
Melihat sosok serigala hitam raksasa tersebut Rio sama sekali tidak gentar ataupun ragu sedikitpun, lalu dengan sihir api miliknya dia menggunakan cakar api dan berusaha untuk melawan serigala raksasa tersebut, “Fuurrskk…” dengan serangan cakar api iliknya Rio berusaha untuk menyerang serigala hitam raksasa tersebut.
“Grrooaarr…” serigala raksasa hitam itu lalu menghindar dengan cepat dan dengan cakar depannya dia menyerang Rio “Buuskk…” Rio diserang sampai terhempas jauh, “Buurrnn…” akan tetapi disaat Rio diserang dia sempat untuk menggunakan sihir api miliknya untuk membakar telapak tangan dari serigala raksasa tersebut.
“Grrr…” karena panas dari api tersebut “Tssshh…” serigala raksasa hitam itu lalu menggunakan tanah untuk memadamkan api ditelapak cakarnya, “Buusshk…” serigala hitam yang marah tersebut langsung melompat dan berencana untuk menghantam tubuh Rio dari atas udara. Akan tetapi Rio yang mana telah mengetahui hal itu telah menyiapkan jebakan dengan sihir racun miliknya, dia menggunakan sihir racunnya untuk meracuni tanah dibawah kakinya dan ketika serigala raksasa hitam itu mendarat didekatnya.
“Buushhkk…” Rio langsung melompat dan membiarkan kaki serigala raksasa hitam tersebut teracuni, dan karena racun tersebut keempat kaki dari serigala hitam itu langsung lemas. “Wuuush…” melihat sebuah kesempata didepannya Rio langsung menggunakan sihir cakar api miliknya untuk menyerang, “Buuskkk…” dengan serangan telapak yang tepat diperut serigala tersebut, “Burrnn…” Rio mulai membakar organ tubuhnya dan membuat serigala itu langsung sekarat.
“Terbakarlah, terbakarlah sampai jadi debu” kata Rio.
“Buurrnn…” dengan serangan api milik Rio yang mana membakar organ dalam serigala tersebut, “Kaahss…” serigala hitam raksasa tersebut langsung memuntahkan darah. Namun karena masih memiliki kekuatan untuk bertarung serigala hitam raksasa itu langsung mengigit Rio, “Crrassk…” dengan gigitannya dia berusaha untuk mengalahkan Rio, akan tetapi Rio tetapi bisa menahan gigitan serigal hitam raksasa tersebut “Srraastt…” walaupun tubuhnya terluka parah karena gigitannya namun Rio tetap menggunakan sihir cakar api miliknya untuk membakar mulut dan organ dalam serigala hitam raksasa tersebut.
“Buurrnn…. Fuurrsshhkk…” api mulai keluar dari tubuh dan mata serigala hitam rakasasa itu, “Brrussk…” dan dia langsung jatuh ditempat karena tidak seluruh organ dan darahnya telah habis terbakar oleh serangan Rio. “Srrhhkk…” energy sihir Rio yang mana tersimpan didalam tubuh serigala hitam raksasa tersebut mulai dengan sendirinya masuk kedalam tubuh Rio, setelah energy sihir itu berhasil bergabung dengan Rio “Triinggs…” kekuatan milik Rio langsung kembali beserta aura naga miliknya juga telah ikut kembali.
“Bagus sekarang mari kita akhiri semua ini” kata Rio.
“Taakks…” Rio langsung memegang rantai hitam yang sedang mengurung tubuhnya tersebut, dan “Trranggsst…” dengan kekuatannya Rio langsung melepaskan rantai-rantai hitam tersebut.
“Hmm…” sementara itu Naberius yang mana berada di dalam tower solomon mulai merasakan hal yang aneh.
__ADS_1
“Kau kenapa…??” tanya Andras yang mana sedang duduk disamping dirinya.
“Tidak ada, aku cuman merasa ada yang aneh dengan tubuhku” kata Naberius.
Lalu secara tiba-tiba “Buurrsshkk…” energy hitam ditubuhnya langsung tak terkendali, dan energy hitam tersebut langsung mengamuk didalam tubuhnya dan membuat Naberius merasa kesakitan.
“Ugghhkk… sialan apa yang sebenarnya terjadi” kata Naberius yang mana merasakan rasa sakit disekitar jantungnya.
“Trranggss…” sementara itu Rio yang mana telah menaklukan rantai hitam tersebut melihat beberapa rantai tidak hancur dan tetap ada, dia lalu merasa penasaran dan mengambilnya. Setelah memegang rantai itu kesadaran dari Rio langsung buyar, dan saat dia membuka matanya dia telah berada didalam ruang perawatan aliansi miliknya.
“Hmm… tampaknya aku telah kembali” kata Rio.
“Menarik… mari kita lihat terbuat dari apa kau” kata Rio.
Secara perlahan-lahan Rio langsung berjalan keluar ruangan perawatan, dia berjalan tampa membuat mereka bangun dari tidurnya, akan tetapi Luna yang mana merasakan hal itu langsung melihat kalau Rio telah keluar dan sedang menuju suatu tempat. Rio lalu pergi kearah ruangan latihan tempat dimana para anggota serikat melatih kekuatan sihir dan juga tehnik bela diri, disana tidak ada siapapun yang menjaga dan tidak ada seorang pun yang ada disekitar sana saat malam tiba.
“Bagus tidak ada seorangpun disini, sekarang bagaimana aku harus menggunakan benda ini” kata Rio yang mana melihat kearah rantai hitam yang terikat ditangan kirinya tersebut.
Rio lalu mencoba untuk mengalirkan energy sihir kearah rantai tersebut, “Trunggs…” lalu dengan sendirinya rantai tersebut mulai bergerak, dan saat Rio mengarahkan rantai tersebut kearah sebuah boneka target yang ada didalam ruangan latihan itu, “Crraanggs… Srranggs…” bagaikan ular rantai itu langsung bergerak menuju kearah boneka target tersebut. Lalu saat Rio melihat lagi rantai tersebut telah dengan sendirinya mengekang seluruh bagian tubuh boneka target tersebut, lalu disaat Rio mengalirkan energy sihirnya lagi “Trrasskk…” boneka target tersebut langsung hancur karena tercengkram oleh rantai hitam tersebut.
__ADS_1
“Hmm… nampaknya aku dapat dengan bebas mengendalikan rantai ini, akan tetapi apakah rantai ini juga memiliki kekuatan penyegel, akan sangat luar biasa kalau memang benar” kata Rio.
Sementara itu Luna yang mana melihat Rio sedang mencoba senjata barunya hanya melihat dirinya dari jarak jauh, dia hanya melihatnya dan terpana dengan ketampanan Rio yang mana sedang serius ketika sedang mencoba senjata dan sedang berlatih.
“Mau berapa lama kau melihatku dari sana, kenapa kau tidak kesini saja temani diriku berlatih” kata Rio.
“Hmm… sejak kapan kau tahu…??” tanya Luna yang mana keluar dari tempat dirinya bersembunyi.
“Kira-kira beberapa detik yang lalu, kau langsung lengah ketika aku menghancurkan boneka targetnya, dan disaat itu aku bisa menyadari hawa keberadaanmu” kata Rio.
“Jadi begitu rupanya, kalau begitu aku mau bertanya padamu” kata Luna.
“Kau mau bertanya apa…??” kata Rio.
“Kau jadi seperti ini apakah karena rantai itu, atau lebih tepatnya pengguna rantai itu dan dari kelihatannya itu adalah rantai yang dipakai oleh para iblis solomon, apa yang kau lakukan sehingga membuat mereka turun tangan secara langsung untuk menghukummu seperti itu…??” kata Luna.
“Tampaknya sudah saatnya aku menceritakan semuanya padamu, ini adalah tujuan sekaligus alasan kenapa aku harus menjadi kuat” kata Rio.
Dia mulai bercerita kepada Luna tentang keluarganya dan juga Gilang yang mana adalah pembunuh keluarganya, mendengarkan hal itu Luna sama sekali tidak marah pada Rio, akan tetapi dia malah senang itu karena sekarang ini Rio sudah mau membuka hatinya untuk dirinya.
__ADS_1
Bersambung……