Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 346 Pewarisan Lemegeton bagian 3


__ADS_3

Setelah kekalahan dari Lycan mereka ke 7 penghianat itu kemudian langsung menggunakan cara yang beresiko untuk mengalahkan Solomon, “Trranggs…” mereka mencoba untuk menghancurkan pembatas yang ada di dimensi alam bawah, akan tetapi artefak-artefak yang mereka buat dari tubuh Lycan tersebut sama sekali tidak dapat menghancurkan pembatas tersebut. Namun disisi lain “Krraak…” mereka dapat membuat celah pada dimensi itu, dan dengan celah tersebut beberapa monster alam bawah kemudian langsung mencoba untuk keluar dari sana.


Namun hal itu telah diketahui dengan cepat oleh Solomon, dia kemudian menggunakan kekuatan miliknya, dan mengorbankan umurnya untuk membuat kurungan yang baru, lalu dengan sisa-sisa kekuatan terakhirnya dia memberikan mantra khusus pada Lemegeton yang mana akan memiliki pewarisnya dengan sebuah cara tertentu. Dan Azazel yang mana dapat menggunakan Lemegeton atas perintah Solomon memulai rencana pembuatan aplikasi DS Game, dengan bantuan Asmodeus yang menyebarkan aplikasi tersebut mereka memulai menyebarkan pengaruh dari aplikasi DS Game tersebut.


Sementara itu ke 7 penghianat itu terus berpura-pura kalau mereka tetap patuh pada raja Solomon, akan tetapi disisi lain mereka memiliki pendukung yang baru dan berencana untuk membuat dirinya menjadi raja sebenarnya, dan itu adalah Satans yang mana menjadi raja iblis termuda sekaligus raja iblis paling kejam.


“Seharusnya Satans pada waktu itu tidak mati, kalau bukan karena kau yang mengganggu rencana kami, maka kami sudah dapat menciptakan raja iblis yang mana mengatur segalanya, itu semua karena kau rencana kami menjadi berantakan” kata Zeppar.


Melihat kalau Zeppar tidak dapat mengendalikan emosi miliknya, Rio kemudian mengambil kesempatan itu “Dusshkk…” dia langsung menendang kaki dari Zeppar dan membuat dia kehilangan keseimbangan tubuhnya, kemudian “Busskk…” dengan tinjunya Rio memberikan serangan telak tepat pada jantung milik Zeppar.


“Huuuh… aku masih mencoba untuk mengendalikannya, akan tetapi ternyata itu lebih sulit dari apa yang aku duga” pikir Rio yang mana mencoba untuk mengendalikan api putih permunian ditangan kanannya.


“Gaahkk… itu tadi lumayan sakit manusia” kata Zeppar.


“Kau bisa bangkit lagi, aku kira serangan tadi cukup untuk menghancurkan jantungmu” kata Rio.


“Jangan membuatku tertawa, memang benar seranganmu itu sangat kuat, akan tetapi jangan meremehkan armor dan juga tehnik tubuhku ini, belum pernah ada yang bisa mengalahkanku dalam pertarungan langsung selain Azazel dan juga Solomon” kata Zeppar.

__ADS_1


“Jangan terlalu banyak bicara, kau membuatku muak mendengarnya” kata Rio, “Burrnn….” Dia menggunakan api putih ditangan kanannya dan membalutnya disekitar tinjunya.


“Bagus kalau begitu, akan kulayani dirimu” kata Zeppar, “Srringgs…” dari dalam tangannya mencul lima buah pedang yang mana adalah artefak-artefak yang mana telah menyatu dengan tubuhnya.


“Srringgs…” saat itu juga Zeppar telah memiliki sebuah pedang katana yang mana dia penggang dengan satu tangannya, pedang katana itu memiliki panjang 1 meter lebih dan mengeluarkan aura haus darah yang sangat kuat. “Trruskk…” saat itu juga Zeppar kemudian memusatkan seluruh energynya pada tiga tempat yang berbeda-beda, yang pertama dikedua ujung kakinya, yang kedua ditelapak tangannya, dan yang ketiga di kedua buah matanya.


“Wusssshkk….” Lalu dengan sangat cepat Zeppar kemudian melaju dengan cepatnya, dan tidak sampai hitungan detik dirinya telah berada dijarak serangannya, dan dengan pedangnya itu “Fusshkk…” Zeppar langsung menebas kearah leher Rio. Namun “Crrakk.. Krrakk…” Rio yang mana telah memiliki firasat yang buruk telah menyiapkan kekuatan untuk mengulang waktu dan memasangkannya pada dirinya, dan saat Zeppar “Srrast…” telah berhasi menebas kepala Rio, disaat itu juga kepala Rio yang mana telah terlempar itu “Trranggs…” mengeluarkan area milik Batara Kala dan memutar kembali waktu.


Saat waktu mulai kembali terulang, Zeppar dapat merasakan ada yang aneh terjadi disekitarnya, akan tetapi disaat itu dirinya tidak bisa mengendalikan energy iblisnya dengan benar, itu karena jantung baru yang dia dapatkan membuat dia menjadi lebih kuat namun tak terkendali. Lalu disaat Zeppar mengulangi serangan yang sama kembali, Rio telah bersiap dengan artefak perisanya dan “Trranggs…” dengan mudahnya dia menahan serangan tebasan milik Zeppar.


Rio yang mana telah memfokuskan energy dari artefak perisai miliknya kelehernya, dapat dengan mudah menahan serangan tebasan itu, dan juga membuat pedang Zeppar tidak dapat menebas lehernya, dan saat Rio melihat kesempatan untuk menyerang. Rio langsung menyiapkan kakinya dan “Fusshkk…” dia berusaha untuk menendang kepala Zeppar menggunakan kakinya, namun disaat yang bersamaan Zeppar langsung bereksi dengan cepat dan melompat kebelakang untuk menghindari serangan tendangan dari Rio.


“Jangan lari kau” kata Rio.


Disaat itu Rio langsung ingin mengejar Zeppar, namun Zeppar dengan cepat langsung mencoba untuk bergerak mundur dan menyiapkan gerakan pedang miliknya lagi, “Taask…” namun sebuah penghalang secara tiba-tiba mengurung Zeppar dan membuat dirinya tidak bisa mundur lebih jauh kebelakang. Disaat Zeppar menyadarinya, dia melihat “Kiiik… Kiikk…” Orang Bati yang tadinya sedang menggantung dileher Rio telah ada dibelakangnya dan memasang mantra penghalang disekitar belakang Zeppar.


“Sialan kau mahluk kecil” kata Zeppar.

__ADS_1


Akan tetapi “Taassk…” dengan cepat Rio langsung memegang wajahnya dan “Bummshhk…” dengan kerasnya dia menghantamkan wajah Zeppar ketanah, dia juga langsung memukul “Buskk… Buskk… Buskk…” wajah Zeppar dengan kuatnya menggunakan tinju yang telah dilapisi oleh api putih miliknya.


“Dasa manusia sialan” kata Zeppar, dengan menggunakan energy iblis yang ada didalam jantungnya “Busshhk…” dia mengeluarkan ledakan energy dari dalam tubuhnya.


Dan ledakan energy itu langsung menghempaskan Rio menjauhi Zeppar, lalu “Srringgs…” menggunakan kekuatan telekinetis miliknya Zeppar langsung memanggil sebuah pedang yang baru, pedang itu memiliki satu bilah tajam dan berbentuk kotak. Pedang yang dipengang Zeppar kali ini terlihat seperti pedang pemenggal daging yang mana sangalah besar, pedang itu kemudian mengluarkan aura hantu yang mana berasal dari para mahluk yang telah menjadi korban pedang tersebut.


“Sekarang akan aku cincang-cincang seluruh tubuhmu itu” kat Zeppar.


“Busshkk…” dengan satu hentakan kakinya dia dengan cepat langsung mendekati Rio, dan saat dia telah berada sangat dekat dengan Rio “Srringgs…” Zeppar langsung memberikan serangan tebasan fertikal pada Rio, akan tetapi Rio dengan cepat mencoba untuk menghalanginya menggunakan artefak perisai miliknya. “Srringgs…” keduanya lalu saling berbentrokan dan kemudian “Srrast… Srrast… Srrast…” puluhan udara merah yang mana sangat liar mulai muncul, udara itu lalu langsung menebas-nebas seluruh tubuh Rio dengan mudahnya.


“Gahahah… hari ini adalah hari kematianmu” kata Zeppar yang mana juga ikut terkena serangan tebasan tersebut.


Akan tetapi melihat kalau Zeppar dapat menahan serangan udara tersebut menggunakan armornya, “Srraahhkk…” Rio langsung mengeluarkan sisik naga miliknya dan membuat sisik naga tersebut menjadi armor ditubuhnya.


“Cuman ini saja, kau tampaknya harus berusaha lagi” kata Rio.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2