
Olimpus adalah perserikatan para dewa yang mana diberdirikan oleh Cronoust untuk melawan ayahnya Uranus yang mana pada saat itu adalah seorang dewa tiran yang membawa kehancuran diberbagai alam, akan tetapi disaat yang bersamaan juga karena kegilaan dari Cronoust dia membuat anak-anaknya menjadi tumbalnya agar dia mendapatkan kekuatan yang lebih kuat lagi. Dan disaat itulah Zeus sebagai putra Cronoust yang paling muda langsung menyerang ayahnya, dengan dibantu kedua saudara tertuanya yaitu Poseidon dan juga Hades mereka melewan Cronoust dan juga para pasukan raksasa Titan miliknya.
Semenjak peperangan itu Olimpus menjadi kekuasaan dari ketiga dewa tersebut, dan Zeus yang mana telah berhasil mengalahkan ayahnya sendiri menjadi pimpinan tertinggi dari ketiganya, sementara itu Poseidon mengambil wilayah alam air yang mana terdapat para monster laut dalam dan juga ikan yang menjadi bawahannya, dan Hades sendiri mengambil salah satu wilayah kekuasaan yang mana sering disebut sebagai alam neraka. Dialam neraka adalah tempat para dewa menghukum para penghianat ataupun menahan para monster yang mana telah mereka taklukan, dialam itu juga para dewa membawa jiwa-jiwa manusia untuk disucikan dan diciptakan tubuh baru yang kuat untuk mereka agar dapat menjadi pasukan sparta bagi para dewa serikat Olimpus.
Kekuatan untuk mengendalikan petir dan segalanya dialam atas Olimpus adalah kekuatan milik Zeus, kekuatan untuk mengendalikan samudra beserta seluruh isinya adalah kekuatan yang di dapatkan Poseidon setelah dirinya mengendalikan alam air tersebut, sementara itu kekuatan untuk mengendalikan kematian dan juga para jiwa yang ada dihadapannya adalah kekuatan khusus bagi dewa sang penguasa neraka Hades. Ketiga kekuatan itulah yang membuat Olimpus saat ini menjadi serikat para dewa yang mana menjadi salah satu yang terkuat dan juga ditakuti, akan tetapi disaat itu juga Zeus menjadi khawatir karena disaat itu dia dapat melihat sesosok manusia yang mana memiliki kekuatan yang sama dengan saudara tertuanya itu.
“Ini menarik, dia memiliki kekuatan sekuat itu walaupun dia adalah manusia biasa, ini akan menjadi sangat menarik kalau Hades ada disini dan melihat apa yang terjadi” pikir Zeus.
Disaat itu juga Rio mengetahui apa yang direncanakan oleh Zeus, dan dia juga telah bersiap dengan Lemegeton miliknya dan bersiap untuk memanggil seluruh 72 iblis Solomon untuk menyerang Olimpus kalau dia mau. Menyadari aura mengerikan dari arah belakangnya, Zeus akhirnya menyadari kalau saat itu dia tidak dapat berbuat apa-apa, karena dia saat itu sama sekali tidak mengetahui kekuatan penuh dari Rio yang mana telah mendapatkan Lemegeton.
“Kalau aku melawannya sekarang, kemungkinan terburuk ialah aku terbunuh dan Olimpus hancur karena hal itu, terlebih lagi kalau aku menang para iblis Solomon akan menyerangku karena telah menghabisi raja mereka, dan peperangan akan jatuh pada Olimpus dan hal itu akan membuat para monster alam bawah menjadi mudah dapat menyerang Olimpus” pikir Zeus, dia memikirkan dua kali untuk menyingkirkan Angga, akan tetapi disaat itu dia sama sekali tidak dapat bergerak untuk menghabisi Angga.
Namun pada saat itu juga, Zeus sama sekali tidak menyerah dengan niatnya untuk menghabisi Angga, “Trringgs...” Zeus kemudian langsung menggunakan kekuatan telepati miliknya dan berusaha untuk menghubungi anaknya Ares tersebut.
“Ares dengarkan aku” kata Zeus yang mana mencoba untuk menghubungi Ares lewat telepati.
“Ya.. ayah maafkan aku karena telah dipukul mundur oleh manusia ini” balas Ares.
__ADS_1
“Tidak apa-apa, sekarang yang terpenting adalah untuk kau agar dapat menghabisi manusia itu” kata Zeus.
“Tapi ayah kalau aku menghabisinya maka perjanjian yang kita buat dengan serikat ksatria bayangan akan gagal, dan kita akan kehilangan kesempatan untuk mempelajari kekuatan raja manusia itu” balas Ares.
“Aku tidak perduli lagi dengan itu, sekarang ini yang terpenting adalah agar membuat manusia dengan kekuatan kematian itu tewas ditempat ini, kau bisa melakukannya bukan putraku” kata Zeus.
Disaat itu Rio mendengarkan semuanya, dia menggunakan kekuatan dari Malpas yang mana mengendalikan semua yang ada disekitarnya, dan dengan kekuatan tersebut Rio dapat mengendalikan beberapa bagian tubuh Ares pada saat itu dan mendengarkan percakapan dari Zeus dan juga Ares.
“Kakek tua janggut putih ini, berani juga dia” pikir Rio.
Pada saat itu aura membunuh yang kuat mulai muncul disekitara tubuh Ares, “Fushkk... Fushkk... Fushkk...” serangan tombaknya menjadi lebih cepat dari sebelumnya.
Disaat itu Ares tahu kalau dia tidak menghabisi Angga pada saat itu maka ayahnya Zeus akan menghukum dirinya dengan sangat keras, dan hukuman yang bisa diberikan pada seorang dewa itu biasanya lebih buruk dari pada kematian karena hal itu dapat dicatat kedalam sejarah dewa tersebut, akan tetapi disaat itu “Trranggs... Trranggs... Trranggs...” menggunakan mata Moto Sak tampah, Angga dapat mengimbangi serangan-serangan liar dari Ares. Dan bukan hanya itu saja, kali ini dia mengalirkan setiap serangan pedangnya dengan energy kematian yang sangat tebal, dan hal itu membuat Ares merasa tidak nyaman dan membuat dirinya menjadi kesulitan untuk melihat, mendengar, dan bahkan kesulitan untuk bernafas.
“Ugghhkk... sialan... aku harus segera menghabisinya” kata Ares.
“Kau ingin menghabisiku” kata Angga yang mana secara tidak sengaja mendengarkan perkataan dari Ares.
__ADS_1
Disaat itu karena tahu tujuan dari Ares yang sebenarnya, “Srrast... Crrast...” dengan cepat, Angga kemudian langsung menebas tubuh Ares “Trrassk... Taasskk...” dia juga menggunakan tangan-tangan para prajurit tulang untuk menahan kaki Ares agar dia tidak dapat melarikan diri dari hadapan Angga. Dan disaat itu “Srusshkk....” Angga telah bersiap untuk mengalahkan Ares dengan serangan pedang miliknya, “Fusshk...” dengan sebuah tebasan cepat mengarah kearah leher Ares semua yang melihat hal tersebut mengetahui kalau Ares telah tamat, akan tetapi “Trrusskk...” sebuah petir kuat langsung menyambar kearah arena dan menyelamatkan hidup Ares.
“Manusia... berani sekali kau ingin menghabisi anakku” kata Zeus, “Trassk...” tubuhnya dibalut petir bewarna keamasan yang mana terlihat sangat megah dan memberikan aura intimidasi yang sangat kuat.
Akan tetapi disaat itu “Srrahhkk...” secara tiba-tiba Zeus merasakan perasaan merinding disekitar lehernya, disaat itu insting Zeus mengatakan kalau dirinya akan tewas kalau dia menyerang kearah Angga, dan disaat dia melihat kearah belakangnya “Trranggs...” Rio disana telah bersiap dengan sebuah busur hitam raksasa yang mana telah disiapkan anak panah hitam yang mana mengandung kekuatan kematian yang sangat kuat.
“Barbatos panah iblis kematian” kata Rio yang mana menggunakan kekuatan Lemegeton, Barbatos sang iblis pemanah.
“Raja manusia Rio, kalau bisa aku ingin kita melupakan semua yang ada disini lagi pula orangmulah yang terlebih dahulu ingin membunuh putraku” kata Zeus yang mana terlihat mengeluarkan keringat dingin melihat aura dari panah hitam yang melayang diatas kepala Rio.
“Hmm... bagaimana yah... tapi kau tahu kalian duluan yang ingin menghabisi bawahanku bukan, jangan kira aku tidak tahu kalau kau takut pada potensi manusia yang dapat mengendalikan kekuatan kematian” kata Rio.
“Jadi apa yang kau inginkan, kalau kau ingin peperangan maka aku sarankan kau berpikir untuk kedua kalinya” kata Zeus yang mana berusaha untuk mengancam Rio.
Disaat itu Rio hanya tersenyum “Trrasskk... Krrastt...” dan disaat itu juga, Azazel, Amon, Phoenix, Barbatos, Botis, Opis, dan Leviatan datang menjawab panggilan Rio, disana para dewa langsung ketakutan karena melihat banyak iblis yang dapat menandingi kekuatan dewa ada dihadapan mereka.
“Sekarang mari kita pikirkan, bagaiman cara untuk mengakhiri masalah ini” kata Rio yang mana mengeluarkan senyuman licik dihadapan Zeus.
__ADS_1
Bersambung......