
Setelah itu para partisipan yang lainnya mengikuti saran dari Rio dan Dion lalu mereka membentuk 12 kelompok yang mana diperintahkan untuk mengelilingi kastil mereka, Rio bersama Lita menjadi satu kelompok sedangkan Luna dan Adelia masuk kedalam kelompok yang lain. Sementara itu Dion membuat kelompok sendiri bersama yang lainnya, mereka lalu pergi mengelilingi kastil yang luas tersebut disaat itu Rio menemukan beberapa roh gentayangan menghampiri mereka “Roaaarr…” namun dengan cepat “Boomsshh… Boomsshh…” menggunakan sihir apinya Rio dengan mudahnya menghabisi roh gentayangan tersebut dengan mudahnya.
“Tampaknya kita juga mendapatkan beberapa keuntungan dari mengelilingi kastil ini” kata Rio yang mana mengambil beberapa Gold point dari arwah gentanyangan tersebut.
“Hei abang-aabang yang lainnya, kalian kenapa diam aja” kata Lita yang bertanya pada para partisipan lainnya yang bergabung didalam kelompok Rio dan Lita.
“Hahaha… kami masih belum terbiasa menggunakan aplikasi ini, benar-benar kami juga sedikit takut melawan hantu-hantu itu” kata para anggota yang lainnya.
“Lita biarkan mereka, kalau keadaan darurat mereka dapat mahluk panggilan mereka dapat berguna disaat genting” kata Rio yang mana mencoba untuk berusaha baik pada para kelompok yang lainnya.
“Cih… ok aku juga lagi bosan” kata Lita, dia lalu mengeluarkan beberapa hantu Pagebluk yang mana membuat beberapa anggota yang lainnya ketakutan.
“Gahahaha…..” hantu Pagebluk lalu tertawa dengan menyeramkannya “Wuusshh…” dan dengan cepat hantu Pagebluk langsung bergerak masuk kedalam tembok dan menyerang para roh gentayangan yang mereka lihat, “Ssrraashhh… Ssrraashhh…” dengan sekali tebasan kedua hantu Pagebluk menghabisi para roh gentanyangan tersebut satu demi satu. “Ping-ping-ping…” Gold point lalu masuk kedalam akun DS Game milik Lita dengan lancarnya, melihat hal itu para partisipan ujian yang ada didalam kelompok Rio mulai tergoda ingin ikut ambil bagian dalam menyerang para roh gentanyangan tersebut.
“Hmm… kelihatannya mereka mulai termakan umpannya, kita lihat siapa yang serakah disini dan jika mereka mulai bergerak aku akan menghabisi mereka lalu mengambil semua yang mereka punya” pikir Rio.
“Hmm… apa boleh kalau aku juga ikut bertarung” kata salah satu partisipan yang berada didalam kelompok Rio, dia terlihat seperti seorang mahasiswa berumur 20 tahunan.
__ADS_1
“Hmm… Boleh kalau kau mau maju maka aku akan membiarkannya” kata Rio, dia melihat pemuda itu dengan seksama karena Rio menyadari adanya potensi didalam dirinya.
“Maju Warak Ngendhog” pria itu lalu memanggil mahluk panggilan miliknya “Trriiinnggsstt…” lalu sesosok naga kecil setinggi manusia besar mulai muncul dibelakangnya, “Rooarr…” naga itu lalu mulai menyerang kumpulan roh-roh jahata yang ada didepannya.
“Boommsshh… Boommsshh… Boommsshh…” Warak Ngendhog lalu menembakkan bola api dari mulutnya dan membuat para roh gentayangan tersebut mulai terbakar dan hancur satu demi satu, “Grraaahh…” Warak Ngendhog yang mana terlihat garang tersebut mulai menyerang dengan ganasnya para roh gentanyangan tersebut “Crrasstt… Srrasstt…” dengan cakaran dan taringnya para roh gentayangan mulai terbunuh sampai tidak ada yang tersisa dijalan mereka.
“Ping-ping-ping…” sementara itu pemuda tersebut terlihat sangat senang karena melihat kalau beberapa Gold point masuk kedalam akun miliknya, Gold point tersebut mulai semakin banyak sehingga kalau ditotalkan telah mencapai beberapa juta rupiah.
“Kau terlihat sangat senang dengan jumlah Gold point sebanyak itu, apa kau sedang kekurangan uang…??” tanya Rio yang mana melihat pemuda itu.
“Aaah… ini aku cuman merasa senang saja karena mendapatkan cukup banyak uang” kata pemuda itu.
“Aku mengerti terimakasih atas saran anda, ngomong-ngomong namaku Aji aku mahasiswa jurusan kedokteran tahun pertama” kata Aji yang mana memperkenalkan dirinya pada Rio dan Lita.
“Hmm… aku Rio dan adik manis ini adalah Lita” kata Rio sambil mengusap kepala Lita dengan lembut.
“Hehehehe… abang baru pertama kali makai aplikasi DS Game yah…??” tanya Lita yang mana melihat kearah Aji dengan tatapan yang imut.
__ADS_1
“Hahahaha… ini aku tiba-tiba mendapatkan notifikasi dari aplikasi ini saat lagi tidur istirahat, dan dalam keadaan ngantuk itu aku tampa sengaja menekan tombol untuk setuju dalam DS Game ini” kata Aji, dia sedang linglung karena malu saat menjawan pertanyaan dari Lita barusan.
“Hei aku cuman ingin mengingatkan saja kalau kau jangan berbuat macam-macam sama gadis ini, kau tahu hantu dibelakangnya itu benar-benar berbahaya” kata Rio yang mulai mengingat kembali disaat-saat dia dan Lita pertama kali bertemu.
“Hahahaha… iyah aku ingat tentang hal itu” kata Aji yang mana melihat hantu Pagebluk ada dibelakang Lita sedang mengacungkan senjata mereka pada Aji.
Melihat ketiganya sedang berbicara satu sama lainnya para anggota kelompok Rio yang lainnya sedang berbicara sendiri, mereka terlihat sangat iri dengan Aji yang mendapatkan banyak Gold point dan merencanakan sesuatu. “Brraakkss…” lalu secara tibat-tiba sesosok roh gentayangan yang mana sangat besar muncul dihadapan mereka. Semua yang melihat roh tersebut langsung menggigil ketakutan dibuatnya karena aura dari roh itu menyebar dengan sangat cepat kesuluruh ruangan, aura negatif yang mana sangat kuat itu membuat orang-orang biasa ketakutan tetapi Rio dan Lita terlihat biasa saja menghadapi aura tersebut karena bagi mereka aura itu hanyalah seperti angin berhembus belakang.
“Menjijikan sekali” kata Rio, “Buurrnn…” dia kemudian menggunakan tangan kirinya dan memunculkan api ditelapak tangannya “Boomsshh…” dan dengan mudahnya dia melemparkan api tersebut kewajah roh gentayangan tersebut “Roaarr…” karena api dari Rio mata dari ro gentayangan tersebut tidak bisa melihat, “Buushh…” melihat kesempatan itu kedua hantu Pagebluk dengan cepat langsung melesat kearah roh itu “Srraasstt… Srrasstt…” dan menebas kaki roh itu “Buukk…” roh gentayangan tersebut lalu terjatuh kelantai. Melihat roh gentayangan itu ada dijarak jangkauan tangannya “Srrassstt…” dengan menggunakan pisau ditangan kanannya Rio menebas tenggorokan roh itu dan membuatnya menghilang dengan cepat.
“He-hebat sekali, mereka berdua ini sama sekali tidak takut dengan mahluk semengerikan itu” pikir Aji yang mana melihat Rio dan Lita dengan tatapan kagum.
“Hei sedang apa kalian, ayo cepat kemari kita bagi harta yang ada disini” kata Rio yang menunjukkan sebuah ruangan tempat roh gentayangan tersebut keluar, disana tedapat banyak harta karun dan juga beberapa alat sihir dimana-mana.
“Shh… Shh…. Abang apa yakin mau membagikan harta ini kemereka, mereka tadikan gak melakukan apa-apa” kata Lita yang mana sedang berbisik kepada Rio.
“Jangan khawatir aku sudah mengamankan sebagian harta dan alat sihir yang ada disini menggunakan kekuata Batara Kala tadi” kata Rio yang membalas bisikan dari Lita.
__ADS_1
Penjelasan : Warak Ngendhog adalah mahluk dalam cerita mitos orang jawa dan memiliki tubuh bersisik, mulut bertaring yang menganga dan wajah yang cukup mengerikan sebagai lambang hawa nafsu yang harus dilawan. Kata “Warak” berasal dari bahasa arab “Wara’i” yang berarti suci, sementara “Ngendhog” adalah bahasa jawa yang artinya “Bertelur” yang dilambangkan sebagai pahala dari ibadah puasa.
Bersambung…….