
Setelah mendapatkan informasi dari temannya Lili lalu kembali ketempat persembunyiannya, disana dia telah melihat Rio yang sedang menunggu dirinya.
“Kau belum istirahat…??” tanya Lili.
“Jangan bercanda, disaat seperti ini hanya orang gila yang bisa beristirahat dengan tenang” kata Rio.
“Krrrookk… ZZzzz…” Angga yang mana sedang tertidur disebuah kursi panjang tersebut terlihat tertidur dengan sangat nyenyak.
“Yah… sudah kubilang dia orang gila” kata Rio yang melihat Angga tertidur dengan pulasnya.
“Hahah… kalian memang sangat menarik, tidak salah aku menitipkan putriku pada kalian” kata Lili.
“Sudah cukup dengan basa-basinya itu, kau membawa sesuatu dari luar sana bukan” kata Rio yang mana dapat menebak kalau Lili telah keluar untuk mencari informasi.
“Kau benar-benar sangat jeli” kata Lili, “Trraakkss…” Lili lalu meletakan semua berkas dan peta yang dia terima dari temannya tersebut.
Melihat apa yang didapatkan Lili membuat Rio langsung tersenyum, dia langsung bisa memikirkan berbagai skema untuk menghancurkan kota kekuasaan Beelzebub, lalu setelah berhasil menghancurkan kotanya dia akan melanjutkan rencananya untuk menyerang kastil Beelzebub.
Beberapa hari kemudian didalam kota kekuasaan Beelzebub tersebut, disana terjadi sebuah keributan besar karena terjadi pembantaian dan kepala dari para korban disusun secara rapih dikota tersebut, dan yang terbunuh adalah tidak lain dan tidak bukan adalah para ksatria yang berada dibawah Beelzebub.
“Apa yang sebenarnya terjadi disini…??” kata salah seorang ksatria iblis tersebut.
Dia melihat mayat dari teman-temannya yang mana duduk bersila dengan kedua tangannya memegang kepala mereka sendiri, melihat pemandangan tersebut para pedangang dan juga pengunjung yang ada disana merasa ketakutan, mereka mengira kalau kota tersebut sudah tidak aman lagi dan beberapa diantara mereka berencana untuk pergi dari kota itu sesegera mungkin.
“Rencana pertama dimulai” kata Rio yang mana melihat semua itu dibalik sebuah jendela bangunan dengan 5 lantai.
“Wuussshkk…” lalu setelah mendengarkan kepanikan yang ada didalam kota, sesosok ksatria iblis yang mana armor miliknya berbeda dari yang lainnya muncul disana, dia terbang dengan sangat cepat untuk melihat apa yang sebenarnya telah terjadi.
__ADS_1
“Memberi hormat pada jendral Girrast” kata para ksatria yang ada disana.
Mereka secara bersama-sama langsung memberikan hormat mereka pada ksatria tersebut, dia adalah salah satu dari ketiga jendral pasukan milik Beelzebub yang mana memimpin pasukan penjaga yang tersebar keseluruh penjuru kota.
“Katakan padaku sebenarnya apa yang terjadi disini…??” kata Girras yang melihat mayat para bawahannya dengan tatapan penuh amarah.
“Lapor jendral kami tidak terlalu tahu karena kami juga baru sampai, tetapi dari kesaksia para warga setempat mereka telah melihat para mayat ksatria kita seperti ini sejak pagi tadi” kata salah satu ksatria iblis tersebut.
“Jadi begitu rupanya, tampaknya ada yang sedang membuat onar didalam kotaku” kata Girras.
“Jendral apa perintah anda…??” tanya para ksatria tersebut.
“Sebar beberapa kelompok yang terdiri dari 7 orang ksatria iblis, dan menyebar keseluruh kota, lalu tangkap semua orang yang terlihat mencurigakan dan pastikan mereka dibawa kemarkas kita” kata Girras.
“SIAP…” kata para ksatria tersebut, “Wuussh…” mereka langsung terbang dengan cepat kembali kemarkas mereka untuk menjalankan perintah dari Girras.
“Wuusshkk…” lalu setelah melihat sekali lagi dan tidak menemukan apapun dia langsung pergi dari sana dengan kecepatan tinggi.
“Dasar gila, aku tahu kau ingin bertarung tetapi lihat dulu keadaannya, kau mau kita ketahuan sekarang” kata Gio yang mana memarahi Angga.
“Hahahha… mau bagaimana lagi, tanganku langsung gatal ketika melihat lawan yang sekuat dirinya muncul dihadapanku” kata Angga.
“Uugghkk… kalau kau seperti ini terus maka ketua bisa-bisa akan marah besar, tetapi kau ada benarnya juga dia tadi itu kelihatan cukup kuat” kata Gio yang mana melihat energy sihir yang sangat besar dari tubuh Girras.
“Aku benar-benar tidak sabar ingin melawannya, aku harus bicara pada Rio untuk membiarkanku melawan dirinya” kata Angga, dia langsung pergi berlari kearah tempat persembunyian mereka agar dia bisa bertemu dengan Rio.
Seementara itu Rio yang mana sedang maka didalam gedung restoran tersebut, mengundang banyak mata dari para iblis perempuan yang mana tertarik dengan perawakan dirinya saat menyamar menjadi ras iblis, dia memiliki aura dingin yang mana sangat menakutkan dengan rambut putih serta tanduk merah kehitaman para iblis wanita langsung jatuh hati pada ketampanannya.
__ADS_1
“Heii… tampan sedang menungguku” kata Jill yang mana langsung duduk didepannya.
“Kau cepat juga, jadi bagaiman dengan hasilnya…??” kata Rio.
“Hmmm… langsung kepoin utamanya yah, apa kau tidak kangen denganku kita sudah lama lo” kata Jill yang mana mengeluarkan aura iblis miliknya.
Aura iblis milik Jill langsung membuat para orang-orang dari segala macam ras tertarik pada dirinya, baik itu laki-laki ataupun perempuan semua langsung tidak dapat memalingkan mat dihadapan dirinya.
“Hentikan itu, ingat kalau kita ada diwilayah raja iblis, jangan buat terlalu banyak kekacauan disini” kata Rio yang tidak ingin penyamarannya terbongkar.
“Cih… sikap dinginmu inilah yang membuatku semakin tertarik padamu” kata Jill, wajahnya langsung memerah dan mengeluarkan aura yang lebih kuat lagi dari tubuhnya.
“Hmm… kekuatannya meningkat sangat cepat, kalau terus dilanjutkan seperti ini bisa-bisa aku kehilangan kendali tubuhku” pikir Rio yang mencoba untuk menahan godaan dari aura Jill.
“Hahhaha… tampaknya aku sudah terlalu kelewatan, ini seperti yang dijanjikan oleh ayahku dia setuju untuk membantumu” kata Jill.
Dia menyerahkan sebuah kartu hitam kepada Rio yang mana didalam kartu tersebut ada sebuah benda penting yang akan Rio gunakan untuk menghancurkan kota kekuasaan Beelzebub.
“Bagus dengan ini aku bisa memulai tahap kedua rencanaku secepat mungkin” kata Rio.
“Tapi kau jangan lupa yah, kalau kau harus menepati janjimu padaku” kata Jill, “Wuushhkk…” dia langsung menghilang dari Rio bagaikan sebuah asap dan orang-orang yang terkena aura miliknya langsung tidak bisa mengingat wajah dan parasnya.
“Perempuan yang sangat menakutkan, tampaknya aku terjebak dengan perempuan-perempuan gila kuatnya dihidupku ini” kata Rio yang mengingat kembali tentang Luna, Lita, dan Lili yang gila kuatnya.
Dia lalu keluar dari restoran tersebut dan disana dia melihat ada banyak ksatria iblis terlihat sedang berkeliling dijalanan kota, para ksatria iblis tersebut menjadi tontonan para warga karena mereka biasanya menggunakan armor mereka untuk terbang diatas angkasa.
“Jadi mereka sudah bergerak, memang agak lebih cepat dari yang aku pikirkan tetapi ini cukup bagus juga, aku akan menghabisi mereka satu persatu dan menyebarkan terror dikota ini” pikir Rio yang mana memiliki rencana untuk menghabisi para ksatria iblis yang berada dibawah Beelzebub tersebut.
__ADS_1
Bersambung…..