Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 175 Penglihatan masa lalu bagian 2


__ADS_3

Disaat itu Rio melihat wajah yang sangat tidak asing dimatanya dan itu adalah wajah dari pamannya yang dia kenal sebagai pria yang paling baik, tetapi itu juga adalah wajah dari orang yang paling ingin dia bunuh, dia melihat setiap gerakan-gerakan yang dibuat oleh Gilang dan juga mantra sihir milik Baphomet. Dengan mengingat semua hal itu Rio langsung memikirkan berbagai macam rencana untuk membunuh Gilang, tetapi saat Gilang telah selesai mengalahkan Bahamut.


“Hmm… kelihatannya kau sudah melihat semuanya bukan, keponakan kesayanganku” kata Gilang yang mana secara tiba-tiba berbicara sendiri.


Mendengarkan hal itu Rio langsung terkejut dengan apa yang dia dengar, Gilang berbicara seperti itu seakan-akan dia tahu kalau Rio sedang melihat pertarungannya melawan Bahamut.


“Hahah… kau pasti akan terkejut mendengarkan kata-kataku tadi, tetapi mengingat kalau kau memiliki kontrak dengan dewa waktu Batara Kala, mengintip masa lalu pastinya bukan hal yang tidak mungkin bukang” kata Gilang.


“Haaah… sialan aku lupa kalau aku tidak pernah sekalipun mengalahkannya dalam catur” kata Rio.


“Kau pasti lupa kalau kau tidak pernah mengalahkan dalam seluruh permainan strategi itu bukan, dan ini juga hal yang sama” kata Gilang.


Mendengarkan hal itu Rio hanya tersenyum sedikit dan langsung mengeluarkan hawa haus darahnya kearah Gilang, tetapi karena itu hanyalah kenangan masalalu aura milik Rio sama sekali tidak dapat disentuh oleh Gilang dan hanya melewati tubuhnya.


“Aku menunggumu keponakanku, akan aku tunggu kau disaat kau telah setara dengan para dewa dan raja iblis itu, disaat itulah datanglah dan kita tentukan siapa yang akan membunuh siapa nantinya” kata Gilang yang mana berbalik dan seakan-akan melihat kearah Rio.


“Wuussshkk….” Batara Kala lalu langsung menghilang bersamaan dengan habisnya penglihatan masa lalu tersebut, Batara Kala yang melihat hal itu bersama dengan Rio hanya tersenyum sambil memikirkan hal-hal yang menarik apa yang akan menimpa Rio nantinya.


“Haa…. Hahahahahah…..” Rio lalu tertawa dengan kerasnya, tawa miliknya mengeluarkan aura kuat yang sangat luar biasa, dan aura tersebut bahkan membuat Alex, Gio dan ke 3 vampire tersebut hampir tidak kuat menahan kekuatan milik Rio.


“UUggghkk… Bos kau tidak apa-apa, kenapa kau mengeluarkan aura sekuat itu” kata Gio yang mana mencoba untuk menahan aura milik Rio.


“Sialan apa yang sebenarnya Rio lihat, aku dapat merasakan hawa membunuh yang sangat murni bahkan tubuhku terasa seperti ditusuk oleh ratusan jarum tak kasat mata saat merasakan auranya” piki Alex.

__ADS_1


“Menarik…. Kalau begitu caramu bermain maka akan kuikuti semuanya, dan akan kupastikan kalau nyawamu akan berakhit di tanganku” kata Rio yang mana telah bertekat akan mengikuti permaian Gilang dan membunuh dirinya.


Setelah Rio mulai tenang dia lalu meminta maaf kepada Alex dan ke 3 vampire tersebut, sebagai permintaan maafnya Rio memberikan mereka beberpa Gold Point dan juga beberapa senjata sihir tingkat atas. Melihat hal itu Gio merasa ada yang aneh dengan bos yang dia kenal, karena dia mengenal Rio adalah orang yang kejam dan lumayan serakah dan tidak akan membiarkan siapapun mengambil keuntungan dari dirinya.


“Kenapa kau menatapku seperti itu, ayo kita lanjutkan penjelajahannya” kata Rio yang melihat tatapan heran Gio.


“O-ooh… Ok, tunggu aku” kata Gio yang mana mengikuti Rio dari belakang.


Saat memeriksa ruangan tahta milik Bahamut secara tidak sengaja Rio menemukan sebuah ruangan tersembunyi, dan disana tersimpan banyak koin emas dan bahkan beberapa senjata sihir tingkat tinggi dan ada juga senjata sihir langkah yang mana tidak dijual di toko aplikasi DS Game. Setelah mengambil semua harta yang ada didalam ruang rahasia tersebut mereka lalu mulai berpisah dan kembali kedimensi masing-masing, setelah kembali Rio memberikan alat-alat sihir yang dia dapatkan pada Gio untuk dibagikan pada anggota yang lainnya sementara Rio pergi untuk ketempat yang lainnya.


“Trranggss…” dia membukan sebuah gerbang kedimensi milik serikat pencari kebenaran, disana telah menunggu Adam yang mana kelihatan dari kantung matanya kalau dia tidak tidur selama beberapa hari.


“Dari matamu tampaknya kau bekerja berlebihan lagi” kata Rio yang mana melihat kondisi Adam.


Setelah peperangan melawan Bahamut dan juga Mormo, Rio yang mana telah mendapatkan beberapa tetes raja iblis Bahamut langsung memberikan darahnya pada serikat pencari kebenaran, mereka yang sedang tidak memilik banyak penelitian saat itu langsung bersemangat dan ada yang sampai pingsan karena kelelahan meneliti darah naga milik Bahamut.


“Jadi setelah beberapa hari menyelidi, apa yang kalian dapatkan dari darah itu” kata Rio yang mana melihat kearah Adam.


“Heheheh… setelah penelitian yang panjang pada akhirnya kami bisa menemukan sesuatu yang luar biasa, kalau kau penasaran ikut aku sekarang” kata Adam yang mana tidak sabar ingin menunjukkan pada Rio hasil penelitian mereka.


“Trrrsshh…. Trraanggss…” Rio lalu melewati tiga buah pintu yang mana memiliki pengamanan yang luar biasa ketatnya, dan ketika dia melewati pintu ke 4 dia melihat 2 buah tabung cairan yang mana memiliki warna serta kekuatan energy yang berbeda juga.


“Apa itu, aku dapat merasakan kalau keduanya memiliki energy yang sangat berlawanan” kata Rio.

__ADS_1


“Yang kau lihat saat ini adalah esensi dari darah Bahamut, atau lebih tepatnya itu adalah esensi dari darah naga, Positif dan Negatif kedua element yang ada didalam darah naga” kata Adam.


“Kalau soal energy negatif aku dapat percaya karena dia dulunya adalah raja iblis, tetapi aku tidak percaya saat kau mengatakan kalau darah ini mengandung kekuatan positif juga” kata Rio.


“Itulah yang kau tidak ketahui, pada awalnya naga adalah mahluk buatan tuhan yang tercipta dari api yang murni, tetapi mereka telah tercemar dan terjatuh kedunia karena kesombongan mereka dan menjadikan api ditubuh mereka menjadi kotor dan gelap, dan penelitian kami membuat darah mereka bersih kembali ke asalnya” kata Adam.


“Itu cukup menarik, jadi apa yang bisa dilakukan oleh darah ini…??” tanya Rio yang mana melihat kearah Adam.


“Aku tidak tahu, karena sedikitnya sempel yang kami dapatkan kami belum berani untuk menyia-nyiakan kedua darah ini” kata Adam.


“Haaah… kalau memang seperti itu maka biarkan aku saja yang mencobanya” kata Rio, “Trringgss…” dia langsung memanggil hantu Banyu untuk datang dengan smartphone miliknya.


“Trringg…” Adam lalu menyerahkan botol darah dengan energy positif pada Rio dan “Truunggss…” Rio lalu membuka botol darah tersebut dan membuat hantu Banyu meminumnya, “Glluppss.. Glluppss.. Glluppss..” hantu Banyu yang menelan darah tersebut dengan senang hati merasakan ada yang aneh didalam tubuhnya tetapi dia tidak tahu dan hanya bersikap seperti biasa.


“Tampaknya kita gagal” kata Rio yang mana tidak melihat perubahan pada hantu Banyu.


“Shhhhhsskkk…” lalu secara tiba-tiba hantu Banyu mengeluarkan sebuah asap dari dalam tubuhnya, asap tersebut sangat kuat dan bahkan membuat ruangan tersebut tertutupi oleh kabut asap dari tubuh hantu Banyu.


“Uhukk-uhhukkk… apa yang terjadi, tunjukkan dirimu hantu Banyu” kata Rio yang mana mencoba untuk mencari hantu Banyu, tetapi saat dia melihat lagi kedalam kabut asap tersebut dia melihat sesosok yang mana tidak seperti hantu Banyu telah berada disamping dirinya.


Penjelasan : Nure Onna adalah sesosok Youkai jepang yang mana hampir mirib dengan siluman dan hantu dari indonesi, Nure Onna sendiri adalah sesosok mahluk gaib berbentun ular yang mana memiliki kepala manusia dirinya memiliki kebiasaan untuk menghisap darah dari para manusia yang dirinya temukan, Nure Onna kebanyak ditemukan didalam sungai-sungai karena dirinya menyukai tempat-tempat yang basah.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2