Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 365 Kekuatan Raja para Dewa


__ADS_3

Odin adalah dewa yang mana dikenali sebagai raja dari para dewa diserikat dewa Asagardian, mereka adalah para dewa yang dikenali pada zaman nordic yang cukup terkenal karena keberanian mereka dalam peperangan. Kebanyakan penyembah mereka adalah para ksatria yang mengincar kematian dalam medan perang, karena hanya dengan hal itulah para dewa Asgardian akan mengutus para bidadari perang mereka Valkrie untuk menjemput jiwa mereka dan menjadikan para ksatria tersebut sebagai pasukan dari serikat dewa mereka.


Dan sekarang para ksatria manusia itu telah berada dimedan perang bersama dengan Odin, mereka sama sekali tidak takut akan kematian karena mereka telah merasakan apa itu kematian yang sebenarnya. Para pasukan itu kali ini sedang menghadapi apa yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya, dan itu adalah para monster alam bawah yang sangat mengerikan, sosoknya yang mana sangat buas tersebut membuat tekat mereka hampir goyah.


“Tussk…” namun dengan kekuatan dari Gungnir mereka dapat menjaga tekat mereka, dan Odin yang mana melihat para ksatrianya tersebut merasakan bahaya dari monster alam bawah itu, karena untuk pertama kalinya dirinya melihat tekat ksatrianya itu goyah karena aura dari sosok mahluk yang tidak jelas tersebut.


“Mahluk yang sangat berbahaya” kata Odin.


“Aku tahu itu, aura yang dia keluarkan membuat aku sedikit merinding” kata raja iblis Mara.


“Busshkk…” lalu dengan cepat monster mata satu dengan pedang sebagai tangan kanannya itu langsung maju untuk menyerang Odin dan juga Mara, disaat itu juga “Trrunggs… Trrunggs… Trrunggs…” para prjaurit iblis pihak Mara kemudian menciptakan sebuah lingkaran sihir, mereka menciptakan lingkaran sihir dibawah kaki mereka. Kemudian dengan cepat raja iblis Mara mengendalikan lingkaran sihir tersebut, “Srrahkk…” lalu dari bawah kaki monster mata satu dengan pedang sebagai tangan kanannya itu, bermunculan tangan-tangan yang sangat banyak “Wussh… Wussh… Wussh…” seluruh tangan itu kemudian langsung menyerang kearah monster alam bawah tersebut.


Melihat hal tersebut, “Busshk…” monster alam bawah mata satu dengan pedang sebagai tangan kanannya langsung melompat untuk menghindari tangan-tangan tersebut, dengan sekali lompatan dirinya langsung mencapai ketinggian 15 meter diatas daratan. Kemudian menggunakan tangan kanannya yang telah dia ubah menjadi pedang, “Crraak…” monster mata satu tersebut langsung membidik kearah Odin dan juga Mara dan “Bumshk…” dia kemudian meluncurkan tangan kanannya kearah Odin dan juga Mara.

__ADS_1


Melihat hal tersebut Odin kemudian menyiapkan Gungnir “Funggs…” dengan beberapa kali putaran, “Fusshkk…” Odin dengan cepat melemparkan Gungnir miliknya, dengan cepat Gungnir melesat kearah tangan kanan yang dilemparkan oleh monster mata satu dengan pedang sebagai tangan kanannya itu. “Trranggs…” dengan kekuatan artefak milik Odin tersebut “Trrassk…” dapat menghancurkan tangan kanan dari monster yang mana dilemparkan oleh mahluk mata satu tersebut, disaat itu juga monster alam bawah mata satu dengan pedang sebagai tangan kanannya itu langsung tahu kalau kedua entitas yang ada didepannya itu sangatlah kuat.


“Trrukk…” ketika monster mata satu itu mendarat ditangan “Trrasskk…” dia dengan cepat menumbuhkan kembali tangan kanannya yang mana adalah pedang tersebut, dan disaat itu dia melihat kearah kedua mahluk tersebut dengan pandangan yang cukup aneh. Melihat pandangan mata itu Mara merasakan kalau dia seperti sedang dinilai oleh monster alam bawah itu, dan dia merasa tidak menyukai hal tersebut “Burrhskk…” dengan menggunakan aura miliknya Mara kemudian mulai mengintimidasi monster alam bawah tersebut.


“Kalian berdua memanglah mahluk yang sangat kuat” kata monster alam bawah mahluk mata satu dengan pedang sebagai lengannya.


“Oooh… tidak aku kira kau ternyat bisa berbicara, aku kira semua mahluk alam bawah adalah monster tidak berotak yang melahap apa saja yang ada didepannya” kata raja iblis Mara.


“Tenanglah dulu Mara, sepertinya dia ingin menyampaikan kata-kata terakhirnya, kenapa kita tidak biarkan saja mengingat kalau dia akan segera mati disini” kata Odin.


“Heheheh… monster kecil seperi dirimu berani juga kau menantang diriku” kata Mara, dia lalu terpancing karena ucapan dari monster alam bawah tersebut.


Disaat itu juga raja iblis Mara mulai maju sendirian tampa adanya bantuan dari para bawahannya itu, Odin yang mana melihat hal tersebut juga menghormati keputusan dari raja iblis Mara tersebut, dan disaat itulah “Busshkk…” dengan cepat Mara kemudian langsung melesat kearah monster alam bawah tersebut. Disaat itulah wajah dari monster alam bawah bermata satu itu berubah menjadi mengerikan, wajahnya mnegatakan kalau rencananya telah berhasil dan “Wusshkk…” dengan cepat dia juga menghampiri Mara untuk menyerang dirinya menggunakan pedang miliknya.

__ADS_1


Akan tetapi disaat itu juga “Fusshkk…” pedang yang mana adalah lengan kanan dari monster alam bawah tersebut, mengarah tepat kearah leher Mara namun “Srruhhkk…” seperti sebuah asap tubuh dari Mara menembus tebasan dari pedang monster mata satu berlengan pedang ditangan kanannya itu. Dan disaat itu juga “Taassk…” Mara langsung memegang wajah monster alam bawah tersebut menggunakan tangan kanannya, dan “Bummsk…” dengan kekuatan lengannya dia menghantamkan kepala monster alam bawah tersebut ketanah.


“Sekarang monster kecil, siapa yang lemah sekarang” kata raja iblis Mara.


“Srringgs…” kemudian secara tiba-tiba dari bawah tangan monster alam bawah tersebut, “Srringgs… Srringgs… Srringgs…” puluhan pedang langsung muncul dari bawah tanah disekitarnya “Crrastt…” dan karena serangan tersebut lengan Mara tergores oleh serangannya. Disaat itulah dengan cepat “Crraak…” monster alam bawah itu membuka mulutnya untuk pertama kalinya, dan dengan mulutnya yang lebar tersebut, “Gluups…” dia menelan darah raja iblis Mara yang menetes jatuh tersebut.


“Gagagag… Grrrr… rasanya sangat nikmat” kata monster alam bawah tersebut, tubuhnya yang mana dipenuhi oleh sisik-sisik biru tersebut mulai bergetar dan aura miliknya semakin lama semakin kuat.


Merasakan hal tersebut “Busshk…” Mara kemudian langsung melompat untuk menjaga jarak dari monster mata satu dengan pedang sebagai lengan kanannya tersebut, kemudian “Srraahkk…” Mara lalu mengumpulkan seluruh energy sihir miliknya dimulutnya lalu “Fusshkk…” seperti sebuah asap Mara mengeluarkan energy tersebut dari mulutnya. Energy hitam tersebut langsung berubah menjadi seperti gumpalan daging yang mana memiliki puluhan mulut disekitarnya, “Crrak… Crrak… Crrak…” dan dengan cepat energy tersebut langsung menyerang kearah monster alam bawah tersebut, dan disaat itu monster mata satu dengan pedang sebagai lengannya itu langsung ditutupi oleh energy hitam milik Mara tersebut.


“Sudah berakhir, tehnikku itu berasal dari kecemburuanku pada mereka yang dapat merasakan makanan dan minuman, dengan kecemburuanku tersebut aku mengubah energy yang ada didalam tubuhku menjadi sebuah kekuatan yang mana akan melahap energy dan juga apapun yang ada disekitarnya, bahkan jika itu tanah ataupun air akan dilahap sampai energy itu menghilang” pikir raja iblis Mara yang mengira kalau dia telah menang.


“Srringgs….” Akan tetapi sebuah pedang yang besar langsung keluar dari energy hitam yang milik Mara tersebut, “Srraahkk…” saat itu juga monster alam bawah tersebut menebas tehnik milik Mara dan menghancurkannya dengan mudahnya.

__ADS_1


“Hahahahha… tadi itu nikmat sekali, bisa berikan aku lebih banyak darahmu lagi raja iblis” kata monster mata satu dengan pedang sebagai lengan kanannya tersebut.


Bersambung…..


__ADS_2