
Setelah mereka melihat persyaratan yang ada didalam kontrak sihir tersebut beberapa dari para partisipan yang ada tidak mau menandatanganinya, namun Rio memiliki cara untuk mereka yang tidak takut mati tersebut, dia menginjak-injak smartphone milik mereka dengan keras dan membuat mereka melihat barang kesayangan mereka hancur didepan mata mereka. Melihat hal itu para partisipan ujian yang ditangkap itu lalu langsung menyuruh Rio untuk berhenti dan memutuskan untuk menandatangani kontrak sihir milik Rio itu, beberapa orang langsung pergi ketika sudah menandatangani kontrak sihir dari Rio namun ada juga beberapa orang yang memutuskan untuk melihat apa yang Rio dan rekan-rekannya lakukan.
Para partisipan ujian kali ini menyadari kalau mereka bisa mendapatkan bola kristal yang diminta dengan cara membunuh siluman, tetapi tidak setiap siluman memiliki bola kristal didalam tubuhnya, hanya beberapa siluman diatas ratusan tahu yang memiliki bola kristal didalam tubuh mereka dan setiap siluman berusia ribuan tahun dipastikan memiliki lebih dari satu bola kristal didalam tubuhnya.
Mengetahui hal itu para partisipan ujian yang mana sudah lebih berpengalaman menggunakan aplikasi DS Game memutuskan membuat kelompok dengan sesama yang juga sudah berpengalaman, namun bagi mereka pengguna baru yang mana sama sekali tidak memiliki pengalaman dibuang begitu saja disuatu tempat aman. Dan sekarang ini Rio bersama rekan-rekannya sedang menuju tempat aman yang mana telah ada banyak partisipan ujian yang sama sekali tidak memiliki pengalaman bermain DS Game, mereka duduk diam karena tidak tahu harus berbuat apa dan pada saat Rio datang mereka merasa sedikit ketakutan melihat Rio dan rekan-rekannya.
“Mereka terlihat bisa mati kapan saja, bagus dengan begini maka rencanaku bisa aku jalankan dengan lancar” pikir Rio yang mana merencanakan sesuatu.
“Sekarang ayo kita buka tokonya” kata Lita yang mana memegang sebuah spanduk besar dan dispanduk itu tertuli “Dijual bola kristal” yang mana membuat para partisipan yang ada disana merasa sedikit terkejut dengan apa yang mereka lihat.
“Oi-oi ini beneran, tampaknya itu betulan lihat saja dia sudah mengeluarkan bola-bola kristal itu” kata para partisipan yang ada disana, kebanyakan dari mereka adalah para pengguna aplikasi DS Game yang baru dan sama sekali tidak memiliki pengalaman karena itulah kedatangan Rio kesana membuat mereka merasa senang.
“Sekarang semunya bagi mereka yang ingin mendapatkan satu bola kristal maka harganya adala 10.000 Gold point” kata Rio, mendengar kata-kata dari Rio para partisipan itu langsung memeriksa akun DS Game milik mereka dan melihat apakah point mereka cukup atau tidak.
“Hei apa kau tidak terlalu keterlaluan, 10.000 Gold point itu gila sekali kau tahu” kata Gio yang melihat Rio.
“Kau benar mereka mungkin tidak akan bisa membayarnya, tetapi aku tidak bilang kalau bola-bola kristal ini hanya bisa dibayar menggunakan Gold point aja” kata Rio.
Salah satu dari partisipan yang mana adalah pengguna baru dari aplikasi DS Game lalu mendatangi Rio dengan wajah memelas.
__ADS_1
“Permisi aku tidak punya cukup banyak Gold point tetapi apa bisa aku bayar pakai uang asli atau barang-barang yang lain” kata partisipan tersebut, melihat hal itu Rio hanya tersenyum santai mendengar kata-kata dari orang itu.
“Uwaaah…. Itu dia senyuman jahatnya” pikir Gio yang mana melihat senyuman dari Rio.
“Hahhaha… tidak apa-apa tenang saja, kau tetapi bisa mendapatkan bola kristal ini tetapi kau harus menandatangani kontrak ini dulu” kata Rio yang menunjukkan kontrak tersebut para partisipan itu.
“Ini kontrak apa…??” tanyan partisipan tersebut.
“Ini disebut kontrak sihir dan apa yang tertulis didalam perjanjian ini harus dijalani dengan adil, karena jika tidak maka yang melanggar akan dihukum oleh dunia ini” kata Rio.
Didalam kontrak itu tertulis beberapa hal yang haru dilakukan oleh partisipan itu jika dia ingin mendapatkan bola kristal dari Rio, salah satunya adalah dia harus wajib membayar 10 Gold point sebulan sekali selama 20 tahun, dan jika tidak disanggupi maka 10 bulan umur dari partisipan akan diambil sebagai kompesasi. Melihat isi kontrak tersebut partisipan itu merasa agak takut, tetapi dia tidak punya pilihan lain karena jika dia tidak menandatangani kontrak itu maka dia akan mati ditempat yang tidak dia ketahui sama sekali.
“Baiklah aku akan menandatanganinya” kata partisipan ujian yang baru menggunakan aplikasi DS Game tersebut, melihat salah seorang telah menandatangani kontrak itu para partisipan lainnya lalu beramai-ramai menandangani kontrak yang diberikan pada Rio dan mereka memutuskan untuk menunggu ditempat yang aman.
“Abang bola kristalnya sekarang sudah habis, kita harus apa sekarang…??” tanya Lita.
“Sekarang karena bola kristalnya sudah habis kita hanya perlu bersantai saja, lagi pula kita telah menyimpan milik kita” kata Rio.
“Apa kau yakin kita bakalan aman disini, aku dapat merasakan ada tatapan yang mengerikan dibelakang sana” kata Gio.
__ADS_1
“Iya aku tahu itu, tetapi tampaknya mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa disini” kata Rio.
Beberapa orang yang melihat tindakan dari Rio merasa kesal karena dia mendapatkan banyak keuntungan dengan mudahnya namun ada juga beberapa orang yang merasa kalau Rio melakukan hal yang sangat menarik, diatas sebuah pohon yang agak besar sesosok wanita sedang memperhatikan tindakan Rio.
“Nona Jill apakah saya harus membunuhnya, dia telah berbuat hal yang tidak bisa dimaafkan pada anda” kata salah seorang yang mana memakai jubah hitam dan menggunakan topeng putih polos.
“Jangan kau tidak perlu melakukan apapun, lagi pula tidakkah kau melihat tindakan menarik yang dia lakukan itu, aku benar-benar terhibur dengan tindakannya itu” kata Jill, dia bersama dengan beberapa orang bawahannya sedang memburu sesosok siluman rubah berekor lima.
“Srrraanggs… Srrraanggs… Srrraanggs…” mereka lalu mengekang rubah itu mengguanakan rantai dan membuatnya hampir tidak bisa bergerak, “Wrrussk…” Jill kemudian turun dari atas pohon dan mengalirkan energi sihir miliknya kearah tangan kanan miliknya. “Srrrasstt…. Crrrasstt… Krrrasstt…” dan dengan hanya beberapa kali serangan Jill menghabisi siluman berusia ribua tahun itu dengan mudahnya.
“Hahahah… namanya Rio kalau tidak salah bukan, aku sangat tidak sabar hal apa lagi yang akan dia perbuat” kata Jill yang mana tubuh dan tangannya telah dipenuhi oleh darah dari siluman rubah berekor lima tersebut.
Sementara itu esoknya pada saat Rio sedang bersantai dia melihat seseorang mendatanginya, orang itu adalah salah seorang partisipan ujian yang mana termasuk pengguna berpengalan menggunakan aplikasi DS Game, dia memasang wajah yang garang.
“Hei kau serahkan bola kristal yang kau punya padaku dan aku akan membayar 100 Gold untuk itu” kata pria berbadan besar tersebut.
“Hahaha… Hei apa kau bodo atau apa, aku sudah bilang padamu kalau kau mau kristalnya berikan aku 10.000 Gold point untuk satu bola kristal, kukira kau agak pintar” kata Rio yang mengejek kebotakan orang tersebut.
“Grrr… kalau kau memang berani ikut aku keluar dari tempat ini, kita akan selesaikan dengan cara kasar” kata orang berbadan besar tersebut.
__ADS_1
“Baik kalau kau memang mau seperti itu, akan kuberikan kau pelajaran tentang dunia” kata Rio.
Bersambung…..