembali kedunia asalnya untuk sementara waktu, pemanggilan kembali dapat dilakukan setelah 27 jam” kata notifikasi tersebut.


Melihat hal itu Rio langsung merasakan hawa dingin dilehernya dan dengan cepat melompat kearah depat “Cuiinggss… Cuiinggss… Trraakkss… Trraakkss…” dan benar saja beberapa panah ditembakkan kearah dirinya.

__ADS_1


“Kau menghindarinya dengan baik, apa kau merupakan seseorang yang terlatih dalam pertempuran juga” kata Hunter.


“Hahahaha… maaf aku terlahir dengan bakat cepat belajar, jadi hanya dari membaca buku dan melihat vidio keterangannya saja aku sudah dapat mempelajari semuanya” kata Rio.


“Jeniuskah kalau begitu sangat disayangkan untuk membunuhmu, tetapi pekerjaan adalah pekerjaan aku harus tetap menjaga profesionalitasku” kata Hunter tersebut, dia memegang Crosbow miliknya ditangan kanannya dan sebuah pisau besar ditangan kirinya.


Dengan cepat Rio menembakkan bola api dari tangannya “Boommsshh…” namun menggunakan pisau ditangan kirinya Hunter dengan mudahnya membelah bola api tersebut, tetapi ketika dia melihat kearah depannya dia dikejutkan karena Rio telah menghilang sekali lagi dari pandangan matanya, Rio menggunakan ledakan api dari bola api tesebut untuk menciptkan secercah cahaya yang membuat bayangan dan dengan bayangan tersebut dia langsung menyelam kedalamnya dan pergi menjauhi tempat itu. Rio meninggalkan Hunter disana ditempat yang telah dia letakan berbagai macam jebakan dan sihir-sihir yang mana sangatlah berbahaya.


“Hahahaha… hahahaha…. tampaknya aku telah terjebak, aku dapat merasakannya dari seluruh tubuhku, tempat ini telah dipenuhi oleh jebakan-jebakan gila yang sangat mematikan, kalau begitu mari kita serius datanglah Barong” Hunter kemudian memanggil mahluk panggilan miliknya.


Sesosok mahluk yang lebih besar dari beruang dan memiliki bulu yang sangat lebat dan wajah seperti singa yang sangat garang, dengan wajah kemerahan dan taring tajam keluarr dari mulutnya mahluk itu mangaum “Rooaarrraa….” Dan auman miliknya menembus jarak 20 Km jauhnya dan membuat seluruh mahluk hidup yang ada disana ketakutan mendengar suara auman tersebut.


“Hahahahah…. Ayo Barong saatnya bagi kita untuk berburu” kata Hunter, dia langsung naik keatas tubuh Barong, “Buusshh…” dan dalam satu kali lompatan Barong mencapai ketinggian 15 kaki dan membuat “Boommsshh…” dan menghancurkan tanah tempat dia mendarat lalu juga menghancurkan setiap perangkap yang dipasang oleh Rio.


“Aaaahh… sialan aku tidak menyangka akan ada mahluk seperti itu” pikir Rio yang melihat kekuatan dari Barong.


Penjelasan : Barong merupakan mahluk roh pelindung yang mana sering dijumpai didalam hutan-hutan, dan dikatakan kalau Barong adalah raja roh yang mewakili kebajikan atau dikenal sebagai malaikat pelindung dalam mitologi Bali, dan sering ditampilkan dalam drama tarian yang ada di Bali lalu Barong juga memiliki banyak jenis salah satunya adalah Barong singa, Barong Landung ( Raksasa ), Barong Celeng ( Babi Hutan ), Barong macan dan Barong Naga.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2