
Pada saat itu Banaspati yang mana telah kalah dari Solomon mendengarkan perkataan dari Solomon, dan dia mulai kesal karena Solomon sama sekali tidak menghabisi dirinya, “Burrn...” dengan kekuatan miliknya yang tersisa dia menciptakan sebuah tangan api raksasa dan berusaha untuk menyerang Solomon dengan cakar api miliknya. Akan tetapi “Fushkk...” Solomon dengan mudahnya menghindari serangan dari Banaspati tersebut, namun disaat itu juga “Bomshkk...” Banaspati meledakkan dirinya sendiri dan kemudian langsung melarikan diri dari Solomon.
“Hahaha... dasar mahluk yang keras kepala, aku semakin ingin menjadikannya bawahanku” kata Solomon.
“Trringgs...” Disaat itu Solomon langsung menggunakan kristal Lemegeton yang dia dan menggunakan salah satu iblis yang membuat kontrak dengan dirinya, sementara itu “Frrushkk...” Banaspati langsung terbang dengan tubuhnya yang hanya seperti bola api yang berdiameter kurang dari 30 cm.
“Haah... apa-apaan manusia itu, kenapa dia begit kuat dan juga kenapa dia tidak menghabisiku” pikir Banaspati yang mana mengingat kembali perkataan dari Solomon.
Namun pada saat itu Banaspati tidak mengetahui kalau misalnya “Srraahkk...” Solomon telah melihat dirinya sedari tadi, dia menggunakan kekuatan dari Asmodeus yang mana memiliki kekuatan penglihatan yang sangat tajam dan bahkan dapat melihat dunia dari pandangan perspektif yang lain. Dan pada saat itu mata tak kasat mata dari Asmodeus sedang melihat Banaspati dari angkasa, dan mata tersebut terhubung langsung dengan penglihatan dari Solomon.
“Ketemu kau” kata Solomon, “Trriinggs...” dia kembali menggunakan Lemegeton untuk menggunakan kekuatan iblis yang lainnya.
Disaat itu saat Banaspati telah merasa kalau dirinya telah melarikan diri sepenuhnya dari Solomon, dia melihat kebelakang dan memeriksa aura dari Solomon, dan menyadari kalau aura dari Solomon telah menghilang dari belakangnya.
“Hm... aku tidak bisa melihat aura kekuatan sihirnya lagi, apakah aku telah pergi terlalu jauh sampai tidak bisa merasakan aura kekuatan sihirnya lagi” pikir Banaspati.
Akan tetapi disaat itu “Srranggs... Trranggs...” Solomon langsung muncul dijalan didepan Banaspati, dia mengoyak ruang dan berpindah langsung kearah jalan didepan Banaspati, merasakan aura kekuatan sihir yang mana sangat besar didepannya Banasapati langsung menyadari kalau Solomon telah berada didepannya.
“Bagaimana mungkin....” kata Banaspati yang mana tidak percaya melihat Solomon yang ada didepannya.
__ADS_1
“Jadi mahluk kecil bagaimana kalau kita berbicara sebentar” kata Solomon.
Dengan menggunakan kekuatan dari Azzazel “Srrangg... Trringgs...” Solomon langsung mengendalikan ruang disekitar Banaspati dan membuatnya terperangkap didalam ruang tersebut. Dengan kurungan ruang yang mana mengurungnya Banaspati tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain pasrah ditangkap oleh Solomon, dan disaat itu juga Solomon langsung membawa Banaspati pergi kembali dimensi kekuasannya, lebih tepatnya kekerajaan miliknya.
Disaat itu Banaspati selalu dibawa-bawa oleh Solomon, dia terjebak didalam kurungan ruang yang mana selalu melayang didekat Solomon, dan disana untuk pertama kalinya dia menyadari betapa menariknya eksitensi yang bernaman manusia, dia melihat kebaikan hati mereka dan juga melihat kekejaman dan juga kebengisan dari para manusia. Dia menganggap manusia adalah eksitensi yang kosong bagaikan gelas transparan, dan kapanpun dapat berubah dengan mengikuti apapun yang diisi didalamnya.
“Sudah lebih dari satu tahun kau terkurung dalam kubus kecil itu, sekarang bagaiman menurutmu kehidupan dari manusia cukup menarik bukan” kata Solomon.
Dengan gerakan tangannya dia dengan mudahnya melepaskan kekangan dari Banaspati, dan disaat itu Banaspati tidak lagi melarikan diri ataupun melawan Solomon, dia terlihat diam seperti sedang berpikir dengan tubuhnya yang terlihat seperti sebuah bola api kecil yang melayang disekitar Solomon.
“Manusia memang sangat menarik, terutama disaat mereka menginginkan sesuatu, mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan keinginan mereka, dan emosi itu adalah hal yang paling menonjol dari manusia” kata Banaspati.
“Jangan salah sangka Solomon, aku memang bilang kalau aku tertarik dengan manusia, bukan berarti aku mau menjadi bawahanmu” kata Banaspati yang mana masih menolak untuk menjadi bawahan Solomon.
“Hahahah... menarik, kalau begitu mari buat kontrak yang lain, kau akan aku perbolehkan untuk membuat kontrak dengan para manusia dialam manusia, akan tetapi kau hanya boleh memberikan mereka sebagian kecil kekuatanmu” kata Solomon.
“Gahahah... bagus juga, dengan begitu disaat para manusia itu akan membunuh satu sama lainnya, aku bisa mendapatkan makanan segar lagi, baiklah aku menyetujui kontrak ini” kata Banaspati.
“Taassk...” disaat itulah Banaspati sekarang ini dapat dipanggil oleh mereka yang mana mengetahui cara memanggilnya, dan para pengguna DS Game sebagian besar menjadikan Banaspati sebagai mahluk gaib yang mana paling pertama mereka buat perjanjian dengan dirinya. Karena kontrak dari ratusan umat manusia, dia sekarang ini terus bertambah kuat dari waktu ke waktu, dan bahkan disaat ini Banaspati yang mana sedang bertarung dengan Gilang tetap mendapatkan kekuatan dari para orang-orang yang mana membuat kontrak dengan dirinya.
__ADS_1
“Roaaarr....” Gilang yang mana telah menjadikan tangan kananya sebagai pedang langsung maju untuk menyerang Banaspati, disaat itu “Fushkk...” Gilang berhasil melancarkan serangan kearah Banaspati, akan tetapi Banaspati sama sekali tidak menghindari serangan itu dan bahkan serangan dari Gilang menembus tubuh api dari Banaspati.
“Grrr... Gahahah... jadi begitu aku mengerit sekarang, kau menggunakan sembilan jangtung iblis milikmu untuk menjadikannya kekuatan hitam yang mana menghisap kekuatan api milikku, dan juga pedang itu dibuat menggunakan dau atau lebih dari sembilan jantung iblis yang ada didalam dirimu” kata Banaspati.
“Kau benar-benar pintar, aku penasaran apa kau memang benar adalah monster alam bawah” kata Gilang, “Crrastt...” disaat itu juga “Trrassk...” Gilang menumbuhkan satu buah tangan lagi dari punggungnya.
Tangan tersebut berada dibawah tangan kanannya yang mana telah menjadi sebuah pedang, “Srraanggs...” dan tangan itu mulai membentuk lengan unik yang mana tidak memiliki telapak tangan ataupun jari, tangan tersebut terlihat seperti sebuah meriam yang mana menyatu dengan pangkal lengannya. Dengan tangan baru yang mana dia buat tersebut, “Burrnn...” Gilang langsung mengeluarkan kekuatan kegelapan dari jantung iblis miliknya dan juga menggabungkannya dengan api yang dia ambil dari wilayah Banaspati.
“Burrnn... Srrahhkk...” sebuah api hitam yang mana memiliki perinsip membakar dan melahap apapun yang dia bakar langsung muncul didalam meriam tangan miliknya tersebut, dan disaat itu “Srrahkk...” Gilang langsung mengarahkan meriam tangannya kearah Banaspati.
Namun disaat itu juga “Bushkkk...” Banaspati langsung terbang keangkasa dan dia terbang semakin tinggi, “Frrussht...” Banaspati terbang mencapai penghalang dimensi yang ada di alam bawah, disaat itu Gilang yang mana sedang berusaha membidik Bansapati sama sekali tidak bisa mengarahkan meriam tangannya kearah Banaspati.
“Grrr... dia terbang terlalu jauh, aku harus mengikutinya” pikir Gilang, “Crrastt...” dengan kekuatan tubuh dari monster alam bawah “Srrasttk...” Gilang langsung mengeluarkan sepasang sayap kelelawar raksasa.
“Frusshkk... Wrusshkk...” dengan sepasang sayap tersebut, Gilang kemudian langsung terbang dan menyusul Banaspati keangkasa, dengan tangan kanan tambahannya dia bersiap untuk membidik dan menembak Banaspati diudara, dan disaat itu juga “Burrnn....” sebuah meteorit raksasa langsung muncul dihadapan Gilang dan dengan cepat melaju kearah Gilang.
“Grrr... monster gila itu, dia berencana untuk menghabisiku dengan cara menghancurkan dunia alam bawah” kata Gilang yang mana melihat kekuatan besar yang dikeluarkan oleh Banaspati.
Bersambung.....
__ADS_1