
Didalam semak-semak tersebut seoarang pria yang mana adalah pengguna aplikasi DS Game sedang melihat Rio dan juga Luna, dia adalah seorang yang bernama Reigus seorang pembunuh profesional, dia mendapatkan aplikasi DS Game disaat dirinya membunuh sesosok anak sekolah yang menjadi target pembuhan kali ini. Disaat dia melihat smartphone anak tersebut dirinya melihat sebuah aplikasi langsung terintal didalam smarphone itu, dan disaat itulah hidupnya mulai berubah total dan dirinya menggunakan aplikasi tersebut untuk memuaskan niatnya.
“Srrastt… Crrasstt… Krrasst…” dengan mahluk gaib yang telah membuat kontrak dengan dirinya, dan juga menggunakan alat sihir dia menghabisi dan juga menghancurkan banyak tempat dengan mudahnya. Baginya nyawa manusia hanya sebuah angka, dan angka-angka tersebut bagi dirinya akan membuat dirinya semakin kuat.
“Kalau begitu mari kita mulai menambah jumlah pialaku” kata Reigus.
Namun disaat dia akan bergerak “Wuush…” Luna dengan sangat cepat melemparkan sebuah belati kearah dirinya, dengan cepat Reigus langsung menangkis serangan tersebut “Trranggs…” dia menggunaka pedang sihir untuk menangkis lemparan belati tersebut.
“Hoho… aku tidak menyangka kau dapat menyadari keberadaanku, tetapi itu bukanlah masalah besar karena kau akan mati sekarang” kata Reigus.
“Dasar orang bodoh yang serakah, kau pikir bisa mengalahkanku” kata Luna.
“Hahahah… gadis yang pemberanikah, aku sangat menyukainya” kata Reigus.
“Trringgs…” dia lalu memanggil 2 Buta Ijo yang membantu dirinya, akan tetapi dia sama sekali tidak sadar akan adanya hantu Kuntil anak yang tengah melihatnya dari atas.
“Kikikikiki….” Hantu Kuntil anak tersebut langsung tertawa melihat kebodohan dirinya dan bersiap untuk menyerang ketiga mahluk tersebut.
“A-apa… apa itu, sejakapan bisa ada disana” kata Riegus yang mana melihat kearah hantu Kuntil anak.
“Wuushkk…” dengan cepat hantu Kuntil anak langsung bergerak untuk menyerang Reigus bersama dengan kedua Buta Ijo miliknya, pada saat Reigus berusaha untuk menyerang hantu Kuntil anak “Swwuusskk…” pedang miliknya menembus tubuh hantu Kuntil anak. Bersamaan dengan itu tubuh hantu Kuntil anak menembus diri merkea bertiga, “Trrukks…” ketiga langsung terjatuh karena kehilangan tenaga.
“Ugghkk…. Kenapa tubuhku terasa sangat berat” kata Riegus.
“Kikikiki… aku merasakan ada banyak kekuatan didalam tubuhku, akan ada banyak anak yang keluar, Kikikikikikik….” Kata hantu Kuntil anak.
__ADS_1
“Krraasskk…” perut hantu Kuntila anak langsung bergerak-gerak dan dari perutnya “Trraskk…” berkeluaranlah para setan-setan kecil, dan dengan buasnya para setan-setan kecil tersebut langsung menyerang Reigus dan kedua Buta Ijo tersebut. Kelelahan karena energynya diambil Reigus dan kedua Buta Ijo tersebut tidak dapat melakukan apapun, “Crrastt… Trrastt… Kraustt…” mereka bertiga langsung diserang dan menjadi santapan bagi puluhan setan kecil tersebut.
Tidak lama kemudian para setan kecil itu telah mengalahkan ketiganya, dan membuat Reigus menjadi tulang berulang, sementara itu Luna tidak terlihat peduli dengan apa yang terjadi pada Reigus. Matanya hanya tertuju pada Rio yang mana sedari tadi diam sambil menutup matanya, hantu Kuntil anak lalu langsung menghampiri Luna.
“Dia sudah mati Nona…” kata hantu Kuntil anak.
“Kerja yang bagus, sekarang sebar para setan kecil keseluruh pulau, dan pastikan siapapun yang menyusup masuk kemari akan mendapatkan kematian” kata Luna.
“Sesuai perintah anda Nona Luna” kata hantu Kuntil anak tersebut.
Dengan satu lambaian tangannya hantu Kuntil anak memerintahkan para setan kecil tersebut untuk menyebar keseluruh pulau, “Kyaakkh…” para setan-setan kecil itu langsung berterbangan dengan sangat cepat. Mereka bergerak langsung menyebar dan ketika mereka melihat sesosok mahluk hidup asing, “Wuushkk…” dengan cepat mereka akan berkumpul dan menyerangnya secara beramai-ramai.
“ROOAARRRR….” Tiba-tiba saja Luna dan semua mahluk yang ada dipulau itu mendengarkan sebuah raungan naga, dan ketika Luna melihat kearah Rio dia melihat Rio yang mana telah berhasil menyatu dengan darah naga hitam tersebut. Tubuhnya hampir seluruhnya telah ditutupi oleh sisik naga, dan juga terlihat sepasang sayap naga raksasa muncul dipundak Rio, “Buussh…” energy sihir Rio lalu langsung meningkat jutaan kali lipat dan hal itu dapat dirasakan oleh para dewa dan raja iblis.
“Kakakakak…. Dia berhasil lagi, anak manusia kau memang sangat menarik” kata Batara Kala yang mana melihat semuanya dari dimensi miliknya.
Dengan sisik ditubuhnya Rio memiliki pandangan mata yang dingin dan menakutkan, dan disaat dia melihat kearah Luna “Wuushhkk…” inting ditubuh Luna langsung mengatakan dirinya untuk berlari, itu karena aura naga yang kuat memberikan ancaman pada Luna. Bahkan hantu Kuntil anak tidak dapat bergerak karena merasakan aura dari Rio, “Fuush… Fuush…” tiba-tiba saja naga kecil yang mana sedari tadi tidur dipangkuan Rio langsung terbang didepan wajahnya.
“Grrooaarr… Roaarr…” dengan wajahnya yang kecil dan lucu, naga itu berusaha untuk berbicara pada Rio. “Taassk…” dengan kedua tangannya Rio lalu memegang naga hitam kecil tersebut.
“Heei… Luna ini peliharaan barumu…??” tanya Rio.
“Apaa….???” Kata Luna yang mana sedikit terkejut ditanya seperti itu oleh Rio.
“Eeeeh… oooh… iya aku itu baru saja terlahir dari tubuh hantu Kuntil anak menggunakan tehnik miliknya” kata Luna, dia sedikit bingung untuk berbicara dengan Rio yang sekarang.
__ADS_1
“Benarkah… aku tidak menyangka dia dapat menciptakan sesosok naga, ini sedikit menarik” kata Rio yang mana berjalan kearah Luna.
Disaat Rio berjalan kearah Luna “Srrasskk…” sisik-sisik ditubuh Rio langsung menghilang seperti menyatu dengan warna kulit Rio, dan bahkan aura naga milik Rio juga ikut menghilang dan dapat disetarakan dengan manusia biasa yang mana tidak memiliki energy sihir.
“Eeh…?? Perasaan mengancam tadi sudah menghilang, sekarang terasa agak mendingan” pikir Luna.
“Heii… kau tidak apa-apa..??” tanya Rio yang mana secara tiba-tiba berada didepan Luna.
“Hmm… aku tidak apa-apa, sekarang aku akan pergi dulu kemarkas, cepat kembali susul aku” kata Luna yang mana wajahnya memerah ketika berada sangat dekat dengan wajah Rio.
“Hahaha… wanita itu tidak kusangka dia bisa jadi imut juga, tetapi aku memang merasakan perubahan yang luar biasa, sekarang mari kita coba ini” kata Rio.
Rio lalu mengambil smartphone miliknya dan memanggil mahluk gaib yang membuat kontrak dengan dirinya, “Trrringgs…” portal berpola elang dengan sayap emas muncul dan dari portal tersebut Garuda keluar dan menunjukkan dirinya. “Buuskk…” akan tetapi disaat Rio melihat wujud dari Garuda yang sekarang, dia terdiam dan merasa terkejut.
“Apa kau memanggilku tuanku” kata Garuda yang melihat Rio dari atas.
“Hahahha… ini benar-benar perubahan yang besar” kata Rio.
Garuda yang sekarang sudah mencapai ketinggian 15 meter dengan tubuhnya yang menggunakan armo ringan berwarna emas dan silver, lalu dia juga memegang sebuah tombak yang mengeluarkan aura mistik yang sama dengan golok naga waktu, tombak itu adalah artefak yang dimiliki oleh Garuda dan dapat dia gunakan untuk menghadapi para dewa dan raja iblis.
“Aku ucapkan selamat pada anda tuanku, karena sekarang anda telah mendapatkan kekuatan garis darah keluarga naga” kata Garuda.
“Yah… aku juga sedikit terkejut, karena diaplikasi DS Game aku sudah bukan lagi manusia tetapi adalah seorang Drgonoid, tampaknya darah naga itu benar-benar mengubah kode genetik milikku” kata Rio.
“Anda tenang saja tuanku, selama jiwa anda tetap sama anda tetap bisa menggunakan aplikasi DS Game” kata Garuda.
__ADS_1
“Aku tidak perduli dengan itu, yang paling penting sekarang adalah untuk mencoba kekuatan baruku, Garuda bawa aku terbang dan cari para pengikut raja iblis Satans, kita akan memulai pembantaiannya” kata Rio.
Bersambung……