
Gungnir adalah sebuah tombak yang mana dibuat para kurcaci yang telah bersumpah setiah pada serikat dewa Asgard, tombak itu memiliki arti berguncang yang mana adalah sebuah tombak yang akan membuat langit dan dunia berguncang akan kekuatannya. Tombak itu memiliki legenda yang mana mengatakan kalau Odin melemparkan tombak tersebut maka dia akan menembus musuhnya, dan tombak tersebut juga akan mengejar siapapun musuhnya baik dimanapun atau kapanpun dia berada.
Dan saat itu juga “Trrukks…” Odin yang mana terjatuh karena luka parah yang diakibatkan oleh tebasan pedang monster mata satu tersebut, tetap dapat bergerak “Trrings…” dan menggunakan ujung jarinya dia mendorong Gungnir yang ada diatas tanah, “Fussshkk…” dengan cepat secara tiba-tiba Gungnir langsung melesat keatas udara. Melihat hal tersebut monster mata satu dengan pedang sebagai anggota tubuhnya tersebut langsung merasakan aura berbahaya dari arah Gungnir, “Fusstt…” dengan cepat Gungnir langsung berbalik dan menyerang kearah monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut.
“Grrrr…” monster mata satu dengan tubuh sebagai bagian tubuhnya itu kemudian langsung bergerak dengan cepat, “Wusshkk…” dia bergerak mundur untuk menghindari serangan dari Gungnir.
Akan tetapi disaat itu juga “Trraanggs…” para prajurit iblis pengikut Mara langsung menyiapkan lingkaran sihir mereka, dan menggunakan kesempatan tersebut “Burrrn… Burrrn… Burrrn…” mereka menembakkan puluhan serangan bola api kearah monster mata satu tersebut, akan tetapi disaat itu juga “Srringgs… Srringgs…” dengan energy pedangnya monster mata satu itu membalas serangan para prajurit iblis pengukut Mara tersebut. Dengan cepat energy tebasan pedang tersebut kemudian langsung mengarah ke para prajurit iblis pengikut Mara tersebut, “Trranggs…” namun “Bomshk… Bomshk…” menggunakan penghalang sihir miliknya Mara menghentikan serangan monster mata satu tersebut.
“Mahluk sialan, jangan kira kau bisa mengalahkanku dengan mudah” kata Mara.
Dengan luka diperutnya yang mana masih belum sembuh, saat itu juga raja iblis Mara kemudian langsung menutup luka miliknya dengan tangan kanannya, dan menggunakan tangan kirinya dia menciptakan sebuah penghalang sihir yang besar untuk menghalangi serangan dari monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut.
“Roaaarr…” melihat apa yang terjadi, monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu kemudian langsung mengarah kearah Mara, “Wussshkk…” dia tidak dapat berbicara dengan benar karena mulutnya telah tertutup oleh pelindung yang dia ciptakan untuk melindungi kepalanya, namun dia tetap bisa mengeluarkan suara buas miliknya dan suara tersebut membuat para prajurit iblis yang ada didepannya langsung ketakutan dibuatnya. “Wusshkk…” menggunakan pedang miliknya monster mata satu itu, “Srraast… Srraast… Srraast…” langsung menghabisi puluhan prajurit iblis tersebut dengan tebasan berkecepatan tinggi.
“Siapkan formasi pengikat” kata raja iblis Mara.
__ADS_1
Pada saat itu “Srraahkk…” dengan cepat para prajurit raja iblis Mara langsung menggeluarkan energy sihir milik mereka, dan dengan cepat mereka menggunakan energy sihir tersebut untuk membuat sebuah lingkaran sihir yang besar, disisi lain monster mata satu yang mana melihat hal itu langsung mengatahui apa yang terjadi dan dengan cepat dirinya langsung mengarahkan serangan miliknya kearah Mara. Namun sebelum dia bisa menyerang raja iblis Mara, “Crrasst…” kecepatan Gungnir tiba-tiba saja berubah dan dengan sangat cepat Gungnir menghancurkan salah satu lengan dari monster mata satu tersebut.
“Gahaha… Uhuukk… Jangan meremehkan diriku monster jelek” kata Odin yang mana terlihat sedang berdiri dengan luka ditubuhnya.
“Trranggs…” menggunakan lingkaran sihir yang besar tersebut, Mara kemudian langsung menguatkan kekuatan sihir yang ada ditubuhnya dan “Fusshkk…” dia menghembuskan asap hitam keunguan yang mana mengurung monster mata satu dengan pedang sebagai bagian dari tubuhnya tersebut, “Roaar… Roaar… Roaar…” monster mata satu itu kemudian berusaha untuk melawan. “Trranggs… Trranggs… Trranggs…” disaat itu para prajurit iblis pengikuat raja iblis Mara kemudian langsung menggunakan banyak lingkaran sihir untuk mengurung monster mata satu tersebut, “Srrangs… Srrangs…” mereka menanankan puluhan lingkaran sihir penyegelan untuk menyegel monster mata satu tersebut.
“Sekarang cepat bawa kita mundur sekarang juga” kata raja iblis Mara.
“Trranggs…” para pengikut raja iblis Mara kemudian menciptakan sebuah portal dan membawa mereka kembali kekerajaan iblis kekuasaan Mara, sementara itu Odin yang mana telah terluka parah langsung pingsan ditempat itu juga, disisi lain para ksatria Asgardian langsung membawa tuan merek Odin yang mana telah jatuh sekarang tersebut. “Trranggs…” mereka membawa Odin kembali kedimensi Asgard dimensi kekuasaan Odin.
“Grrr… raja iblis dan juga Dewa, kalian tunggu saja kedatanganku nantinya, akan aku lahap kalian semua dan membuat kalian menjadi bagian dari tubuhku” kata monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut.
Sampai dimensi tersebut kemudian telah kering “Srringgs…” monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu lalu langsung menarik pedangnya, dan dia kemudian langsung membuka dimensi untuk pergi kealam yang berbeda juga, “Trrangss…” disisi lain Dion yang mana sedang bersama dengan Alex dan juga Aji melihat bekas pertarungan yang ada disekitar mereka.
“Kelihatanya kita telah terlambat, dimensi ini telah kering dan akan segera hancur” kata Dion.
__ADS_1
“Ada cukup banyak mayat disini, mereka terlihat seperti pejuang yang mana telah mati dengan tubuh pucat bagaikan mayat, tampaknya Asgard telah bergerak dan juga ada sosok raja iblis yang mana juga ikut bergerak disini” kata Alex saat melihat para pasukan dewa dan raja iblis yang mana telah tergeletak mati tersebut.
“Menurutmu bagaimana, apakah mereka dapat mengalahkan para monster alam bawah itu…??” tanya Dion.
“Dilihat dari apa yang terjadi pada planet ini, ada kemungkinan kalau mereka kalah, tetapi mereka juga pasti telah mundur saat itu juga” kata Alex.
Dia melihat memori yang ada disekitarnya dengan membaca darah yang berceceran tersebut, dia melihat darah dari raja iblis dan juga darah milik dewa yang mana kelihatannya adalah milik raja iblis dan dewa yang sangat kuat.
“Heeei… nampaknya kita harus segera harus pergi dari sini, karena tempat ini sudah akan hancur” kata Aji yang mana melihat retakan-retakan yang ada didalam dimensi tersebut.
“Cih… beritahukan pada ketua Rio kalau kita harus menghubungi Asgard, pastikan kita mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi disini” kata Dion, mereka kemudian kembali kealam mereka untuk melaporkan apa yang sedang terjadi didalam dimensi tersebut.
Bersambung……
Para pembaca yang terhormat diharapkan untuk memberikan dukungan kalian agar sang penulis menjadi semakin rajin dan semangat lagi, dengan cara : Like, Komen, Giff, Dan Vote yah, mari kita ramaikan novel ini dan mari kita bersama saling mendukung satu sama lainnya, Ok....
__ADS_1