Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 66 Amukan sang raksasa


__ADS_3

“Buusshh…. Buusshh…. Buusshh….” Langkah kaki dari sang rakasa yang mana telah dirasuki tubuhnya oleh Killa sedang mengamuk karena melihat saudaranya mati terbunuh oleh Crosbow milik Rio, melihat hal tersebut Rio langsung masuk kedalam bayangan dan Luna langsung terbang menaiki Kuda Sembrani tersebut. Melihat hal itu Killa lalu mulai murka “Buusskk… Buusskk… Buusskk… Buusskk…” dan meninju lantai tempat Rio menghilang kedalam bayangan tadi, amukannya membuat kota tersebut bergetar dengan sangat kerasnya dan bahkan membuat para siluman ketakutan karena getaran tersebut.


“Gila aku tidak menyangka kalau yang laki-laki lebih mengerikan dari saudara perempuannya” pikir Rio.


“Gahahhahaa… tehnik perasukan terbalik, tidak kusangka ada manusia yang bisa mempelajarinya” kata Batara Kala.


“Haaah… tehnik apa lagi itu…??” kata Rio.


“Itu adalah sebuah tehnik yang meniru kekuatan dari kekuatan para hantu untuk merasuki tubuh manusia, dan tehnik ini digunakan untuk mereka agar dapat menggabungkan tubuhnya dengan tubuh mahluk gaib untuk mendapatkan kekuatan yang luar biasa kuatnya” kata Batara Kala.


“Tehnik yang sangat bagus, aku penasaran bagaimana jika aku menggunakannya pada Garuda” kata Rio, dan seketika Garudan yang berada dialamnya merasakan hawa dingin yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.


“Gahahaha…. Kau memang akan sangat keren jika melakukan itu, tetapi aku tidak akan yakin kau bisa bertahan hidup setelahnya” kata Batara Kala.


“Jadi maksudmu tehni ini memiliki efek samping yang mematikan” kata Rio.


“Dari pada efek samping lebih tepatnya itu disebut persaratan, untuk bisa merasuki sesosok mahluk gaib manusia itu haruslah lebih kuat dan juga memiliki darah yang dua kali lebih banyak untuk bisa beradap tasi dengan tubuh sang mahluk gaib tersebut” kata Batara Kala.


“Tapi tunggu kau bilang darah bukan, jangan bilang kalau darahnya dua kali lebih banyak dari raksasa itu” kata Rio.


“Dia itu adalah pengikut dari raja iblis sudah wajarnya, kau juga adalah orang yang dapat menghentikan waktu jangan heran dengan hal-hal seperti ini” kata Batara Kala.

__ADS_1


“Buusskk…” lalu secara tiba-tiba tinju dari Killa menembus masuk kedalam bayangan tempat Rio berada, melihat hal tersebut Rio “Wuussh…” melompat keluar dari dalam bayangan, “Crraanggs….” Dia lalu menembakkan Crosbow miliknya kearah kepala Killa “Trraanggkk… Trraanggkk… Trraanggkk…” namun ketiga panah tersebut terpental karena kekerasan kepala dari raksasa tersebut.


“Sialan keras sekali kepalanya itu” kata Rio, dia lalu melompat lagi kedalam bayangan dan menggunakan kesempatan itu untuk bisa bergerak kebelakang Killa.


“Hmmm…. Kau pikir bisa bersembunyi dariku” kata Killa, dia lalu mengumpulkan energy sihirnya ditelapak kakinya dan “Buuuummsshh….” Dia menghentakkannya dengan sangat kuat dan membuat Rio terlempar keluar dari dalam bayangan.


Melihat Rio yang terhempas tersebut Killa dengan cepat ingin mencengkramnya dengan tangannya, “Burrnn… Bommshh… Bommshh… Bommshh…” Rio lalu menembakkan tiga buah bola api ketangan Killa. “Gaaah…” merasa kesakitan karena tembakkan api dari sihir Rio dengan cepat Killa langsung menarik kembali tangannya, “Rrooaarrr….” Menggunakan raungannya untuk menekan tubuhn dari Rio.


“Gaaaahh…. Sialan dia bisa seperti ini juga rupanya” kata Rio, tubuhnya mulai bergetar dan darah mulai berkeluaran dari mulut Rio, melihat hal itu Luna langsung mengarahkan Kuda Sembrani untuk menyerang Killa. “Buussh…” dengan cepat Luna mendaratkan serangan serangan kaki dari Kuda Sembrani kearah kepalan Killa, “Trraakkss…” serangan dari Kuda Sembrano langsung melukai belakang kepala dari Killa.


“Gaaahh… Rooaarr…. Wanita sialan beraninya kau” kata Killa, dia menggunakan tangannya untuk menggapai Luna diatas langit, tetapi “Buushh…” Kuda Sembrani dengan cepatnya langsung bergerak untuk menghindari tangkapan dari Killa


“Kuda sialan kemari kau” kata Killa, dan tiba-tiba saja kekuatan sihir muncul ditelapak tangan Killa yang seperti sebuah lubang hitam menarik Kuda Sembrani bersama dengan Luna masuk kedalam telapa tangannya.


“Batara Kala berapa banyak sisa waktu yang aku simpan..??” tanya Rio pada Batara Kala.


“Ada sekitar 1.200 tahun dan beberapa tambahan dari para siluman tadi yang belum sempat aku hitung” kata Batara Kala.


“Putar ulang waktu kondisi tubuhku, tukar 50 tahun untuk 5 menit pengembalian waktu” kata Rio.


“Hmm… 50 tahun diambil sebagai gantinya 5 menit kekuatan dewa waktu diberikan” kata Batara Kala.

__ADS_1


“Crrak… Trraak… Krraak… Taanggss…” kekuatan dari Batara Kala lalu mengalir secara deras didalam tubuh Rio dan kekuatan itu langsung mengembalikan semua tulang-tulang yang patah dan menutup seluruh cidera yang ada, setelah kondisi tubuhnya kembali lagi Rio lalu langsung berdiri dengan tegak dan “Bussh…” dengan cepat menyelam kedalam bayangan milik Killa, didalam bayangan tersebut dia bergerak dengan kecepata yang sangat tinggi.


“Krraaattsss…” disaat Killa ingin menangkap Luna besama dengan Kuda Sembrani, tangannnya langsung dibuat kaku oleh ikatan cambukan milik Rio, melihat hal itu Diona yang mana sedari tadi diam kaku langsung sadar kalau mereka berdua membutuhkan bantuan dirinya.


“Naga Besuki berikan aku kekuatan” kata Dion, “Trraanggss….” Armor emas lalu langsung terbentuk dengan kekuatan dari Naga Basuki untuk melindungi tubuh Dion dan dia menciptakan 15 balista cukup besar untuk menyerang tubuh raksasa Killa.


“Crraasskk… Crraasskk… Crraasskk… Crraasskk…” Dion kemudian menembakkan ke 15 balista tersebut dari jarak jauh, “Trraasskk… Trraasskk… Trraasskk…” dan beberapa tembakkan langsung mengenai tubuhnya lalu membuat Killa menjerit kesakitan “Gaaaahhh…. Rooaarr…” panah dari balista emasa tersebut sangatlah berat dan menancap sangat dalam, “Brruukkss…” kemudian membuat tubuh Killa jatuh karena tidak bisa menahan berat dari panah emas milik Dion.


“Sekarang ayo Barong ( Naga ) kita bunuh raksasa itu” kata Dion, dia dengan semangat yang tinggi langsung menyerang dari depan Killa bersama dengan Barong ( Naga ) miliknya.


“Dasar pengganggu, kalian berdatangan lagi dan lagi seperti seekor kecoa, benar-benar MENYEBALKAN ROOAARR” Killa yang marah langsung mengeluarkan sihir dari mulutnya, lalu bersama dengan teriakan raugannya energy sihir tersebut langsung mengenai tubuh Dion.


“Buusskk…” tetapi dengan kekuatan armor emas milik Dion dia dapat menahan serangan kuat dari raungan milik Killa.


Melihat leher Killa yang sudah ada sangat dekat dengna dirinya Rio langsung melompat keluar dari bayangan “Wuussh…” dengan dorongan dari lompatan tersebut Rio langsung melompat tepat kewajah Dion, “Fuusshh… Fuusshh… Fuusshh…” Rio kemudian melemparkan lima buah bola-bola hitam kekuatan miliknya. “Boomssh… Boomssh… Boomssh…” dengan cepat kelima bola-bola hitam tersebut langsung membesar dan menyelimuti setengah tubuh dari Rio, “Crrasstt… Crrasstt… Crrasstt… Crrasstt…” tubuh Killa langsung tertelan oleh kekuatan dari bola-bola hitam tersebut dan membuanya langsung sekarat ditempat.


Melihat Killa yang sudah sekarat Rio berencana memberikan serangan terakhir pada dirinya, namun tiba-tiba “Srrraasstt….” Sebuah pisau angin dengan cepat langsung memotong kepala Killa menjadi dua dengan mudahnya.


“Yooo… maaf ngambil mangsamu yah” kata Angga yang tiba-tiba muncul dibelakang Rio.


“Kalau tidak salah ingat, dia adalah orang yang aku temui diujian pertamaku, orang dengan kekuatan dewa selain diriku” pikir Rio yang menatap Angga dengan tatapan waspada.

__ADS_1


Bersambung….


__ADS_2