
Armor matahari adalah armor yang diberikan oleh Batara Surya pada para ksatria pilihannya, dia memilih mereka dari ketekunan dan kemampuan mereka semua, dan bagi mereka yang memakai armor tersebut maka kekuatan mereka akan meningkat berkali-kali lipat, para ksatria yang mana menggunakan armor itu merasa bangga dan hampir memakainya setiap waktu. Tetapi saat ini para ksatria itu tidak dapat bertarung dengan bangga lagi, itu semua karena tubuh dan pikiran mereka sedang dikendalikan oleh armor yang mereka banggakan.
“Hahaha… kelihatannya menari, biarkan aku maju terlebih dahulu” kata Banaspati.
“Wuussh…” dia terbang langsung kearah para ksatria matahari tersebut, “Srraasshh…” para ksatria matahari itu berusaha untuk menebas dirinya tetapi Banaspati yang mana adalah jin api tidak dapat disentuh oleh serangan fisik biasa.
“Hahahha… percuma saja, matilah dengan terbakar” kata Banaspati, “Buurrnn…” dia memancarkan aura yang panas dari tubuhnya “Boomssh…” dan meneledakkan dirinya sendiri ditengah-tengah kumpulan ksatria matahari tersebut.
“Apa sudah selesai…??” tanya Rio.
“Gaarrhh… Roaaarr…” para ksatria matahari yang mana terluka oleh serangan ledakan dari Banaspati mulai bangkit, dan bukan cuman itu saja armor milik mereka mulai menyembuhkan tubuh mereka dan bahkan armor mereka menjadi lebih besar sampai menutupi tubuh mereka.
“HHmm… ada apa, apa aku mengalahkan mereka” kata Banaspati yang mana mengumpulkan kembali tubuhnya.
“Iya dan juga tidak” kata Rio.
“Haah..?? apa maksudmu itu” kata Banaspati.
“Lihat saja sendiri” kata Rio yang menunjuk kearah para ksatria matahari yang mana tubuh mereka semakin membesar, bukan hanya tubuh tetapi energy sihir mereka menjadi semakin banyak.
“Sialan kau yakin mereka orang yang sama dengan terkena ledakan tadi” kata Banaspati.
“Hahahha… kau masih menanyakan hal itu, dari para berbicara lebih baik bantu aku habisi mereka semua” kata Rio, “Srranggs…” ditangan kirinya dia mengeluarkan artefak pedang golok naga waktu miliknya.
__ADS_1
“Rooaar…” para ksatria matahari itu lalu mulai menyerang Rio, “Trraasskk…” serangan mereka sangatlah kuat bahkan sekali tebasan dapat membelah tanah menjadi dua. Melihat hal tersebut Rio langsung menjaga jarak dengan mereka, “Buurnn…” dengan tangan kanannya dia mengelarkan api yang sangat besar, “Wussshh…” hembusan dari api yang sangat besar lalu menutupi seluruh tubuh ksatria matahari tersebut.
“Grrrr… Rooaarr…” ksatria matahari tersebut tidak bisa melakukan apapun, mereka mencoba untuk melindungi tubuh mereka dari api yang dikeluarkan tangan kanan Rio.
Sementara itu Banaspati yang mana hampir menghilang karena kehabisa waktu langsung mulai mengumpulkan energy sihirnya, “Buurrnn…” dia memadatkan sejumlah besar energy sihir dalam sebuah bola kecil dan bukan hanya itu saja, “Wuussh…” dia juga ikut memasukkan tubuh api miliknya kedalam bola tersebut.
“Buussh….” Dengan cepat bola api kecil tersebut langsung mengarah ke tengah para ksatria matahari tersebut, “BOOMMSSH…” bola kecil tersebut lalu meledak ditengah-tengah dan membuat tubuh para ksatria matahari tersebut hancur lebur.
“Gaaah…. Dasar gila, kalau kau mau meledakannya seharusnya bilang dari awal” kata Rio yang mana hampir terlempar jauh karena ledakan dari Banaspati tersebut.
“Wuusshkk….” Ledakan itu membuat bekas yang sangat besar dan bahkan membuat area sekitar menjadi hancur dan terbakar, melihat hal itu Banaspati yang mana melihat kematian para ksatria matahari tersebut mulai menghilang dan kembali kealamnya.
“Haah… akhirnya dia kembali juga” kata Rio, “Fuushh…” dia langsung mematikan cakar api iblis miliknya dan melihat kearah sisa-sisa ksatria matahari tersebut.
“Krrak… Trranggs… Krranggs…” tiba-tiba saja pecahan-pecahan dari armor para ksatria matahari tersebut mulai menyatu kembali, mereka disatukan dengan menjadikan jiwa dari para ksatria itu sebagai tenaganya, “Buumssh…” dari pecahan-pecahan tersebut sesosok raksasa besi mulai terbentuk dan mengincar Rio dengan amarahnya. “Roaaarr….” Dengan tangannya yang besar itu raksasa besi tersebut mulai mengincar Rio, “Wuussh…” walaupun dengan tubuh yang besar tersebut serangan sang raksasa besi sangatlah cepat “Trraanggkkss…” Rio bahkan tidak dapat menghindari serangannya dan hanya bisa menahan menggunakan pedang golok naga miliknya.
“Kgghhkk… serangannya terlalu berat” pikir Rio yang mana sedikit terlempar karena serangan raksasa besi tersebut.
“Menyerahlah dan terima kematianmu, tidak akan ada yang bisa mengalahkannya, dia tercipta dari puluhan jiwa para ksatria terskuatku dan dengan darah mereka aku memperkuat tubuh besinya dan menjadikannya sebagai boneka besi terkuat yang pernah ada” kata Batara Surya.
“Memangnya kenapa, apa kau lupa kalau kita ini sedang berperang” kata Rio.
Kata-kata Rio membuat Batara Suryaa kebingungan, “Srraahhkk…” lalu secara tiba-tiba bayangan Rio bergerak dengan sendirinya “Wushh… Wushh… Wushh…” lalu dari bayangan Rio muncul puluhan sosok orang yang mana adalah anggota serikatnya.
__ADS_1
“Maafyah tetapi kalau kau punya boneka besimu itu, aku memiliki para rekanku” kata Rio.
“Grrr… Bunu-bunuh mereka semua” kata Batara Surya, “Crraangg…” dia sempat berdiri dari singga sananya dan hampir saja membuat ketiga iblis tersebut menggunakan rantai ditubuhnya untuk menenangkan dirinya.
“Semuanya bersiaplah, lawan kalian bukanlah manusia jadi berhati-hatilah” kata Rio.
“Kau yakin bilang kayak gitu, kau sendiri sama sekali gak berhati-hati” kata Luna yang mana keluar dan menggunakan sihir miliknya untuk membantu Rio.
“Hahahah… abang Rio emang kayak gitu, selalu bersikap keren” kata Lita, “Triinnggs…” dengan sekejap mata dia memanggil 20 hantu Pagebluk sebagai bantuan mereka.
“Semuanya bersiap dengan perisai kalian, dan bagi mereka yang memiliki kontrak dengan mahluk bertipe raksasa segera panggil dia untuk membantu kita” kata Dion yang mana mengatur para anggota serikat yang ada.
“Trringgs… Trringgs… Trringgs…” para anggota serikat Rio lalu memanggi 15 Buta ijo untuk datang, “Srraanggs… Krranggs…Trranggs…” lalu dengan kekuatan dari Naga Besuki para Buta ijo tersebut langsung dipakaikan oleh armor emas. Dion yang mana menggunakan lebih dari setengah energy sihir miliknya langsung kelelahan karena hal tersebut, “Buummsh…” disaat yang sama boneka raksasa besi tersebut langsung mulai menyerang.
“Rooaarr…” bagaikan memiliki sebuah kepintaran boneka raksasa besi tersebut mengincar Dion yang mana terlihat sedang kelelahan, “Trranggs…” tetapi dengan bantuan dari lebih dari 10 orang anggota serikat dapat menahan serangannya dengan perisai emas mereka.
“Kerja bagus, sekarang mari kita mulai serangan balasannya” kata Angga, dia dengan cepat langsung melompat kearah rasasak tersebut “Fuussh… Wuussh…” dia lalu membentuk sebauh tornado bulat ditelapak tangannya.
“Buuusshhtt….” Dengan serangan bola tornado tersebut tubuh dari boneka besi raksasa itu langsung mulai hancur berkeping-keping, “Grrr… Rooaar…” marah karena dirinya diserang boneka besi raksasa tersebut langsung menyerang balik kearah Angga. “Srranggs… Crraanggss…” dengan menggunakan besi dipunggungnya dia membuat beberapa pedang besi, “Crrraahhkk…” boneka besi raksasa itu lalu melemparkan pedang besi itu kearah Angga, melihat hal itu Angga langsung tidak bisa berbuat apa-apa karena sekarang ini dirinya berada diudara dan sangat dekat dengan tubuh dari boneka besi raksasa tersebut.
“Sialan aku tidak sempat menghindarinya lagi, tampaknya aku harus menerima serangan kali ini” kata Angga yang mana menggunakan tangannya untuk melindungi kepala dan beberapa bagian tubuhnya.
Bersambung…..
__ADS_1