Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 333 Sun Dragon


__ADS_3

Sebelumnya Satans yang mana sedang melawan Teppes yang telah berubah menjadi monster setelah meminum ratusan tetes darah dari sang dewa iblis Lycan, sekarang ini sedang berhadapan dengan puluhan monster alam bawah yang mana telah dipanggil oleh Satans. “Kieekk… Kieekk…” sebagian besar dari para monster alam bawah tersebut, telah bertransformasi menjadi bentuk raksasa dan, “Crrast…” salah satu dari mereka berevolusi kebentuk yang baru, bentuk monster yang baru tersebut terlihat seperti seorang manusia biasa dengan wujud hitam dan tubuh yang dipenuhi oleh mata dan mulut.


“GROOOAARR….” Monster alam bawah berwujud manusia tersebut membuka mulut yang ada diseluruh tubuhnya.


“Trraasttk… Trraasttk… Trraasttk…” lalu tentakel-tentakel keunguan muncul dari mulut-mulut monster tersebut, melihat hal itu Teppes yang mana telah berada dalam wujud monster langsung mengeluarkan aura mengancam. Teppes yang sekarang ini telah mirib dengan hewan dapat merasakan bahaya dari arah monster berwujud manusia tersebut, dan saat Satans memberikan tanda dengan tangannya para monster alam bawah tersebut kemudian beramai-ramai langsung menyerang kearha Teppes.


“Maju kalian para bawahanku, bawakan darahnya untukku” kata Satans.


“Kieeek… Kieeek… Kieeek…” para monster alam bawah seperti mengerti dengan perkataan dari Satans dan membalas perkataan tersebut, mereka lalu mulai mengerumini Teppes dan membuat dia tidak bisa kabur kemanapun. Akan tetapi “ROOARR….” Teppes mengeluarkan auman dan aura intimidasi miliknya, karena aura intimidasi tersebut para monster alam bawah tersebut menjadi tidak dapat bergerak, “Busshkk…” dengan cepat Teppes lalu langsung melompat dan “Crrastt…” dia menggigit salah satu monster alam bawah tersebut.


“Gllupss… Gllupss…” dengan taring miliknya Teppes lalu menyedot darah dan energy dari monster alam bawah tersebut, “Kieeekk…” monster alam bawah yang mana tersedot energy kehidupannya oleh Teppes mulai marah, “Trrraak… Trrraak…” dia menggunakan tentakel miliknya untuk memegang tubuh Teppes. “Grrrr…” melihat tentakel ditubuhnya membuat dia semakin ganas, “Crrasst…” Teppes mengoyak daging monster alam bawah yang dia gigit tersebut dan lalu “Srrast… Srrast…” dengan menggunakan cakarannya Teppes melepaskan diri dari setiap tetakel yang mengikat dirinya.


“Kieekk…” monster alam bawah itu lalu merasakan kesakitan setepalah setiap tetakel miliknya dirusak oleh cakaran Teppes, dan karena hal itu Satans lalu memerintahkan lima monster alam bawah untuk menyerang Teppes secara bersamaan, “Swrrus… Swrrus… Swrrus…” kelima monster alam bawah tersebut lalu mengeluarkan tentakel mereka dan berusaha untuk menangkap tubuh dari Teppes. “Trriinggs…” akan tetapi dari mulut Teppes, keluar sebuah bola cahaya merah yang mana dia buat dengan memadatkan energy sihir dan darahnya, dan dengan bola cahaya merah tersebut “Brrushhkk…” Teppes menyerang kelima monster alam bawah tersebut.


Dengan satu serangan Teppes menghabisi kelima monster alam bawah tersebut dengan mudahnya, “Grrr… Crrast…” dan seperti mahluk buas “Crauustt… Glllupps…” Teppes melahap sisa tubuh dari kelima monster alam bawah tersebut, dan mulai mengisi kembali energy sihirnya.

__ADS_1


“Sialan nampaknya aku harus memakai tipe baru itu” pikir Satans.


Dengan kendalinya Satans lalu mencoba untuk mengendalikan monster alam bawah berbentuk manusia tersebut, “Trrak.. Trrak..” dan monster alam bawah berbentuk manusia itu lalu berjalan mendekati Teppes, “Srraahkkk…” lalu secara tiba-tiba tangan kanan dari monster alam bawaha berbentuk manusia itu mulai memanjang dan berusaha untuk menangkap Teppes, “Busshkk…” dan dengan satu lompatan kecil Teppes dapat menghindari serangan tangan tersebut, akan tetapi “Trassk… Trassk… Trassk…” mengunakan tentakel-tentakel yang keluar dari beberapa mulut ditangan kanannya.


“Grrrr…” Teppes yang mana terjerat tersebut berusaha untuk melepaskan tubuhnya, “Srrast… Srrast… Srrast…” namun setelah dia menggit dan juga cakar tentakel tersebut, Teppes tidak dapat menggores sedikitpun tentakel itu dengan serangannya.


“Hahah… bagus tahan terus dia seperti itu, lalu bunuh dia sehingga aku bisa mengekstrak darahnya” kata Satans.


Akan tetapi monster alam bawah berbentuk manusia tersebut sama sekali tidak mendengarkan perintah dari Satans, “Krrakk… Crrast…” lalu dari perutnya sebuah mulut raksasa terbuka dan dia bersiap untuk melahap Teppes yang mana telah berubah menjadi monster tersebut, “Grrr…” sementara itu Teppes masih tetap mencoba untuk melawan dan melepaskan dirinya dari tentakel-tentakel tersebut. Lalu “Triinggs…” Teppes mengeluarkan bola cahaya merah dari mulutnya lagi, dan disaat monster alam bawah berbentuk manusia tersebut telah berada sangat dekat dengan dirinya “Bommshkk…” Teppes menembakkan bola cahaya merah tersebut.


“Wusshkk…” Satans langsung bergerak kearah asap ledakan tersebut, dengan satu lengannya yang masih utuh Satans lalu langsung masuk kedalam kabut asap ledakan tersebut, “Fusshk…” lalu disana Satans berusaha untuk mencari-cari keberadaan dari mayat Teppes. “Kieekk…” akan tetapi disana dia malah menemukan monster alam bawah yang mana berbentuk manusia tersebut, marah dan kesal karena monster itu tidak mendengarkan perintahnya “Srranggs…” Satans langsung membelah dua monster alam bawah berbentuk manusia itu dengan kapaknya.


“Sialan… ini semua karena kau, kenapa kalian tidak bisa mengikuti perintahku dasar mahluk tidak berguna” kata Satans, “Dusshkk…” dia menginjak tubuh dari monster alam bawah tersebut dan menghancurkannya dengan sekali pijakan.


“Grrrrr…” mencium aura haus darah dari belakang dirinya, Satans kemudian langsung menyadari kalau dirinya sedang diincar dari belakang, “Busshkk…” dengan cepat Teppes yang mana terluka tersebut langsung melompat dan menerkam Satans, “Crrast…” dengan taringnya dia mengigit leher dari Satans. “Glluups… Glluups… Glluups…” lalu dengan taring vampirenya Teppes mulai menyedot darah dan juga energy kehidupan milik Satans.

__ADS_1


“Gaahkk… lepaskan-lepaskan aku mahluk kotor” kata Satans, “Bussk… Bussk… Bussk…” menggunakan tangan kanannya yang mana masih utuh Satans memukul-mukul Teppes dan berusaha untuk membuat dia melepaskan dirinya dari gigitan Teppes.


“Grrr…” akan tetapi tubuh Teppes sekarang ini lebih kuat dari kekuatan Satans, dan bahkan pukulan Satans sama sekali tidak dapat melukai dirinya, “Srringgs…” Satans lalu menggunakan telekinetis untuk mengambil artefak kapaknya yang mana terhempas jauh dari dirinya. Akan tetapi artefak kapak tersebut sama sekali tidak mendengarkan Satans, dan bahkan menolak panggilan dari Satans.


“Apa yang terjadi, Ira jawablah panggilanku” pikir Satans yang mana berusaha untuk memanggil artefak kapak miliknya.


Namun artefak kapak milik Satans yang mana bernaman Ira sama sekali tidak menjawab panggilan dari Satans, “Busshk…” Teppes yang mana mulai kesal dengan tangan kanan Satans, menggunakan kaki depannya untuk menghancurkan tangan kanan tersebut. Setelah beberapa detik berlalu Satans langsung menjadi lemas dan linglung karena kehilangan banyak darah dan energy kehidupan yang sangat banyak, “Bummshkk…” disaat itulah Teppes mendengarkan suara ledakan dari arah kastil miliknya.


“Grrrr….” Disana dia dapat dengan jelas merasakan aura naga dari tubuh Rio, dia lalu langsung memasang kuda-kuda untuk bertarung dan bersiap untuk memangsa Incubus dan juga Rio yang ada dihadapannya.


“Apa yang sebenarnya terjadi padamu kawanku” kata Rio yang mana melihat Teppes dalam bentuk monsternya.


“ROOARRR…” akan tetapi Teppes yang mana telah kehilangan akal sehatnya tidak menjawab perkataan dari Rio dan mulai meraung sambil mengeluarkan aura intimidasi kearah Rio.


Bersambung….

__ADS_1


__ADS_2