
Ditempat yang lain sebuah menara tinggi raksasa yang berada dialam gaib, disana terdapat banyak peneliti dan banyak mantra sihir terpakai disana, tempat itu adalah salah satu dari markas serikat pencari kebenaran berada. Itu adalah sebuah menara besar yang dikatakan tak pernah tertembus dan bahkan menjadi satu-satunya tempat aman bagi manusia saat dialam gaib, tetapi pada waktu itu “Boomsshh… Boomsshh… Boomsshh…” sebuah sosok yang sangat menyeramkan dengan tinggi lebih dari 12 meter mendatangi tempat tersebut.
Dengan energy sihir diujung kukunya mahluk itu langsung menyerang menara itu tampa bicara sedikitpun “Crrraasstt…” tetapi menara tersebut tidak tersentuh karena adanya sihir pertahanan yang melindunginya, melihat kalau markas mereka diserang para peneliti yang ada disana langsung berkeluaran. Salah satu diantara mereka dengan gagah berani langsung maju kedepan, dia terlihat memakai jubah yang berbeda dari peneliti yang lainnya dan juga energy sihir miliknya lebih besar dari seluruh peneliti yang ada disana.
“Siapa kau, beraninya kau menyerang menara salah satu cabang dari serikat pencari kebenaran” kata pria tersebut, dia merupakan ketua cabang yang memimpin dimenara tersebut.
“Serikat pencari kebenaran telah berbuat kesalahan besar, dan sebagai algojo aku diperintahkan untuk menghukum mereka semua” kata mahluk raksasa tersebut.
“Crraak… Krraasst… Trrasstt…” dari pinggangnya keluarlah empat tangan lainnya, dan kepalanya langsung berubah membelah menjadi tiga, melihat hal tersebut para peneliti cuman diam ketakutan dengan apa yang ada dihadapan mereka.
“Raksasa klan Asura, kenapa mereka ada disini” kata pimpinan menara tersebut.
“Trrangss… Trrangss… Trrangss…” dengan enam buah macam senjata disetiap tangannya raksasa dari kla Asura tersebut langsung mengumpulkan sejumlah besar energy sihir, energy sihir itu lalu menyelimuti keenam senjata miliknya dengan warna merah darah. “Zrrinnggss… Zrrinnggss… Zrrinnggss…” melihat sejumlah besar energy sihir yang dikumpulkan para peneliti langsung beramai-ramai memasang pelindung.
“Matilah dan tebus dosa kalian semua” kata raksasa dari klan Asura tersebut, “Fuusshh….” Dia melemparkan keenam senjata miliknya langsung kearah menara tersebut “BOOMMSSH…. BOOMMSSH…. BOOMMSSH…. BOOMMSSH…. BOOMMSSH….” Kenaam senjata miliknya langsung meledak.
“Gaaahh… Aaaakkgghh… Kaaahggghh…” dan para peneliti yang ada disana mati karena terkena ledakan energy sihir milik raksasa klan Asura itu, ledakan energy sihir tersebut membuat setiap mahluk hidup yang ada disana hancur karena energy sihir milik klan Asura menghancurkan setiap sel-sel dari mahluk hidup lainnya.
“Mereka yang mati sesalilah perbuatan kalian dan mereka yang selamat ingatlah hari ini, ingatlah kepada siapa kalian membuat masalah” kata raksasa klan Asura tersebut, “Krrraasstt…” sebuah retakan portal langsung terbuka dibelakang dirinya “Crraakk…” raksasa klan Asura tersebut memasuki portal itu dan pergi dari tempat itu.
__ADS_1
Disana dia meninggalkan beberapa orang peneliti yang masih hidup dan salah satunya adalah pimpinan dari menara itu, dia terluka parah karena energy sihir milik klan Asura menghancurkan kedua kakinya, tetapi dia masih tetap selamat karena miliki alat sihir sekali pakai. Dengan kehilangan kedua kakinya pimpinan menara tersebut berusaha mengambil smartphone miliknya yang ada didepannya, “Srraak… Srraak… Srraak…” dengan menyeret tubuhnya dia pada akhirnya berhasil mengambil smartphone milknya “Pip-pip… Pip-pip… Pip-pip…” dan lalu dia berusaha menghubungi markas utama untuk menjelaskan apa yang terjadi.
“Kliililinggss….” Disebuah ruangan yang klasik seseorang sedang duduk santai disana, dengan menyeduh teh hangat yang nikmat “Kliililinggss….” namun mendengar suara telphone yang terus berbunyi membuat dirinya merasa terganggu, “Krraak…” dia lalu mengangkat telphone tersebut.
“Ketua ada masalah besar, menara ke 13 telah dihancurkan…. Aaaggkk… hanya tinggal beberapa orang yang selamat, aku disini meminta bantuan dari markas utama untuk menolong kami” kata ketua menara tersebut, dia menelpon ketua dari serikat pencari kebenaran namun setiap kata-katanya tidak ditanggapi sama sekali
“Crrraak…” dan lalu telphone dari ketua menara itu ditutup tampa adanya balasan satu katapun.
“Kau lihat itu tampaknya beberapa menara yang kau punya sudah dihancurkan” kata ketua M, dia mengikat ketua dari serikat kebenaran dan menusukkan beberapa pisau tajam ditubuhnya.
“Hanya karena seorang anak kecil kau melakukan semua ini, apa kau sudah lupa dengan kontribusi yang serikatku lakukan” kata ketua serikat pencari kebenaran itu.
“Gggghhh…. Aaakkkgg….” Ketua serikat pencari kebenaran yang mana merasakan aura miliknya langsung merasa tercekik dan kesulitan untuk bernafas.
“Ooohh…. Maafkan aku, kalian benar-benar membuatku jijik jadinya aku agak kelepasan sedikit” kata ketua M, aura hitam dari tubuhnya lalu menghilang dengan sendirinya dan membut ketua serikat pencari kebenaran dapat bernafas lagi.
“Jadi apa yang kau mau, kau sama sekali tidak membunuhku itu artinya kau tidak bisa membunuhku bukan” kata ketua serikat pencari kebenaran yang tersenyum licik.
“Hahahah… memang benar aku tidak bisa membunuhmu saat ini, ada beberapa raja iblis yang mencekam diriku untuk membunuhmu, tetapi itu bukan artinya aku tidak bisa menghukum dirimu” kata ketua M, “Zrriinggs…” sebuah cahaya merah kehitaman muncul ditangan kanannya “Buusskk…” dan dengan kuat dia memukul dada ketua serikat pencari kebenaran tersebut.
__ADS_1
“Gaaaakkhh….” Pukulan dari ketua M sangatlah kuat, “Krraakkss…” dan membuat beberapa tulang dari ketua serikat pencari kebenaran retak karenanya.
“Aku memberikanmu sebuah kutukan kecil, kutukan mimpi buruk dan dengan kutukan itu jangan harap kau dapat tertidur dengan nyenyak” kata ketua M yang mana langsung menghilang dari sana.
“Keparat kau M******* setelah aku selesai dengan bocah itu aku akan mendapatkan pengetahuan tentang keabadian dan menjadi dewa\, dan lalu kaulah yang akan pertama kali aku bunuh setelah aku menjadi dewa” kata ketua serikat pencari kebenaran tersebut\, “Trriisshh…” di dadanya muncul sebuah tato besar yang bercorak tandak iblis dan dari arah tato tersebut aura iblis yang kuat mulai merasuki tubuhnya.
Sementara itu Rio yang mana sedang berada ditoko hewan peliharaan sedang kebingungan, dia sangat bingung tentang cara merawat tiga anak siluman singa yang ada ditempat persembunyiannya.
“Singa itu termasuk dalam keluarga kucing bukan, jadi kalau aku kasih makanan kucing mereka tidak akan mati, kurasa” pikir Rio yang mana agak ragu-ragu membeli makanan untuk ketiga anak siluman singa tersebut.
Lalu setelah berpinkir panjang Rio pada akhirnya menyerah dan memutuskan untuk membeli beberapa mainan kucing untuk mereka, lalu untuk makanannya dia berencana membelikan ketiga anak siluman singa tersebut sebuah daging sapi besar untuk mereka makan.
“Yah mereka itu pada dasarnya adalah karnivora jadi daging saja kurasa cukup” pikir Rio, namun disaat dia akan membayar seluruh mainan tersebut dia dikejutkan dengan pertemuan yang mana sangat klise.
“Yoo… kita bertemu lagi rupanya” kata Angga yang mana juga berada ditoko hewan peliharaan tersebut.
“Sialan….” Kata Rio yang menganggap keberuntungannya itu jelek sekali.
Penjelasan : Asura adalah sesosok klan raksasa yang mana biasanya menjadi musuh dari para dewa, dan dikenal karena kekuatan mereka yang dapat disetarakan dengan beberapa dewa. Asura juga dikenal sebagai mahluk yang bersifat baik maupun jahat, dan bersikap merusak atau memelihara alam semesta.
__ADS_1
Bersambung……